Skip to main content

Posts

Berbagi Tugas Domestik dengan Suami

Saya nggak pernah punya espektasi apapun tentang berbagi tugas domestik dengan suami, pada pria yang sekarang jadi bapaknya anak saya saat sebelum menikah dengannya. Hehehe… soalnya karena saking lamanya melajang kali. Jadi ketika dapat, ya sudah, saya hanya lihat gimana agamanya.
Jadi mau entar punya suami yang suka bantu urusan rumah dan ngurus anak, atau enggak punya karakter itu, dulu itu saya kurang peduli. Mungkin karena terbiasa merantau dan apa-apa sendiri kali ya.
Tapi ternyata, dasar berumah tangga karena ibadah itu juga yang bikin suami peduli urusan berbagi tugas. Apalagi sejak saya pernah keguguran, urusan domestik kalau pagi hari, sampai sekarang banyak dibantu oleh suami.
Begitu halnya urusan pendidikan anak. Suami banyak berperan, terutama saat dia pulang kerja. Jadi yang namanya belajar ngaji, anak mengenal ibadah, suami yang pegang.
Sedangkan kalau pas suami libur mengajar, dia juga yang mengajak main sambil melatih kemampuan motorik kasar Kayyisah. Fyi, buat yang belum…

Selalu Kakak

Persaingan antar saudara yang berusia, apalagi sama-sama anak perempuan, memang bisa menjadi perkara yang membingungkan bagi orangtua. Seperti cerita anak berjudul Selalu Kakak yang pernah terbit di Majalah Mentari tahun 2011 ini.
Banyak penyebab yang bisa membuat antar saudara apalagi yang usianya berdekatan menjadi kerap bertengkar. Saya sendiri pernah menuliskan artikelnya di blog ini. Untuk apa dan bagaimana menghadapi pertengkaran antar saudara yang usianya berdekatan, bisa di baca di tulisan ini ya: Mengatasi Kakak-Adik yang Suka Bertengkar
Sedangkan cerpen ini sendiri bisa menjadi contoh kasus dan semoga menjadi pelajaran bagi orangtua juga untuk bersikap bijak dalam menghadapi anak-anak yang memiliki usia berdekatan dan cenderung kerap bertengkar.
**
Selalu Kakak
Lili sedang kesal dengan Lala, kakaknya. Setiap hari, selalu saja yang dipuji-puji adalah Lala. Lala yang selalu jadi juara umum, siswa teladan, dan punya bakat banyak, Lala yang selalu dipuji para tetangga sebagai anak y…

Jadi Anak Baik di Tempat Umum

A: Anak baik itu, anak yang bisa bersikap manis saat ada di tempat umum. B: Terus, anak yang bisa dibilang manis, yang seperti apa? Lagian emang ada anak yang bisa duduk manis dan anteng kalau di tempat umum. Namanya juga anak-anak…
Errr… ada yang pernah terlibat obrolan atau sampai debat kusir seperti itu?
Kali ini, #cakapmamak antara saya dengan Bunda Desy Oktafia akan membahas perihal ini nih. Tulisan Bunda Desy bisa dibaca di sini ya...
Perihal sikap anak di tempat umum emang kerap menjadi pro dan kontra ya. Ada yang bilang namanya juga anak-anak, ya wajar kalau teriak-teriak atau lari-lari ke sana-sini.
Tapi ada yang bilang, meski anak-anak ya seharusnya tetap lah harus dijaga sikapnya. Masa cuma anak old money atau keluarga kerajaan Inggris saja yang anak-anaknya dididik sopan santun di tempat umum?
Nah, buat teman-teman, pro kubu yang mana nih? Atau malah pro kubu yang pertama tapi dalam hati suka ngelu pas lihat ada anak yang ramai banget di tempat umum? Hihihi…
Memang sih, yang n…

Puteri yang Manja

Cerpen yang pernah dimuat di Majalah Mentari tahun 2011 ini mengisahkan tentang seorang anak perempuan yang begitu manja dan memiliki banyak sifat negatif. Hingga suatu ketika, sebuah kejadian yang ia temui membuatnya sadar tentang sikap negatifnya selama ini.
**
Puteri yang Manja
Selalu saja ada keributan di rumah Puteri! Contohnya, seperti ini...
“Tolong ambilkan sepatuku yang berwarna merah. Cepat!!!”
Para pembantu di rumah Puteri yang berjumlah tiga orang pun lalu dibuat pusing. Karena, Puteri memiliki sepatu merah berjumlah 12 buah. Repotnya, semua itu harus dibawa di hadapan Puteri untuk dipilih.
“Ah, semua sepatu ini membosankan. Aku mau menggunakan sepatu yang berwarna ungu saja! Cepat ambilkan ke sini!”
Kembali, para pembantu berlari keluar dari kamar Puteri, meletakkan sepatu-sepatu merah yang tak jadi dilirik, lalu kembali ke kamar Puteri dengan membawa sepatu berwarna ungu. Tentu saja, jumlahnya yang 8 pasang itu harus dibawa semua!
Itu belum lagi urusan yang lainnya.
“Roti ini…

Saat Perubahan Kondisi Fisik dan Hormon Menjadi Tanda Awal Kehamilan

Keluarga mana yang tidak bahagia begitu mereka mendapati sang isteri tengah berbadan dua alias mengandung. Apalagi bagi pasangan suami isteri yang baru saja mulai membangun bahtera rumah tangga setelah akad pernikahan.

Begitu berharganya sebuah kehamilan, tidak jarang keluarga yang merayakan kehamilan mewujudkannya dengan berbagai bentuk tradisi yang ditujukan untuk syukuran sekaligus memohon keselamatan. Misalnya, dengan adat Jawa yang identik dengan berbagai tradisi seperti neloni (tiga bulan) dan mitoni (tujuh bulan).


Perubahan pada Tubuh Ini adalah Tanda Kehamilan

Ternyata kehamilan juga berpengaruh pada kondisi tubuh yang lain. Tanda awal kehamilan pada perut biasanya mulai dirasakan oleh si calon ibu begitu kehamilan memasuki fase awal di usia beberapa minggu hingga usia tiga bulan.

Seorang calon ibu dengan masa kehamilan yang masih muda akan sangat sensitif dengan berbagai hal. Perut terasa sering mual dan tubuh menjadi mudah lelah adalah salah satu reaksi yang sering dirasakan…

Hal-hal Apa Saja yang Perlu Diketahui tentang Penyebab Telat Haid dan Cara Mengatasinya

Penyebab Telat Haid 

Tak jarang para wanita memiliki masalah dalam siklus haid atau menstruasinya. Yang sering dialami adalah telat haid atau terlambat datang bulan. Penyebab telat haid berbeda-beda pada tiap wanita. 

Oleh sebab itu, para wanita perlu sekali untuk mengetahui berbagai unsur penyebab dirinya telat haid agar tidak salah kira. Maka dari itu, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai hal-hal apa saja yang perlu diketahui tentang penyebab terjadinya telat haid dan cara untuk mengatasinya. 


Berbagai Penyebab Telat Haid Yang Perlu Wanita Ketahui

Dalam keadaan normal, haid biasanya terjadi dalam kurun waktu satu bulan sekali. Haid terjadi karena dinding rahim tak dibuahi, sehingga akhirnya meluruh. Peluruhan tersebut berupa darah yang keluar dari alat kelamin wanita. 

Proses ini normal dan wajar terjadi pada wanita sebulan sekali dalam beberapa hari. Namun, bila jadwalnya mundur pada waktu yang seharusnya, atau istilahnya terlambat haid, maka pasti ada penyebabnya. 

Penye…

Cara Menghilangkan Jerawat yang Pernah Saya Lakukan Saat Remaja

Dulu saat remaja, saya termasuk cewek yang paling hobi kepo mencari tahu apa saja cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah jerawat.
Ya namanya saja remaja, cewek, tentu urusan jerawat bisa merusak penampilan kan. Efeknya itu bisa gede ke urusan pergaulan. Misal nih, suka sama cowok tapi kok ya muka jerawatan. Masalah klasik khas remaja tuh yang bikin tingkat kepedean jadi merosot ke kolong jembatan! Hahaha...
Kalau nggak salah sampai saya kerja di Batam sekitar umur sebelum 25-an, masalah jerawat masih suka tuh nongol di muka saya.
Saya sendiri dasarnya punya kulit berminyak. Kalau dilihat dari keturunan, ayah saya pun dulu waktu mudanya juga sering berjerawat.
Tapi nggak hanya karena masalah keturunan. Kalau saya ingat-ingat, ada juga kok penyebab lain yang bikin jerawat di muka saya jadi lebih banyak.
1. Faktor makanan
Sebagai orang pecinta camilan kacang, dulu saya tersiksa banget nggak bisa ngemil kacang dengan semaunya. Asal makan sedikit saja, beuh, langsung tuing-tuing …