Skip to main content

Beberapa Alasan Enaknya Buka Puasa dengan Fiva Food



Ada yang sudah tahu produk Fiva Food? Buat yang belum tahu, yuk saya ajak kenalan dulu ya.

Kali ini saya mau cerita pengalaman saya buka puasa pakai beberapa produknya Fiva Food. Hal baik kan harus dibagi ya. Makanya itu, kali ini saya ingin banyak orang juga ikut merasakan enaknya buka puasa pakai Fiva Food.

Jadi, Fiva Food itu sebetulnya frozen food yang sudah ada sejak tahun 1983. Lama ya? Variannya ada sosis, kornet, rolade, dan masih banyak lagi.

Produksinya Fiva Food ini di Bekasi. Jadi dia produk asli Indonesia lho. Dan yang membanggakan, produk-produknya Fiva Food ini punya rasa premium. 

Ada label halal dan BPOM-nya juga lho. Jadi kita sebagai konsumen terutama umat muslim merasa aman saat mengkonsumsinya. 


Nah, saya sudah pernah mencoba yang tiga itu, sosis, kornet, dan rolade. Ada yang bakar atau goreng begitu saja, ada yang saya olah jadi masakan lain.

Ternyata eh ternyata, ada beberapa kelebihan lho berbuka dengan produk-produk Fiva Food. Nih, saya kasih tahu satu per satu ya.

1. Enak

Pernah nggak makan frozen food tapi rasanya mengecewakan? Yang dimaksud mengecewakan itu antara lain nggak enak di lidah, terlalu pedas cabai atau rasa merica, bikin mulut rasanya haus melulu, atau tulisannya daging ayam/sapi tapi pas dimakan nggak kerasa sama sekali.

Nah, saya nggak menemukan itu tuh di Fiva Food. Pertama pas saya makan sosisnya, itu dagingnya kerasa banget. Dan bumbunya enak. Pas dibakar saja aromanya harum menggoda perut. Hehehe… soalnya pas masak pas puasa dan saya memasaknya untuk sarapan Kayyisah yang masih batita itu.


Terus lagi pas dikunyah, terasa kenyal. Jadi sosisnya Fiva Food itu ada lapisan berwarna merah yang ternyata rumput laut.

Kornetnya dan roladenya juga enak lho. Berasa banget dagingnya. Terus yang saya suka juga itu ggak berasa menyengat banget rasa bumbunya. Dan nggak spicy.

Biasanya kan kalau Kayyisah makan kornet atau sosis itu seringnya sebentar saja sudah mogok nggak mau makan. Pas saya icipin, ternyata kerasa agak pedas seperti merica. Belum lagi rasa bumbunya yang malah bikin frozen foodnya nggak kerasa daging aslinya apaan.

2. Bergizi

Kalau dari komposisi bahan yang saya baca, Fiva Food ini dibuat dari bahan-bahan pilihan. Terus kaya serat.


Waktu saya coba roladenya yang ayam, kan di label bungkusnya tertulis plus sayur. Pas saya buka, eh beneran. Saya lihat tuh ada potongan-potongan wortel di daging roladenya. Rasa daging ayamnya pun terasa banget.

Selain itu, Fiva Food juga kaya serat. Ya dari daging, dari sayuran, atau rumput laut seperti yang jadi pelapisnya sosis.

3. Bentuknya nggak kayak kebanyakan frozen food

Nah, ini dia yang keren lainnya dari frozen food Fiva Food. Jadi, visi misinya Fiva Food itu memang membuat produk yang inovatif. Makanya bentuk produknya pun nggak kayak produk frozen food kebanyakan.

Sosisnya aja berlapis rumput laut. Nggak perlu lah kita berpayah-payah membuka bungkusnya sosis dulu sebelum dimasak. Malah, bungkusnya itu yang makin bikin sosisnya kerasa enak.

Selain itu, sosisnya kalau dimasukkan ke dalam masakan berkuah, nggak bikin kuah jadi merah, dan nggak bikin sosisnya kehilangan warna merahnya.

Kornetnya bentuknya kotak. Mau dibentuk apa saja sesuai masakan yang mau kita bikin, bisa… Udah gitu kornetnya nggak gampang hancur.


Sedangkan bentuk roladenya lumayan gede-gede. Nggak gampang ancur juga kalau dimasak.



Itu beberapa kelebihannya Fiva Food. Nah, kalau kita pakai buat buka puasa enak lho. Kita bisa tinggal menggoreng, memanggang di atas pan, atau dihangatnya di microwave. Persiapan buka puasa pun GPL, Gak Pake Lama!

Terus maunya kalau buka puasa itu kan kebanyakan dari kita pengennya makan yang enak-enak. Nah, Fiva Food tuh memanjakan lidah kita juga lho.

Satu lagi, kalau mau buka puasa tapi perut nggak lagi kerasa lapar, juga nggak kekenyangan sampai bikin ngantuk, pas nih kalau menyantap Fiva Food.

Buat yang di JaBoDeTaBek, Bandung, Jawa Timur, dan sebagian kecil Sumatera khususnya Palembang, bisa lho beli Fiva Food di AEON, TIP TOP, Carrefour, AlfaMidi Plus, LOKA, tokopedia, & lainnya, yg menjual produk ini secara retail.

Pst, harganya juga nggak bikin kantong jebol kok. Malah jika dibandingkan frozen food lain, harganya Fiva Food lebih terjangkau. Kualitasnya premium lagi.


Itu dia beberapa hal yang menurut saya jadi enaknya buka puasa pakai Fiva Food. Kalau belum pernah, cobain yuk!

Baca juga ya beberapa ide menu buka puasa sederhana dengan Fiva Food di sini

Comments

  1. fivafood ini pabrikannya deket dari rumahku, emang enak enak produknya.. tapi sayang agak susah untuk dibeli karena belum ada disemua minimarket atau supermarket.. hanya market tertentu aja yang jual produk fiva ini..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener Mbak. Aku muter nyari di Lamongan pun nggak dapat. Bisanya pesen ke Surabaya dulu baru dapat.

      Delete
  2. Sayang banget belum sampai ke kampung saya. Alfa midi adanya di kota kabupaten... Semoga kedepannya bisa dijumpai di minimarket ya supaya yang di kampung bisa ikut menikmati fiva food ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di Alfamidi pun adanya Alfamidi plus, Teh. Bukan yang Alfamidi biasa...

      Delete
  3. Produk Fivafood memang asyik. Keluarga kami suka sosisnya. Roladenya ukurannya memang gede. Tak pecah saat digoreng atau digodog. Padet dan enak tentu saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang enak ya Pak rasanya. Nggak kayak produk kebayakan.

      Delete
  4. Saya pernah tuh mba beli frozen food gitu, pas di goreng dan dimakan rasanya agak aneh. Enggak tahu apa karena saya baru makan makanan kayak gitu atau gimana. Yang jelas sejak saat itu, saya jadi malas beli sejenis frozen food gitu. Tapi kalau produk ini sih, gak tahu yah mba kayak apa, mungkin emang kudu nyoba rasanya.
    Makasih mba sharenya, siapa tahu ntar saya jadi beli dan suka hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terkadang memang tergantung selera juga sih Mbak. Cuma kalau saya sendiri, pas sama citarasanya Fiva Food dibanding frozen food yang lain.

      Delete
  5. menu sahur dan buka andalan ini, enak dan sehat pula. Leziiiis

    ReplyDelete
  6. Mau coba ah buat menu buka puasa nanti pasti enak banget dengan fiva food

    ReplyDelete
  7. saya blom pernah coba fiva food, tapi sepertinya enak ya lihat foto begitu tendensius. semoga kapan2 bisa mencoba

    ReplyDelete
  8. Mau banget nih fiva food buat jadi menu santap sahur atau berbuka. Udah bergizi, sehat, dan mudah ditemukan di supermarket.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi sayangnya kalau di tempat saya di Lamongan harus beli ke Surabaya dulu Mbak :(

      Delete
  9. Wuaaa viva food ini lagi ngehits banget ya. Kalau cerita teman2 yg udah make spertinua emamg enak banget. Rolade dan sosisnya bikin ngiler banget mba

    ReplyDelete
  10. Aku belum pernah nyoba fiva food ini siy Mba, tapi dari teman2 yang pernah nyoba rasanya memang nggak bohong, enak, rasa ayamnya juga berasa. Jadi penasaran pengen nyobain juga.

    ReplyDelete
  11. Enak dan praktis bangat ya Mba dengan hadirnya produk Fiva food ini, tidak punya banyak waktu pun bisa cepat dikreasikan, cocok bangat buat menu buka ataupun sahur.

    ReplyDelete
  12. Ini lagi Hita di Instagram..berbagai menu olahannya berseliweran. .

    Sayang ditempatku blm ada yang jual.., jadi ..terpaksa menikmati resepnya dari jauh..n mencoba dg merk lain..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sayangnya nggak semua daerah ada produk ini.

      Delete
  13. Gak hanya buat buka buka puasa sih mbak, jg buat sahur, soalnya praktis sih. Pas bangun ngantuk2 gak ada maskaan, tinggal goreng hehe :D

    ReplyDelete
  14. baca tentang fiva food, jadi laper nih. bisa buat dijadiin apa aja ya, apalagi menu masakan buat anak, pasti enak banget dan anak-anak juga suka. pokoknya masak mah jadi gampang, kalau pake fiva food ya, enak deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, rasanya pas buat anak karena nggak pedas Mbak.

      Delete
  15. Iya, Fiva Food selain sehat , mudah sekali mengolahnya.
    Praktis buat menu buka dan sahur

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener... Produk ini memang banyak kelebihannya.

      Delete
  16. Musti colek istri buat dibikinin buka puasa dengan bahan fiva, sepertinya enak nih

    ReplyDelete
  17. Gizinya lengkap dan banyak pilihan produknya sehingga gampang dikreasikan oleh ibu ibu demi pemenuhan gizi krluarga. Mesti ready terus nih didalam kulkas

    ReplyDelete
  18. Aku belum pernah coba produk ini mbak. Kayaknya enak ya. Kapan2 ah aku mau beli dan masak pakai fiva food

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Ingin dapat Pinjaman Online yang Aman, Yuk Perhatikan Beberepa Hal Penting Ini

Terkadang kita dihadapkan pada kebutuhan dana untuk keperluan tertentu. Namun saat menemui jalan buntu dan kita kesulitan meminjam pada orang lain, pinjaman online yang aman bisa jadi solusinya.
Padahal kebutuhan akan dana pinjaman berbentu tunai tersebut bisa jadi begitu mendesak. Misalnya, kita membutuhkan segera dana untuk biaya berobat keluarga, untuk keperluan pernikahan, atau biaya pendidikan anak.
Ada juga kebutuhan yang sifatnya tidak begitu penting tapi kok ya diperlukan juga. Misalnya untuk membeli sepeda motor, atau sebagai tambahan dana usaha.
Pinjaman online yang aman bisa jadi alternatif solusi dari masalah mendesaknya keperluan mendapatkan dana bantuan. Ada beberapa kelebihan yang bisa didapatkan jika mengajukan pinjaman keuangan secara online, terutama jika membandingkannya dengan lembaga keuangan lain pada umumnya.
1. Dibandingkan dengan pinjaman melalui bank, jasa pinjaman dana online tidak memerlukan syarat BI checking dan kartu kredit. Proses pencairannya pun bisa l…

Mengamankan Finansial dari Penyakit Kritis dengan PRUCritical Benefit 88

Pernah nggak terpikir kalau tulang punggung perekonomian keluarga mengalami penyakit kritis, misalnya itu suami, bagaimana nasib keluarga? Tentunya siapapun tak ingin sedih karena harus mengalami hal tersebut. Kemungkinan efeknya pun bisa mengarah ke urusan finansial yang tak lagi aman.
Bicara tentang penyakit kritis yang berupa penyakit tidak menular atau PTM, menurut data dari World Health Organization atau WHO, diperkirakan menyumbang angka 73 persen dari kematian di Indonesia.
PTM yang menjadi penyakit kritis dan akhir-akhir ini banyak dialami masyarakat Indonesia, menurut Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018 Kementerian Kesehatan, adalah kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, dan hipertensi.
Sementara itu menurut penelitian tahun 2014 hingga 2015 dari ASEAN Cost in Oncology atau ACTION, PTM yang menjadi penyakit kritis ini berpotensi menyebabkan kesulitan finansial. Data dari ACTION menyebutkan, 9.513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, 50 persennya mengalami …

Atur Keuangan dengan Cara Islami Lewat Investasi Syariah

Dulu saya sering berpikir seperti ini. Kan dalam Islam itu nggak boleh ya menimbun-nimbun harta. Lalu kenapa harus ada alasan menabung? Apalagi uangnya buat investasi meski itu embel-embelnya syariah.
Walhasil bisa ditebak. Meski saya kerja sejak tahun 2004, penghasilan mau segede apapun, sampai sekarang saya tidak pernah punya tabungan! Parah kan?
Lalu kemana uangnya selama ini? Nah, saya selalu berpikir kalau uang saya itu bukan sepenuhnya milik saya. Jadi yang namanya rezeki datang, kerap saya ‘lempar’ ke mana-mana. Pikir saya, toh masa depan nanti ada Allah yang akan menjamin rezeki saya.
Nah, apa yang saya pahami selama ini ternyata nggak sepenuhnya benar. Pemahaman saya terbuka saat mengikuti Kopdar Investarian MAMI, singkatan dari Manulife Aset Manajemen Investasi yang ke tiga di Kaya Resto and Café Surabaya pada hari Minggu, 13 Januari 2019.
Seperti biasa, ada Pak Legowo Kusumonegoro, Presiden Direktur MAMI, yang sore itu berbagi edukasi seputar investasi syariah. Dalam slide pri…

Membentuk Karakter Baik pada Anak

Anak cowok tidak boleh menangis, inilah suatu bentuk streotype yang kerap dilakukan orang tua kepada anak demi membentuk karakter baik pada anak. Streotype sendiri berarti mengkotak-kotakkan ciri tertentu berdasarkan pandangan umum yang kadang belum terbukti kebenarannya.
Padahal, tak selamanya hal tersebut benar dan bisa jadi merupakan pendidikan yang keliru. Misalnya, anak cowok juga boleh menangis dalam arti batas-batas yang wajar. Begitu halnya dengan permainan yang diberikan dan diperbolehkan untuk anak cowok dan cewek.
Mainan anak juga tidak boleh streotype. Anak cowok boleh main boneka. Begitu juga anak cewek boleh mainan mobil-mobilan. Pekerjaan di rumah juga harus dibagi secara bijaksana. Anak laki-laki boleh juga diajarkan memasak. Sesekali anak cewek juga boleh melakukan pekerjaan cowok.
Pendidikan anak memang berawal dari keluarga. Ayah dan ibu adalah malaikat bagi anak termasuk mengarahkan aktivitas yang mempengaruhi pekerjaan dan sifat.
Sedangkan apabila ada seseorang yang …

Mengatasi Jenuh dalam Rumah Tangga

Dalam sebuah hubungan, siklus naik dan turun pasti bisa datang. Hubungan suami istri dalam pernikahan pun tak luput dari persoalan tersebut. Dan sulitnya, rasa jenuh pun mampu membawa akibat pada lahirnya sebuah perceraian.
Tentu, siapapun tak akan berkeinginan jika kelak rumah tangga yang mereka bina dapat berujung pada sebuah perpisahan. Maka untuk mengatasinya, sejak jauh-jauh hari setiap individu dalam sebuah pasangan suami istri harus mengantisipasinya dengan membina kominikasi sebelum masalah itu datang. Termasuk ketika rasa jenuh datang menghampiri.
Rasa jenuh dalam pernikahan itu sendiri bisa datang karena bermacam-macam penyebab. Mulai dari karena usia pernikahan yang seiring makin bertambah, hingga komunikasi yang tidak terpelihara dengan baik.
Jadi sebelum rasa jenuh mampu menghancurkan hubungan dalam pernikahan, kita pun perlu tahu mengapa rasa jenuh itu bisa datang dan bagaimana cara mengatasinya. Jangan sampai ketika rasa jenuh itu akhirnya tiba, kita kebingungan untuk kelu…

Tips Berbelanja dengan Cara Pintar

Tulisan tentang bagaimana belanja dengan cara pintar ini dulu saya buat dari hasil wawancara saat menjadi reporter di Batam. Narasumbernya adalah Ibu Lusiana Yuniastanti yang merupakan dosen di beberapa universitas di Batam.
Tips pertama yang saya dapat dari beliau adalah jangan membuang struk belanja setiap bulannya. Alasannya, karena kertas kecil ini sebetulnya bisa membantu untuk membudget pengeluaran pada bulan-bulan berikut.
“Saya sering menyimpan struk belanja setiap bulan untuk membandingkan harga beberapa barang di beberapa supermarket. Memang ada barang yang harganya bisa sama di beberapa tempat. Namun ada juga barang yang bisa selisih harganya antara tempat satu dengan tempat lain,” ujarnya.
Jika harga di suatu tempat lebih murah dari tempat lain, ia akan membelinya di tempat tersebut untuk bulan-bulan berikutnya. “Jangan terpaku pada satu tempat saja. Kita juga harus sering-sering mengecek harga tersebut di tempat lain,” pesannya.
Jika berbelanja pun, Lusi akan membawa uang ya…

Membentuk Anak Cerdas di Sejak Kandungan

Kecerdasan anak dapat dibentuk sejak ia ada dalam kandungan sang ibu. Tentunya, ibu pun pada saat hamil perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsinya karena secara langsung akan mempengaruhi pula kondisi janin yang sedang dikandungnya.
Karena adanya bayi yang sedang dikandung, konsumsi makan ibu akan lebih meningkat daripada sebelumnya. Menurut Roziana, ahli gizi dari Rumah Sakit Awal Bross, itu adalah hal lumrah saat ibu membutuhkan kuantitas makanan hingga dua kali dari kondisi biasa.
Kebutuhan konsumsi makanan yang dibutuhkan ibu hamil biasanya juga dipengaruhi oleh tiga waktu semester dalam usia kehamilan. Pada semester pertama dan kedua atau tiga bulan pertama dan kedua dari kehamilan, faktor kuantitas begitu dibutuhkan ibu hamil.
 “Terutama pada semester pertama, bisa dua kali kebutuhan kuantitas makanan yang dibutuhkan ibuhamil. Untuk memenuhi kuantitas tersebut, bisa dengan sering makan dalam porsi kecil tapi sering. Usahakan hindari makan berbentuk basah karena dapat memicu mua…

Yuk Kenali Gejala dan Penyebab Penyakit Kanker Payudara pada Wanita

Tak bisa dipungkiri, penyakit kanker payudara merupakan salah satu momok yang menakutkan bagi kaum wanita. Tentu saja, sebab presentase kematian wanita oleh penyakit kanker payudara ini terbilang cukup tinggi. 
Di negara Indonesia saja, sebanyak 3 wanita telah meninggal dunia pada setiap harinya akibat serangan penyakit kanker payudara. 
Lantas, apakah penyakit kanker payudara bisa disembuhkan? Tentu saja bisa, yakni dengan mendapatkan penanganan dari dokter spesialis kanker payudara. 
Adapun beberapa cara pencegahannya adalah sebagai berikut: 
- batasi makanan-makanan cepat saji,
- berolahraga secara rutin dan teratur, 
- hindari konsumsi minuman beralkohol, 
- hindari kebiasaan merokok, 
- hindari ngemil di malam hari. 
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi tentang  gejala kanker payudara dan penyebabnya, yuk simak saja ulasannya di bawah ini.
Ciri-ciri Penyakit Kanker Payudara yang Harus Kita Ketahui: 
1. Ada Benjolan di Bagian Payudara
Ciri-ciri pertama dari penyakit kanker p…