Skip to main content

Lindungi Diri dan Keluarga dengan Fleksibel Bersama happyOne.id


Ada yang suka bingung nggak perihal urusan asuransi, yang bingungnya kayak begini nih…

Asuransi yang ini cuma buat urusan asuransi kecelakaan diri. Terus yang itu buat asuransi pendidikan anak saja. Yang di sana cuma buat asuransi perjalanan saja. Sementara kitanya kepikiran juga pentingnya asurasi kebakaran. Errr… berasa ribet nggak sih?

Nah, kayaknya kegalauan seperti ini nih yang dipikirkan oleh Asuransi Astra. Karena, Asuransi Astra selalu terus berupaya meningkatkan kepuasan pelanggannya dengan mengembangkan berbagai produk dan layanan yang inovatif serta sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Apalagi Asuransi Astra punya tagline 'my all in one insurance'. 

Beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 17 Oktober 2018, Asuransi Astra meluncurkan produk berbasis digital yaitu happyOne.id.


Peluncuran happyOne.id oleh Rudy Chen, CEO Asuransi Astra (kanan) bersama Suparno Djasmin, Direktur Astra International (kiri) di Thamrin Nine Ballroom Jakarta Pusat
Menurut Rudy, happyOne.id merupakan wujud komitmen Asuransi Astra untuk senantiasa cepat beradaptasi, menyesuaikan diri dengan kebutuhan terkini pelanggan melalui berbagai pengembangan produk dan layanan. 

Beberapa Produk happyOne.id

happyOne.id ini punya beberapa produk asuransi yang bisa memenuhi kebutuhan perlindungan masyarakat. Kita bisa pilih deh sesuai kebutuhan. Buat yang penasaran apa saja produk asuransi di happyOne.id, yuk kita kenalan sama ke empat produknya.

1. happyMe

Ditujukan untuk perlindungan diri atas resiko kecelakaan diri. Manfaat utamanya berupa santunan meninggal atau cacat tetap karena kecelakaan yang nilai preminya bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

2. happyTrip Domestik

Buat yang suka traveling, produk yang satu ini berupa asuransi perjalanan baik untuk wilayah domestic maupun internasional. Jadi kitanya bisa berpergian dengan tenang dari risiko gangguan transportasi atau kerusakan maupun kehilangan bagasi.

3. happyEdu

Asuransi ini untuk melindungi urusan pendidikan bagi anak yang jadi tertanggung utama, dalam hal ini saat orang tua meniggal dunia karena kecelakaan. Nilai preminya bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

4. happyHome FIT

Rumah pun bisa dilindungi dengan produk yang satu ini. Apalagi dari risiko seperti kebakaran atau bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Jadi perlindungan terhadap kebakaran bisa juga ditambah dengan perlindungan terhadap kerusuhan atau santunan atas pembelian perabot kembali akibat kebakaran.

Selain bisa memilih salah satu dari produk asuransi yang ada, kita juga bisa lho melindungi semuanya dengan membayar mulai dari Rp399 ribu. Jadi nggak perlu khawatir lagi dengan urusan perlindungan diri, pendidikan anak, kebakaran, atau perjalanan.

Beli Asuransi di happyOne.id Itu Gampang

Enaknya lagi, happyOne.id ini  bisa diakses secara fleksibel, kapan saja, di mana saja, lewat website yang hanya memerlukan satu id atau OneID untuk melakukan pembelian atau akses semua produk. Mulai dari urusan beli, sampai cek status dan cek riwayat polis pun bisa semua lho cuma tinggal lewat web.

Kalau kita ingin membeli asuransi di happyOne.id, caranya begini nih…

- Klik tombol ‘Isi Data’ pada asuransi yang mau kita pilih


- Isi kolom data yang diminta

- Kemudian kita akan diminta untuk verifikasi email. Pakai emailnya yang benar-benar aman ya. Dan jangan sampai ke depannya ada acara lupa password. Hehehe… serius nih!

- Selesai verifikasi, isi data lagi yaitu metode pembayaran, bisa dengan BCA Klikpay atau Virtual Account Bank Permata. Ini maksudnya bukan kitanya harus pakai Bank Permata ya. Bank yang kita pakai untuk pembayaran bisa bank apa saja. Jadi sistemnya hampir sama kok dengan kayak pas kita transfer antarbank.

- Kalau sudah beres semuanya, kita akan menerima polis yang terkirim ke email kita.

Tuh, sederhana, mudah, dan cepat, kan!

Nggak Pakai Ribet dengan OneID

Mungkin ada yang bertanya-tanya, kalau saya sudah pakai asuransi perjalanan, terus mau bikin asuransi pendidikan, perlu bikin akun atau daftar lagi nggak sih? Kalau iya, kok jadinya ribet ya?

Eit jangan khawatir! Karena hal seperti itu nggak bakal kita temui kok di happyOne.id. Karena di asuransi ini ada yang namanya OneID.

Maksudnya, kalau kita pernah login dengan membuat satu akun saat telah membeli satu polis produk asuransi, lantas kita mau beli polis yang lain, masih bisa tetap login pakai satu identitias atau ID saja. Istilahnya OneID. Kita nggak pakai ribet buat login baru tiap kali mau beli polis ya.

Yang plus dari OneID ini, kita nggak hanya bikin urusan beli asuransi di happyOne.id jadi simpel. Kita pun bisa cek status atau cek riwayat polis cukup dengan ID yang sama dan lewat web saja. 

Bahagia dengan Berbagai Tips Bahagia

Menurut saya, ada yang unik nih dari happyOne.id. Soalnya mereka punya sosial media kasih banyak tips seputar kebahagiaan dan membuka wawasan kita tentang pentingnya berasuransi.

Kalau yang di instagram, cari saja akun @happyone.id. Dijamin nggak rugi deh follow akun yang satu ini. Sedangkan kalau di Facebooknya, kita bisa like fanspagenya happyOne.id 

Tuh, nggak pakai repot lagi kan mikirin kebutuhan pritilan asuransi ini itu. Cause we can #BeTheHappyOne with happyOne.id. Karena hidup yang bahagia adalah saat kita merasa terlindungi.

Tentang Asuransi Astra

Siapa yang tak pernah mendengar nama Asuransi Astra. Asuransi ini telah hadir melayani pelanggan selama lebih dari setengah abad lamanya. Tepatnya sejak 12 September 1956. 

Perusahaan yang dikenal dengan produk asuransi kendaraan bermotor Garda Oto ini telah melayani pelanggannya lewat jaringan layanan yang tersebar di 27 kantor cabang serta unit layanan dan Garda Center yang terus berkembang. 

Selain asuransi kendaraan bermotor, produk lain dari Asuransi Astra adalah asuransi industri pertambangan, asuransi industri agribsnis, asuransi ruko, asuransi SPBU, asuransi syariah, asuransi kesehatan Garda Medika, dan yang lainnya.

Berbagai prestasi pun telah dicetak oleh Asuransi Astra. Namun, Asuransi Astra terus memberikan layanan terbaik dan terus berinovasi melalui berbagai produk asuransi sejalan dengan semangat barunya yang selalu memberikan kenyamanan dan ketenteraman bagi setiap pelanggannya.



Comments

  1. Keren ya HappyOne, dari asuransi diri sampai rumah bisa dibeli di satu aplikasi all in 1 begini. Nggak perlu lagi ageng-agen ya.

    ReplyDelete
  2. Lengkap sekali asuransi dari happy one. Mulai happy edu, happy trip, happy home sampai happy me. Kira-kira kalau usia 20 ++ cocok pakai asuransi yang apa ya??? Happy trip atau happy me ya?

    ReplyDelete
  3. Happy One yg bikin hepi ya..lengkap deh jenis asuransinya..kirain cuma utk pendidikan anak saja. Cus mo kenalan langsung ah..

    ReplyDelete
  4. Kalau Astra yang bikin, percaya deh kalau bagus. Dan ini preminya murah dengan proteksi yang lengkap. Beneran jadi penasaran pingin nyoba yang happy edu dan happy trip :)

    ReplyDelete
  5. Jadi happy karena semua bisa dicover dalam satu asuransi ya mbak. Uang preminya juga terjangkau, jadi semua kalangan bisa berasuransi dengan happy

    ReplyDelete
  6. Kalau ada Happyone tuh jadi tenang ya mba. Karena merasa trlindungi sekali dengan adanya asuransi ini. apalagi paket asuransi dari Happyone ini bagus dan lengkap ya

    ReplyDelete
  7. Saya termasuk yang suka bingung dan sangat hati-hati memilih asuransi karena pernah tertipu. Makanya konsultasi dulu ke suami kalau mau punya asuransi. Tapi, kalau happyOne mah bisa dipercaya, ya. Asuransinya dari Astra

    ReplyDelete
  8. yang paling jdi primadona di happy one ini apa mba? happy Edu kah?

    ReplyDelete
  9. Oh happyone ini asuransinya astra toh, pasti udah terpercayalah ya

    ReplyDelete
  10. Keren ya happyOne ini. Punya produk yang macem2 cover kebutuhan kita. Aku sendiri tertarik dengan happyEdu. Karena baru, aku pilih happyEdu Micro dulu. Biar bisa milih premi yang supermurah. :)

    ReplyDelete
  11. Aku sudah punya beberapa skema asuransi sebenernya, tapi tertarik juga untuk tau lebih jauh dengan yang satu ini..

    ReplyDelete
  12. Nah iya, kita suka bingung ya, mau memiliki asuransi pendidikan, tapi ntar gimana dengan asuransi diri dan lain2nya. Dengan happyone.id ini kita makin dimudahkan yaaa.. tak usah bingung lagi memilih.

    ReplyDelete
  13. Di Surabaya sudah ada launching-nya juga ga ya. Aku luput info. Pastinya saya butuh happyEdu buat anak kelak yang sekolah

    ReplyDelete
  14. Mudah banget ya mba cara beli asuransi ngga pakai ribrt dan harga oreminya itu bikin snock

    ReplyDelete
  15. Astra bikin inovasi yang bikin nyaman di hati yaa..
    Asuransi sesuai kebutuhan.

    Pas banget.

    ReplyDelete
  16. Keren ya..bisa beli asuransi yang diinginkan satu persatu dan bisa sekaligus juga dengan OneID.

    ReplyDelete
  17. Berkat happyone, bisa menghadapi kehidupan masa depan dengan lebih tenang ya. Karena semua sidah dilindungi.

    ReplyDelete
  18. Proteksi keluarga itu penting banget ya mba. Aku lagi pelajari beberapa asuransi, ingin milih yang cocok dan mudah. Makasih sharingnya ya, nambah lagi referensi.

    ReplyDelete
  19. keren ya mba. paket komplit ini namanya, dan aksesnya mudah lagi. dulu aku ngebayangin mau pake asuransi tuh ribet gitu ngurusnya. sekarang liat betapa penting pny asuransi dan ternyata aksesnya gampang hemmmn jadi pengen!

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Melawan Neuropati untuk Segudang Aktivitas yang Terus Menanti

Dulu sewaktu sekolah, terkadang saya punya kebiasaan unik, meminta teman sebangku untuk memukuli telapak tangan saya.
Asli, kira-kira sejak SD kelas enam saya sudah punya kebiasaan seperti itu.
Jadi zaman tahun 80 sampai 90-an, yang namanya sekolah kan muridnya kebanyakan disuruh membaca atau menulis. Bahkan kalau sudah punya buku pun tetap disuruh mencatat ulang.
Sewaktu harus sering menulis itulah, kadang tangan saya terasa lemas. Rasanya seperti tidak ada energi untuk bisa menggerakkan tangan.
Selain telapak tangan yang terasa lemas, bagian lengan di dekat siku saya juga sering terasa seperti tertusuk-tusuk jarum. Kalau bahasa saya, rasanya cengkring-cengkring!
Itu masih urusan tangan. Lha kaki saya waktu itu juga sering terasa kram. Biasanya di daerah telapak tangan bagian samping atau di jari tengah dan jari manis kaki.
Waktu itu saya tidak pernah sampai mengira-ngira, saya itu sebetulnya kena apa, apa penyebabnya, dan harus melakukan apa agar keluhan-keluhan di tangan dan kaki saya s…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Ingin Si Kecil tidak Telat Bicara? Coba Lakukan 9 Hal Berikut Ini!

Kayaknya buat kebanyakan orangtua, ada dua hal nih yang sering dikhawatirkan dalam tumbuh kembang si kecil. Kalau nggak telat bicara, ya telat jalan. Bener nggak?
Sebetulnya, tiap anak punya kemampuan bicara yang berbeda. Meski demikian, ada standar kemampuan juga yang harus dikuasai anak pada usia-usia tertentu.
Kemampuan ini dibagi dalam tahap usia 0-1 tahun, 1-2 tahun, dan 2-3 tahun.

Tahap usia 0-1 tahun
Anak atau bayi di usia ini, seharusnya sudah bisa mengoceh dengan nada panjang. Kalau nggak salah istilahnya bubbling.
Termasuk, dia sudah tahu namanya sendiri. Jadi kalau namanya dipanggil dan dia merespon, menoleh atau tersenyum, itu sudah menjadi tanda kalau ia kelak mampu berbicara.

Tahap usia 1-2 tahun
Sedangkan di usia ini, anak sudah bisa meniru ucapan pada suku kata akhir.
Misalnya seperti anak saya nih. Kalau ada lagu yang dia ngerti bahkan hapal, di usianya yang waktu itu sekitar 18 bulan, dia sudah bisa mengikuti lagu tersebut dengan menyebut akhir beberapa kata di beberapa ba…

Mengamankan Finansial dari Penyakit Kritis dengan PRUCritical Benefit 88

Pernah nggak terpikir kalau tulang punggung perekonomian keluarga mengalami penyakit kritis, misalnya itu suami, bagaimana nasib keluarga? Tentunya siapapun tak ingin sedih karena harus mengalami hal tersebut. Kemungkinan efeknya pun bisa mengarah ke urusan finansial yang tak lagi aman.
Bicara tentang penyakit kritis yang berupa penyakit tidak menular atau PTM, menurut data dari World Health Organization atau WHO, diperkirakan menyumbang angka 73 persen dari kematian di Indonesia.
PTM yang menjadi penyakit kritis dan akhir-akhir ini banyak dialami masyarakat Indonesia, menurut Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018 Kementerian Kesehatan, adalah kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, dan hipertensi.
Sementara itu menurut penelitian tahun 2014 hingga 2015 dari ASEAN Cost in Oncology atau ACTION, PTM yang menjadi penyakit kritis ini berpotensi menyebabkan kesulitan finansial. Data dari ACTION menyebutkan, 9.513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, 50 persennya mengalami …

Banyak Destinasi Baru Yang Seru, Ini Pilihan Liburan Ramah Anak di Batu dan Malang

Mencari ide liburan bersama keluarga yang ramah anak, daerah Batu dan Malang adalah dua tempat terbaik yang punya banyak pilihan destinasi wisata. Mau liburan dengan tema seru-seruan, atau ingin sekaligus belajar dan mendapatkan pengalaman baru, semuanya ada di kota dingin ini.
Beberapa tempat wisata seperti Jatim Park 1 dan 2, atau Wisata Petik Agrokusuma mungkin sudah nggak asing lagi di telinga. Namun, Batu dan Malang nggak hanya punya dua lokasi ternama itu lho buat liburan kita bersama keluarga. Ada beberapa tempat baru yang nggak kalah seru. Dan pastinya, ramah buat anak.

Eco Green Park
Sumber foto: winnetnews.com
Belajar sambil bermain dengan hewan-hewan cantik pastinya jadi kegiatan yang nyenengin buat anak-anak. Pengalaman ini bisa kita dapatkan dalam satu paket lengkap di Eco Green Park. Atau, biasa juga disebut sebagai Jawa Timur Park 2.
Selain punya koleksi hewan yang sudah diawetkan di museum raksasanya, kita juga bisa lho lihat hewan-hewan hidup di kandang mereka. Pemandangan…

Ubah Liburan Impian Jadi Kenyataan dengan JD Flight

“Ais iku uga aik peawak ya, ama abi, ama umi,” demikian tutur Kayyisah tiap ia mendengar deru pesawat melintas di langit atas rumah kami.
Kata-kata Kayyisah itu membuat saya sering tercenung. Ya Allah, kapan ya bisa ngajak ni anak beneran naik pesawat?
Apalagi bulan Maret lalu, saya dapat kesempatan mengikuti sebuah kegiatan yang membuat saya bisa beberapa hari melepas rutinitas harian menjadi ibu rumah tangga.
Momen di waktu itu punya beberapa arti buat saya. Setelah empat tahun lamanya, akhirnya saya bisa bepergian lagi, naik pesawat, dan ke Jogja.
Jogja sendiri adalah tempat asal ayah saya. Sementara seumur-umur sejak menikah, saya belum pernah sekalipun mengajak suami dan anak untuk berkunjung ke rumah kerabat ayah di sana.
Terkadang ingin rasanya mengajak mereka berlibur ke sana. Tak hanya itu, saya pun ingin mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di Jogja.
Misalnya ke Candi Prambanan. Bahkan hingga di kesempatan bulan lalu ke Jogja, lagi dan lagi, saya hanya bisa melihat candi …

Menjaga Pola Makan, Rahasianya Berat Badan Ideal

“Bajuku dulu tak begini. Tapi kini tak cukup lagi.”
Ada yang pernah tahu bait lagu itu nggak? Hehehe… buat yang generasi 90-an kayaknya ngerti ya itu iklan apa. Apalagi selain era kelahirannya sama, kita juga punya nasib yang sama: masalah berat badan!
Eh, beneran kita ya? Jangan-jangan saya saja!
Padahal dulu, saya tipe cewek kutilang sampai sebelum punya anak, lho. Kutilang, kurus tinggi langsing. Berat badan selalu juara bertahan di kisaran angka 43 sampai 47. Seringnya di 45.

Yang namanya orang nyinyir, sering tuh komentar, “Jadi cewek yang gemukan dikit dong.”
Karena bosan, kadang saya timpali saja, “Entar kalau sudah nikah terus punya anak juga gemuk-gemuk sendiri.”
Di kemudian hari, baru saya sadari kalau kata-kata itu menyebar ke semesta, lalu sungguhan menjadi nyata. Satu hal yang kadang saya sesali, ngapain waktu itu ngomong begitu, ya?
Karena sebetulnya, yang suka nyinyir waktu itu adalah mereka yang mati-matian setiap hari minum obat pengurus badan. Yang mau menahan lapar tapi …

Memilih Jajanan Sehat untuk Anak

Bagi kebanyakan orangtua, memilih jajanan untuk anak itu adalah hal yang penting. Sebisa mungkin tentunya harus sehat kan ya.
Itulah yang kini jadi pegangan saya kalau urusan jajan buat Kayyisah. Padahal dulu sewaktu belum punya anak, saya suka komentar lho ke siapapun yang suka ngelarang-ngelarang anaknya buat jajan ini itu.
“Ngapain sih banyak ngelarang ke anak makan ini itu. Entar anaknya jadi nggrangsang!” Nggrangsang itu istilah bahasa Jawa di tempat saya yang artinya rakus.
Pas sudah punya anak, lha kok ternyata Kayyisah tipe anak yang mudah sensitif tenggorokannya. Plek ketiplek sama kayak abinya.
Ke mana-mana, saya jadinya harus seperti satpam untuk urusan apapun yang akan masuk ke mulutnya. Sampai-sampai saya sering kasihan. Kadang, saya lihat dia begitu ingin makan ini itu, apalagi sewaktu kumpul dengan banyak orang. Tapi kondisinya mau tak mau membuat saya harus ketat untuk urusan yang satu ini.
Sebetulnya pernah suami saya protes. Kenapa sih nggak dibiarkan saja. Toh nanti a…

Mengenal dan Mengatasi Baby Blues

Waktu di seminar parenting yang diadakan di RS Mitra Keluarga Surabaya saat itu, tema yang dibicarakan dalam sesi pertama adalah tentang Postpartum Blues atau Postpartum Distress Syndrome, atau yang biasanya orang kenal juga dengan istilah Baby Blues.
Yang menjadi pembicaranya adalah Ibu Naftalia Kusmawardhani, S.Psi, M.Si. Beliau seorang psikolog yang prakteknya di RS Mitra Keluarga Sidoarjo.
Bu Naftalia ini awalnya terkesan kalem saat memberikan materi. Tapi ternyata makin lama, makan menarik juga caranya saat berkomunikasi dengan para peserta seminar. Tak jarang saya dan peserta lain sampai harus menahan tawa karena ceritanya yang lucu.
Menurut Bu Naftalia, baby blues adalah kondisi terganggunya suasana hati yang terjadi setelah melahirkan. Biasanya 50% sampai 80% dialami wanita melahirkan khususnya kelahiran anak pertama. Meski tidak menutup kemungkinan bisa terjadi juga pada kelahiran anak berapapun.
Nah, yang membedakan baby blues dengan postpartum depression atau PPD adalah masany…