Skip to main content

Bikin Asyik Liburan Sambil Kerja dengan ASUS ZenBook UX391UA



Sebuah email yang biasanya bikin saya tersenyum, terbaca di dini hari itu. Buat blogger seperti saya, apalagi, kalau bukan email penawaran kerja sama.

Tapi ibaratnya pesawat, senyum saya kena delay. Yang ada di kepala adalah kalkulator waktu dengan menuntut keputusan cepat.

Jam menunjukkan pukul tiga dini hari. Rencananya, saya harus segera menyiapkan sarapan atau bekal rekreasi dengan keluarga besar. Diselingi dengan salat subuh, membangunkan si kecil dan menyiapkan keperluannya, juga sambil masak.

Emang lah ya, jadi emak zaman sekarang makin dituntut multitasking. Asal, terus dijaga saja kefokusan dan kewarasannya.

Jangan sampai misalnya pas di tempat rekreasi, si kecil minta ke toilet, eh kitanya malah buka bekal makanan. Kan nanti bisa dibilang kurang minum kayak di iklan!

Pikir saya waktu itu, ada tiga pilihan kesempatan. Pilih mengorbankan waktu memasak pagi itu, mengerjakannya di sela-sela padatnya waktu kebersamaan berlibur dengan keluarga, atau membereskannya saat pulang dari rekreasi di malam harinya.

Tekad saya, rekreasi keluarga besar yang terencana sudah sejak sebelum tahun baru dan baru terlaksana H plus satu minggu tahun baru itu harus tetap saya ikuti dengan asyik. Peluang tambahan penghasilan pun tetap penting. Biar pengeluaran liburan bisa balik modal dong…

Akhirnya sebuah keputusan keluar. Tubuh saya beranjak mengambil netbook dan meletakkannya di dekat tas. Bagaimanapun nanti urusan packing, netbook ASUS yang sudah enam tahun jadi sahabat karib saya itu harus diajak rekreasi juga!

Kesempatan untuk bisa menggarap kerjaan itu akhirnya ada di saat perjalanan dari Lamongan menuju Pantai Kelapa yang ada di Tuban. Kebetulan, mikrobus yang saya dan keluarga naiki, punya colokan listrik di bagian samping kursi penumpang.

Tentu, saya girang banget! Alasannya norak, baru kali itu saya naik mobil kok punya colokan listrik. Alasan lain, hubungannya ya karena netbook saya sedang lowbat karena sebelumnya langsung ambil tanpa sempat persiapan. 

Waktu sekitar 45 menit pun agak lumayan membantu saya menyelesaikan tawaran content placement. Saya bisa mengedit ejaan atau susunan bahasa artikel yang terkirim ke saya, juga browsing foto pelengkap.


Mengerjakan kerjaan di dalam mikrobus, dengan dua krucil sebelah kanan dan kiri yang tak bisa diam

Setibanya di Pantai Kelapa, si ASUS diistirahatkan di dalam ransel. Sementara, saya berkeliling dengan keluarga terutama si kecil untuk menikmati keindahan Pantai Kelapa juga beberapa permainan anak yang ada.

Sebelum meninggalkan Pantai Kelapa, ternyata saya harus menunggu anggota keluarga lain yang sedang ke toilet, membereskan bekal makanan, atau masih menyempatkan berswafoto.

Pikir saya, dari pada bengong nungguin, mending waktunya dipakai merapikan postingan yang sudah beres saat di jalan tadi. 

Ngeasyikin ngetik di tengah tas bawaan keluarga yang sudah dibereskan tinggal dibawa.

Saat beranjak menuju mikrobus, kebiasaan buruk saya untuk urusan bongkar-rapih tas rupanya kambuh. Waktu berangkat bisa muat semua dalam tas. Sampai di tempat tujuan, setelah ambil barang ini itu, lha kok pas disusun ulang malah jadi nggak muat.

Walhasil, saya berjalan ke parkiran mobil dengan membawa tas ransel di belakang, memanggul satu tas besar di bahu kiri sambil memeluk netbook, dan tangan kanan terus siaga menggandeng anak. Rempong bener kan ya?!

2019, Waktunya Ganti Laptop yang Klop Buat Traveling


Kalau ingat kejadian kerja sambil liburan waktu itu, saya kok jadi terpikir sebuah resolusi baru di 2019 ini. Kayaknya enak kali ya, kalau punya laptop yang klop buat diajak rekreasi atau berpergian. Biar urusan kerjaan ngeblog yang kadang nggak tentu waktu itu bisa tetap beres meski saya tidak mengerjakannya melulu di satu tempat.

Iya, maksud traveling nggak hanya urusan liburan. Tapi seperti yang terkadang saya lakukan, berpergian Lamongan-Surabaya pulang pergi dalam sehari untuk liputan, sambil naik kendaraan umum.

Ya, saat ini begitu banyak tipe pekerja kayak saya yang tidak melulu duduk di balik meja kerja. Dan sepertinya, inilah yang jadi pertimbangan ASUS untuk mengeluarkan Zenbook UX391UA.

Tampilannya cakep banget ya. Bikin langsung naksir ngelihatnya. Sumber foto: ASUS Channel Site.

Ada beberapa alasan umum kenapa saya langsung naksir sewaktu baca informasi keberadaan ASUS Zenbook UX391UA.

Laptop ini punya body super tipis dan ringan. Pas buat saya yang suka bawa banyak barang milik saya dan anak di dalam ransel, sehingga pundak dan punggung saya tidak makin terbebani.

Bodynya kokoh, tersertifikasi Military Grade MIL-STD 810G. Tadi sudah baca gimana rempongnya saya kan? Sedikit saja nggak fokus saat harus menghadapi beberapa hal secara bersamaan, bubar berantakan lah semua.

Misal, anak sedang lincah-lincahnya. Saya memperhatikannya sambil pegang laptop. Ketika anak kenapa-kenapa, refleks, tentunya saya harus kejar anak dong. Apa saja yang sedang saya pegang, bisa dengan kasar saya tinggalkan. Lha kalau itu laptop, lalu apa kabar nasibnya?

Laptop ASUS Zenbook UX391UA ini juga terkenal dengan Ergolift Design. Nggak ada lagi istilah tangan atau jari capek karena kita kelamaan ngetik.


Engsel ASUS Zenbook UX391UA ini memang unik. Bisa bikin keyboard jadi miring dan kegiatan ngetik kita pun lebih nyaman. Sumber foto: ASUS Channel Site.

Dan tentunya, pekerja model on the go macam saya ini juga sering dituntut kerja cepat. ASUS Zenbook UX391UA dibekali Windows 10 yang menunjang kerja untuk membereskan dan cepat menuntaskan target kerjaan.

Tuh kan, gimana nggak kepengen punya resolusi #2019GantiLaptop? Apalagi kalau makin hari kebutuhan penunjang kerja makin gede kelasnya, dan eh, ada ASUS Zenbook UX391UA yang seciamik itu kemampuannya.

Lima Hal yang Bikin ASUS Zenbook UX391UA Cocok Buat yang Pengen Asyik Kerja Sambil Liburan


Tadi kan saya sudah nulis gambaran umumnya nih tentang ASUS Zenbook UX391UA. Kalau versi saya sendiri, ada lima hal yang bikin laptop ini klop buat dipakai kerja sambil liburan.

1. Bikin ringan melangkah saat liburan

Gimana nggak enteng dibawa. Bobotnya saja cuma 1kg. Lalu badannya nggak bikin tas makin sesak. Cuma 12,9mm saja lho tebalnya.

2. No worry kalau menghadapi situasi yang tak terduga

Salah satu hal yang dikhawatirkan kebanyakan orang perkara perangkat teknologi adalah terjatuh. Dan yang kayak begini ini bisa diatasi ASUS Zenbook UX391UA.

Saking entengnya, enak saja ya ASUS Zenbook UX391UA bisa dibawa seperti ini. Eh tapi saking enaknya, terus laptopnya terbentur sesuatu atau jatuh. Mesti bikin shock! Untungnya laptop ini akan tetap aman karena berstandar militer MIL-STD 810G . Sumber foto: ASUS Channel Site.

Laptop ini punya standar militer MIL-STD 810G yang sudah diuji berbagai macam tes. Pas lah buat pekerja dengan mobilitas tinggi yang bisa menghadapi berbagai kondisi susah ditebak. Jatuh, tergoncang keras, atau suhu ekstrim, tetap bandel bawaannya ni laptop!

3. Kerjaan jadi lebih cepat beres

Gimana nggak bikin kita jadi bisa gerak cepat ngeberesin kerjaan. ASUS Zenbook UX391UA ini ditunjang dengan Windows 10 dengan spesifikasi seperti di foto berikut ini. Nggak ada lagi deh acara lola alias loading lambat waktu kerja.


Spesifikasi ASUS Zenbook UX391UA. Sumber: ASUS dot com

Pun yang namanya baterai, nyawa banget! Apapun sudah beres persiapannya tapi kalau pas eksekusi si laptop habis baterai, ya apa daya?

Kalau ASUS Zenbook UX391UA ini enaknya nggak ada kejadian miskin nyawa baterai. Kita bisa isi ulang hingga kapasitas 60 persen selama 49 menit, lho. Terus kalau baterainya penuh, bisa dipakai kerja setengah harian atau selama 13,5 jam.

Yang namanya kerja cepat juga bisa ditunjang dari keberadaan teknologi Windows Hello dengan sensor sidik jadi di touchpad. Nggak perlu pakai ketik kata sandi. Tentunya, teknologi ini bikin data di laptop kita aman.

4. Mengetik dengan posisi tangan yang nyaman

Laptop ASUS Zenbook UX391UA ini punya engsel ergolift yang bikin keyboard jadi lebih tinggi derajat dari dasar laptop. Terus layarnya bisa dibuka hingga 145 derajat. Nggak perlu lagi ngeganjal bagian bawah laptop buat proses mengetik yang jadi lebih nyaman.

Keberadaan engsel yang ergolift ini juga berdampak pada makin optimalnya sistem pendingin laptop dan audio yang keluar.

Ngetik bisa senyaman ini dengan ASUS Zenbook UX391UA yang ergolift. Sumber foto: ASUS Channel Site.

Ngomongin sistem pendingin, ASUS Zenbook UX391UA juga punya kelebihan di bagian kipasnya yang bikin aliran udara hangat lebih banyak keluar, pun suaranya halus meski kita sedang menggunakan laptop ini untuk kerja berat.

Kenyamanan proses mengetik juga ditunjang dari keberadaan lampu latar keyboard yang berwarna emas dan lid sewarna. Selain itu, jarak tombolnya lebar dan lembut permukaannya.

Masih ada lagi yang bikin ASUS Zenbook UX391UA ini nyaman dipakai kerja. Layar laptopnya NanoEdge ultra-high. Kalau buat kerjaan kayak saya sih, ini pas banget buat ngegarap infografis penunjang postingan blog.

5. Karena liburan perlu hiburan

Si kecil lagi bosan banget dan akhirnya susah diarahkan saat di jalan, kita lagi stuck ide dan butuh hiburan nonton, diasyikin saja dengan ASUS Zenbook UX391UA.

Laptop ini punya kemampuan audio Harman Kardon yang menghasilkan suara berkualitas. Jadi saat jalan-jalan kok ada momen yang membosankan, nonton atau dengerin musik saja pakai ASUS Zenbook UX391UA.


Liburan dan Kerja Itu Semestinya Sohiban


Nggak hanya sohiban urusan duit yang seharusnya ada pada liburan dan kerja berbarengan. Bukan siklus kerja dapat duit buat liburan, liburan habis duit lalu balikinnya dengan kerja.

Tapi, kerja dan liburan bisa juga kok temenan dengan melakukannya bersamaan dan dilakoni dengan cara asyik. Ditambah lagi kalau urusannya sambil momong anak. Harusnya endingnya refreshing, dan bukan jadi beban.


Depan tas isi laptop, belakang gendong anak yang capek jalan. Kalau laptopnya berat, akan sampai sekuat apa saya di posisi seperti ini? Yang penting sih, liburan jangan jadi beban lah ya...

Apalagi kalau liburannya ngajak ASUS Zenbook UX391UA, bakalan beres urusan refreshing dan kerjaan. Bukannya yang malah salah satunya terkorbankan, dan ujung-ujungnya jadi berantakan.



Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog Liburan Asik dengan Laptop ASUS





Comments

  1. Jadi inget traveling ke Cirebon, Ka. Berat bawa bnyk alat. Tipis gitu ya laptopnya. Mupeng, warnanya cakep. Asus, mo beli jadinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener Pak, warnanya elegan. Tipis dan ringan. Enak kalau dibawa berpergian ni laptop.

      Delete
  2. Saya belum pernah ngerasain liburan bawa laptop, cz sudah kebayang ribetnya. Tapi kalau bawa Asus terbaru ini boleh juga zaa... Jadi pengen punya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, apalagi kalau makin bikin berat tas dan bikin kita jadi was-was selama bawa tas. Tapi kalau bawaannya ASUS yang ini sih bikin kita nyaman.

      Delete
  3. wuah, namanya Pantai Kelapa?
    Keren ya,
    Duduk-duduk cantik dan bercengkrama bersama keluarga sambil lihat pantai
    Semoga aku lekas-lekas ke sana deh, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, disebut Pantai Kelapa karena kelapanya banyak di tepi pantai.

      Delete
  4. Aduuuuh...mupeng banget dg Asus satu ini..warnanya pun persis seperti Asus ku saat ini yg sudah mulai uzur.. Hm...pengen deh digantikan yg baru ini..

    ReplyDelete
  5. Dr segi tampilannya saja, ASUS Zenbook UX391UA sudah bikin mata mandangin terus. Cakep bener. Apalagi spesifikasinya, cucok banget. Kalau begini mah, aku juga mau, 2019 ganti laptop dengan ASUS Zenbook UX391UA

    ReplyDelete
  6. Huhuhu pingin banget deh punya leptop Asus, apalagi yang terbaru itu tifis banget. Lumayan nggak bikin pegel

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, biar pundak nggak capek banget kalau pakai ini

      Delete
  7. Serius banget mba ngetiknya hahaha
    Salut deh ama emak-emak yang multi tasking.
    Saya masih kudu belajar hal demikian, kalau disambi-sambi kayak gitu yang ada saya kurang fokus, beneran kayak kurang minum.
    Apalagi buka lapy di kendaraan yang bergerak, bisa puyeng hahaha

    Tapi emang laptop ASUS penyelamat banget ya, ringan dan stylish serta performanya mumpuni banget.

    Ngiler deh, semoga Allah izinkan saya bisa punya laptop ASUS tahun ini, aamiin :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo nggak serius nggak cepet kelar dong kerjaannya. Hehehe..

      Delete
  8. Aaa pingin juga 2019 ganti leptop Asus. Makin kesini produk ASUS makin banyak dan kualitasnya keren banget. Desain dan warnanya itu lho, gemes

    ReplyDelete
  9. Mbak, aku salut pada dirimu, bisa banget ngetik di dalam bus. Kalo aku mesti sudah kliyengan pengen mabuk deh. Wong baca buku aja nggak tahan lama. Apalagi ini ngedit job CP ya. Jempol banget, semua demi liburan hepi kerjaan lancar ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebagai busmania meski ini microbus, saya udah kebiasaan gini Mbak...

      Delete
  10. Huaaa Mbak, bikin mupeng deh ini.
    Udah slim gitu, baterainya awet pula yaah.. Idaman juga niih.
    Moga jadi miliknya ya Mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... iya Mbak, naksir bener saya sama laptop ini...

      Delete
  11. Keren banget nih leptop bisa tahan banting euy. Aku juga pengen banget punya asus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makanya pas buat dibawa traveling Mbak, yang kadang kitanya ngadepin hal nggak terduga.

      Delete
  12. Waah keren! Nggaj pusing ya mba ngetik di bis? Saya paling gabisa tuh ngetik di bis, kalo di kereta atau pesawat masih bisaa heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi... sebagai busmania, saya udah biasa Mbak...

      Delete
  13. Pokoknya dimanapun dan kapanpun jadi lebih mudah buka laptop ya kalau pakai Asus yang satu ini, btw yang warna merah elegant banget aku naksir.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener Mbak. Yang merah itu kayak berkelas gitu ya tampilannya...

      Delete
  14. Ahh zenbook S ini emang bikin mupeng banget, desain nya mewah dan bobot nya ringan , aku pun pengen punya zenbook ini semoga kesampaian.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... 2019 moga kita pakai Zenbook ya Mbak...

      Delete
  15. Ya Allah dari kemarin baca2 review ASUS terbaru ini jd makin mupeng aja...Ya Alloh mau dong satu aja..hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi... emang bikin mupeng ni Mbak laptopnya...

      Delete
  16. Aku kepingin banget punya ini mba naksir sama speknya dah gitu ringan bnget lagi, bisa d bw traveling

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener Mbak, speknya ngebantu banget buat kerjaan kita kalau ngeblog. Apalagi kalau bikin infografis.

      Delete
  17. Beneer...bener.
    Baterai itu nyawa banget.

    Kalau sedang seneng-senengnya browsing lalu mendadak minta di charge .. eerrg~

    Asus juara.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trus kita jadi barisan colokan hunter buat ngecharge. Kan nggak enak ya Mbak...

      Delete
  18. Blogger bisa mengerjakan tugas di mana aja ya mbak, di bis pun jadi yang penting selesai. Tapi aku belu mpernah pakai laptop di bis keren deh mbak Ika

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo ngetik, aku bisa di mana aja Mbak. Asal kendaraannya nggak seberapa banget guncangannya.

      Delete
  19. Aku juga punya notebook Asus yang baterei nya awet buat kerja seharian dari pagi sampe sore. Tahu2 pas berdiri baru terasa pegel mantengin layar karena asik duduk twrus menerus. Semoga ada rejeki bisa ganti dengan laptop asus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... netbookku yang ini juga gitu Mbak. Tapi akhir-akhir ini kemampuan baterainya udah melemah.

      Delete
  20. Hihihi sama mbak aku jg ngetik di dalam kendaraan gtu kalau pas liburan. Tapi kalau sampai tempat wisatanya aku tutup. Seringnya sih di hotel aja aku buka laptopnya. Btw sukses ya lombanya :D

    ReplyDelete
  21. ASUS-ZenBook-UX391UA emang kece banget ya dibawa kemana-mana enggak merepotkan karena ringan, kerjaan jadi teap terlaksana ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apalagi buat kita yang punya krucil. Pas nih pakai laptop yang satu ini.

      Delete
  22. Asik banget ya kalau punya laptop yang ringan jadi gampang dibawa kemana-mana. Ditambah warnanya yang stylish dan design yg kece gini.

    ReplyDelete
  23. Gara-gara baca review teman-teman aku jadi pengen banget punya laptop merek asus, karena warnanya juga cantik dan ringan ya

    ReplyDelete
  24. Laptop aku lagi bermasalah, aku lagi cari laptop yang mantap.
    Asus masuk di list laptop yang mau aku survei.
    Makasih mba infonya detail

    ReplyDelete
  25. laptop merahnya keren banget, Mba. Udah keren tampilannya, keren pula spesifikasinya :)

    ReplyDelete
  26. Memang oke bangeet ini mba. Performance laptop yang satu ini memang oke untuk blogger aktif kayak kita yaaa

    ReplyDelete
  27. Mantap banget ya Mba Asus, menyempurnakan tugas kita dan membuat mudah. Karena banyak banget software yang memperceoat pekerjaan

    ReplyDelete
  28. Asus memang idaman banget, tahan lamaa... laptop lama ku aja masih pake asus sampe sekarang dong :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Mengamankan Finansial dari Penyakit Kritis dengan PRUCritical Benefit 88

Pernah nggak terpikir kalau tulang punggung perekonomian keluarga mengalami penyakit kritis, misalnya itu suami, bagaimana nasib keluarga? Tentunya siapapun tak ingin sedih karena harus mengalami hal tersebut. Kemungkinan efeknya pun bisa mengarah ke urusan finansial yang tak lagi aman.
Bicara tentang penyakit kritis yang berupa penyakit tidak menular atau PTM, menurut data dari World Health Organization atau WHO, diperkirakan menyumbang angka 73 persen dari kematian di Indonesia.
PTM yang menjadi penyakit kritis dan akhir-akhir ini banyak dialami masyarakat Indonesia, menurut Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018 Kementerian Kesehatan, adalah kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, dan hipertensi.
Sementara itu menurut penelitian tahun 2014 hingga 2015 dari ASEAN Cost in Oncology atau ACTION, PTM yang menjadi penyakit kritis ini berpotensi menyebabkan kesulitan finansial. Data dari ACTION menyebutkan, 9.513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, 50 persennya mengalami …

Melawan Neuropati untuk Segudang Aktivitas yang Terus Menanti

Dulu sewaktu sekolah, terkadang saya punya kebiasaan unik, meminta teman sebangku untuk memukuli telapak tangan saya.
Asli, kira-kira sejak SD kelas enam saya sudah punya kebiasaan seperti itu.
Jadi zaman tahun 80 sampai 90-an, yang namanya sekolah kan muridnya kebanyakan disuruh membaca atau menulis. Bahkan kalau sudah punya buku pun tetap disuruh mencatat ulang.
Sewaktu harus sering menulis itulah, kadang tangan saya terasa lemas. Rasanya seperti tidak ada energi untuk bisa menggerakkan tangan.
Selain telapak tangan yang terasa lemas, bagian lengan di dekat siku saya juga sering terasa seperti tertusuk-tusuk jarum. Kalau bahasa saya, rasanya cengkring-cengkring!
Itu masih urusan tangan. Lha kaki saya waktu itu juga sering terasa kram. Biasanya di daerah telapak tangan bagian samping atau di jari tengah dan jari manis kaki.
Waktu itu saya tidak pernah sampai mengira-ngira, saya itu sebetulnya kena apa, apa penyebabnya, dan harus melakukan apa agar keluhan-keluhan di tangan dan kaki saya s…

Ingin Si Kecil tidak Telat Bicara? Coba Lakukan 9 Hal Berikut Ini!

Kayaknya buat kebanyakan orangtua, ada dua hal nih yang sering dikhawatirkan dalam tumbuh kembang si kecil. Kalau nggak telat bicara, ya telat jalan. Bener nggak?
Sebetulnya, tiap anak punya kemampuan bicara yang berbeda. Meski demikian, ada standar kemampuan juga yang harus dikuasai anak pada usia-usia tertentu.
Kemampuan ini dibagi dalam tahap usia 0-1 tahun, 1-2 tahun, dan 2-3 tahun.

Tahap usia 0-1 tahun
Anak atau bayi di usia ini, seharusnya sudah bisa mengoceh dengan nada panjang. Kalau nggak salah istilahnya bubbling.
Termasuk, dia sudah tahu namanya sendiri. Jadi kalau namanya dipanggil dan dia merespon, menoleh atau tersenyum, itu sudah menjadi tanda kalau ia kelak mampu berbicara.

Tahap usia 1-2 tahun
Sedangkan di usia ini, anak sudah bisa meniru ucapan pada suku kata akhir.
Misalnya seperti anak saya nih. Kalau ada lagu yang dia ngerti bahkan hapal, di usianya yang waktu itu sekitar 18 bulan, dia sudah bisa mengikuti lagu tersebut dengan menyebut akhir beberapa kata di beberapa ba…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Banyak Destinasi Baru Yang Seru, Ini Pilihan Liburan Ramah Anak di Batu dan Malang

Mencari ide liburan bersama keluarga yang ramah anak, daerah Batu dan Malang adalah dua tempat terbaik yang punya banyak pilihan destinasi wisata. Mau liburan dengan tema seru-seruan, atau ingin sekaligus belajar dan mendapatkan pengalaman baru, semuanya ada di kota dingin ini.
Beberapa tempat wisata seperti Jatim Park 1 dan 2, atau Wisata Petik Agrokusuma mungkin sudah nggak asing lagi di telinga. Namun, Batu dan Malang nggak hanya punya dua lokasi ternama itu lho buat liburan kita bersama keluarga. Ada beberapa tempat baru yang nggak kalah seru. Dan pastinya, ramah buat anak.

Eco Green Park
Sumber foto: winnetnews.com
Belajar sambil bermain dengan hewan-hewan cantik pastinya jadi kegiatan yang nyenengin buat anak-anak. Pengalaman ini bisa kita dapatkan dalam satu paket lengkap di Eco Green Park. Atau, biasa juga disebut sebagai Jawa Timur Park 2.
Selain punya koleksi hewan yang sudah diawetkan di museum raksasanya, kita juga bisa lho lihat hewan-hewan hidup di kandang mereka. Pemandangan…

Memilih Jajanan Sehat untuk Anak

Bagi kebanyakan orangtua, memilih jajanan untuk anak itu adalah hal yang penting. Sebisa mungkin tentunya harus sehat kan ya.
Itulah yang kini jadi pegangan saya kalau urusan jajan buat Kayyisah. Padahal dulu sewaktu belum punya anak, saya suka komentar lho ke siapapun yang suka ngelarang-ngelarang anaknya buat jajan ini itu.
“Ngapain sih banyak ngelarang ke anak makan ini itu. Entar anaknya jadi nggrangsang!” Nggrangsang itu istilah bahasa Jawa di tempat saya yang artinya rakus.
Pas sudah punya anak, lha kok ternyata Kayyisah tipe anak yang mudah sensitif tenggorokannya. Plek ketiplek sama kayak abinya.
Ke mana-mana, saya jadinya harus seperti satpam untuk urusan apapun yang akan masuk ke mulutnya. Sampai-sampai saya sering kasihan. Kadang, saya lihat dia begitu ingin makan ini itu, apalagi sewaktu kumpul dengan banyak orang. Tapi kondisinya mau tak mau membuat saya harus ketat untuk urusan yang satu ini.
Sebetulnya pernah suami saya protes. Kenapa sih nggak dibiarkan saja. Toh nanti a…

Menjaga Pola Makan, Rahasianya Berat Badan Ideal

“Bajuku dulu tak begini. Tapi kini tak cukup lagi.”
Ada yang pernah tahu bait lagu itu nggak? Hehehe… buat yang generasi 90-an kayaknya ngerti ya itu iklan apa. Apalagi selain era kelahirannya sama, kita juga punya nasib yang sama: masalah berat badan!
Eh, beneran kita ya? Jangan-jangan saya saja!
Padahal dulu, saya tipe cewek kutilang sampai sebelum punya anak, lho. Kutilang, kurus tinggi langsing. Berat badan selalu juara bertahan di kisaran angka 43 sampai 47. Seringnya di 45.

Yang namanya orang nyinyir, sering tuh komentar, “Jadi cewek yang gemukan dikit dong.”
Karena bosan, kadang saya timpali saja, “Entar kalau sudah nikah terus punya anak juga gemuk-gemuk sendiri.”
Di kemudian hari, baru saya sadari kalau kata-kata itu menyebar ke semesta, lalu sungguhan menjadi nyata. Satu hal yang kadang saya sesali, ngapain waktu itu ngomong begitu, ya?
Karena sebetulnya, yang suka nyinyir waktu itu adalah mereka yang mati-matian setiap hari minum obat pengurus badan. Yang mau menahan lapar tapi …

Atur Keuangan dengan Cara Islami Lewat Investasi Syariah

Dulu saya sering berpikir seperti ini. Kan dalam Islam itu nggak boleh ya menimbun-nimbun harta. Lalu kenapa harus ada alasan menabung? Apalagi uangnya buat investasi meski itu embel-embelnya syariah.
Walhasil bisa ditebak. Meski saya kerja sejak tahun 2004, penghasilan mau segede apapun, sampai sekarang saya tidak pernah punya tabungan! Parah kan?
Lalu kemana uangnya selama ini? Nah, saya selalu berpikir kalau uang saya itu bukan sepenuhnya milik saya. Jadi yang namanya rezeki datang, kerap saya ‘lempar’ ke mana-mana. Pikir saya, toh masa depan nanti ada Allah yang akan menjamin rezeki saya.
Nah, apa yang saya pahami selama ini ternyata nggak sepenuhnya benar. Pemahaman saya terbuka saat mengikuti Kopdar Investarian MAMI, singkatan dari Manulife Aset Manajemen Investasi yang ke tiga di Kaya Resto and Café Surabaya pada hari Minggu, 13 Januari 2019.
Seperti biasa, ada Pak Legowo Kusumonegoro, Presiden Direktur MAMI, yang sore itu berbagi edukasi seputar investasi syariah. Dalam slide pri…