Skip to main content

Ingin dapat Pinjaman Online yang Aman, Yuk Perhatikan Beberepa Hal Penting Ini



Terkadang kita dihadapkan pada kebutuhan dana untuk keperluan tertentu. Namun saat menemui jalan buntu dan kita kesulitan meminjam pada orang lain, pinjaman online yang aman bisa jadi solusinya.

Padahal kebutuhan akan dana pinjaman berbentu tunai tersebut bisa jadi begitu mendesak. Misalnya, kita membutuhkan segera dana untuk biaya berobat keluarga, untuk keperluan pernikahan, atau biaya pendidikan anak.

Ada juga kebutuhan yang sifatnya tidak begitu penting tapi kok ya diperlukan juga. Misalnya untuk membeli sepeda motor, atau sebagai tambahan dana usaha.

Pinjaman online yang aman bisa jadi alternatif solusi dari masalah mendesaknya keperluan mendapatkan dana bantuan. Ada beberapa kelebihan yang bisa didapatkan jika mengajukan pinjaman keuangan secara online, terutama jika membandingkannya dengan lembaga keuangan lain pada umumnya.

1. Dibandingkan dengan pinjaman melalui bank, jasa pinjaman dana online tidak memerlukan syarat BI checking dan kartu kredit. Proses pencairannya pun bisa lebih mudah dan cepat.

2. Selain itu, jasa pinjaman dana online tidak lagi memerlukan seluruh persyaratan dan prosedur pinjaman yang biasanya harus dilakukan dengan komunikasi langsung. Bahkan, wawancara kelayakan kredit yang kita ajukan bisa dilakukan hanya melalui komunikasi telepon, lho. Ini sangat menguntungkan untuk siapa saja yang memiliki kesibukan dan kesulitan jika harus diminta pergi langsung ke kantor jasa pinjaman dana online.

3. Jika kita memiliki aset yang bisa digunakan sebagai jaminan, maka kita berpeluang mendapatkan suku bunga yang lebih rendah. Karena, pihak jasa pinjaman dana online memperhatikan risiko dana pinjaman yang kita ajukan. Selain itu bila sewaktu-waktu kita kesulitan melunasi pinjaman keuangan, maka kita bisa mengajukan permohonan penawaran memperpanjang waktu pinjaman.

4. Masa tenor yang diberikan bisa cukup panjang. Maksimal bisa selama 20 bulan.

5. Suku bunga di jasa pinjaman dana online biasanya lebih rendah dibandingkan lembaga keuangan pada umumnya. Dengan catatan, memperhatikan juga ada tidaknya jaminan yang bisa kita ajukan.

Agar kita bisa mendapatkan pinjaman online yang aman, ada beberapa hal penting yang perlu kita perhatikan terlebih dahulu. Yuk simak apa saja di poin-poin berikut ini.

1. Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan atau OJK

Jika berkaitan dengan apapun yang berhubungan dengan lembaga keuangan, kita mesti memperhatikan apakah lembaga keuangan tersebut terdaftar atau tidak di Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

Kalau sebuah lembaga keuangan terdaftar di OJK, artinya lembaga keuangan tersebut resmi dan jelas hukumnya. Ia pun harus menaati aturan yang sudah ditetapkan oleh OJK.

Kita yang akan jadi nasabah di jasa pinjaman dana online itu pun bisa merasa aman saat meminjam uang. Misalnya, dari etika kurang baik saat terjadi penagihan pinjaman yang mereka lakukan pada kita.

Jangan mudah tergiur dengan kata-kata pinjaman langsung cair atau tanpa agunan sama sekali. Perhatikan dan telitilah terlebih dahulu sebelum kita memutuskan untuk meminjam dari lembaga keuangan tersebut.

2. Syarat yang Perlu Diajukan

Perhatikan juga apa saja syarat yang dibutuhkan untuk bisa mendapatkan kredit dari jasa pinjaman dana online. Karena, hal ini bisa memengaruhi cepat lolos atau tidak diterimanya pinjaman yang kita ajukan.

Syarat-syarat yang dibutuhkan pada umumnya adalah fotokopi KTP, Kartu Keluarga, dan slip gaji. Terkadang pihak lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman online ini juga bisa jadi meminta kita menunjukkan fotokopi BPKB kendaraan atau kartu kredit. Syarat ini bisa tergantung dari jenis dana pinjaman yang kita ajukan.

3. Pencairan yang cepat

Jika kita mengajukan pinjaman untuk kebutuhan yang mendesak, perhatikan juga seberapa lama dana pinjaman kita bisa segera diputuskan dan dicairkan dari jasa pinjaman dana online tersebut.

Lantas apa saja pinjaman online yang bisa berpeluang didapatkan oleh masyarakat yang membutuhkan? Berikut ini macam-macamnya berdasarkan tujuan pembiayaan, jumlah pinjaman, agunan, suku bunga, dan jangka waktu angsurannya.

1. Kredit Tanpa Agunan atau KTA

Namanya saja kredit tanpa agunan, maka pinjaman online yang kita ajukan pun biasanya tidak meminta agunan aset. Tapi, biasanya diperlukan kepemilikan kartu kredit sebagai bagian dari persyaratan pengajuannya.

2. Kredit karyawan

Untuk siapa saja yang berstatus karyawan aktif di sebuah perusahaan, bisa mengajukan kredit di poin ini. Biasanya syarat yang dibutuhkan adalah SK pengangkatan kerja dari dan slip gaji dari perusahaan.

3. Kredit Kendaraan Bermotor atau KKB

Bagi yang memerlukan tambahan dana untuk membeli kendaraan bermotor, kredit jenis ini bisa jadi solusinya.

4. Kredit Pemilikan Rumah atau KPR

Tak hanya melalui jasa perbankan, lewat jasa pinjaman dana online pun kita bisa berpeluang mendapatkan dana pinjaman untuk memiliki rumah seperti yang kita inginkan

5. Pinjaman usaha

Merasa butuh tambahan modal untuk usaha, kita bisa mengajukan juga pinjaman usaha ke jasa pinjaman dana online.



Saat ini, pinjaman online yang aman bisa kita dapatkan lewat beberapa financial technology. Untuk bisa mendapatkannya, coba saja berkunjung ke https://www.cekaja.com/kredit/pinjaman-online. di sana kita bisa mendapatkan kemudahan secara online dengan membandingkan dan mendapatkan pinjaman online yang memiliki bunga terendah juga proses tercepat.

Yuk baca juga:
- Tips bagaimana mendapatkan kredit motor yang murah
- Tips berbelanja dengan cara yang pintar
- Mengatur keuangan untuk mereka yang sedang menyiapkan kehadiran buah hati

Comments

  1. kalau mau minjem onlen memang harus ati2 bangeeett...
    sekarang banyak pisan yang pinjaman onlen tapi sebenernya lintah darat digital -__-"

    ReplyDelete
  2. Mirip pegadaian ya mba? Aku baru tau ini. Lgsg buka info di link yg mba kasih.

    ReplyDelete
  3. Wah, serius ini ada pinjaman online.. Lumayan nggak ribet juga ya mbk prosedurnya, nggak perlu datang langsung, wawancara juga By Phone.

    ReplyDelete
  4. Wah mbak baru tahu aku ini mbak ada pinjaman online yang aman tapi aku untuk sekarang berprinsip gak boleh pinjam uang heheh

    ReplyDelete
  5. harus disiplin ya kalaumenggunakan pinjaman online apalagi sekarang mudah banget mendapatkannya. Cuma kalau sudah menunggak sekali aja menyeramkan

    ReplyDelete
  6. yang utamanya ada di bawah pengawasan OJK ya mba jadi aman. emang sekarang mudah banget ajuin pinjaman online ini

    ReplyDelete
  7. Pantesan banyak peminat karena prosesnya lebih cepat. Tetapi, memang tetap harus hati-hati, ya

    ReplyDelete
  8. sekarang ini untuk kredit udah mudah banget yaa, Mba. Bahkan untuk kredit pun bisa dilakukan secara online tapi memang sebagai calon nasabah kita harus pandai-pandai memilih tempat peminjaman biar gak salah langkah

    ReplyDelete
  9. Senangnya jadi konsumen zaman now!

    Saat ini berbagai brand semakin inovatif, jadi mau tak mau, suka tak suka kita dituntut harus selektif.

    Harus bijak memilih sesuai kebutuhan bukan keinginan, termasuk memilih pinjaman online yang aman.


    ReplyDelete
  10. Bener banget Mbak, harus hati-hati memilih pinjaman online ya.... Soalnya tahun kemarin sudah banyak banget aplikasi yang diblacklist OJK. Dan beritanya serem-serem juga ya yang beredar....

    ReplyDelete
  11. aku suka nih di cekaja, bisa mendapatkan informasi seputar pinjaman online juga dimudahkan untuk melakukan pinjaman, mmg skrg lbh bagus melakukan pnjaman scra online asal ada OJKnya ketimbang ke bank

    ReplyDelete
  12. Jadi inget kalo akutu termasuk orang yang males minjem-minjemin duit *tutup muka pake wajan. Soalnya dari pengalaman pada susah giliran bayar sih *ngeles XD Jadi, ntar aku bisa share aja ya kalo ada yg minjem, solusinya bisa di Cekaja aja. Tfs Mbaa :D

    ReplyDelete
  13. Belum pernah nyoba pinjem online begini, tapi minjem duit temen via chat pernah dan duitnya ditransfer wkwkwk aku udah percaya sama cekaja. mbak. Karena banyak temenku yang udah membuktikan kinerja cekaja

    ReplyDelete
  14. Wah informatif nih mbak. Soalnya kan sekarang banyak banget tawaran kredit online. Kita harus hati2 kalo ga mau terjerumus hutang

    ReplyDelete
  15. Jaminan dari OJK itu penting banget ya mba.. aku masih belum 100 persen percaya dengan platform online sejujurnya

    ReplyDelete
  16. Kalau sdh terdaftar di OJK sdh relatif lebih aman ya walau tetap hrs lebih hati2..blm pernah nyoba tapi semoga jgn sampai pinjem deh suka jd beban..hehe

    ReplyDelete
  17. Wah, noted banget nih tipsnya. Walau pun aku masih takut dengan pinjol ini. Soalnya lihat ke hapeku banyak masuk sms dari pinjol yang minta aku ngingetin temenku yang nunggak.Semoga yang pake produk pinjol, pada bijak ya. Uangnya buat hal produktif. Biar gak nunggak.

    ReplyDelete
  18. Semoga banyak pihak yang terbantu untuk modal usaha dengan adanya layanan pinjaman online gini ya. Karena kadang kalo pinjam di lembaga keuangan perbankan harus ada jaminan

    ReplyDelete
  19. Makin marak dan menjamur aja ya mbak pinjaman2 online sekarang ini. Memang penting bagi kita sebagai konsumen untuk lebih selektif. Pilih sesuai kebutuhan dan tentu yang aman.

    ReplyDelete
  20. Sekarang ini, ketika butuh dana darurat, banyak sekali jalan untuk bisa mendapatkan pinjaman. Kalau malu pinjam secara offline, secara online pun bisa yaa.. Tapi harus hati-hati banget, soalnya kemarin sempat ada yang menunggak cicilan dan semua nomor yang ada di kontaknya disatukan dalam satu grup WA. Ya Allah, yang kayak gini mungkin yang belum terdaftar di OJK yaa..

    ReplyDelete
  21. Baru tahu info peminjaman secara online ini, semoga bisa membantu masyarakat ya

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Mengamankan Finansial dari Penyakit Kritis dengan PRUCritical Benefit 88

Pernah nggak terpikir kalau tulang punggung perekonomian keluarga mengalami penyakit kritis, misalnya itu suami, bagaimana nasib keluarga? Tentunya siapapun tak ingin sedih karena harus mengalami hal tersebut. Kemungkinan efeknya pun bisa mengarah ke urusan finansial yang tak lagi aman.
Bicara tentang penyakit kritis yang berupa penyakit tidak menular atau PTM, menurut data dari World Health Organization atau WHO, diperkirakan menyumbang angka 73 persen dari kematian di Indonesia.
PTM yang menjadi penyakit kritis dan akhir-akhir ini banyak dialami masyarakat Indonesia, menurut Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018 Kementerian Kesehatan, adalah kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, dan hipertensi.
Sementara itu menurut penelitian tahun 2014 hingga 2015 dari ASEAN Cost in Oncology atau ACTION, PTM yang menjadi penyakit kritis ini berpotensi menyebabkan kesulitan finansial. Data dari ACTION menyebutkan, 9.513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, 50 persennya mengalami …

Melawan Neuropati untuk Segudang Aktivitas yang Terus Menanti

Dulu sewaktu sekolah, terkadang saya punya kebiasaan unik, meminta teman sebangku untuk memukuli telapak tangan saya.
Asli, kira-kira sejak SD kelas enam saya sudah punya kebiasaan seperti itu.
Jadi zaman tahun 80 sampai 90-an, yang namanya sekolah kan muridnya kebanyakan disuruh membaca atau menulis. Bahkan kalau sudah punya buku pun tetap disuruh mencatat ulang.
Sewaktu harus sering menulis itulah, kadang tangan saya terasa lemas. Rasanya seperti tidak ada energi untuk bisa menggerakkan tangan.
Selain telapak tangan yang terasa lemas, bagian lengan di dekat siku saya juga sering terasa seperti tertusuk-tusuk jarum. Kalau bahasa saya, rasanya cengkring-cengkring!
Itu masih urusan tangan. Lha kaki saya waktu itu juga sering terasa kram. Biasanya di daerah telapak tangan bagian samping atau di jari tengah dan jari manis kaki.
Waktu itu saya tidak pernah sampai mengira-ngira, saya itu sebetulnya kena apa, apa penyebabnya, dan harus melakukan apa agar keluhan-keluhan di tangan dan kaki saya s…

Ingin Si Kecil tidak Telat Bicara? Coba Lakukan 9 Hal Berikut Ini!

Kayaknya buat kebanyakan orangtua, ada dua hal nih yang sering dikhawatirkan dalam tumbuh kembang si kecil. Kalau nggak telat bicara, ya telat jalan. Bener nggak?
Sebetulnya, tiap anak punya kemampuan bicara yang berbeda. Meski demikian, ada standar kemampuan juga yang harus dikuasai anak pada usia-usia tertentu.
Kemampuan ini dibagi dalam tahap usia 0-1 tahun, 1-2 tahun, dan 2-3 tahun.

Tahap usia 0-1 tahun
Anak atau bayi di usia ini, seharusnya sudah bisa mengoceh dengan nada panjang. Kalau nggak salah istilahnya bubbling.
Termasuk, dia sudah tahu namanya sendiri. Jadi kalau namanya dipanggil dan dia merespon, menoleh atau tersenyum, itu sudah menjadi tanda kalau ia kelak mampu berbicara.

Tahap usia 1-2 tahun
Sedangkan di usia ini, anak sudah bisa meniru ucapan pada suku kata akhir.
Misalnya seperti anak saya nih. Kalau ada lagu yang dia ngerti bahkan hapal, di usianya yang waktu itu sekitar 18 bulan, dia sudah bisa mengikuti lagu tersebut dengan menyebut akhir beberapa kata di beberapa ba…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Banyak Destinasi Baru Yang Seru, Ini Pilihan Liburan Ramah Anak di Batu dan Malang

Mencari ide liburan bersama keluarga yang ramah anak, daerah Batu dan Malang adalah dua tempat terbaik yang punya banyak pilihan destinasi wisata. Mau liburan dengan tema seru-seruan, atau ingin sekaligus belajar dan mendapatkan pengalaman baru, semuanya ada di kota dingin ini.
Beberapa tempat wisata seperti Jatim Park 1 dan 2, atau Wisata Petik Agrokusuma mungkin sudah nggak asing lagi di telinga. Namun, Batu dan Malang nggak hanya punya dua lokasi ternama itu lho buat liburan kita bersama keluarga. Ada beberapa tempat baru yang nggak kalah seru. Dan pastinya, ramah buat anak.

Eco Green Park
Sumber foto: winnetnews.com
Belajar sambil bermain dengan hewan-hewan cantik pastinya jadi kegiatan yang nyenengin buat anak-anak. Pengalaman ini bisa kita dapatkan dalam satu paket lengkap di Eco Green Park. Atau, biasa juga disebut sebagai Jawa Timur Park 2.
Selain punya koleksi hewan yang sudah diawetkan di museum raksasanya, kita juga bisa lho lihat hewan-hewan hidup di kandang mereka. Pemandangan…

Memilih Jajanan Sehat untuk Anak

Bagi kebanyakan orangtua, memilih jajanan untuk anak itu adalah hal yang penting. Sebisa mungkin tentunya harus sehat kan ya.
Itulah yang kini jadi pegangan saya kalau urusan jajan buat Kayyisah. Padahal dulu sewaktu belum punya anak, saya suka komentar lho ke siapapun yang suka ngelarang-ngelarang anaknya buat jajan ini itu.
“Ngapain sih banyak ngelarang ke anak makan ini itu. Entar anaknya jadi nggrangsang!” Nggrangsang itu istilah bahasa Jawa di tempat saya yang artinya rakus.
Pas sudah punya anak, lha kok ternyata Kayyisah tipe anak yang mudah sensitif tenggorokannya. Plek ketiplek sama kayak abinya.
Ke mana-mana, saya jadinya harus seperti satpam untuk urusan apapun yang akan masuk ke mulutnya. Sampai-sampai saya sering kasihan. Kadang, saya lihat dia begitu ingin makan ini itu, apalagi sewaktu kumpul dengan banyak orang. Tapi kondisinya mau tak mau membuat saya harus ketat untuk urusan yang satu ini.
Sebetulnya pernah suami saya protes. Kenapa sih nggak dibiarkan saja. Toh nanti a…

Menjaga Pola Makan, Rahasianya Berat Badan Ideal

“Bajuku dulu tak begini. Tapi kini tak cukup lagi.”
Ada yang pernah tahu bait lagu itu nggak? Hehehe… buat yang generasi 90-an kayaknya ngerti ya itu iklan apa. Apalagi selain era kelahirannya sama, kita juga punya nasib yang sama: masalah berat badan!
Eh, beneran kita ya? Jangan-jangan saya saja!
Padahal dulu, saya tipe cewek kutilang sampai sebelum punya anak, lho. Kutilang, kurus tinggi langsing. Berat badan selalu juara bertahan di kisaran angka 43 sampai 47. Seringnya di 45.

Yang namanya orang nyinyir, sering tuh komentar, “Jadi cewek yang gemukan dikit dong.”
Karena bosan, kadang saya timpali saja, “Entar kalau sudah nikah terus punya anak juga gemuk-gemuk sendiri.”
Di kemudian hari, baru saya sadari kalau kata-kata itu menyebar ke semesta, lalu sungguhan menjadi nyata. Satu hal yang kadang saya sesali, ngapain waktu itu ngomong begitu, ya?
Karena sebetulnya, yang suka nyinyir waktu itu adalah mereka yang mati-matian setiap hari minum obat pengurus badan. Yang mau menahan lapar tapi …

Atur Keuangan dengan Cara Islami Lewat Investasi Syariah

Dulu saya sering berpikir seperti ini. Kan dalam Islam itu nggak boleh ya menimbun-nimbun harta. Lalu kenapa harus ada alasan menabung? Apalagi uangnya buat investasi meski itu embel-embelnya syariah.
Walhasil bisa ditebak. Meski saya kerja sejak tahun 2004, penghasilan mau segede apapun, sampai sekarang saya tidak pernah punya tabungan! Parah kan?
Lalu kemana uangnya selama ini? Nah, saya selalu berpikir kalau uang saya itu bukan sepenuhnya milik saya. Jadi yang namanya rezeki datang, kerap saya ‘lempar’ ke mana-mana. Pikir saya, toh masa depan nanti ada Allah yang akan menjamin rezeki saya.
Nah, apa yang saya pahami selama ini ternyata nggak sepenuhnya benar. Pemahaman saya terbuka saat mengikuti Kopdar Investarian MAMI, singkatan dari Manulife Aset Manajemen Investasi yang ke tiga di Kaya Resto and Café Surabaya pada hari Minggu, 13 Januari 2019.
Seperti biasa, ada Pak Legowo Kusumonegoro, Presiden Direktur MAMI, yang sore itu berbagi edukasi seputar investasi syariah. Dalam slide pri…