Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2017

Lopang, Surganya Buah Jamblang

Tahu buah jamblang, atau juwet, atau dhuwet, atau dhuwek?
Di beberapa daerah, buah ini memang punya julukan yang berbeda-beda. Saya sendiri malah menyebutnya dengan plum Jawa! Hahaha…
Nah, di daerah Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kita bisa menjumpai buah jamblang dengan aneka jenis.
Mulai dari jamblang yang ukurannya kecil tanpa biji, sampai yang berukuran sebesar bakso telur puyuh dengan daging buah yang tebal.
Atau, dari yang rasanya masam, hingga jamblang yang manis tanpa menyisakan rasa sepet di lidah.
Jamblang yang warnanya hitam pekat hingga berwarna ungu kemerahan pun ada di Lopang.



Di masa-masa akhir musim kemarau menjelang musim hujan, biasanya buah ini bermunculan.
Untuk tahun 2017 ini, sepertinya musim jamblang di Lopang jatuh di sekitar bulan Oktober hingga November. Karena di bulan September ini, pohon-pohon jamblang di Lopang mulai bermunculan bunganya.
Karena begitu kayanya jenis jamblang di Lopang, saya menyebut tempat satu ini sebagai surg…

Melihat Keistimewaan Buku dari Jendela Bab Satu

Nasib sebuah buku di tangan pembacanya bisa dimulai dari bab satu. Yap, karena itu bab satu sering disebut sebagai jendela buku. Ibaratnya andai kita ingin tahu sebuah rumah, lalu menjulurkan kepala untuk melihat kesan sekilas isi rumah melalui jendelanya, muncul atau tidaknya rasa penasaran bisa berawal dari situ.
Tapi ngomong-ngomong, kok ya kurang kerjaan banget gitu nge-kepo-in rumah orang dari jendelanya? Lha kalau duluan digetok kepalanya sama yang punya rumah gimana?
Sudahlah, saya sedang nggak mau berdebat tentang seberapa besar peluang kepala kita digetok sama pemilik rumah orang gara-gara kita ngintip dari jendelanya. Karena sebetulnya kali ini saya mau main perbandingan bagaimana istimewanya sebuah buku dari bab satunya. Ada empat buku yang akan saya bandingkan. Dan keempat-empatnya punya genre yang berbeda.
Karena saya hobinya membaca dan menulis cerita anak dan remaja, keempat buku itu nantinya akan ada di antara lingkaran tersebut. Buku apa sajakah itu?
Adakah dari para pem…

Anak Kejang? Bisa Jadi Karena Alergi Obat Antimual

Saya tidak akan lupa atas apa yang pernah terjadi pada Kay waktu itu.
Bayi yang baru beberapa hari melewati usia satu tahunnya saat itu, harus melewati sembilan jam kondisi otot kaku yang tak saya sadari sedikitpun.
Semua berawal saat ia mengalami muntah-muntah sebanyak empat kali sejak Selasa siang hingga malam sebelumnya. Lalu makin malam, perutnya kembung. Suhu badannya juga makin naik.
Karena Kay tidak suka minum obat, saya lalu berusaha sebisa mungkin memilih cara alternatif.
Saya buatkan campuran irisan bawang merah dan minyak telon buat Kay. Setelah itu, saya usap bagian perut, punggung, dan telapak kakinya dengan campuran tersebut.
Namun keesokan pagi harinya, kondisinya tak juga membaik.
Akhirnya saya dan suami berinisiatif membawanya ke bidan yang terkenal kerap menyembuhkan anak-anak yang sakit.
Sepulang dari sana, saya mendapat tiga obat: antimual-muntah, antikembung, dan lactobacylus. Ketiganya lalu segera saya minumkan.
Dan di situlah semuanya bermula.
Awalnya Kay akhirnya bis…