Skip to main content

Memilih Jajanan Sehat untuk Anak

Memilih jajajan sehat untuk anak


Bagi kebanyakan orangtua, memilih jajanan untuk anak itu adalah hal yang penting. Sebisa mungkin tentunya harus sehat kan ya.

Itulah yang kini jadi pegangan saya kalau urusan jajan buat Kayyisah. Padahal dulu sewaktu belum punya anak, saya suka komentar lho ke siapapun yang suka ngelarang-ngelarang anaknya buat jajan ini itu.

“Ngapain sih banyak ngelarang ke anak makan ini itu. Entar anaknya jadi nggrangsang!” Nggrangsang itu istilah bahasa Jawa di tempat saya yang artinya rakus.

Pas sudah punya anak, lha kok ternyata Kayyisah tipe anak yang mudah sensitif tenggorokannya. Plek ketiplek sama kayak abinya.

Ke mana-mana, saya jadinya harus seperti satpam untuk urusan apapun yang akan masuk ke mulutnya. Sampai-sampai saya sering kasihan. Kadang, saya lihat dia begitu ingin makan ini itu, apalagi sewaktu kumpul dengan banyak orang. Tapi kondisinya mau tak mau membuat saya harus ketat untuk urusan yang satu ini.

Sebetulnya pernah suami saya protes. Kenapa sih nggak dibiarkan saja. Toh nanti ada masanya dia akan bisa beradaptasi dan terbiasa.

Ya, memang pernah beberapa kali saya membiarkan Kayyisah makan apapun yang dia mau dan suka. Tapi berkali-kali itu juga, tak lama kemudian ia mengeluh tenggorokannya sakit.

Ujung-ujungnya, anaknya jadi demam, susah makan, bahkan saat dibawa ke dokter dia harus minum obat. Susah makan dan harus minum obat ini sangat membuatnya tidak nyaman. Dan kalau anak sudah begitu, tentunya ibunya yang 24 jam mengawal dia ini kan yang juga kerepotan.

Gara-gara ini juga saya sering dilabeli sebagai ibu tukang banyak aturan ke anak. Tapi mau gimana lagi. Untuk urusan yang satu ini saya memilih keras kepala dan tutup kuping dari komentar apapun.

Pikir saya, kan saya ibunya, yang punya anak saya, yang tahu anak saya seperti apa juga saya, yang 24 jam bersama anak saya juga saya, yang kalau anak saya sakit dan menjaganya juga saya. Huehehe… ini kalimatnya apa-apa saya melulu ya?!

Sebelum masuk ke mulut Kayyisah, biasanya saya akan memastikan dulu aman tidaknya yang dia makan

Akhirnya untuk urusan jajanan sehari-hari, saya punya beberapa aturan khusus untuk Kayyisah. Ketiga hal ini sama-sama penting untuk saya perhatikan. Bahkan bisa dibilang, kalau satu poin saja nggak memenuhi syarat, nggak boleh! *galak banget yak jadi mamak. Hahaha…

1. Aman di tenggorokan. Ukurannya tentu saya duluan lah yang jadi pengujicobanya. Kalau saya makan kemudian kok rasanya aman di tenggorokan, oke, boleh Nak.

2. Sehat. Untuk urusan yang ini saya lihat dulu komposisi bahannya di kemasan. Kalau bahan-bahannya kok saya lihat aman buat anak apalagi bagus, tentu boleh banget…

Tapi kalau jajanan biasa yang nggak ada kemasannya gimana dong? Kalau urusan yang begini ini, saya pakai insting mamak. Iya, insting seorang ibu ke anaknya kan kuat tuh. Jadi kalau saya amati dan sekiranya aman, baru saya perbolehkan Kayyisah mengonsumsinya.

3. Halal. Yang satu ini wajib juga. Kalau makanannya kemasan, saya lihat dulu ada tidaknya label halal. Kalau jajanan buatan yang tidak ada kemasan, insting mamak lagi yang saya pakai. Tentu yang namanya insting ini berdasarkan pengamatan yang jeli.


Nah, tentunya barangkali ada yang terpikir penasaran, kalau permen, boleh nggak?

Buat saya, aturannya masih pakai tiga hal yang tadi. Jadi kalau permen, tentunya boleh saja asal tiga syarat itu yang masih jadi aturannya.

Kayyisah sendiri aslinya anak yang telat kenal jajanan permen. Dia akhirnya tahu yang namanya permen justru dari tivi. Permen pertamanya berbentuk lolipop. Minta belinya pas ke kasir toko serba ada lalu ada permen lollipop yang dipajang di dekatnya.

Pas minta, langsung saya iyain. Permen ini kebetulan jadi kesukaan saya selama jadi mahasiswa apalagi pas masa-masa ngerjain skripsi. Tuh kan, saya nggak segalak yang apa-apa nggak boleh ini itu kan.

Karena belinya sesekali saja, nggak setiap hari, jadilah aman-aman saja buat Kayyisah. Apalagi setiap kali makan permen ini, dia nggak pernah sampai habis. Baru berkurang separuh ukuran bulatannya, dia sudah tidak mau lagi.

Suatu ketika, saya belikan Kayyisah satu kantong permen lolipop yang sewaktu saya baca kemasannya, mengandung susu. Giranglah dia karena bisa sering minta tanpa perlu lagi ke minimarket dekat rumah.

Tapi saat saya dan Kayyisah makan permen ini, kok mulut dan tenggorokan saya merasa tidak nyaman. Langit-langit mulut saya terasa perih. Begitu juga dengan tenggorokan.

Sayang, saya telat menyadari hal itu karena tak lama kemudian, Kayyisah pun merasakan hal yang sama. Kejadian ini akhirnya membuat saya melarang Kayyisah untuk makan permen apapun.

Hingga suatu ketika, saya kenalan dengan Pindy Permen Susu. Awalnya saya baca cerita seorang teman di IGnya yang mengulas tentang permen satu ini. Teman saya juga mention IG @permenpindy_id.

Karena penasaran, saya kepoin IG Permen Pindy lalu baca-baca beberapa postingan yang ada. Mamak hobi kepo atas nama demi kebaikan anak ini pun juga ngekepoin Facebook Permen Pindy. Pikir saya, biasanya zaman sekarang penjelasan produk itu suka diterangkan di media sosial milik mereka.


Makin penasaran, saya coba juga permennya. Eh ternyata enak! Apalagi yang asli rasa susu. Rasa susunya kerasa banget. Awal niatnya untuk jadi jajanan buat Kayyisah, malah saya makan sendiri pas begadang nulis. Hahaha…

Nggak hanya enak. Yang saya rasa, Permen Pindy ini nggak bikin langit-langit mulut dan tenggorokan saya sakit lho. Biasanya kan kalau makan permen beberapa kali saja, mulut dan tenggorokan saya sudah tidak nyaman. Kalau Pindy ini justru enggak buat saya.

Selain urusan aman dan nyaman di mulut dan tenggorokan, ada beberapa hal lagi yang bikin saya akhirnya memberikan Permen Pindy untuk Kayyisah sebagai jajanan sehat.

1. Ada label halal

Label halalnya yang versi terbaru dari Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia. Kan sekitar Oktober 2017 lalu MUI sudah mengeluarkan logo halal terbaru. Nah, di kemasan Permen Pindy ini saya lihat logonya sudah terbaru. Nggak hanya sekedar tempelan label halal saja.

Permen Pindy ini kan kenyal. Tentu kepikir ada bahan gelatinnya. Pas saya cek di komposisi bahan, ternyata memang benar mengandung gelatin. Tapi dari gelatin sapi, sehingga halal.

Ada label halal terbaru dari MUI serta kode BPOM-nya

2. Terdaftar di BPOM RI

Kalau kapan hari ada rame-rame permen tidak aman mengandung zat berbahaya, Pindy Susu menurut saya aman karena terdaftar di BPOM. Bahkan, saya sempat mengecek juga lho di website ceknie.pom.go.id. Sewaktu saya masukkan di pencarian merek Pindy, ketemu kodenya yang sama dengan di kemasan permen ini.

Hasil pencarian sewaktu cek kode BPOM Permen Pindy Susu rasa stroberi

2. Tercantum komposisi bahan berikut informasi nilai gizi

Kalau bicara aman dan sehat, tentu urusan yang satu ini juga jadi pertimbangan saya. Permen Pindy ini mengandung gula, sirup glukosa, lemak nabati, bubuk buttermilk 2,47%, lemak susu anhidrat 1,23%, pembentuk gel gelatin sapi, pengental gom Arab, perisa sintetis stroberi/cokelat dan susu, pengemulsi nabati lesitin kedelai, pewarna karmoisin CI14720.

Kandungan Pindy Permen Susu

Lalu kalau di nilai gizinya, Permen Pindy ini tidak mengandung lemak, protein, dan natrium/sodium. Yang ada adalah kandungan kalori di setiap permennya mengandung sebanyak 10kkal, karbohidratnya 2 gram, serta kandungan gulanya 1 gram.

Kandungan Gizi Pindy Permen Susu

Yang pernah saya baca, angka kecukupan gizi Indonesia untuk anak usia 1-3 tahun itu kebutuhan energinya rata-rata hanya 1000 kkal, sehingga kebutuhan gula maksimal hanya 25 gram dalam satu hari. Atau setara 5 sendok teh gula.

Sedangkan pada anak usia 3-6 tahun, kebutuhan energi rata-rata adalah 1550 kkal, atau kebutuhan gulanya tidak lebih dari 38 gram perhari. Atau 8 sendok teh gula.

3. Ada customer services juga kode produksi

Ini juga penting menurut saya. Jangan sampai kan ya kita ngasih sesuatu yang kadaluarsa ke anak. Terus kalau ada apa-apa, kita tahu nih, mau menghubungi siapa terkait produk yang kita konsumsi.


Saya dan Kayyisah sendiri sudah coba Pindy Permen Susu yang asli rasa susu, rasa cokelat, dan stroberi. Kalau teksturnya, yang rasa asli susu ini lebih lembut kenyalnya dibanding yang cokelat dan stroberi.

Dimakan tumpuk tiga gini ini enak banget!

Kami punya versi makan sendiri lho untuk menikmati Permen Pindy Susu. Biasanya, kami tumpuk ketiga rasa berbeda, terus kami hap, makan. Campuran rasa susu, stroberi, sama cokelatnya tuh enak banget.


Nah, ini cerita saya dengan Kayyisah nih kalau urusan pilah-pilih jajanan sehat. Kalau kalian, punya versi seperti apa di urusan memilih jajanan sehat untuk anak?

Comments

  1. Anakku suka banget sama permen Mba, kayaknya kalo dia tahu si Pindy Permen Susu ini pasti bakalan minta dibeliin :)

    tapi setiap habis makan permen pasti kusuruh sikat gigi supaya giginya gak bolong :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener Bun, habis banyak makan permen memang harus sikat gigi ya.

      Delete
  2. Kalau pindi susu sih jangankan anak, emaknya aja suka banget. Hehehe...
    saya tidak pernah melarang makanan terhadap anak kalau anak mau. Hanya buat saya tetap apapun jangan berlebihan. Terus kalau sudah makan yang manis2 wajib kumur sikat gigi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener Teh, apapun emang nggak baik kalau berlebihan...

      Delete
  3. aku juga setelah punya anak jadi rajin ngecek kandungan dalam makanan yang kubeli buat anakku. sebisa mungkin kasih yang bergizi aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lha sama Bun, saya juga sejak punya anak jadi makin lebih teliti untuk urusan makanan.

      Delete
  4. Wuihh permen susu kayaknya enak nih,, dulu inget banget iklanya permen pindy imut, enak bergizi hehe.

    ReplyDelete
  5. Permen favorite anak saya, eh sama ibunya juga suka banget. Kalau udah ngunyah pindy susu ini ga cukup 3 wkwkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tuh kan sama, permen idola para ibu juga ya😁

      Delete
  6. Anak-anak kalau makan permen harus dijaga dan diperhatikan dulu permennya yah mbak. Kandungan gizinya dan tentunya aman atau tidak. Jadi nggak asal makan permen.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, boleh aja makan permen. Asal kandungannya aman, dan setelah makan permen mesti sikat gigi. 😊

      Delete
  7. Asyik ya ada permen tapi sehat jadi kita tidak ragu lagi memberikan permen buat anak-anak eh ibunya juga deng . Setuju, harus selalu melihat kandungan gizinya kalau beli cemilan atau makanan supaya kita nyaman mengosumsinya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Bun, Pindy ni bikin kita nggak ragu lagi ngasih permen ke anak.

      Delete
  8. Wih, udah lama aku ga makan permen, nanti mau coba permen pindy susu ini 😃

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo dicoba Mbak. Enak dan nggak bikin sakit di mulut serta tenggorokan.

      Delete
  9. Jadi penasaran dengan rasa Permen Pindy. Nanti cari di minimarket ah.

    ReplyDelete
  10. Emaknya berfungsi cobain tester prduk jajanan ya. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener Mas. Sebelum dimakan anak, ortu mesti memastikan dulu. 😊

      Delete
  11. Waaah pindy susu ini emang enak sih, bukan hanya buat anak-anak tapi orang besar seperti saya juga suka bangat hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau saya buat teman ngeblog Mas. Enak ni permen.

      Delete
  12. Permen Pindy di rumah saya sekeluarga suka. Ya saya, ya ayahnya, ya anak2 hehe. Meski utk anak2 masih saya batasin sih. Saya jg selalu mempertimbangkan halalnya produk dan terdaftar di BPOM utk jajajan anak2 tooosss :D

    ReplyDelete
  13. wah si dede lucu banget makan permennya. udah lama deh aku ga makan permen ini. nanti cari ahh

    ReplyDelete
  14. Kalau ngasih permen sembarangan ke ponakan, besoknya dia langsung batuk parah begitu. Sampai kasihan ngeliatnya. Jadi mesti pintar nyari permen yang terjaga kualitasnya, seperti permen pindy susu ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, ni permen enak nggak bikin sakit di tenggorokan.

      Delete
  15. Kalau jajanan tanpa label halal itu kadang jadi was-was dengan kandungan dan bahan pembuatnya ya mbak, jadi penting banget adanya label halal ini buatku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Glutennya itu Mbak kadang yang perlu diwaspadai.

      Delete
  16. Wah kalo ini anak saya doyan sebab ada susunya dan empuk jadi enak diemut

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok.
Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.Beras, sagu, dan jagung 2.Gula pasir 3.Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.Daging sapi, ayam, dan ikan 5.Minyak goreng dan margarine 6.Susu 7.Telur 8.Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.Garam berIodium dan berNatrium
Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia.
Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli.
Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya.
Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha.
Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga toko tersebut lebih murah dari barang-barang yang dijual di toko kita nantinya.
Tapi kalau sampai belum ada pesaingnya, namanya …

Melawan Neuropati untuk Segudang Aktivitas yang Terus Menanti

Dulu sewaktu sekolah, terkadang saya punya kebiasaan unik, meminta teman sebangku untuk memukuli telapak tangan saya.
Asli, kira-kira sejak SD kelas enam saya sudah punya kebiasaan seperti itu.
Jadi zaman tahun 80 sampai 90-an, yang namanya sekolah kan muridnya kebanyakan disuruh membaca atau menulis. Bahkan kalau sudah punya buku pun tetap disuruh mencatat ulang.
Sewaktu harus sering menulis itulah, kadang tangan saya terasa lemas. Rasanya seperti tidak ada energi untuk bisa menggerakkan tangan.
Selain telapak tangan yang terasa lemas, bagian lengan di dekat siku saya juga sering terasa seperti tertusuk-tusuk jarum. Kalau bahasa saya, rasanya cengkring-cengkring!
Itu masih urusan tangan. Lha kaki saya waktu itu juga sering terasa kram. Biasanya di daerah telapak tangan bagian samping atau di jari tengah dan jari manis kaki.
Waktu itu saya tidak pernah sampai mengira-ngira, saya itu sebetulnya kena apa, apa penyebabnya, dan harus melakukan apa agar keluhan-keluhan di tangan dan kaki saya s…

Ingin Punya Usaha Kuliner dengan Sasaran Generasi Milenial? Yuk Ikuti Tips Berikut

Pernah nggak terpikir, ingin punya usaha kuliner untuk generasi milenial. Yap, usaha di bidang kuliner sepertinya saat ini sedang menjadi tren. Hal ini pun tak rupanya juga dilirik oleh para artis.
Namun uniknya, beberapa waktu lalu saya sempat membaca berita di sebuah situs online tentang tutupnya beberapa usaha kuliner yang dimiliki para artis. Beberapa usaha kuliner artis pun yang kini masih hidup, tak sedikit juga yang sepi pengunjung.
Diam-diam saya lalu mengamati, sepertinya ada lho poin-poin yang jadi syarat kenapa sebuah usaha kuliner dengan sasaran generasi milenial bisa tetap bertahan lama. Penasaran? Yuk simak tipsnya berikut ini.
1. Menu yang Enak dan Unik
Yang namanya orang jual makanan, tentunya soal rasa adalah urusan nomor satu. Meski makanannya sedang tren, tampilannya bagus sekalipun, tapi kalau rasanya nggak enak, orang pun bisa kapok untuk membelinya lagi.
Nah, jika urusan rasa sudah oke, barulah kita pikirkan apa yang bisa membuat usaha kuliner itu tetap menang dari p…

Asyiknya Mengenal Huruf Lewat Nama Makanan

Anak balita nggak boleh calistung? Boleh… Asal caranya yang asyik, dan anak nggak dipaksa untuk serius belajar.
Di luar negeri sana, kegiatan mengenal huruf, angka, sampai konsep baca tulis dan hitung untuk anak usia balita, caranya banyak yang menarik lho. Rata-rata, dilakukan dalam kondisi anak sedang bermain.
Nggak hanya lewat permainan, dengan menggunakan buku pun bisa. Apalagi buku anak zaman sekarang kan keren-keren tuh. Anak bisa menambah pengetahuan, dan aktivitas yang dilakukan dengan buku tersebut.
Misalnya buku karya Mbak Winarti terbitan Bhuana Ilmu Populer atau BIP ini. Bukunya berjudul ‘Mengenal Huruf Melalui Makanan A-Z’. Anak-anak bisa mengenal huruf A sampai Z lewat nama-nama makanan.

Yang asyik dari buku ini, anak-anak bisa mengenal huruf dari huruf depan tiap makanan. Di buku ini juga bikin saya jadi tahu lho makanan-makanan khas dari beberapa daerah.
Selain mengenal huruf, ada permainan juga nih yang bisa dilakukan anak-anak baik sendiri maupun dengan pendampingan orang…

Resep Buka Puasa dengan Sambal Boran Khas Lamongan

Ada satu makanan khas dari daerah Lamongan yang jarang diketahui oleh kebanyakan orang luar Lamongan. Ya, jika kebanyakan orang tahunya kuliner Lamongan itu identik dengan Soto Ayam Lamongan, tapi sebenarnya, di Lamongan sendiri ada sebuah kuliner yang menjadi makanan keseharian masyarakat Lamongan.
Namanya Nasi Boran. Disebut boran karena biasanya penjualnya menggunakan bakul besar yang bernama boran saat berjualan.
Panganan yang satu ini kerap ditawarkan para penjualnya saat pagi hari sebagai sarapan, atau sore hingga malam hari. Biasanya penjual akan membungkus nasi boran dengan menggunakan daun pisang yang dilapisi kertas koran pada bagian luarnya.
Sedangkan di bulan Ramadan, Nasi Boran tetap diminati banyak masyarakat Lamongan untuk sajian berbuka puasa, atau sahur. Jadi meski dini hari, ada juga kok penjual Nasi Boran yang berjualan. Malah biasanya laris diburu mereka yang ingin menikmatinya untuk menu sahur.
Untuk satu kali sajian, Nasi Boran ini bisa terdiri satu porsi nasi, berik…

Tips Mengajukan Pinjaman Modal Usaha

Dalam sebuah usaha, keberadaan modal menjadi salah satu hal utama yang diperhitungkan. Namun apabila modal sendiri tidak memungkinkan, mengajukan pinjaman modal usaha bisa menjadi alternatif pilihan.
Kebutuhan akan modal usaha biasanya muncul pada saat kita akan memulai sebuah usaha, atau di saat usaha sudah berjalan dan kita membutuhkan tambahan modal untuk lebih mengembangkan usaha yang sudah ada.
Saat ini, begitu banyak lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman untuk modal usaha. Mulai dari bank, koperasi, atau ada juga lembaga keuangan online. Apalagi, banyak lembaga keuangan yang saat ini memprioritaskan pinjaman untuk usaha yang berskala kecil dan menengah.
Hal ini dikarenakan pemerintah sendiri juga mendukung keberadaan usaha kecil yang punya arti besar bagi perekonomian negara. Keberadaan usaha kecil dapat membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja baru hingga menyerap tenaga kerja di masyarakat.
Menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008, ada penjelasan perbedaan antar…

Tips Mendapatkan Dana Cepat yang Aman dan Terpercaya untuk Lebaran

Saat bulan ramadan tiba, biasanya selain urusan ibadah, ada juga yang jadi perhatian banyak orang. Apalagi kalau bukan urusan uang. Dan bagi yang keuangannya pas-pasan, tentunya begitu ingin tahu cara atau tips mendapatkan dana cepat yang aman dan terpercaya untuk lebaran.
Karena memang di saat ramadan dan juga momen lebaran, kebutuhan pengeluaran bisa jadi lebih meningkat. Terutama di saat lebaran, kebutuhan uang untuk pengeluaran akan sangat dibutuhkan terutama untuk urusan keluarga.
Agar bisa mendapatkan dana cepat yang aman dan terpercaya untuk persiapan lebaran, ini dia beberapa hal yang bisa kita lakukan:
- Berdagang
Bisa dibilang di saat bulan ramadan atau untuk persiapan lebaran, tingkat konsumsi tiap orang kebanyakan akan meningkat. Terutama untuk urusan makanan.
Karena itu, kita bisa melakukan usaha yang berhubungan dengan makanan atau minuman. Misalnya, menjual makanan atau minuman untuk takjil. Atau karena kebanyakan orang malas untuk keluar rumah di saat puasa, kita bisa menj…