Skip to main content

Model Gamis Terbaru untuk Anak

Tiap lebaran Idul Fitri, buat saya, jadi ajang yang asyik buat cuci mata. Iya, soalnya segala model terbaru dari baju terbaru berseliweran di depan mata.

Dan yang paling menarik perhatian saya adalah model gamis terbaru yang dipakai anak-anak. Soalnya kalau anak pakai baju baru memang sudah biasa. Tapi kalau dia pakainya gamis, kayaknya istimewa.

Eh tapi mungkin masih ada yang bingung. Memangnya gamis sama potongan baju lain apa bedanya sih? Kalau dari pengertian yang saya dapat dari internet, gamis itu adalah baju panjang yang menyatu dari leher sampai mata kaki.

Biasanya gamis memang identik dengan wanita. Meski ada juga kok gamis yang dipakai untuk pria. Tentunya, dengan potongan, bentuk, dan model yang lebih simpel serta sederhana dari pada gamis yang dipakai wanita.

Nah, karena pengertiannya seperti itu yang membuat saya terpikir gamis kalau dipakai anak-anak itu jadi istimewa. Karakter anak-anak yang kebanyakan aktif bergerak tentunya jadi tantangan para pembuat gamis anak.

Sementara itu, kalau gamis dipakai anak-anak, menurut saya sebetulnya bisa jadi ajang pembiasaan bagi anak terutama anak perempuan dalam bersikap. Sejak dini, anak diberi pengertian dan kebiasaan untuk mengerti aurat. Selain itu bentuk gamis yang panjang juga membuat anak perempuan jadi lebih menjaga sikapnya untuk lebih anggun dalam bergerak.

Untuk para orangtua yang ingin memilih gamis anak, ada beberapa tipsnya nih.

1. Tentunya bahan jadi pertimbangan utama ya terutama dalam memilih baju untuk anak. Pilihlah bahan yang nyaman dan menyerap keringat dengan baik. Misalnya katun atau bahan kaus.



2. Urusan kenyamanan dalam memilih model gamis untuk anak juga yang terpenting adalah bentuknya. Meski gamis adalah baju panjang, pilihlah yang bentuknya longgar sehingga tetap bisa membuat anak leluasa bergerak.


3. Kalau saya sendiri saat memilih baju terutama untuk anak, yang saya perhatikan juga adalah bagian jahitan dalam. Karena biasanya ada lho baju anak yang kelihatannya bagus tapi jahitan dalamnya kasar.

Apalagi anak-anak kan kadang sensitif kulitnya. Kalau pas anak banyak berkeringat, jahitan dalam bagian bajunya kasar dan bergesekan dengan kulit anak, kan jadinya kasihan.

4. Baju anak termasuk gamis biasanya tak luput juga dari yang namanya hiasan. Bisa bentuknya corak, gambar, pola jahitan, dan yang lainnya. Tetap ya, pilih hiasan yang bisa membuat anak nyaman.


Urusan hiasan ini terkadang ada juga hubungannya dengan jahitan. Jadi, saya sering tuh menemukan baju anak yang ada hiasan besar, ternyata pas saya lihat bagian dalamya ada jahitan pola yang kasar dan kaku. Nah, ini perlu juga jadi pertimbangan. Jangan sampai kita lihat bagusnya saja tapi ternyata tidak nyaman saat dipakai anak.

5. Kalau memilih baju terutama gamis untuk anak, urusan ukuran juga perlu diperhatikan nih. Karena biasanya, anak-anak memiliki pertumbuhan yang cepat. Jangankan hitungan bulan, hitungan minggu saja urusan tinggi badan anak bisa cepat berubah.

Setidaknya itu sih kalau pengalaman saya terutama saat melihat Kayyisah yang usianya masih balita. Jadi jika memilih baju atau gamis untuk anak, pilihlah yang ukurannya beberapa sentimeter lebih panjang dari pergelangan tangan dan mata kaki.

6. Pertimbangkan juga urusan tujuan pemakaian gamisnya nanti untuk kapan dan di mana. Jangan sampai beli gamis dengan model tertentu tapi saat dipakai anak seharian sangat membuatnya tidak nyaman.

Karena kalau saya perhatikan, memang ada beberapa model gamis terbaru untuk anak yang lebi cocok dipakai untuk situasi dan kondisi beberapa jam saja, dan ada yang bisa nyaman dipakai untuk seharian.

7. Satu lagi nih, pertimbangkan juga karakter anak. Meski sama-sama anak perempuan, kan ada tuh yang karakternya kinestetik banget yang aktif, ada juga yang tipe anaknya memang lebih tenang.

Kalau yang tipe anaknya kinestetik, pilihlah gamis yang lebih simpel dengan model yang lebih longgar sehingga tetap bisa membuatnya bergerak aktif. Kalau yang anaknya lebih tenang, bisa lah dipilihkan gamis dengan potongan yang lebih bervariatif.


Saat saya browsing di internet, memang yang namanya gamis anak ini sangat beragam ya modelnya. Tapi, saya jatuh hati nih sama beberapa model gamis di blibli dot com. Ni tulisannya murni pendapat saya ya bukan iklan. Kalau nggak percaya, coba bandingin saja deh model gamis anak di blibli dengan beberapa toko online lain.

Ini dia beberapa model gamis terbaru untuk anak yang menurut saya unik dan nggak kebanyakan.












Kalau yang berikut ini, beberapa model gamis yang kayaknya bisa bikin anak nyaman memakainya meski seharian.








Tuh kan, cakep-cakep ya? Ini hasil buruan saya setelah browsing model gamis terbaru untuk anak di tahun 2018 ini. Mungkin bisa jadi referensi untuk memilih gamis yang cocok untuk anak-anak ya…



Catatan: seluruh foto yang ada di tulisan ini milik blibli.com

Comments

Popular posts from this blog

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Ingin dapat Pinjaman Online yang Aman, Yuk Perhatikan Beberepa Hal Penting Ini

Terkadang kita dihadapkan pada kebutuhan dana untuk keperluan tertentu. Namun saat menemui jalan buntu dan kita kesulitan meminjam pada orang lain, pinjaman online yang aman bisa jadi solusinya.
Padahal kebutuhan akan dana pinjaman berbentu tunai tersebut bisa jadi begitu mendesak. Misalnya, kita membutuhkan segera dana untuk biaya berobat keluarga, untuk keperluan pernikahan, atau biaya pendidikan anak.
Ada juga kebutuhan yang sifatnya tidak begitu penting tapi kok ya diperlukan juga. Misalnya untuk membeli sepeda motor, atau sebagai tambahan dana usaha.
Pinjaman online yang aman bisa jadi alternatif solusi dari masalah mendesaknya keperluan mendapatkan dana bantuan. Ada beberapa kelebihan yang bisa didapatkan jika mengajukan pinjaman keuangan secara online, terutama jika membandingkannya dengan lembaga keuangan lain pada umumnya.
1. Dibandingkan dengan pinjaman melalui bank, jasa pinjaman dana online tidak memerlukan syarat BI checking dan kartu kredit. Proses pencairannya pun bisa l…

Mengamankan Finansial dari Penyakit Kritis dengan PRUCritical Benefit 88

Pernah nggak terpikir kalau tulang punggung perekonomian keluarga mengalami penyakit kritis, misalnya itu suami, bagaimana nasib keluarga? Tentunya siapapun tak ingin sedih karena harus mengalami hal tersebut. Kemungkinan efeknya pun bisa mengarah ke urusan finansial yang tak lagi aman.
Bicara tentang penyakit kritis yang berupa penyakit tidak menular atau PTM, menurut data dari World Health Organization atau WHO, diperkirakan menyumbang angka 73 persen dari kematian di Indonesia.
PTM yang menjadi penyakit kritis dan akhir-akhir ini banyak dialami masyarakat Indonesia, menurut Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018 Kementerian Kesehatan, adalah kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, dan hipertensi.
Sementara itu menurut penelitian tahun 2014 hingga 2015 dari ASEAN Cost in Oncology atau ACTION, PTM yang menjadi penyakit kritis ini berpotensi menyebabkan kesulitan finansial. Data dari ACTION menyebutkan, 9.513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, 50 persennya mengalami …

Atur Keuangan dengan Cara Islami Lewat Investasi Syariah

Dulu saya sering berpikir seperti ini. Kan dalam Islam itu nggak boleh ya menimbun-nimbun harta. Lalu kenapa harus ada alasan menabung? Apalagi uangnya buat investasi meski itu embel-embelnya syariah.
Walhasil bisa ditebak. Meski saya kerja sejak tahun 2004, penghasilan mau segede apapun, sampai sekarang saya tidak pernah punya tabungan! Parah kan?
Lalu kemana uangnya selama ini? Nah, saya selalu berpikir kalau uang saya itu bukan sepenuhnya milik saya. Jadi yang namanya rezeki datang, kerap saya ‘lempar’ ke mana-mana. Pikir saya, toh masa depan nanti ada Allah yang akan menjamin rezeki saya.
Nah, apa yang saya pahami selama ini ternyata nggak sepenuhnya benar. Pemahaman saya terbuka saat mengikuti Kopdar Investarian MAMI, singkatan dari Manulife Aset Manajemen Investasi yang ke tiga di Kaya Resto and Café Surabaya pada hari Minggu, 13 Januari 2019.
Seperti biasa, ada Pak Legowo Kusumonegoro, Presiden Direktur MAMI, yang sore itu berbagi edukasi seputar investasi syariah. Dalam slide pri…

Membentuk Karakter Baik pada Anak

Anak cowok tidak boleh menangis, inilah suatu bentuk streotype yang kerap dilakukan orang tua kepada anak demi membentuk karakter baik pada anak. Streotype sendiri berarti mengkotak-kotakkan ciri tertentu berdasarkan pandangan umum yang kadang belum terbukti kebenarannya.
Padahal, tak selamanya hal tersebut benar dan bisa jadi merupakan pendidikan yang keliru. Misalnya, anak cowok juga boleh menangis dalam arti batas-batas yang wajar. Begitu halnya dengan permainan yang diberikan dan diperbolehkan untuk anak cowok dan cewek.
Mainan anak juga tidak boleh streotype. Anak cowok boleh main boneka. Begitu juga anak cewek boleh mainan mobil-mobilan. Pekerjaan di rumah juga harus dibagi secara bijaksana. Anak laki-laki boleh juga diajarkan memasak. Sesekali anak cewek juga boleh melakukan pekerjaan cowok.
Pendidikan anak memang berawal dari keluarga. Ayah dan ibu adalah malaikat bagi anak termasuk mengarahkan aktivitas yang mempengaruhi pekerjaan dan sifat.
Sedangkan apabila ada seseorang yang …

Mengatasi Jenuh dalam Rumah Tangga

Dalam sebuah hubungan, siklus naik dan turun pasti bisa datang. Hubungan suami istri dalam pernikahan pun tak luput dari persoalan tersebut. Dan sulitnya, rasa jenuh pun mampu membawa akibat pada lahirnya sebuah perceraian.
Tentu, siapapun tak akan berkeinginan jika kelak rumah tangga yang mereka bina dapat berujung pada sebuah perpisahan. Maka untuk mengatasinya, sejak jauh-jauh hari setiap individu dalam sebuah pasangan suami istri harus mengantisipasinya dengan membina kominikasi sebelum masalah itu datang. Termasuk ketika rasa jenuh datang menghampiri.
Rasa jenuh dalam pernikahan itu sendiri bisa datang karena bermacam-macam penyebab. Mulai dari karena usia pernikahan yang seiring makin bertambah, hingga komunikasi yang tidak terpelihara dengan baik.
Jadi sebelum rasa jenuh mampu menghancurkan hubungan dalam pernikahan, kita pun perlu tahu mengapa rasa jenuh itu bisa datang dan bagaimana cara mengatasinya. Jangan sampai ketika rasa jenuh itu akhirnya tiba, kita kebingungan untuk kelu…

Tips Berbelanja dengan Cara Pintar

Tulisan tentang bagaimana belanja dengan cara pintar ini dulu saya buat dari hasil wawancara saat menjadi reporter di Batam. Narasumbernya adalah Ibu Lusiana Yuniastanti yang merupakan dosen di beberapa universitas di Batam.
Tips pertama yang saya dapat dari beliau adalah jangan membuang struk belanja setiap bulannya. Alasannya, karena kertas kecil ini sebetulnya bisa membantu untuk membudget pengeluaran pada bulan-bulan berikut.
“Saya sering menyimpan struk belanja setiap bulan untuk membandingkan harga beberapa barang di beberapa supermarket. Memang ada barang yang harganya bisa sama di beberapa tempat. Namun ada juga barang yang bisa selisih harganya antara tempat satu dengan tempat lain,” ujarnya.
Jika harga di suatu tempat lebih murah dari tempat lain, ia akan membelinya di tempat tersebut untuk bulan-bulan berikutnya. “Jangan terpaku pada satu tempat saja. Kita juga harus sering-sering mengecek harga tersebut di tempat lain,” pesannya.
Jika berbelanja pun, Lusi akan membawa uang ya…

Membentuk Anak Cerdas di Sejak Kandungan

Kecerdasan anak dapat dibentuk sejak ia ada dalam kandungan sang ibu. Tentunya, ibu pun pada saat hamil perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsinya karena secara langsung akan mempengaruhi pula kondisi janin yang sedang dikandungnya.
Karena adanya bayi yang sedang dikandung, konsumsi makan ibu akan lebih meningkat daripada sebelumnya. Menurut Roziana, ahli gizi dari Rumah Sakit Awal Bross, itu adalah hal lumrah saat ibu membutuhkan kuantitas makanan hingga dua kali dari kondisi biasa.
Kebutuhan konsumsi makanan yang dibutuhkan ibu hamil biasanya juga dipengaruhi oleh tiga waktu semester dalam usia kehamilan. Pada semester pertama dan kedua atau tiga bulan pertama dan kedua dari kehamilan, faktor kuantitas begitu dibutuhkan ibu hamil.
 “Terutama pada semester pertama, bisa dua kali kebutuhan kuantitas makanan yang dibutuhkan ibuhamil. Untuk memenuhi kuantitas tersebut, bisa dengan sering makan dalam porsi kecil tapi sering. Usahakan hindari makan berbentuk basah karena dapat memicu mua…

Membina Hubungan dengan Pasangan Jarak Jauh

Sebuah tawaran karir yang menjanjkan hadir di depan mata. Posisi yang bergengsi, pun gaji yang menggiurkan. Namun di timbangan yang lain, ada pasangan apalagi si kecil yang telah hadir mengisi kehidupan kita.
Nah lho, kalau kita dihadapkan pada pilihan seperti ini, pilih yang mana ya?
Fenomena tersebut bukanlah hal yang baru lagi saat ini. Apalagi sekarang, wanita tidak lagi dipandang sebelah mata dan dianggap mampu bersaing untuk mengisi posisi-posisi kunci yang biasanya dipercayakan kepada pria.
“Kalau itu yang terjadi, perlu kompromi, pengorbanan, dan pengertian antar pasangan,” jawab Rostina Tonggo Morito, psikolog dari Batam ketika disodorkan keberadaan fenomena tersebut yang saat ini kerap menghinggapi masyarakat khususnya di perkotaan.
Wanita yang kini menyandang HR Consultant dan Praktisi di PT Tunaskarya Indoswasta ini kemudian menyarankan dua alternatif yang bisa dilakukan oleh pasangan yang harus terpisahkan jarak atau tempat.
Yang pertama adalah suami yang harus berkorban untu…