Skip to main content

Memaksimalkan Periode Emas Bayi dengan Johnson’s Sentuhan Cinta



Pernah memiliki bayi yang terlahir dengan berat badan di bawah berat badan normal pernah membuat saya berkenalan dengan pijat bayi ala Johnson’s di tahun 2014. Waktu itu, ada saudara yang berprofesi sebagai bidan dan memberi bingkisan berupa paket Johnson’s istimewa.

Memang istimewa. Karena tidak hanya berisi sepaket perawatan bayi merek Johnson’s, tapi ada juga sekeping CD yang berisi tutorial cara memijat bayi.

“Nanti coba disetel terus dipraktrekin aja, Mbak,” begitu pesan saudara saya yang tahu kalau saat itu saya sedang bingung menghadapi si kecil dengan kondisi kesehatan yang tak begitu baik.

Anak saya saat itu lahir di usia kandungan 36 minggu dengan berat badan 2,4kg. Seminggu setelah lahir, ia harus dirawat di NICU karena bilirubin yang tinggi. Alias sakit kuning kalau orang bilang.

Tak disangka, ternyata hari Sabtu lalu tanggal 6 April 2019, saya dan teman-teman blogger Surabaya dan sekitarnya mendapat kesempatan untuk belajar pijat bayi bersama Johnson’s dari pakarnya langsung yang diadakan oleh Johnson’s dan komunitas The Urban Mama. Kesempatan emas yang berlangsung di Ibis Style Hotel Surabaya itu pun tak saya sia-siakan.

Ada playground untuk anak yang disediakan oleh panitia

Bisa jadi, sekelumit cerita saya tadi tentang pengalaman melakukan pijat bayi dari hasil belajar di CD yang ada di paket Johnson’s, adalah satu dari bagian cerita banyak ibu yang berterima kasih pada Johnson’s.

Ya, saya dan banyak ibu lainnya tak hanya terbantu dengan keberadaan produk perawatan bayi yang aman dan nyaman. Tetapi juga pengetahuan tentang pijat bayi dan kesadaran bahwa, para ibu bisa lho merawat dan memijat bayinya sendiri.

Menurut Wynne Lukman, Branch Manager Johnson, pijat bayi yang dilakukan pada anak memiliki manfaat yang cukup banyak bagi kesehatan fisik dan psikis anak.

Ia sendiri pernah mengalami anaknya yang dulunya memiliki grafik berat badan kurang, lantas setelah didpijat bayi secara rutin, berat badannya makin membaik dan ada di grafik normal.

“Kalau bahasanya apa ya, tulang anak saya itu jadi lebih sekel. Lebih padat,” aku Wynne.

Meski ia seorang working mom, tapi Wynne tetap menyempatkan melakukan pijat bayi sebanyak dua kali sehari. Hal itu menurutnya menjadi bonding antara ia dan bayinya.

Periode emas atau seribu hari pertama kehidupan memang merupakan masa penting bagi anak. Karena efeknya bisa berpengaruh hingga seseorang ada di usia dewasa.

Berkaitan dengan kondisi kehidupan bayi di Indonesia, berdasarkan data dari BKKBN, angka kematian bayi di Indonesia menurun dari dari tahun ke tahun. Tentunya untuk terus menurunkan angka kematian bayi perlu dukungan pemerintah dan banyak pihak agar kualitas kesehatan bayi di Indonesia makin meningkat.

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan masa seribu hari pertama bayi. Mulai dari nutrisi yang mencukupi, hingga kehadiran dan sentuhan seorang ibu.

Dan memang benar. Pesan yang disampaikan perawat NICU waktu dulu saat bayi saya dirawat di sana adalah perlunya sesering mungkin sentuhan skin to skin antara saya dengan anak. Kalau waktu itu saya diajari menggendong a la kanguru, ternyata ritual pijat dan mandi bayi pun tak kalah pentingnya.

Johnson’s dan Kampanye Sentuhan Cinta


Sebagai salah satu perusahaan produk bayi yang fokus pada perkembangan holistik anak, Johnson’s pun memperkuat komitmennya yang sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup bayi.

Rangkaian produk Johnson's

Lewat program Sentuhan Cinta, Johnson’s mendorong para ibu di Indonesia untuk terus mendukung pentingnya sentuhan cinta ibu selama periode emas demi kesehatan dan perkembangan bayi.

Dalam menjalankan kampanye yang bekerja sama dengan Habitat for Humanity, Alfamart, dan Shopee, Johnson’s berkampanye dengan tujuan mengenalkan Johnson’s Sentuhan Cinta ke masyarakat luas terutama para ibu di Indonesia.

Tujuan kampanye lainnya adalah meningkatkan kesadaran tentang pentingnya sentuhan cinta ibu melalui ritual pijat bayi dan mandi bagi kesehatan dan perkembangan bayi. Khususnya selama periode emas.

Di Jawa Timur sendiri, Johnson’s bekerja sama dengan Habitat for Humanity dengan membangun pusat kesehatan anak atau Posyandu di Desa Randusongo, Gresik, Jawa Timur.

Peserta pelatihan menuliskan dukungan untuk pendirian Posyandu di Gresik

Johnson’s juga mengajak para ibu di Indonesia untuk turut berpatisipasi dalam program Sentuhan Cinta dengan cara berdonasi lewat pembelian produk sebagai berikut.

- Tiap pembelian produk Johnson’s di Alfamart dan Shopee senilai minimal Rp25 ribu
- Tiap pembelian Johnson’s oil 125ml atau Top-to-Toe Bath 400ml atau Baby Lotion 200 ml di toko-toko lainnya yang berpartisipasi dalam program Sentuhan Cinta

Dari transaksi tersebut, para ibu secara otomatis dapat menyumbangkan Rp500 guna membantu pembangunan sarana kesehatan ibu dan anak (Posyandu) di Randusong Gresik, agar bayi dapat tumbuh sehat dan berkembang secara optimal.

Yuk klik kata Sentuhan Cinta ini untuk tahu lebih lanjut tentang kampanye yang diadakan oleh Johnson’s.

Nah, beruntungnya saya dan beberapa teman blogger lainnya waktu itu bisa mengikuti roadshow edukasi pelatihan pijat bayi yang diadakan Johnson’s dan The Urban Mama. Kampanye ini sendiri diadakan di 15 kota di Indonesia bersama 22 orang Tim Edukasi Profesional dari Johnson’s untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal.

Yuk Rawat Bayi di Masa Seribu Hari Pertama


Pada roadshow edukasi pelatihan pijat bayi kemarin, dua pemateri yang hadir di acara tersebut. Pemateri pertama adalah dr Dyah Rretno Wulan Spa Dokter Spesialis Anak dari Surabaya.

dr Dyah Retno Wulan SpA

Menurut dokter yang sangat konsen terhadap tumbuh kembang anak ini, ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam masa golden period yang memang sangat penting itu.

- Bayi yang baru lahir sangat rentan di awal masa kehidupannya. Mulai dari kulit yang rentan karena belum berkembang sehingga rawan terjadi gangguan dan infeksi, daya tahan tubuh yang masih lemah sehingga mudah terserang penyakit, serta pencernaan yang masih belum berkembang sehingga asupan nutri yang harus tepat. Untuk itulah maka bayi sangat membutuhkan ASI.

- Setiap harinya sejak bayi lahir, ia belajar dengan panca indranya.

- Tumbuh kembang bayi yang terganggu dapat berpengaruh tidak baik pada kehidupan selanjutnya, mulai dari kecerdasan, emosi, fisik, sampai mental.

Untuk itulah menurut dr Dyah, bayi membutuhkan perawatan dan penanganan khusus dan stimulasi setiap harinya secara rutin.

Orang tua pun perlu memberikan cara perawatan terbaik dalam periode emas, baik itu dengan memenuhi kebutuhannya serta memberikan stimulasi dini.

Ada tiga kebutuhan bayi yang perlu dipenuhi di periode emas, mulai dari fisik, mental atau emosional, dan spiritual.

Untuk urusan fisik, bayi membutuhkan nutrisi, kondisi yang higienis, perawatan fisik mulai dari rambut, kulit, dan sebagainya, serta stimulasi fisik.

Stimulasi multisensori dan kasih sayang juga perlu diperhatikan sebagai bagian dari kebutuhan mental atau emosional.

Sedangkan dari segi spiritual, bayi juga memiliki kebutuhan agama dan etika, menurut dr Dyah.

Untuk urusan stimulasi dini, orang tua perlu memerhatikan hal ini sebagai cikal bakal proses pembelajaran, dalam bentuk pendidikan dan pelatihan, serta dengan mengoptimalkan tumbuh kembang dan kesehatan yang baik.

Stimulasi multisensori ini akan bermanfaat pada bayi bila terjadi secara bersamaan, terintegrasi, dan terkait satu sama lain. Stimulasi ini terdiri dari penglihatan, penciuman, perabaan, pendengaran, pengecap, dan keseimbangan.

Momennya bisa terjadi di segala aktivitas bayi. Mulai dari saat makan, mandi, main, persiapan tidur, hingga sentuhan atau stimulasi pijat.

Nah, kalau Johnson’s mengkampanyekan Sentuhan Cinta, ternyata memang ada dasarnya secara medis lho menurut dr Dyah. Dari penelitian ilmiah yang sudah dilakukan membuktikan kalau rutinitas mandi secara stimulasi multi sensori bisa memberi manfaat mulai dari berkurangnya tangisan atau stres bayi, pertambahan berat badan, terbentuknya komunikasi bayi, hingga memperbaiki kuantitas dan kualitas tidur.

Manfaat fisik dari pijat bayi antara lain sebagai berikut.

a. Membantu pengaturan sistem pencernaan dan penyerapan
b. Membantu melancarkan sistem peredaan darah
c. Membantu melancarkan sistem sirkulasi atau pernafasan
d. Membantu meningkatkan berat badan sehingga bayi tumbuh sehat
e. Membantu meningkatkan sistem imunitas sehingga bayi makin sehat
f. Meningkatkan kualitas tidur dan memperlama masa tidur bayi. Akhirnya bayi bisa tidur lelap dan lama yang ini bagus bagi perkembangan memori bayi.

Sedangkan manfaat emosional dari pijat bayi antara lain adalah:

a. Membuat ikatan antara ibu atau orang tua pada bayi
b. Anak kelak jadi lebih mudah bersosialisasi. Ini bisa ditunjukkan dengan bayi yang bisa bergerak berupaya menjangkau benda, tersenyum, atau melakukan kontak mata.
c. Pijat bayi bisa membantu meredakan ketidaknyamanan seperti kolik atau tumbuh gigi yang sedang terjadi pada bayi
d. Menurunkan produksi hormon stresor sehingga bayi jadi lebih riang
e. Mengurangi rewel pada bayi
f. Membantu bayi untuk berlatih relaksasi sehingga bayi jadi lebih riang.

Stimulasi pijat bayi atau infant massage ini memang menjaid momen lain untuk memperkaya pengalaman sensorial bayi yang memiliki banyak manfaat.

Nah yang perlu jadi catatan tambahan, ada penelitian yang membuktikan kalau stimulasi pijat bayi ini akan lebih optimal bila menggunakan minyak atau lotion saat memijat.

Ada tips nih dari dr Dyah agar tumbuh kembang anak jadi lebih optimal. Agar bayi sehat, nyaman, dan senang, orang tua perlu melakukan:

- Membentuk bonding dari sejak bayi dilahirkan yang di situ ia menggunakan indranya untuk melanjutkan bonding yang dimulai dari masa kandungan

- Menjaga kebersihan bayi mulai dari baju, handuk atau apapun yang menempel di kulit bayi, serta kebersihan peralatan yang digunakan mulai dari alat makan atau mainan.

- Memberikan kebutuhan kasih sayang dan keamanan agar anak tumbuh dengan bahagia.

Pastikan untuk jangan membuat bayi tidak nyaman oleh hal-hal seperti wewangian yang berbau tajam baik dari yang digunakan orang tua maupun peralatan bayi, suhu ekstrim, tekstur kasar, suara keras atau kasar, hingga cahaya yang terlalu terang atau silau.

Ketidaknyamanan bayi yang bisa membuat ia rewel dapat membuatnya tidak optimal dalam menyerap stimulasi, membuat tumbuh kembangnya tidak optimal, sehingga mengganggu kecerdasan kognitif atau emosional anak di kemudian hari.

Tips dan Trik Pijat Bayi


Pada sesi materi pijat bayi, ada Tim Edukasi Profesional yaitu Gina Puspita Anggraeni dan tim yang memandu saya dan para peserta untuk melakukan pijat bayi.

Dalam kegiatan tersebut, para ibu yang hadir dengan bayinya, bisa mempraktekkannya langsung bersama bayinya sendiri. Sedangkan bagi yang tidak, tim Johnson’s menyediakan boneka bayi untuk kami sebagai media praktek.

Tak lupa, tim Johnson’s juga menyediakan sebotol kecil lotion untuk digunakan selama praktek pijat bayi.


Seluruh peserta mulai dari awal acara memang disetting dengan diminta duduk di tempat masing-masing yang berada di atas matras. Ada juga bantal yang nyaman untuk tempat duduk kami para ibu.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat pijat bayi adalah sebagai berikut.

- Jangan paksa anak bila dia menangis

- Jangan pijat anak saat posisi kenyang, setelah makan, atau minum ASI. Beri jeda 30 sampai 60 menit.

- Nggak boleh melakukan pemijatan kalau anak dalam posisi sakit. Meskipun anak hanya batuk pilek dan suhu badannya tidak panas. Karena menurut Gina, pijatan Johnson’s adalah untuk tumbuh kembang bayi.

- Jangan memijat pada posisi tertentu. Misalnya anak yang sedang tidur tidak boleh dibangukan untuk dipijat. Pemijatan harus dilakukan dari kedua belah pihak.

- Kondisikan tangan bersih dan kuku tidak panjang.

- Jangan kenakan perhiasan dan segala atribut yang ada di tangan.

- Gunakan perlak

- Suhu ruangan disesuaikan, jangan terlalu dingin dan hangat

- Saat melepas baju anak, lakukan bertahap. Jika masih memijat area wajah, jangan dulu buka baju anak. Jika bagian tubuh atas, maka biarkan tubuh bagian bawahnya tertutup. Sedangkan jika sedang memijat bagian bawah, tutup bagian tubuh atas bayi. Kita bisa mengenakan selimut untuk menutup bergantian bagian tubuh bayi.

- Gunakan baby oil dan atau lotion khusus bayi. Lotion untuk sebelum mandi pagi, baby oil untuk sebelum anak tidur malam. Hati-hati dengan penggunaan baby oil karena banyak yang beredar di pasaran adalah baby oil yang mengandung oleic acid. Zat ini memperparah pertumbuhan skin bar yaitu pertahanan kulit yang paling kuat. Sementara kulit bayi sangat sensitif. Ini termasuk penggunaan olive oil yang banyak orang kira aman lho untuk digunakan pijat bayi.

- Pijat bayi diulang enam kali selama delapan kali ketukan. Ketukan ini untuk mendapatkan ritme ketukan yang sama. Lama-lama tentunya ketukan ini akan tidak lagi diperlukan karena gerakan sudah bisa otomatis.

- Untuk anak-anak 0-6 bulan, pemijatan dilakukan dua kali sehari. Pagi pada saat mau mandi, malam sebelum tidur.

- Durasi pemijatan ini sendiri sebetulnya hanya membutuhkan waktu 15 menit. Tapi jika di tengah-tengah bayi nangis, maka pemijatan harus segera dihentikan.

- Ajak bicara, lihat matanya saat memijat bayi. Gunakan kata-kata positif pada anak.

- Untuk kuatnya tekanan, kita bisa mengukurnya dengan menekan bola mata kita sendiri. Tekanan yang paling nyaman itulah yang paling pas untuk bayi.

Gina memperagakan cara memijat bayi

Gina membagi gerakan pijat bayi dalam enam bagian, yaitu wajah, dada, perut, tangan, dan kaki.

1. Wajah

Pada area ini tidak perlu pakai lotion atau oil, beberapa gerakan yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut.

a. Careless Love

Gerakan ini untuk area dahi. Gunakan setengah tangan kita, dengan setengah tangan lain yang tidak memijat posisinya mengambang, tidak menempel di mata atau hidung bayi. Lakukan seperti membuka buku.

b. Relax

Gunakan empat jari tangan letakkan di belakang kepala bayi, ibu jari memijat bagian alis. Jangan gunakan ujung ibu jari, atau jari menukik. Ibu jari bergerak datar. Pijat alis dari bagian atas hidung bergerak menuju ujung alis dekat pelipis.

c. Circle down

Gerakan ini bermanfaat untuk mengatasi bayi yang sering belekan. Gunakan ujung jari telunjuk atau ujung ibu jari. Gerak memutar atau circle dari ujung bagian tulang bawah mata ke ujung dekat tulang pipi.

d. Smile

Pijat di bagian atas bibir bawah hidung terus bergerak hingga bawah telinga. Lalu pijat bagian bawah bibir terus bergerak sampai bawah telinga.

e. Cute

Gerak usap dari depan, atas, belakang telinga ke bawah, kembali ke arah depan, sampai rahang pipi gerakan bentuk memutar di hitungan 5-7, lalu tarik ke arah dagu sambil berkata cute. 

2. Dada

Pada area gunakan lotion atau baby oil, usap di tangan sampai terasa hangat

a. Butterfly
Letakkan kedua tangan di dada bayi, buat gerakan memutar seperti kupu-kupu. Gerakan ini hanya di dada saja tidak perlu sampai perut.

b. Cross

Gosok tangan bergantian dari arah tengah dada ke kanan atas, dan lalu bergantian. Satu rangkaian ini terhitung satu gerakan.

3. Perut

Perhatikan jangan sampai salah putaran, karena gerakan perut ini mengikuti arah pencernaan. Sistem pembuangan ada di perut bagian kiri.

a. Mengayuh

Kedua tangan kita bergerak mendatar bergantian dari atas ke bawah, dan itu dihitung satu gerakan. Jangan gunakan bagian tepi tangan.

b. Bulan matahari

Tangan kanan jadi bulan, tangan kiri kita jadi matahari. Gerakan tangan memutar searah jarum jam. Tangan kiri terus memutar penuh. Saat tangan kiri di bawah, tangan kanan masuk di bagian atas.

c. I Love You

Gerakan I, tangan kanan memijat perut kiri bayi dari atas ke bawah. Gerakan Love, pijat perut bayi dari atas kanan terus ke samping kiri, lalu turun dari kiri perut bayi ke bawah. Gerakan U adalah dari perut bawah bayi, pijat ke atas, lalu lanjutkan seperti gerakan Love dan I. Satu gerakan dihitung dari satu I Love You.

d. Walking finger

Gerakan ini bermanfaat untuk mengatasi bayi yang susah buang angin. Gunakan ujung jari dengan gerakan ketukan berbeda, arah gerakan seperti gerakan You.

e. Relax

Angkat dua kaki ke atas bersamaan hingga paha menempel di perut.

4. Tangan

a. Milking India dan Swedia

Untuk India, pijat tangan dari atas ke bawah enam kali, lalu ganti pijat Swedia dari bawah ke atas enam kali.

b. Rolling

Gerakkan tangan memijat secara rolling.

c. Squeezing

Gerakan tangan seperti memeras baju.

d. Thumb after thumb

Pijat dari telapak ke ujung jari satu demi satu, setelah itu pijat dengan gerakan yang sama juga di bagian punggung telapak tangan.

e. Rolling spiral

Gerakan mirip dengan thumb after thumb tapi gerakan jari kita bergerak spiral.

f. Finger shake

Gerakan putar lalu tahan sebentar di ujung jari.

g. Relax

Tangan dibuka lalu dipertemukan siang di depan dada semaksimal kemampuan gerak bayi. Relax ke dua adalah mempertemukan silang tangan dan kaki di atas perut.

7. Kaki

Untuk bagian ini gerakannya sama dengan di tangan tapi yang tidak ada adalah rolling. Jadi dari milking langsung ke squeezing.

Untuk gerakan relax yang ke dua, kaki diangkat bergantian ke atas sebanyak enam kali.

8. Punggung

Jika bayi masih anteng, bayi bisa dipangku. Tapi jika anak sudah aktif, bisa diletakkan di matras. Miringkan kepala bayi saat bayi ditengkurapkan.

a. Go back forward

Gerakkan tangan kanan kiri berlawanan melintang dari punggung atas hingga punggung bawah.

b. Meluncur

Gunakan satu tangan caranya elus punggung anak dari atas ke bawah, sambil sesekali mengajak anak berbicara dengan kata-kata positif.

c. Spiral

Perhatikan jangan memijat tulang belakang. Gunakan tiga jari untuk gerakan spiral melingkar dari atas ke bawah hingga area bokong bayi, lalu pantulkan untuk memberi rasa relaks pada bayi.

d. Mengayuh

Gerakkan kedua tangan kita bergantian dari atas ke bawah.

e. Menggaruk

Gunakan ruas-ruas jari, tetap perhatikan jangan sampai tulang punggung terpijat. Gunakan ujung jari secara halus dari atas ke bawah.

Untuk lebih lengkapnya, yuk klik kata Pijat Bayi ini agar kita bisa mendapatkan informasi yang lengkapnya ya.

Informasi lengkap lainnya seputar pijat bayi dan kampanye Sentuhan Cinta Jonhnson’s bisa juga lho dengan mengujungi media sosialnya dengan mengunjungi Instagram Johnson’s di @JohnsonsBaby_id dan Facebooknya di @JohnsonsBabyIndonesia


Comments

  1. kok kita samaan mbk, punya baby premature dan tahu tentang pijat bayi dari cd Johnson yang ada dalam paketan produk. waktu anakku yg pertama dulu sering praktik pijat bay ini. sekarang anak kedua malah jarang

    ReplyDelete
  2. Wah ternyata setiap pembelian Johnson kita bisa bantu-bantu posyandu yang ada di salah satu wilayah Gresik sini ya. Aku juga tinggal di Gresik lo mom. Aku baru tahu kalau ada program seperti ini untuk wilayah Gresik.

    ReplyDelete
  3. Jhonson ini brand yang melegenda ya kak. Dan memang benar bonding itu diperlukan dan salah satu caranya adalah dengan pijat bayo.

    ReplyDelete
  4. Ilmunya daging banget. Aku sudah bookmark. Ternyata gak boleh ya pijat bayi saat sakit meski batpil, huhu selama ini klo anakku agak anget suka dipijit.

    ReplyDelete
  5. Fahmi putra saya lahir 2,3kg. Tapi Alhamdulillah meski kecil ia tidak kena penyakit kuning. Cuma jaga jaga dokter dan orang tua di kampung menyarankan kalau Fahmi baby harus diperbanyak mendapat sinar matahari.

    Masa golden age anak memang tidak boleh dilewatkan karena masa itu tumbuh kembang anak harus dimaksimalkan untuk masa depan yang lebih optimal

    ReplyDelete
  6. mbaak Ika, kok sama kitaaa..
    Anak saya yang pertama juga lahir di usia kandungan 36 minggu.
    Alhamdulillah BBNya udah 2,6 sih.
    Cuman 12 jam di inkubator kalau ga salah.

    Cuman kepalanya aja yang ngeri masih kayak lunak gitu.

    Dulu juga saya sering pijat si kakak, sambil nyontek CD pijat bayi Johnson's.

    Asyik banget ya bisa ikut pelatihan lagi :)

    ReplyDelete
  7. Kalo di jakarta event ini tahun lalu mba dan aku dukung sepenuhnya karena memang pijat bayi oleh Orangtua sendiri itu penting menurutku

    ReplyDelete
  8. Wahh, eventnya seru banget mba. Bisa belajar buat pijat bayi pula. Bermanfaat banget. Btw, dari tulisan mba ini jadi pengen tak cobain ke si kecil cara2 pijitnya hihi

    ReplyDelete
  9. Ternyata ada tekniknya, ya. Dulu saya gak tau tekniknya. Ya info zaman dulu belum seperti sekarang. Untungnya anak-anak tetap terlihat enjoy saat dipijat

    ReplyDelete
  10. Seribu hari pertama bayi akan membuat mereka semakin sehat dan cerdas dengan dukungan pijatan dari mom.

    Kita aja yang dewasa bisa bobo bobo lelap saat habis di pijat. Apalagi baby yang di pijat pakai jhonson.

    ReplyDelete
  11. Kita aja yang dewasa seneng banget dipijat apalagi anak-anak. Asal pijatnya benar maka akan berdampak pada tumbuh kembangnya.

    ReplyDelete
  12. Dulu anakku bayi pakainya Jhonson, dan sebenarnya sampai sekarang masih pakai juga. Apalagi baby oilnya buat massage enak banget. Bundanya juga pakai lotionnya Jhonson loh yang lavender, ini enak banget

    ReplyDelete
  13. Ini seru Ada praktek pijat bayinya dulu aku lakuin juga setalah Mandi,, tapi kseringan ayahnya yg pijat,, beda katanya stimulus nya

    ReplyDelete
  14. Selama ini taunya manfaat pijat bayi buat bonding, keseimbangan, atau kalau ada keluhan tertentu. Ternyata berpengaruh juga buat perkembangan fisik anak ya?

    Jadi agak nyesel nih, dulu males-malesan mijat anak-anak pas masih bayi, heuheu.

    ReplyDelete
  15. Pijitan pada bayi tuh secara ga langsung bangun hubungan batin antara ibu dan anak ya. Saya juga belajar pijit bayi anak2 dr jhonson n jhonson

    ReplyDelete
  16. banyak juga yaa urutan pijatnya. kalau aku dulu cuma tahu pijat ILU biar anak nggak sembelit sama pijat sederhana yang di punggung itu. hmm harus belajar lagi nih buat anak kedua nanti

    ReplyDelete
  17. Lengkap banget Mba, aku bintangin dulu ah supaya nanti bisa dibuka lagi. Teknik pijat bayi memang nggak bisa pakai feeling aja ya Mba, harus ada ilmunya supaya tujuan pijat bisa dicapai :)

    ReplyDelete
  18. Dari anak2 masih bayi aku juga sudah memakai Jhonson's, karena memang lembut banget untuk kulit bayi :)
    terus juga sempet belajar pijat "i love u" bersama Jhonson's :)

    ReplyDelete
  19. banyak ilmu yang didapat hadir di acara parenting ini, ilmu tentang memaksimalkan pijat bayi, karena sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Mengamankan Finansial dari Penyakit Kritis dengan PRUCritical Benefit 88

Pernah nggak terpikir kalau tulang punggung perekonomian keluarga mengalami penyakit kritis, misalnya itu suami, bagaimana nasib keluarga? Tentunya siapapun tak ingin sedih karena harus mengalami hal tersebut. Kemungkinan efeknya pun bisa mengarah ke urusan finansial yang tak lagi aman.
Bicara tentang penyakit kritis yang berupa penyakit tidak menular atau PTM, menurut data dari World Health Organization atau WHO, diperkirakan menyumbang angka 73 persen dari kematian di Indonesia.
PTM yang menjadi penyakit kritis dan akhir-akhir ini banyak dialami masyarakat Indonesia, menurut Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018 Kementerian Kesehatan, adalah kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, dan hipertensi.
Sementara itu menurut penelitian tahun 2014 hingga 2015 dari ASEAN Cost in Oncology atau ACTION, PTM yang menjadi penyakit kritis ini berpotensi menyebabkan kesulitan finansial. Data dari ACTION menyebutkan, 9.513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, 50 persennya mengalami …

Melawan Neuropati untuk Segudang Aktivitas yang Terus Menanti

Dulu sewaktu sekolah, terkadang saya punya kebiasaan unik, meminta teman sebangku untuk memukuli telapak tangan saya.
Asli, kira-kira sejak SD kelas enam saya sudah punya kebiasaan seperti itu.
Jadi zaman tahun 80 sampai 90-an, yang namanya sekolah kan muridnya kebanyakan disuruh membaca atau menulis. Bahkan kalau sudah punya buku pun tetap disuruh mencatat ulang.
Sewaktu harus sering menulis itulah, kadang tangan saya terasa lemas. Rasanya seperti tidak ada energi untuk bisa menggerakkan tangan.
Selain telapak tangan yang terasa lemas, bagian lengan di dekat siku saya juga sering terasa seperti tertusuk-tusuk jarum. Kalau bahasa saya, rasanya cengkring-cengkring!
Itu masih urusan tangan. Lha kaki saya waktu itu juga sering terasa kram. Biasanya di daerah telapak tangan bagian samping atau di jari tengah dan jari manis kaki.
Waktu itu saya tidak pernah sampai mengira-ngira, saya itu sebetulnya kena apa, apa penyebabnya, dan harus melakukan apa agar keluhan-keluhan di tangan dan kaki saya s…

Ingin Si Kecil tidak Telat Bicara? Coba Lakukan 9 Hal Berikut Ini!

Kayaknya buat kebanyakan orangtua, ada dua hal nih yang sering dikhawatirkan dalam tumbuh kembang si kecil. Kalau nggak telat bicara, ya telat jalan. Bener nggak?
Sebetulnya, tiap anak punya kemampuan bicara yang berbeda. Meski demikian, ada standar kemampuan juga yang harus dikuasai anak pada usia-usia tertentu.
Kemampuan ini dibagi dalam tahap usia 0-1 tahun, 1-2 tahun, dan 2-3 tahun.

Tahap usia 0-1 tahun
Anak atau bayi di usia ini, seharusnya sudah bisa mengoceh dengan nada panjang. Kalau nggak salah istilahnya bubbling.
Termasuk, dia sudah tahu namanya sendiri. Jadi kalau namanya dipanggil dan dia merespon, menoleh atau tersenyum, itu sudah menjadi tanda kalau ia kelak mampu berbicara.

Tahap usia 1-2 tahun
Sedangkan di usia ini, anak sudah bisa meniru ucapan pada suku kata akhir.
Misalnya seperti anak saya nih. Kalau ada lagu yang dia ngerti bahkan hapal, di usianya yang waktu itu sekitar 18 bulan, dia sudah bisa mengikuti lagu tersebut dengan menyebut akhir beberapa kata di beberapa ba…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Banyak Destinasi Baru Yang Seru, Ini Pilihan Liburan Ramah Anak di Batu dan Malang

Mencari ide liburan bersama keluarga yang ramah anak, daerah Batu dan Malang adalah dua tempat terbaik yang punya banyak pilihan destinasi wisata. Mau liburan dengan tema seru-seruan, atau ingin sekaligus belajar dan mendapatkan pengalaman baru, semuanya ada di kota dingin ini.
Beberapa tempat wisata seperti Jatim Park 1 dan 2, atau Wisata Petik Agrokusuma mungkin sudah nggak asing lagi di telinga. Namun, Batu dan Malang nggak hanya punya dua lokasi ternama itu lho buat liburan kita bersama keluarga. Ada beberapa tempat baru yang nggak kalah seru. Dan pastinya, ramah buat anak.

Eco Green Park
Sumber foto: winnetnews.com
Belajar sambil bermain dengan hewan-hewan cantik pastinya jadi kegiatan yang nyenengin buat anak-anak. Pengalaman ini bisa kita dapatkan dalam satu paket lengkap di Eco Green Park. Atau, biasa juga disebut sebagai Jawa Timur Park 2.
Selain punya koleksi hewan yang sudah diawetkan di museum raksasanya, kita juga bisa lho lihat hewan-hewan hidup di kandang mereka. Pemandangan…

Memilih Jajanan Sehat untuk Anak

Bagi kebanyakan orangtua, memilih jajanan untuk anak itu adalah hal yang penting. Sebisa mungkin tentunya harus sehat kan ya.
Itulah yang kini jadi pegangan saya kalau urusan jajan buat Kayyisah. Padahal dulu sewaktu belum punya anak, saya suka komentar lho ke siapapun yang suka ngelarang-ngelarang anaknya buat jajan ini itu.
“Ngapain sih banyak ngelarang ke anak makan ini itu. Entar anaknya jadi nggrangsang!” Nggrangsang itu istilah bahasa Jawa di tempat saya yang artinya rakus.
Pas sudah punya anak, lha kok ternyata Kayyisah tipe anak yang mudah sensitif tenggorokannya. Plek ketiplek sama kayak abinya.
Ke mana-mana, saya jadinya harus seperti satpam untuk urusan apapun yang akan masuk ke mulutnya. Sampai-sampai saya sering kasihan. Kadang, saya lihat dia begitu ingin makan ini itu, apalagi sewaktu kumpul dengan banyak orang. Tapi kondisinya mau tak mau membuat saya harus ketat untuk urusan yang satu ini.
Sebetulnya pernah suami saya protes. Kenapa sih nggak dibiarkan saja. Toh nanti a…

Menjaga Pola Makan, Rahasianya Berat Badan Ideal

“Bajuku dulu tak begini. Tapi kini tak cukup lagi.”
Ada yang pernah tahu bait lagu itu nggak? Hehehe… buat yang generasi 90-an kayaknya ngerti ya itu iklan apa. Apalagi selain era kelahirannya sama, kita juga punya nasib yang sama: masalah berat badan!
Eh, beneran kita ya? Jangan-jangan saya saja!
Padahal dulu, saya tipe cewek kutilang sampai sebelum punya anak, lho. Kutilang, kurus tinggi langsing. Berat badan selalu juara bertahan di kisaran angka 43 sampai 47. Seringnya di 45.

Yang namanya orang nyinyir, sering tuh komentar, “Jadi cewek yang gemukan dikit dong.”
Karena bosan, kadang saya timpali saja, “Entar kalau sudah nikah terus punya anak juga gemuk-gemuk sendiri.”
Di kemudian hari, baru saya sadari kalau kata-kata itu menyebar ke semesta, lalu sungguhan menjadi nyata. Satu hal yang kadang saya sesali, ngapain waktu itu ngomong begitu, ya?
Karena sebetulnya, yang suka nyinyir waktu itu adalah mereka yang mati-matian setiap hari minum obat pengurus badan. Yang mau menahan lapar tapi …

Atur Keuangan dengan Cara Islami Lewat Investasi Syariah

Dulu saya sering berpikir seperti ini. Kan dalam Islam itu nggak boleh ya menimbun-nimbun harta. Lalu kenapa harus ada alasan menabung? Apalagi uangnya buat investasi meski itu embel-embelnya syariah.
Walhasil bisa ditebak. Meski saya kerja sejak tahun 2004, penghasilan mau segede apapun, sampai sekarang saya tidak pernah punya tabungan! Parah kan?
Lalu kemana uangnya selama ini? Nah, saya selalu berpikir kalau uang saya itu bukan sepenuhnya milik saya. Jadi yang namanya rezeki datang, kerap saya ‘lempar’ ke mana-mana. Pikir saya, toh masa depan nanti ada Allah yang akan menjamin rezeki saya.
Nah, apa yang saya pahami selama ini ternyata nggak sepenuhnya benar. Pemahaman saya terbuka saat mengikuti Kopdar Investarian MAMI, singkatan dari Manulife Aset Manajemen Investasi yang ke tiga di Kaya Resto and Café Surabaya pada hari Minggu, 13 Januari 2019.
Seperti biasa, ada Pak Legowo Kusumonegoro, Presiden Direktur MAMI, yang sore itu berbagi edukasi seputar investasi syariah. Dalam slide pri…