Skip to main content

Shutterstock, Solusi untuk Penulis yang tidak Bisa Membuat llustrasi Buku


Sebelumnya, saya sendiri kurang begitu mengerti tentang pentingnya Shutterstock sebagai solusi untuk penulis seperti saya yang tidak bisa membuat ilustrasi buku.

Kalau saja saya tahu sejak dulu, tentunya beberapa kejadian seperti yang akan saya ceritakan berikut ini tidak perlu terjadi.

Jadi beberapa tahun lalu, ada sebuah penerbit online yang memberikan tawaran bagi para penulis untuk menerbitkan naskah bukunya secara online. Tak hanya naskah, penulis pun diminta untuk membuat ilustrasi sendiri termasuk urusan cover buku.

Kesempatan itu lalu tak saya sia-siakan. Saya pun kemudian memposting naskah saya tentang kumpulan cerita sewaktu menjadi reporter ke penerbit online tersebut. 

Sayang, buat saya yang tidak bisa membuat ilustrasi, bisa ditebak, hasilnya sungguh tidak memuaskan.

Vektor yang saya dapatkan di Shutterstock, yang andai dulu saya ketahui hingga bisa saya jadikan sampul buku.

Dan kejadian tuntutan penulis yang perlu membuat ilustrasi bukunya sendiri atau paling tidak bekerja sama dengan pihak ilustrator juga kerap saya temukan infonya.

Seperti beberapa waktu yang lalu, ada peluang terbuka bagi para penulis untuk menunjukkan karyanya yang pernah terbit untuk dibeli lisensinya oleh pemerintah.

Tentu saja, saya langsung girang mengetahui kabar tersebut. Saya sendiri punya satu naskah cerita anak yang pernah terbit di sebuah penerbit mayor dalam bentuk ebook.

Namun sayangnya buku tersebut tidak ada ilustrasinya. Seluruh naskah hanya berisi teks. Sedangkan di persyaratan, untuk buku anak harus ada ilustrasinya.

Beberapa pengalaman itu kerap membuat saya menyesal. Kenapa saya sebagai penulis hanya bisa menulis dan tidak bisa membuat ilustrasi, baik itu dalam bentuk manual menggambar sendiri atau dengan menggunakan media komputer.

Ilustrasi Shutterstock Membantu Para Penulis dalam Menggarap Naskah Buku


Nama Shutterstock sebetulnya sudah cukup lama saya dengar. Yang saya ketahui, Shutterstock menyediakan gambar dan atau foto yang dibuat dan dijual para desainer atau fotografer.

Keberadaan Shutterstock ini menjadi penghubung antara mereka yang bergerak di bidang kreatif dengan para kontributor dari berbagai belahan dunia.

Ternyata selain itu, siapapun terutama para penulis bisa mendapatkan ilustrasi Shutterstock yang bisa digunakan untuk melengkapi bagian naskah bukunya.

Kelebihan dari Shutterstock adalah kita bisa mendapatkan gambar, foto, atau ilustrasi lain yang sifatnya unik, tidak mirip dengan milik orang lain yang bisa membuat kita terjebak dalam pelanggaran hak cipta.

Vektor yang saya dapatkan di Shutterstock.

Karena sifatnya unik, tentunya kita mesti membeli dulu untuk bisa download gambar Shutterstock. Dengan cara ini dijamin, apa yang kita dapatkan dari Shutterstock tidak akan sama atau menyerupai karya orang lain.

Membeli Ilustrasi Shutterstock di AnekaPics.com


Untuk bisa download gambar Shutterstock, ada banyak cara. Salah satunya adalah dengan membelinya di AnekaPics.com.


Di sana,  kita bisa memenuhi kebutuhan berbagai ilustrasi mulai dari stock foto, vektor, hingga video.

Ada beberapa kelebihan yang bisa kita dapatkan saat membeli berbagai stock photo di AnekaPics.com.

- Kita bisa mendapatkan harga yang terbaik untuk berbagai kebutuhan digital kreatif yang kita perlukan.

- Pesanan yang kita lakukan diproses dengan cara cepat, dengan estimasi selesai antara lima menit hingga satu jam.

- AnekaPics.com bisa membantu kita mendownload footage atau video dengan kualitas HD atau 4K.

- Untuk pembayarannya bisa dilakukan tanpa kartu kredit, lho. Kita bisa melakukan pembayaran dengan melalui transfer bank, bahkan transfer pulsa.

- File yang kita dapatkan adalah asli dengan ukuran maksimal yang disediakan oleh stock photo.

Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan ini tentunya para penulis seperti saya cukup terbantu untuk membuat ilustrasi cover buku.

Tak hanya itu, berbagai ilustrasi pelengkap yang kita butuhkan untuk membuat sebuah naskah buku bisa kita dapatkan di Shutterstock dengan cara mudah melalui AnekaPics.com.

Comments

  1. Ini gratis permanent atau mesti bayar lagi nantinya mbak?

    ReplyDelete
  2. Aaahh aku sukaaa gambar-gambar di shutterstock. Kadang buat blog aja aku nyari dari sana, tapi sayang watermarknya segede gaban. Tapi skrg ada solusinya pake Anekapics.com aja ya

    ReplyDelete
  3. Waahh baru tau saya mbak, ternyata kudu beli yam
    tapi bagus juga sih buat sampul buku misalnya, biar ga sama dengan yang lain.

    saya juga ga pinter gambar.
    sungguh ga ada bakat nyeni huhuhu

    ReplyDelete
  4. Saya sering banget tergoda lihat gambar shutterstock tp selli ada watermarknya, ternyata ada cara nih bisa download dg kualitas premium, pingin banget deh nanti coba praktek. Makasih infonya mba😍

    ReplyDelete
  5. Aku suka juga loh shutterstock tapi suka gak bisa dapetin gambarnya tampa watermark. Baru tau bisa di anekapics ya kak

    ReplyDelete
  6. Gambar di shutterstock memang bagus-bagus yaa. Kadang suka sebel pas nemu gambar bagus eh pas didonlot ada watermark shutterstocknya. Hihi

    ReplyDelete
  7. Aku udah nyoba bikin akun premium ini. Dan beneran gratis. Dapet bonus pula. Jadi punya gambar2 dan foto2 keren deh 😍

    ReplyDelete
  8. aku kadang ngincer gambarnya shutterstock cuman ga sukanya kalau udah donlod ada watermark segeda gaban hahaha makanya mau coba di anekapics ini baru tahu aku mba

    ReplyDelete
  9. Aku suka deh gambar gambar dari ilustrasi shutterstock ini bagus bagus deh gambarnya juga unik unik,bisa bikin tampilan blog juga nih mba

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Ini Dia Cara Mudah Mengamankan Kenangan

Ada suatu bagian cerita dalam Harry Potter yang begitu saya inginkan. Tentang pensieve Albus Dumbledore.
Jadi, Dumbledore yang merupakan kepala sekolah di Hogwarts tempat Harry Potter sekolah itu punya alat bernama pensieve yang bentuknya seperti baskom. Dengan pensieve, kita bisa memasukkan kenangan masa lalu siapapun untuk dilihat lagi.
Keberadaan pensieve ini tentunya banyak keuntungannya. Kita bisa melihat lagi kenangan masa lalu dari pikiran seseorang. Bagusnya lagi, dari pada menuh-menuhin memori kepala, terus terlupakan, ya mending mumpung ingat kenapa nggak disimpan saja ingatannya dalam wadah tertentu dan bisa dilihat lagi di pensieve.

Gara-gara tahu ‘teknologi’ pensieve di cerita Harry Potter, saya jadi kepikir, andai ya ada teknologi seperti itu yang bisa saya pakai untuk mengamankan memori dalam kepala. Dari pada kita simpan sendiri terus pas waktunya harus diingat, eh kok malah lupa!
Hilangnya Kenangan Saat Hamil
Khayalan andai saya bisa punya pensieve seperti Dumbledore pun …

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok.
Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.Beras, sagu, dan jagung 2.Gula pasir 3.Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.Daging sapi, ayam, dan ikan 5.Minyak goreng dan margarine 6.Susu 7.Telur 8.Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.Garam berIodium dan berNatrium
Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia.
Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli.
Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya.
Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha.
Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga toko tersebut lebih murah dari barang-barang yang dijual di toko kita nantinya.
Tapi kalau sampai belum ada pesaingnya, namanya …

Lopang, Surganya Buah Jamblang

Tahu buah jamblang, atau juwet, atau dhuwet, atau dhuwek?
Di beberapa daerah, buah ini memang punya julukan yang berbeda-beda. Saya sendiri malah menyebutnya dengan plum Jawa! Hahaha…
Nah, di daerah Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kita bisa menjumpai buah jamblang dengan aneka jenis.
Mulai dari jamblang yang ukurannya kecil tanpa biji, sampai yang berukuran sebesar bakso telur puyuh dengan daging buah yang tebal.
Atau, dari yang rasanya masam, hingga jamblang yang manis tanpa menyisakan rasa sepet di lidah.
Jamblang yang warnanya hitam pekat hingga berwarna ungu kemerahan pun ada di Lopang.



Di masa-masa akhir musim kemarau menjelang musim hujan, biasanya buah ini bermunculan.
Untuk tahun 2017 ini, sepertinya musim jamblang di Lopang jatuh di sekitar bulan Oktober hingga November. Karena di bulan September ini, pohon-pohon jamblang di Lopang mulai bermunculan bunganya.
Karena begitu kayanya jenis jamblang di Lopang, saya menyebut tempat satu ini sebagai surg…

Resep Buka Puasa dengan Sambal Boran Khas Lamongan

Ada satu makanan khas dari daerah Lamongan yang jarang diketahui oleh kebanyakan orang luar Lamongan. Ya, jika kebanyakan orang tahunya kuliner Lamongan itu identik dengan Soto Ayam Lamongan, tapi sebenarnya, di Lamongan sendiri ada sebuah kuliner yang menjadi makanan keseharian masyarakat Lamongan.
Namanya Nasi Boran. Disebut boran karena biasanya penjualnya menggunakan bakul besar yang bernama boran saat berjualan.
Panganan yang satu ini kerap ditawarkan para penjualnya saat pagi hari sebagai sarapan, atau sore hingga malam hari. Biasanya penjual akan membungkus nasi boran dengan menggunakan daun pisang yang dilapisi kertas koran pada bagian luarnya.
Sedangkan di bulan Ramadan, Nasi Boran tetap diminati banyak masyarakat Lamongan untuk sajian berbuka puasa, atau sahur. Jadi meski dini hari, ada juga kok penjual Nasi Boran yang berjualan. Malah biasanya laris diburu mereka yang ingin menikmatinya untuk menu sahur.
Untuk satu kali sajian, Nasi Boran ini bisa terdiri satu porsi nasi, berik…

Dialah Anakku, Anak Indonesia Sehat yang Pernah Terancam Mengalami Stunting

“Berapa tingginya tadi?” tanya Bu Bidan Posyandu ke Bu RW yang sudah mengukur dan mencatat tinggi Kayyisah sebelumnya.
Angka 103 lalu keluar dari jawaban Bu RW. “Tinggi ya anaknya,” komentar Bu Bidan Posyandu.
Aku tersenyum kecil mendengarnya. Ada perasaan lega mendengar kata-kata itu. Karena di balik tinggi badan Kayyisah yang sekarang berusia dua tahun sembilan bulan, ada sebuah masa saat anakku itu pernah dikomentari hampir gagal tumbuh kembang oleh seorang dokter anak.
Dulu sewaktu Kayyisah usia dua tahun dua bulan, saat ia baru ketahuan menderita TB dua bulan sebelumnya, aku dan suami pergi mengantar Kayyisah untuk mengambil obat TB di dokter anak langganan.
Ternyata dokter yang sedang bertugas saat itu bukan dokter yang biasanya. Saat melihat Kayyisah dan setelah tahu berapa usia anakku, ia mengerutkan alis dari balik kaca matanya dan menatap Kayyisah seakan tidak percaya.
“Kecil banget anaknya! Ayo coba, tidurin lagi di atas kasur. Saya mau ukur lagi semuanya,” seru dokter tersebut …

Asyiknya Mengenal Huruf Lewat Nama Makanan

Anak balita nggak boleh calistung? Boleh… Asal caranya yang asyik, dan anak nggak dipaksa untuk serius belajar.
Di luar negeri sana, kegiatan mengenal huruf, angka, sampai konsep baca tulis dan hitung untuk anak usia balita, caranya banyak yang menarik lho. Rata-rata, dilakukan dalam kondisi anak sedang bermain.
Nggak hanya lewat permainan, dengan menggunakan buku pun bisa. Apalagi buku anak zaman sekarang kan keren-keren tuh. Anak bisa menambah pengetahuan, dan aktivitas yang dilakukan dengan buku tersebut.
Misalnya buku karya Mbak Winarti terbitan Bhuana Ilmu Populer atau BIP ini. Bukunya berjudul ‘Mengenal Huruf Melalui Makanan A-Z’. Anak-anak bisa mengenal huruf A sampai Z lewat nama-nama makanan.

Yang asyik dari buku ini, anak-anak bisa mengenal huruf dari huruf depan tiap makanan. Di buku ini juga bikin saya jadi tahu lho makanan-makanan khas dari beberapa daerah.
Selain mengenal huruf, ada permainan juga nih yang bisa dilakukan anak-anak baik sendiri maupun dengan pendampingan orang…

Berpetualang di Jakarta, Emang Kagak Ade Matinye!

Sebagai orang yang lahir di Jakarta lalu sempat melalui masa kecil di Bekasi, kota yang terbilang dekat banget dengan Jakarta, membuat saya agak familiar dengan beberapa tempat rekreasi yang ada di sana.
Saat kecil, ayah kerap mengajak keluarganya untuk jalan-jalan ke beberapa tempat di Jakarta baik itu mall atau beberapa tempat rekreasi yang ada.
Lantas beberapa tahun yang lalu, saya sempat mendapat kesempatan untuk berwisata di beberapa tempat di Jakarta. Tentu, rasanya seperti obat rindu! Tak jarang saya menahan haru saat melewati beberapa tempat karena teringat masa kecil dulu.
Sekarang kalau sedang melihat televisi, sering bibir saya terucap pernah ke sana sambil menceritakan berbagai pengalaman yang pernah saya lalui ke si kecil. Tentunya semua cerita saya itu membuat rasa penasaran gadis cilik saya yang kini berusia lima tahun.
“Itu di mana Umi? Jauh dari sini? Aku juga mau ke sana,” itu celoteh si kecil yang ujung-ujungnya akhirnya kerap merengek meminta diajak jalan-jalan ke Jaka…