Skip to main content

Sebuah Kisah Klasik untuk Laptop ASUS Masa Depan yang Lebih Produktif

Jabat tanganku, mungkin untuk yang terakhir kali. Kita berbincang tentang memori di masa itu. Peluk tubuhku, usapkan juga air mataku. Kita terharu seakan tidak berteman lagi.

Sayup-sayup dari luar lemari tempatku berada, aku mendengar lagu Sheila on 7. Sepertinya dari televisi.

Oh iya, kenalkan dulu. Aku sebuah laptop ASUS Eee PC Flare Series milik seorang blogger asal Lamongan bernama Santi. Sudah sejak sekitar akhir tahun 2011 ia memilikiku.


Kembali ke cerita lagunya So7, nggak tahu kenapa ya, aku kok jadi mellow dan teringat persahabatanku dengan Santi. Akhir-akhir ini aku merasa ia sering kecewa padaku.

Misalnya saat sedang membuat infografis, dia kerap berujar dengan gemas, “Ayo… Aduh! Ayo dong cepetan.” Sementara tanda panah di layarku begitu berat beranjak mengikuti arah gerak tangannya di touchpad. Sementara urusan nyawaku yang begitu tergantung dengan kabel charger, itu bagian dari cerita sedih yang kini sudah dianggap biasa olehnya.


Dulu, aku adalah laptop yang dipilihnya setelah ia banyak menimbang ini dan itu. Selain karena badanku yang kecil dan tak akan membuat bahunya sakit saat membawaku, ia juga memilih karena kemampuanku yang bisa stand by untuk waktu lama.

Tapi saat Santi menggunakanku untuk menggarap blog di waktu-waktu malam hari, ia kerap lupa membiarkanku hingga bateraiku habis dengan sendirinya. Anaknya yang saat itu mulai sakit TB tanpa ia sadari, kerap tidur gelisah sementara Santi sedang tekun menggarap tulisan.

Santi lalu meninggalkanku untuk menemani anaknya tidur. Dan aku dilupakannya dengan baterai yang terus berkurang hingga habis. Andai saja aku punya kemampuan membangunkan Santi yang ketiduran, mungkin kondisi bateraiku selamat. Dan target demi target Santi untuk menggarap tulisan bisa tercapai

Lama-lama, kemampuan nyawaku terus menurun. Lalu akhirnya aku selalu bergantung pada kabel charger hingga sekarang.

Aku pun kini tidak bisa mengeluarkan suara lagi. Speakerku rusak, hanya bisa bersuara saat Santi memasang kabel headset. Gara-garanya, ia kerap memperlihatkan video untuk anaknya dengan volume maksimal. Berjam-jam. Ditambah lagi-lagi dengan membiarkan bateraiku sampai habis. Saat itu aku jadi teman anaknya sementara ia sedang sibuk memasak atau mencuci.

Ya, aku telah lelah. Mungkin suatu waktu di saat ia sudah memiliki penggantiku, aku juga akan menangis. Seperti ketika aku bertemu si mungil ASUS Eee PC 700 pendahuluku yang pernah dimiliki Santi dan kini masih tersimpan di dalam lemari.


Katanya ASUS Eee PC 700 sih, dia dulu juga jadi soulmatenya Santi. Tapi karena kapasitas memorinya tidak besar, sementara kebutuhan Santi makin hari makin menuntut lebih, akhirnya ia aku gantikan.

Bersenang-senanglah. Kar’na hari ini yang ‘kan kita rindukan. Di hari nanti, sebuah kisah klasik untuk masa depan. Bersenang-senanglah. Kar’na waktu ini yang ‘kan kita banggakan di hari tua.


Dulu denganku, Santi bisa mengerjakan banyak hal. Aku menjadi temannya sejak ia mengajar di Kalimantan Selatan, menemaninya untuk segala urusan pekerjaannya.

Aku pun menjadi temannya untuk mengerjakan naskah kepenulisan. Mulai dari cerita anak yang terbit di media, hingga naskah buku cerita anak yang akhirnya berhasil diterbitkan.


Saat punya anak, aku kerap jadi teman untuk anaknya. Aku sering dipakai untuk menayangkan video, terutama ketika anaknya sedang makan. Saat anaknya Santi kena TB dan waktu itu belum ketahuan, anak itu susah makan. Sebagai pengalih perhatian, akhirnya akulah yang Santi gunakan.

Ketika Santi lalu lebih menekuni dunia blogging, aku jadi teman yang hingga kini menemaninya berkarya. Yang aku senang, saat tahu kabar Santi bisa menang lomba blog. Yah, meski ia belum pernah menjadi juara tiga besar. Tapi aku yakin, suatu saat insyaAllah itu bisa diraihnya.

Kalau saja suatu saat aku tak terpakai lagi olehnya, paling tidak aku pernah melewatkan banyak hal berharga yang membanggakan. Aku yakin, Santi pasti mengingatnya seperti ia juga masih ingat kebersamaanya dengan ASUS Eee PC 700 ketika menjadi dosen di Batam.

Sampai jumpa kawanku. S’moga kita selalu. Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan.

Akan ada masanya aku akan mengatakan sampai jumpa dengan Santi. Tak lagi menemaninya, dan hanya akan berjumpa dengannya saat ia melihatku yang masih tersimpan di lemari.

Bila saat itu datang, penggantiku pastinya sebuah laptop yang bisa membuat Santi lebih produktif. Sebuah laptop yang nggak sebentar-sebentar ketergantungan sama kabel charger.


Yang nyaman saat dipakai ngetik lama. Soalnya Santi itu kalau ngetik bisa sampai enam jam lebih terutama saat dia ngelembur.


Yang nggak lagi lemot kursornya jika diajak membuat infografis. Bisa membuat Santi mengedit video seperti yang ia harapkan beberapa waktu terakhir ini dan tidak bisa aku lakukan. Dan, ia juga dapat menjadi teman bersama anaknya untuk menyaksikan video anak-anak atau media belajar.


Sebuah suara bersenandung menyela ceritaku. "Tahukah laptop yang kau suka. Tahukah laptop yang kau sapa. Tahukah laptop yang kau tuju. Itu aku…"

Iya deh iya, sekarang gilirannya aku ceritain kamu deh! Dari tadi ikut nongol melulu waktu aku cerita.

Jadi gini, saudaraku yang nambah nyanyian lain lagunya Sheila on 7 barusan itu namanya ASUS X555. Dari pengamatanku di dunia ASUS, kayaknya laptop ini yang aku rasa pantas jadi penggantiku dan kemampuannya sangat Santi butuhkan.


Selain kelebihan yang tadi sudah dia curi tayang selama aku cerita, ada beberapa lagi hal keren dari saudaraku ini.



Mungkin diriku masih ingin bersama kalian. Mungkin jiwaku masih haus sanjungan kalian.

Dari hati kecilku yang paling dalam sebagai sebuah laptop, sejujurnya aku akan berat jika suatu saat harus berpisah dengan Santi. Tapi sebagai seorang sahabat, tentunya harus senang jika ia bisa jadi sosok yang lebih produktif.

Nggak apa-apa deh. Yang penting jiwaku tetap ada di hatinya. Dengan segala kenangan yang pernah ada. Dan dengan nama ASUS yang pastinya akan kembali Santi pilih untuk sahabatnya dalam berkarya.


NB: Buat penggantiku, kamu sudah ditungguin tuh sama baju baru hasil menang live tweet waktu Santi liputan di sebuah acara hari Kamis tanggal 20 September kemarin. Kalau aku yang lebar layarnya 10 inc ini pakai sih, jelas kebesaran ya kan?


Comments

  1. Bener banget laptop itu ibarat teman baik yang selalu bersama kita ya. Menemani kita ketika dalam banyak momen kehidupan. Andai laptop bisa bicara, doi lebih tahu siapa kita layaknya sahabat ya. Salfok sama cover laptop nya cakep banget.

    ReplyDelete
  2. Wah hebanya, laptop yang sudah menjadi teman untuk mengerjakan naskah kepenulisan. Mulai dari cerita anak yang terbit di media, hingga naskah buku cerita anak yang akhirnya berhasil diterbitkan. Semoga sukses, kakak.

    ReplyDelete
  3. saya juga pengen punya laptop ini mbak, sepertinya laptop ini menjawab semua kebutuhan saya

    ReplyDelete
  4. jadi baper aku mbak, gara2 SO7 hayo tanggung jawab wkwk
    keren banget emang asus
    ini laptop aku juga dan tahan banting
    semoga sukses lombanya mbak..

    ReplyDelete
  5. Wah ternyata penulis cerita anak, keren2. Laptop tu emang senjata seorang penulis ya mbak. Kalau gak ada laptop kyknya bakal susah berkarya :D

    ReplyDelete
  6. Wahhh keren nih laptop Asus, jadi ingat laptop asus punya adik ipar yang tangguh banget, udah lama dipake tapi "bandel"

    ReplyDelete
  7. Kisah klasiknya membuat aku teringat akan handphone kesayangan yang sudah hampir 5 tahun. Merupakan handphone pertama dan hasil keringat sendiri dan bangga sekaligus sayanga banget saat harus berpisah karena rusak huhu... aish jadi curcol nih.. apapun pilihannya tetap berkarya ya mba!

    ReplyDelete
  8. Itu si Asus X555 keren bangat ya banyak sekali keunggulannya layak dimiliki untuk dukung segala kerjaan dan kegiatan ngeblog.

    ReplyDelete
  9. Aku juga pengguna asus dan sedang mupeng dengan ASUS x555 ini semoga dapat rezeki agar bisa memiliki yang baru.... hehe

    ReplyDelete
  10. Semoga dapet laptop baru mbak..emang nyenengin banget speknya. Semoga makin produktif

    ReplyDelete

  11. Speknya bagus banget ya kak. . Ngiler nih aku. .

    Btw.. Aku sama suami juga pilih asus buat nemenin nulis loh.. Hha.. FYI aja sih pdahal gak ada yg nanya yaa.. Wkwk

    ReplyDelete
  12. Laptopnya imut, Aku pengen juga laptop mini kaya punya mbk ika. Tapi kalau urusan kelegaan aku suka yang laya lebar mbk.. Wah, bagus ya Asus X555 ini..

    ReplyDelete
  13. Saya udah lama pingin punya leptop ASUS. Baca postingan ini, tambah deh pinginnya, hehe. ASUS emang keren, dan handal pastinya. Saya membuktikannya, baru punya hp nya. Lagi nabung untuk ganti leptop yang sekarang dgn leptop ASUS

    ReplyDelete
  14. Bersenang senanglah dengan laptop Asusnya sekarang, sebentar lagi Asus baru datang, iyaaah seneng banget deh pakai Asus, selalu mengembangkan teknologinya, jd selalu update dan penggunakanya jd gak kudet yaa

    ReplyDelete
  15. Semoga si X555 segera datang ke pelukan ya mbaa... biar segera bisa pake baju yang sudah disediakan itu. Good luck.

    ReplyDelete
  16. wah... dari asus ke asus. Benar-benar kesetiaanmu pada asus luar biasa mbak. sudah tidak bisa berpaling ke merek lain ya karena benar2 sudah nyaman dengan asus. salut.

    ReplyDelete
  17. tulisan ini unik banget. jadi, bukan manusia pemilik asus yang bicara tapi si asus notebook yang bicara tentang tuannya yang mencintai merek asus. keren idenya. semoga menang

    ReplyDelete
  18. Unik cara penulisannya, Mbak. Dari sudut pandang laptop. Dan laptop yang lama gak cemburu yang kalau sampai digantikan yang baru :D

    ReplyDelete
  19. Makasih ya Asus-nya mbk santi yg sudah mengenalkan asus x555 ke aku. Dan aku pun jd pengen punya juga, secara punya keistimewaan banyak gitu....*hahay

    ReplyDelete
  20. Asus Eec ini yg imut itu kan ya mba. Semoga menang yaaa.. ceritanya menarik

    ReplyDelete
  21. Naksir sama ketahanan baterainya, karena aku orang yg males banget sering2 ngecharge :)))

    ReplyDelete
  22. Kereeen! gegara baca judulnya aku langsung nyanyi, lagunya So7 sebuah kisah klasik untuk masa depan hehehhe

    ReplyDelete
  23. Asus ini awet..sodara banyak yang pakai soalnya, cocok untuk blogger kayak kita ya mbak.

    ReplyDelete
  24. Saya juga utk laptop dr asus ke asus. Ini aja saya blm ganti notebook asus dah hampir 10 tahun masih awet dan bandel.

    ReplyDelete
  25. Suka baca ceritanya Mbak Santi. Point of viewnya beda. Smg dapat laptop asus yang baru ya Mbak. Biar bisa makin produktif bloggingnya

    ReplyDelete
  26. Kyuut~
    Si laptop bisa bercerita yaa...
    Dan sungguh ASUS user sejati...

    Semoga berjodoh dengan Asus X555.
    Aamiin.

    ReplyDelete
  27. Hai Asus Eee PC..kamu punya sepupu di rumahku yg sangat kudayang lho..si Marun namanya.. Dia bandel juga performanya sptmu dulu.. Oya salam untuk Kak Santi, semoga sukses berkarya dan berjodoh dgn Asus baru nya ya...

    ReplyDelete
  28. Aku juga punya laptop kuat dan tangguh. Seumuran anakku. Yg SMP. Tapi gak bisa dibawa2 harus standby sebab kalo goyang, bisa error. Salam ya buat Santi

    ReplyDelete
  29. alamak pake lirik lagunya S07 kreatif mba :) sebagai sheila gank kusenang bisa baca lirik2 lagu So7 bisa dipadupadankan jadi tulisan ini mantapp :)gudluck mba

    ReplyDelete
  30. Aku suka aku suka... Ngacung deh saya Sheila genk yang gagal move on. Dan karena postingan ini ikutan gagal move on dari ASUS

    ReplyDelete
  31. Kisah klasik sama Laptop. Itu Laptopku jg kudu nyolok sama charger. Rasanya mau ganti baru aja. Pilihannya ke ASUS

    ReplyDelete
  32. Laptop idaman banget yaa asus ini. Cocok buat blogger kekinian 👍

    ReplyDelete
  33. aku juga pakai laptop asus
    tapi belum upgrade lagi ke yang baru nih
    mau juga nanti ah test2 gitu asus baru

    ReplyDelete
  34. Asus memang mendukung banget kita dalam berkeja dan berkarya ya Mba Sus, apalagi kalau didukung kemampuan yang mumpuni. Jadi semangat dan giat terus pastinya.

    ReplyDelete
  35. Duh si ASUS sudah banyak jasanya ya untuk mba Santi, mungkin sudah lelah tapi ternyata banyak kenangan yang dilalui bersamanya ya

    ReplyDelete
  36. Yasalaam, bisa bangett paka ilagu sheila ihh. Hahaaha. Semoga bisa dapatin laptopnya, Mbak. Biar makin produktif, buat lembur2.

    ReplyDelete
  37. Aku pengen punya laptop Asus ini dan sampai skarang belum terwujud. DOain ya aku juga biar bisa punya. Soalnya laptop aku harus diganti nih

    ReplyDelete
  38. Dulu aku pakai ASUS Eee PC Flare Series warna ungu mbak. Masih ada sih sampai skr tapi gak pernah dipakai lagi, maunya punya ASUS terbaru aja :)

    ReplyDelete
  39. Eh itu Asus Eee PC 700 nya imut imut ya, warnanya juga asik. Aku lagi nyari lepi nih. keknya seri terbaru ini bagus speknya :)

    ReplyDelete
  40. Nah iya, ribet banget ya kalau laptopnya harus dibarengin dengan chargernya terus, kurang praktis. Memang sudah saatnya beralih ke ASUS, ya, Mbak :)

    ReplyDelete
  41. Dengan dukungan gadget yang oke, bisa bikin kita semakin produktif ya mba. Reviewnya lengkap. Good luck mba.

    ReplyDelete
  42. Ikut sedih deh baca kisah si ASUS Eee PC Flare ini, tapi mungkin memang saatnya dia istirahat ya Mbak, atau dapat Nyonya baru?

    Anyway, moga X555 jadi milik Mbak yaaah ;)

    ReplyDelete
  43. Hmm anakku juga susah makan nih Mba, kadang khawatir kena TB walau pas ke dokter nggak diminta cek TB. Btw, ternyata pemakai setia ASUS ya ^_^

    ReplyDelete
  44. kreatif pake ide lirik S07, jadi berasa nostalgia. Aamin aamin dpt laptop pengganti untuk masa depan yaa

    ReplyDelete
  45. Lucu buuu
    Sudut pandang tulisannya.
    Fresh !
    Baru kali ini baca jenis tulisan begini.
    Hiks. Aku merasakan kesedihan laptop. Harus terus bergantung pada charger.

    ReplyDelete
  46. sukaaa dengan caramu bercerita, mbak. Eh mbak apa laptop nih. Heheheh.
    Good luck yaa

    ReplyDelete
  47. Laptop idamaaaann bangeett niii, pernah pegang dan mauuu kl dikasih

    ReplyDelete
  48. Semoga langgeng terus karena makin produktif dengan ASUS. Ciptakan konten berkualitas.

    ReplyDelete
  49. Kasusnya sama nih, Mbak. Notebookku mulai kolaps ya gara-gara dulu pas ngerjain skripsi tahu-tahu aku ketiduran. Pas bangun sudah mati. Untung saja bisa menyimpan otomatis. Kalau nggak bisa salto deh diriku karena revisian belum kesimpan.

    ReplyDelete
  50. Aku juga pakai ASUS X201E, ultra tipis dan mungil dikelasnya, zaman dulu, tahun 2013.
    Itulah alasan aku membelinya, mungil dan ringan namun bisa diandalkan.

    Kalau ntar harus ganti, ASUS X555 ini bisa jadi pertimbangan ^^

    ReplyDelete
  51. mba pernah jadi dosen dibatam yach , dimana mbak? salam kenal dari batam. Emang sekarang punya kaptop tangguh sudah jadi kebutuhan yak apalagi yg hobi nulis

    ReplyDelete
  52. Santiii...ini adalah postingan yang pertama aku baca dengan versi cerita sang benda. Santi sangat brilliant melahirkannya sebagai sebuah cerita. Aku jadi iri sekaligus kagum. Daya imaginasinya luas dan kuat. Mungkinkah aku bisa mengikuti sepersekian persen saja kelihaiannya mengolah cerita bersama benda yang selalu menemaninya beraktivitas di dunia maya? Santi memang pinter nih melahirkan ide menarik. Enak dibaca sampe bunda membacanya dua kali bukan karena gak ngerti, tapi karena kagum dengan idenya Santi. Salut.

    ReplyDelete
  53. Aku pun tim bergantung dengan kabel charger, klo ga dicolok blm sampai 5 menit udah mati aja :(

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

ASUS VivoBook Pro F570, Teman Kerja dan Bersenang-senangnya Mom Blogger

Work hard. Play hard. (Kata Wiz Khalifa, yang sudah diyakini banyak orang sebelum Om Wiz bikin lagu tahun 2012)  

Sejak menikah, saya memutuskan tidak lagi bekerja di luar rumah. Pikir saya, enakan melakukan sesuatu yang bisa dikerjakan di rumah saja deh sambil mengurus keluarga.
Awalnya menekuni menjadi penulis cerita anak. Namun seiring waktu, saat melihat banyak teman penulis menekuni dunia blogging, saat banyak majalah anak berguguran tak lagi terbit, akhirnya saya pun mengikuti hembusan angin. Jadi ikut arus deh menjadi blogger.
Baca cerita saya yang lain juga yuk, tentang ASUS Laptopku, Sahabat Bekerja dan Berkaryaku Sejak Dulu

Katanya, blogger seperti saya ini disebutnya mom blogger. Istilah ini dipakai untuk mereka yang berstatus ibu-ibu dan ngeblog. Bahasan blognya kebanyakan seputar pengasuhan anak atau parenting, wanita, atau keluarga.
Seiring waktu saya baru sadar, kalau kerjaan mom blogger ini buntutnya juga bisa menjadi buzzer atau influencer. Jika dulu saat jadi blogger se…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Delapan Kelebihan Honor 8A yang Pantas Dilirik Para Pecinta Musik

Beberapa waktu lalu, Honor mengeluarkan seri terbarunya yaitu Honor 10 Lite dan Honor 8A. Setelah saya pernah membahas Honor 10 Lite di sini, kali ini saya ingin menulis tentang delapan kelebihan Honor 8A yang pantas dilirik para pecinta musik.
Honor yang merupakan brand di bawah Huawei Group ini sengaja mengeluarkan Honor 8A untuk mereka yang mencari pengalaman luar biasa melalui musik dengan satu smartphone.
Menurut Justin Li, Presiden Honor Indonesia, Honor 8A menawarkan pengalaman suara yang luar biasa, yang dapat dinikmati sepanjang hari.
“Bagi mereka yang suka hang out dengan teman-teman yang diiringi musik favorit, HONOR 8A akan menjadi pilihan terbaik bagi mereka. Dan yang lebih penting, Anda bisa mendapatkan semua fitur hebat ini dengan harga terjangkau,” jelas Justin Li.
Sebagai smartphone yang melirik konsumen menengah ke bawah, Honor 8A memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut:
1. Teknologi pengeras suara yang lebih baik
Memiliki kualitas suara yang luar biasa. Honor 8A memp…

Ingin Punya Usaha Kuliner dengan Sasaran Generasi Milenial? Yuk Ikuti Tips Berikut

Pernah nggak terpikir, ingin punya usaha kuliner untuk generasi milenial. Yap, usaha di bidang kuliner sepertinya saat ini sedang menjadi tren. Hal ini pun tak rupanya juga dilirik oleh para artis.
Namun uniknya, beberapa waktu lalu saya sempat membaca berita di sebuah situs online tentang tutupnya beberapa usaha kuliner yang dimiliki para artis. Beberapa usaha kuliner artis pun yang kini masih hidup, tak sedikit juga yang sepi pengunjung.
Diam-diam saya lalu mengamati, sepertinya ada lho poin-poin yang jadi syarat kenapa sebuah usaha kuliner dengan sasaran generasi milenial bisa tetap bertahan lama. Penasaran? Yuk simak tipsnya berikut ini.
1. Menu yang Enak dan Unik
Yang namanya orang jual makanan, tentunya soal rasa adalah urusan nomor satu. Meski makanannya sedang tren, tampilannya bagus sekalipun, tapi kalau rasanya nggak enak, orang pun bisa kapok untuk membelinya lagi.
Nah, jika urusan rasa sudah oke, barulah kita pikirkan apa yang bisa membuat usaha kuliner itu tetap menang dari p…

Cerita tentang Gilang, Anak yang Ber-IQ Paling Tinggi Namun Hampir Tidak Naik Kelas

“Tolonglah Bu, kalau bisa anak ini juga harus naik kelas,” pinta kepala sekolah waktu itu lewat telepon.
Saya sampai harus menarik dan menghembuskan napas dengan berat, seberat keharusan saya mengiyakan permintaan kepala sekolah.
Buat saya justru tidak adil kalau saya menyatakan Gilang, anak yang sedang saya dan kepala sekolah bicarakan itu, untuk bisa naik kelas. Mana bisa saya tidak peduli pada rentetan nilai murid yang saya ampu tersebut, yang sangat banyak tidak memenuhi standar KKM di berbagai mata pelajaran.
Akhirnya pembicaraan telepon itu berakhir dengan pemintaan saya agar masalah ini diangkat saja ke rapat dewan guru. Pikir saya, memang sayalah wali kelas yang mengolah semua nilai dari guru mata pelajaran lain. Tapi naik tidaknya Gilang seharusnya juga tergantung dari para rekan guru.
Di senja itu, saya menggulung memori tentang Gilang, yang saya sembunyikan nama aslinya di tulisan ini. Gilang adalah anak dengan IQ paling tinggi di kelas yang saya pegang waktu itu.
Ada sebuah ke…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok.
Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.Beras, sagu, dan jagung 2.Gula pasir 3.Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.Daging sapi, ayam, dan ikan 5.Minyak goreng dan margarine 6.Susu 7.Telur 8.Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.Garam berIodium dan berNatrium
Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia.
Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli.
Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya.
Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha.
Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga toko tersebut lebih murah dari barang-barang yang dijual di toko kita nantinya.
Tapi kalau sampai belum ada pesaingnya, namanya …

Reksa Dana Saham atau Campuran, Mana yang Lebih Untung?

Bagi teman-teman yang sudah kenal dengan investasi reksa dana, dan sudah tahu beberapa macam reksa dana, mungkin bertanya-tanya, reksa dana yang mana ya yang lebih menguntungkan? Atau mungkin jika sudah tahu tapi masih bingung, lalu bertanya, reksa dana saham dan cammpuran, mana yang lebih untung ya?
Sebelum saya bahas, yuk barangkali ada yang ingin baca dulu tentang kenapa sih kita perlu investasi di tulisan saya sebelumnya berjudul Reksa Dana di MAMI,Investasi Mudah untuk Melawan Inflasi.
Jadi pada hari Minggu tanggal 17 Maret lalu, Manulife Asset Management Indonesia kembali mengadakan Kopdar Investarian untuk kali yang ke empat dan terakhir di Surabaya. Tempatnya di OOB Kitchen, Hotel MaxOne Surabaya.
Dalam acara tersebut, saya dan teman-teman dari blogger Surabaya dan sekitarnya, kembali mendapatkan materi edukasi seputar investasi, terutama investasi reksa dana. Seperti biasa, Pak Legowo Kusumonegoro yang merupakan Presdir Manulife Bagian Asset Management sebagai pembicaranya.
Sebe…

Shutterstock, Solusi untuk Penulis yang tidak Bisa Membuat llustrasi Buku

Sebelumnya, saya sendiri kurang begitu mengerti tentang pentingnya Shutterstock sebagai solusi untuk penulis seperti saya yang tidak bisa membuat ilustrasi buku.
Kalau saja saya tahu sejak dulu, tentunya beberapa kejadian seperti yang akan saya ceritakan berikut ini tidak perlu terjadi.
Jadi beberapa tahun lalu, ada sebuah penerbit online yang memberikan tawaran bagi para penulis untuk menerbitkan naskah bukunya secara online. Tak hanya naskah, penulis pun diminta untuk membuat ilustrasi sendiri termasuk urusan cover buku.
Kesempatan itu lalu tak saya sia-siakan. Saya pun kemudian memposting naskah saya tentang kumpulan cerita sewaktu menjadi reporter ke penerbit online tersebut. 

Sayang, buat saya yang tidak bisa membuat ilustrasi, bisa ditebak, hasilnya sungguh tidak memuaskan.

Dan kejadian tuntutan penulis yang perlu membuat ilustrasi bukunya sendiri atau paling tidak bekerja sama dengan pihak ilustrator juga kerap saya temukan infonya.
Seperti beberapa waktu yang lalu, ada peluang terb…