Skip to main content

Saat Berwakaf Tak Lagi Butuh Dana Besar

Jika manusia meninggal, maka amalnya terputus kecuali tiga perkara, sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang berdoa kepadanya. (HR Muslim)

Rentetan pertanyaan tentang wakaf diberikan Norman Nugraha, Chief Sharia Business Sun Life pada saya dan beberapa teman blogger saat acara Kopdar #WakafPastiKiniDanNanti yang diadakan di Bangi Kopi Surabaya pada hari Kamis 20 September 2018 lalu.

“Sudah tahu nggak bedanya wakaf dengan sedekah? Nah, tahu kan besarnya manfaat wakaf. Terus kalau tahu, sudah pernah wakaf nggak?”

Banyak peserta yang tidak langsung menjawab pertanyaan tersebut. Termasuk saya sendiri yang kadang masih suka bingung. Iya ya, sebetulnya bedanya sedekah sama wakaf itu di mananya sih?

Foto: dokpri

Simpelnya kalau menurut Norman, wakaf itu sebetulnya sama-sama kitanya mengeluarkan uang untuk yang membutuhkan. Tapi pembedanya, kalau wakaf itu manfaatnya diharapkan berkepanjangan masanya.

Yang menerima, bisa mendapatkan manfaat wakaf untuk jangka waktu yang panjang. Misalnya tanah untuk masjid. Dan tentunya, yang memberikannya pun bisa terus menerus mendapatkan pahala dari wakaf yang dikeluarkannya.

Di masyarakat sendiri, banyak yang masih beranggapan jika wakaf itu membutuhkan nilai yang besar. Misalnya berupa tanah atau bangunan. Karena itu banyak orang merasa lebih mudah mengeluarkan sedekah dibandingkan wakaf.

Tak heran, dari potensi wakaf di Indonesia yang seharusnya mencapai Rp180 triliun, sayangnya hingga tahun 2017 lalu baru terkumpul sebesar Rp400 miliar saja. Padahal menurut Norman, andai saja banyak masyarakat Indonesia yang mau mengeluarkan wakaf, akan terasa besar manfaatnya bagi pembangunan di Indonesia.

Asuransi Brilliance Hasanah, Asuransi yang Nasabahnya Sekaligus Bisa Berwakaf


Sejak 2017 lalu, Sun Life Financial mengeluarkan produk Asuransi Brilliance Hasanah Maxima yang membuka peluang bagi siapapun untuk tidak sekedar berasuransi, akan tetapi juga mengandung nilai ibadah yaitu wakaf.

“Sudah tahu kan kalau Sun Life itu produk asal Kanada? Banyak yang bertanya pada kita. Kenapa kok malah Sun Life yang mengeluarkan produk asuransi syariah? Jawabannya karena kita nggak mau sekedar berbisnis di Indonesia. Tapi kita juga ingin membangun Indonesia. Salah satunya ya dengan produk asuransi yang bisa sekaligus memiliki nilai wakaf,” jelas Norman.

Pada tahun 2018, Asuransi Brilliance Hasanah Maxima memiliki fasilitas baru yaitu wakaf berkala. Nasabah yang memiliki asuransi ini bisa merencanakan keuangan masa depan sekaligus berwakaf dengan pasti, kini, dan nanti.

Asuransi Brilliance Hasanah Maxima memiliki fasilitas baru yaitu wakaf berkala. Sumber foto: Sun Life

Dalam siaran persnya, Elin Waty, Presiden Direktur Sun Life sendiri pernah menyampaikan jika produk Asuransi Brilliance Hasanah Maxima menjadi sarana penggalangan dana melalui fitur wakaf berkala yang dananya disalurkan sejak pembayaran premi pertama.

“Selain mengandung nilai kebaikan, dana wakaf juga memberikan kontribusi bagi pembangunan negara,” ujar Bu Elin.

Untuk pengelolaan penyaluran dana wakaf yang diterima dari para nasabah, Sun Life bekerjasama dengan beberapa lembaga pengelola aset wakaf atau yang disebut nazhir terpercaya. Beberapa lembaga nazhir tersebut antara lain Badan Wakaf Indonesia, Dompet Dhuafa, Rumah Wakaf, dan 174 lembaga yang terdaftar di Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Berbagai bidang seperti pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan menjadi bidang sasaran dari pernyaluran wakaf yang telah terkumpul. Di bidang kesehatan misalnya, saat ini Sun Life bekerja sama dengan Dompet Dhuafa untuk membangun Rumah Sakit Dhuafa AK Medika Sribhawono di Lampung Timur.

Melalui produk ini, kami ingin mengedukasi sekaligus membantu masyarakat agar dapat melaksanakan ibadah wakaf dengan pasti, kini dan nanti. Lebih pasti dengan tanpa potongan (100% langsung disalurkan) dan dukungan mitra nazhir terpercaya, dapat dilakukan sedini mungkin dengan dana wakaf yang langsung disalurkan sejak pembayaran kontribusi yang pertama dan untuk selanjutnya sesuai frekuensi pembayaran kontribusi yang dipilih nasabah, serta membantu melaksanakan wasiat berwakaf atas manfaat asuransi dan investasi ketika nasabah meninggal dunia. Tidak ada lagi alasan untuk menunda berwakaf, karena #LebihBaik sekarang,” jelas Norman.

Begini mekanisme pengaturan dana wakaf di Asuransi Brilliance Hasanah Maxima. Sumber foto: Sun Life

Saat kita berasuransi di Asuransi Brilliance Hasanah Maxima, ada dua macam manfaat wakaf yang bisa diterima para nasabahnya. Pertama, yaitu manfaat investasi 30%, di mana saat peserta asuransi masih hidup, ia dapat mewakafkan di dana investasi ini. Sedangkan yang ke dua adalah manfaat asuransi atau santunan asuransi meninggal dunia. Ini bisa dijalankan saat peserta meninggal duni, selain ia pun juga bisa melakukan manfaat investasi.

Manfaat yang bisa diterima nasabah Asuransi Brilliance Hasanah Maxima

Nah, sekarang kana apa-apa suka dipertanyakan nih, halal nggak ya? Asuransi Brilliance Hasanah Maxima sendiri sudah berdasarkan fatwa DSN-MUI No 106/DSN-MUI/X/2016 tentang Wakaf Manfaat Asuransi dan Manfaat Investasi pada Asuransi Jiwa Syariah. Jadi sudah nggak perlu ragu kan ya?



Comments

  1. Alhamdulillah ya sekarang sudah ga ragu dan bimbang lagi ya tentang ke halal an asuransi

    ReplyDelete
  2. Kalau udah berdasarkan fatwa MUI Jadi nggak ragu-ragu lagi ya. Kita juga yang udah tahu bisa bantu juga menjelaskan ke teman-teman lain.

    ReplyDelete
  3. Semakin mudah ya sepertinya berwakaf ini... dan hasilnya bisa dirasakan...

    ReplyDelete
  4. Sekarang asuransi syariah semakin banyak ya, jd ga rague lg deh

    ReplyDelete
  5. Kalau dulu bayangannya mau wakaf mesti kaya banyak tanahnya, hehehe ternyata sekarang ada program yang bisa siapa saja wakaf ya, cara mendapat pahala makin terbuka luas

    ReplyDelete
  6. Dengan Asuransi Brilliance Hasanah Maxima, kita tak perlu menjadi kaya dulu baru berwakaf yaa, Mba 😊

    ReplyDelete
  7. dulu juga aku sempat mikir kapan aku bisa jadi orang kaya yang mampu mewakafkan dan akhirnya ada program ini ya mba alhamdulilah membantu sekali :)

    ReplyDelete
  8. keren ya jadi bisa mendapatkan manfaat ganda, asuransi sekalian wakaf

    ReplyDelete
  9. Alhamdulilah sekarang makin dimudahkan ya, jadi nggak menunggu tajir melintir dulu baru bisa wakaf :)

    ReplyDelete
  10. Baru tau produk sunlife satu ini. Dan sepertinya dari tahun ke tahun, produk sunlife makin menjawab kebutuhan nasabah. Kan keren, berasuransi sambil berwakaf

    ReplyDelete
  11. aku jadi banyak info soal wakaf abis baca ini, makasih ya Mbk. Asuransi ini baru kudengar

    ReplyDelete
  12. Alhamdulillah, saat ini sudah banyak sekali dimudahkan untuk berwakaf ya, Mbak

    ReplyDelete
  13. Wakaf pun sekarang lebih mudah ya, tidak harus menunggu puluhan tahun dulu untuk ngumpulin uangnya.

    ReplyDelete
  14. waaah bagus banget ya mba.. saya tertarik dengan programnya. Dirimu juga sudah ambil asuransi ini mba?

    ReplyDelete
  15. Alhamdulillah ya dengan program ini siapa pun bisa berwakaf, jadi peluang mendapatkan manfaat jangka panjang dari wakaf terbuka lebar

    ReplyDelete
  16. Alhamdulillah ya mba kalau sudah halal dan ini jadinya membuat kita nggak ragu lagi untuk memiliki asuransi jiwa syariah :)

    ReplyDelete
  17. Aku pengen nih mbak punya tabungan untuk wakaf

    ReplyDelete
  18. Syukurlah wakaf sekarang jadi lebih mudah. Dan semoga bisa bermanfaat untuk banyak orang

    ReplyDelete
  19. Dengan adanya wakaf uang semua orang punya kesempatan untuk beribadah dengan wakaf ya mbak, jadi wakaf nggak cuma tanah dan bangunan saja.

    ReplyDelete
  20. ini berarti seperti menabung untuk wakaf, begitu kah, Mbak?

    ReplyDelete
  21. Mantap nih buat yang khawatir dgn asuransi konvensional. Bisa pake asuransi syariah yaaa

    ReplyDelete
  22. Kemarin2 masih galau kalo mau ikut asuransi. Sekarang jadi nyaman ya karena ada syariahnya. Kalo di masjid dekat rumah, tiap bulan warga muslim diarahkan untuk ikut wakaf. Membangun masjid dari iuran rutin bulanan yg besarannya sama per individu. Jadi bisa saja bapak A beda iuran dg bapak G krn kemampuan finansial nya. Namun diniatkan untuk wakaf masjid

    ReplyDelete
  23. Alhamdulillah ya untuk wakafpun sekarang sudah ada perusahaan asuransi yg mau ikut campur dalam penanganan wakaf ini.

    ReplyDelete
  24. Dapat pahala.
    Berkontribusi untuk pembangunan.

    Top markotop ya bu manfaatnya

    ReplyDelete
  25. Wah, syukur sekali ini ada asuransi yang bisa dipakai untuk wakaf juga! Keren banget ini ya asuransi syariahnya. :)

    ReplyDelete
  26. Sudah lama banget pengen bersedekah jangka panjang dengan wakaf. Tp rasanya masih jauh. Dan baca postingan ini seperti tidak ada yg ga mungkin sekarang ini ya mba. Semua di permudah

    ReplyDelete
  27. Wah, selalu ada celah utk ibadah ya mba, salah satunya dimudahkan utk berwakaf ini.

    ReplyDelete
  28. Bener. Sekarang udah banyak kok asuransi yang bisa sekaligus berwakaf, Mba. Salah satu yang aku tau ABHM ini :)

    ReplyDelete
  29. Berwakaf juga skrg bisa sangat mudah ya mbak...nggak ada alasan lagi deh kalau untuk menuju ridho dan berkah Allah.

    ReplyDelete
  30. Ini nih yang baru aku tahu. Kirain wakaf itu bisanya pake tanah yang memang kudu nunggu duit besar dulu. Ternyata gak mesti gitu ya. Noted, semoga saya segera bisa berwakaf.

    ReplyDelete
  31. Semoga semakin menebar manfaat untuk ummat.
    Aamiin.

    ReplyDelete
  32. Wahhhh keren ya, salut sama mereka yang bisa membuka jalan utk kita bisa berwakaf dg mudah...

    ReplyDelete
  33. Berwakaf sekarang makin mudah ya mba. Tak perlu kepemilikan tanah ataupun harta yg melimoah. Semua bisa wakaf sekarang.

    ReplyDelete
  34. Allhamdulillah skr ada kemudahan untuk berwakaf ya gak perlu punya dana yang besar

    ReplyDelete
  35. Dari dulu sering ingat untuk bersedekah, namun sama skali belum kepikiran untuk wakaf. Jadi tertarik untuk wakaf juga nih mba'

    ReplyDelete
  36. Insya Allah kalau sudah mendapat restu MUI, sudah halal, jadi ga perlu was-was ya.
    Jadi, mba sudah ikutan kah?

    ReplyDelete
  37. Aku belum memahami banget ni Mbak, jadi nanti ahli waris tetap mendapatkan uang pertanggungan, namun ada juga sebagian yang pertanggungan jawabnya untuk hal-hal lain dalam wakaf begitu ya?

    ReplyDelete
  38. Sama sih dulu kirain wakaf tu harus tanah atau bangunan. Ternyata bisa semampunya kita bahkan bisa pakai asuransi ini, secara berkala [un bisa ya mbak...

    ReplyDelete
  39. Waahh kemarin diundang kesini juga mba, tapi ku cancel karena kemarin sudah ada event lain.. salam kenal mba, semoga kita bisa bersua yah di event selanjutnya.. ehh malah oot.. hihi soalnya senang ketemu blogger surabaya nihh..

    ReplyDelete
  40. Jangankan wakaf ya Mba, kalau semua orang Indonesia esp yang Muslim, wajib pajak plus mampu sedekah dan zakat mau menunaikan, bs jadi mengurangi fakir miskin di Indonesia. Reminder juga buat saya

    ReplyDelete
  41. Udah ada fatwa MUI ya tentang wakaf sambil berasuransi jiwa. Makin tenang menyiapkan masa depan.

    ReplyDelete
  42. Ternyata sekarang asuransi gak hanya utk investasi dan proteksi diri ya Mbak, udah bisa utk jangka panjang bahkan jadi warisan ketika udah tiada yah. MasyaAllah :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

ASUS VivoBook Pro F570, Teman Kerja dan Bersenang-senangnya Mom Blogger

Work hard. Play hard. (Kata Wiz Khalifa, yang sudah diyakini banyak orang sebelum Om Wiz bikin lagu tahun 2012)  

Sejak menikah, saya memutuskan tidak lagi bekerja di luar rumah. Pikir saya, enakan melakukan sesuatu yang bisa dikerjakan di rumah saja deh sambil mengurus keluarga.
Awalnya menekuni menjadi penulis cerita anak. Namun seiring waktu, saat melihat banyak teman penulis menekuni dunia blogging, saat banyak majalah anak berguguran tak lagi terbit, akhirnya saya pun mengikuti hembusan angin. Jadi ikut arus deh menjadi blogger.
Baca cerita saya yang lain juga yuk, tentang ASUS Laptopku, Sahabat Bekerja dan Berkaryaku Sejak Dulu

Katanya, blogger seperti saya ini disebutnya mom blogger. Istilah ini dipakai untuk mereka yang berstatus ibu-ibu dan ngeblog. Bahasan blognya kebanyakan seputar pengasuhan anak atau parenting, wanita, atau keluarga.
Seiring waktu saya baru sadar, kalau kerjaan mom blogger ini buntutnya juga bisa menjadi buzzer atau influencer. Jika dulu saat jadi blogger se…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Delapan Kelebihan Honor 8A yang Pantas Dilirik Para Pecinta Musik

Beberapa waktu lalu, Honor mengeluarkan seri terbarunya yaitu Honor 10 Lite dan Honor 8A. Setelah saya pernah membahas Honor 10 Lite di sini, kali ini saya ingin menulis tentang delapan kelebihan Honor 8A yang pantas dilirik para pecinta musik.
Honor yang merupakan brand di bawah Huawei Group ini sengaja mengeluarkan Honor 8A untuk mereka yang mencari pengalaman luar biasa melalui musik dengan satu smartphone.
Menurut Justin Li, Presiden Honor Indonesia, Honor 8A menawarkan pengalaman suara yang luar biasa, yang dapat dinikmati sepanjang hari.
“Bagi mereka yang suka hang out dengan teman-teman yang diiringi musik favorit, HONOR 8A akan menjadi pilihan terbaik bagi mereka. Dan yang lebih penting, Anda bisa mendapatkan semua fitur hebat ini dengan harga terjangkau,” jelas Justin Li.
Sebagai smartphone yang melirik konsumen menengah ke bawah, Honor 8A memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut:
1. Teknologi pengeras suara yang lebih baik
Memiliki kualitas suara yang luar biasa. Honor 8A memp…

Ingin Punya Usaha Kuliner dengan Sasaran Generasi Milenial? Yuk Ikuti Tips Berikut

Pernah nggak terpikir, ingin punya usaha kuliner untuk generasi milenial. Yap, usaha di bidang kuliner sepertinya saat ini sedang menjadi tren. Hal ini pun tak rupanya juga dilirik oleh para artis.
Namun uniknya, beberapa waktu lalu saya sempat membaca berita di sebuah situs online tentang tutupnya beberapa usaha kuliner yang dimiliki para artis. Beberapa usaha kuliner artis pun yang kini masih hidup, tak sedikit juga yang sepi pengunjung.
Diam-diam saya lalu mengamati, sepertinya ada lho poin-poin yang jadi syarat kenapa sebuah usaha kuliner dengan sasaran generasi milenial bisa tetap bertahan lama. Penasaran? Yuk simak tipsnya berikut ini.
1. Menu yang Enak dan Unik
Yang namanya orang jual makanan, tentunya soal rasa adalah urusan nomor satu. Meski makanannya sedang tren, tampilannya bagus sekalipun, tapi kalau rasanya nggak enak, orang pun bisa kapok untuk membelinya lagi.
Nah, jika urusan rasa sudah oke, barulah kita pikirkan apa yang bisa membuat usaha kuliner itu tetap menang dari p…

Cerita tentang Gilang, Anak yang Ber-IQ Paling Tinggi Namun Hampir Tidak Naik Kelas

“Tolonglah Bu, kalau bisa anak ini juga harus naik kelas,” pinta kepala sekolah waktu itu lewat telepon.
Saya sampai harus menarik dan menghembuskan napas dengan berat, seberat keharusan saya mengiyakan permintaan kepala sekolah.
Buat saya justru tidak adil kalau saya menyatakan Gilang, anak yang sedang saya dan kepala sekolah bicarakan itu, untuk bisa naik kelas. Mana bisa saya tidak peduli pada rentetan nilai murid yang saya ampu tersebut, yang sangat banyak tidak memenuhi standar KKM di berbagai mata pelajaran.
Akhirnya pembicaraan telepon itu berakhir dengan pemintaan saya agar masalah ini diangkat saja ke rapat dewan guru. Pikir saya, memang sayalah wali kelas yang mengolah semua nilai dari guru mata pelajaran lain. Tapi naik tidaknya Gilang seharusnya juga tergantung dari para rekan guru.
Di senja itu, saya menggulung memori tentang Gilang, yang saya sembunyikan nama aslinya di tulisan ini. Gilang adalah anak dengan IQ paling tinggi di kelas yang saya pegang waktu itu.
Ada sebuah ke…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok.
Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.Beras, sagu, dan jagung 2.Gula pasir 3.Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.Daging sapi, ayam, dan ikan 5.Minyak goreng dan margarine 6.Susu 7.Telur 8.Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.Garam berIodium dan berNatrium
Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia.
Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli.
Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya.
Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha.
Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga toko tersebut lebih murah dari barang-barang yang dijual di toko kita nantinya.
Tapi kalau sampai belum ada pesaingnya, namanya …

Reksa Dana Saham atau Campuran, Mana yang Lebih Untung?

Bagi teman-teman yang sudah kenal dengan investasi reksa dana, dan sudah tahu beberapa macam reksa dana, mungkin bertanya-tanya, reksa dana yang mana ya yang lebih menguntungkan? Atau mungkin jika sudah tahu tapi masih bingung, lalu bertanya, reksa dana saham dan cammpuran, mana yang lebih untung ya?
Sebelum saya bahas, yuk barangkali ada yang ingin baca dulu tentang kenapa sih kita perlu investasi di tulisan saya sebelumnya berjudul Reksa Dana di MAMI,Investasi Mudah untuk Melawan Inflasi.
Jadi pada hari Minggu tanggal 17 Maret lalu, Manulife Asset Management Indonesia kembali mengadakan Kopdar Investarian untuk kali yang ke empat dan terakhir di Surabaya. Tempatnya di OOB Kitchen, Hotel MaxOne Surabaya.
Dalam acara tersebut, saya dan teman-teman dari blogger Surabaya dan sekitarnya, kembali mendapatkan materi edukasi seputar investasi, terutama investasi reksa dana. Seperti biasa, Pak Legowo Kusumonegoro yang merupakan Presdir Manulife Bagian Asset Management sebagai pembicaranya.
Sebe…

Shutterstock, Solusi untuk Penulis yang tidak Bisa Membuat llustrasi Buku

Sebelumnya, saya sendiri kurang begitu mengerti tentang pentingnya Shutterstock sebagai solusi untuk penulis seperti saya yang tidak bisa membuat ilustrasi buku.
Kalau saja saya tahu sejak dulu, tentunya beberapa kejadian seperti yang akan saya ceritakan berikut ini tidak perlu terjadi.
Jadi beberapa tahun lalu, ada sebuah penerbit online yang memberikan tawaran bagi para penulis untuk menerbitkan naskah bukunya secara online. Tak hanya naskah, penulis pun diminta untuk membuat ilustrasi sendiri termasuk urusan cover buku.
Kesempatan itu lalu tak saya sia-siakan. Saya pun kemudian memposting naskah saya tentang kumpulan cerita sewaktu menjadi reporter ke penerbit online tersebut. 

Sayang, buat saya yang tidak bisa membuat ilustrasi, bisa ditebak, hasilnya sungguh tidak memuaskan.

Dan kejadian tuntutan penulis yang perlu membuat ilustrasi bukunya sendiri atau paling tidak bekerja sama dengan pihak ilustrator juga kerap saya temukan infonya.
Seperti beberapa waktu yang lalu, ada peluang terb…