Skip to main content

Mengamankan Finansial dari Penyakit Kritis dengan PRUCritical Benefit 88


Pernah nggak terpikir kalau tulang punggung perekonomian keluarga mengalami penyakit kritis, misalnya itu suami, bagaimana nasib keluarga? Tentunya siapapun tak ingin sedih karena harus mengalami hal tersebut. Kemungkinan efeknya pun bisa mengarah ke urusan finansial yang tak lagi aman.

Bicara tentang penyakit kritis yang berupa penyakit tidak menular atau PTM, menurut data dari World Health Organization atau WHO, diperkirakan menyumbang angka 73 persen dari kematian di Indonesia.

PTM yang menjadi penyakit kritis dan akhir-akhir ini banyak dialami masyarakat Indonesia, menurut Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018 Kementerian Kesehatan, adalah kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, dan hipertensi.

Sementara itu menurut penelitian tahun 2014 hingga 2015 dari ASEAN Cost in Oncology atau ACTION, PTM yang menjadi penyakit kritis ini berpotensi menyebabkan kesulitan finansial. Data dari ACTION menyebutkan, 9.513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, 50 persennya mengalami kebangkrutan, dan 29 persen meninggal dunia.

Kekhawatiran tentang kenyataan itulah yang menurut Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia, banyak disampaikan kepadanya. Hal itu ia ungkapkan saat acara konferensi pers yang diadakan di Dyandra Convention Hall Surabaya pada hari Rabu, 16 Januari 2019. Ia sering ditanya, kenapa Prudential tidak membuat asuransi khusus terkait fenomena keberadaan penyakit kritis tersebut.

“Melalui PRUCritical Benefit 88, Prudential berharap dapat memberikan ketenangan pikiran pada nasabah dan keluarganya. Nasabah dapat memanfaatkan uang perlindungannya untuk membantu biaya pengobatan rumah sakit, dan juga biaya hidup,” jelas Jens.


Kenyataannya memang, perjuangan melawan penyakit kritis itu bisa sangat menguras emosi serta fisik pasien dan juga keluarganya. Hingga akibat lainnya, perencanaan keuangan pun bisa terganggu.

Menurut Jens, produk asuransi ini bisa melengkapi portofolio solusi kesehatan dan proteksi Prudential. “Karena kami terus melayani kebutuhan nasabah yang terus berubah. Kami percaya, PRUCritical Benefit 88 dapat menjadi solusi bagi masyarakat Indonesia dalam mengantisipasi dan mengelola dampak keuangan yang ditimbukan dari penyakit kritis.”

Keuntungan dari PRUCritical Benefit 88

Kehadiran PRUCritical Benefit 88 ini menurut Jens sejalan dengan komitmen brand baru Prudential yaitu Listening Understanding Delivering serta fokus We Do Health.

Melalui komiten baru ini, Prudential mempertegas tujuan perusahaan untuk selalu mendampingi nasabah dalam setiap tahap kehidupan.

Karena itu, PRUCritical Benefit 88 ini diharapkan bisa mengamankan finansial masyarakat dari penyakit kritis, untuk itu ada beberapa benefit yang bisa didapatkan.

1. Proteksi Terjamin

- Perlindungan secara menyeluruh untuk kondisi meninggal atau 60 kondisi kritis tahap akhir, tanpa periode masa bertahan hidup

- 10 persen Uang Pertanggungan (UP) untuk angioplasty anpa mengurangi UP PRUCritical Benefit 88 dengan maksimal Rp200 juta

- 200 persen tambahan UP akan dibayarkan jika tertanggung meninggal karena kecelakaan sebelum usia 70 tahun

- Perlindungan sampai dengan dengan usia 88 tahun dengan jagka waktu pembayaran premi yang dapat dipilih yakni sekama 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun atau premi tunggal.

2. Uang Pasti Kembali

- 100 persen UP akan dibayarkan bila tertanggung utama masih hidup dan polis masih aktif sampai usia 88 tahun, atau

- Jaminan manfaat 100 persen pengembalian premi pada tahun polis ke-20. Jika nasabah memilih pengembalian premi, maka polis berakhir.

Dengan keuntungan-keuntungan tersebut, nasabah bisa mengamankan kondisi finansial terutama keluarga dari penyakit kritis yang kehadirannya tentu tak diharapkan oleh siapapun.

Stroke, Salah Satu Penyakit Kritis yang Seharusnya Bisa Diantisipasi

Gaya hidup masyarakat zaman sekarang memang banyak yang menjadi pemicu munculnya penyakit kritis tidak menular. Salah satunya adalah stroke yang juga masuk dalam kategori silent killer.

Hal itu pun yang disampaikan dokter spesialis bedah syaraf, dr Nur Setiawan Suroto, Sp.BS dari RS Mitra Keluarga Surbaya. Ada beberapa hal menarik yang disampaikan oleh dokter yang biasa dipanggil dokter Iwan tersebut.


Fakta unik tersebut antara lain, adanya sebuah penelitian yang pernah ia baca, bahwa orang Indonesia punya kebiasaan menggunakan gadget sebanyak empat sampai enam  jam dalam sehari. Pola hidup inilah yang jadi salah satu pemicu penyakit stroke. Sementara itu, penyakit stroke ini justru paling banyak diderita oleh pria.

Stroke sendiri adalah peyakit pada pembuluh darah otak yang bisa berupa pembuntuan atau pecahnya cabang pembuluh darah. Gejalanya menurut dr Iwan antara lain, nyeri kepala, asimetris sisi tubuh, penurunan kesadaran hingga koma, dan bisa muncul secara mendadak.

Faktor pemicu stroke sebagai penyakit kritis ini sendiri bisa beragam. Mulai dari hiperkolesterol, hipertensi, diabetes, merokok, kurang olah raga, juga faktor usia dan jenis kelamin.

Melihat fenomena stroke yang dilabeli silent killer ini, dr Iwan pun mengingatkan tentang beberapa hal yang perlu dilakukan agar terhindar dari penyakit kritis yang kemunculannya bisa mendadak ini.

Beberapa hal yang perlu dilakukan tersebut antara lain, bergerak aktif setiap hari, lebih banyak memilih minum air mineral dibanding minuman lain, lebih banyak mengkonsumsi buah dan sayur, hindari berlama-lama menonton televisi atau gadget, lebih memilih mengkonsumsi makanan sehat sebagai camilan dibandingkan snack.

PRUCritical Benefit 88, Agar Keuangan Keluarga Aman dari Kondisi Kritis

Beberapa fakta yang disampaikan oleh dr Iwan tentang fenomena kondisi kesehatan di masyarakat itulah yang menjadi latar belakang munculnya PRUCritical Benefit 88. Hal tersebut lebih dijelaskan dalam konferensi pers oleh Himawan Purnama selalu Head of Product Development Prudential.


Keberadaan pria sebagai tulang punggung keluarga yang ternyata memiliki kecenderungan stroke lebih besar dibandingkan wanita, ternyata bisa berdampak tidak baik bagi masa depan keluarga.

Dampak buruk dari stroke yang dialami pria bagi keluarganya adalah kemungkinan terganggunya pendidikan anak, serta sulitnya biaya hidup keluarga di kemudian hari.

Karena itu, ada yang membedakan PRUCritical Benefit 88 dibanding produk asuransi lainnya. Menurut Himawan, nasabah PRUCritical Benefit 88 bisa memperoleh premi, manfaat, benefit yang sederhana, serta semua-semua yang bisa dijamin dari produk ini.

Yang menarik dari asuransi PRUCritical Benefit 88 ini adalah angka usia 88 tahun. Usia ini sendiri sudah menjadi pertimbangan karena pada umumnya rata-rata orang Indonesia memiliki masa hidup hingga usia 65 sampai 70 tahun.

Terkait kemungkinan terganggunyan kondisi finansial akibat penyakit kritis ini, Himawan pun berpesan agar mumpung masih muda, sebaiknya siapa saja menjalani hidup sehat, sekalian berasuransi . “Mumpung premi masih murah,” imbuhnya.

Perbedaan PRUCritical Benefit 88 dan PRULink Generasi Baru (Syariah)

Sudah selama 23 tahun Prudential di Indonesia melayani lebih dari 2.3 juta nasabah melalui berbagai inovasi dan solusi agar mereka mendapatkan perlindungan yang terbaik.

Sementara itu, Prudential plc sendiri sudah ada selama lebih dari 170 tahun dengan berkantor pusat di London dengan melayani lebih dari 26 juta nasabah di seluruh dunia.

Sedangkan Prudential Corporation Asia atau PCA telah beroperasi selama 95 tahun dan sudah membantu 15 juta nasabah di 12 pasar di seluruh wilayah Asia.

Prudential membantu banyak nasabahnya dengan mengejar mimpi dan minat mereka dengan menjaga hal-hal yang penting bagi nasabahnya, di antara melindungi keluarga mereka, menjaga agar mereka tetap sehat, membangun tabungan dan kekayaan, serta membantu perencanaan keuangan untuk masa pensiun mereka.

Banyak inovasi produk asuransi yang sudah dilakukan Prundetial. Di antaranya adalah PRUCritical Benefit 88 dan PRULink Generasi Baru Syariah. Ada perbedaan antara dua produk asuransi ini.

Perbedaan PRUCritical Benefit 88 dan PRULink Generasi Baru Syariah

Tentunya keuntungan dan manfaat yang berbeda ini bisa dipilih nasabah sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tiap nasabah yang berbeda-beda. Terutama terkait untuk mengamankan kondisi finansial yang mungkin bisa terjadi akibat penyakit kritis, dengan jalanin bareng bersama PRUCritical Benefit 88.


Yuk baca juga:
- Menjaga kesehatan dengan konsumsi telur dan ayam
- Mengatur keuangan ekstra untuk biaya kehamilan dengan kondisi tertentu
- Tentang neuropati, penyakit yang kerap dialami kebanyakan masyarakat perkotaan

Comments

  1. Sedia payun sebelum hujan, sakit atau musibah gak ada yang tau ya. Kalau karena sakit bisa bikin kehilangan semua gimana nasib keluarga ya kedepannya. Untungnya PRUCritical Benefit 88 bisa menjawab kebutuhan nasabah yang memerlukannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, semua orang emang nggak pengen sakit. Dan kita berasuransi bukan berarti karena kita mensugesti kalau nanti akan sakit.

      Delete
  2. membayangkan efek dari penyakit kritis itu serem banget ya, tapi ada sih kenalan juga karena sakit jantung hartanya jadi habis dan akhirnya berefek ke anak-anaknya yang menjadi kesulitan keuangan juga. Untung sekarang ada produk terbaru Prudential ini ya bisa menjadi solusi bagi penderita penyakit kritis :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener Mbak, sering juga denger cerita yang kayak gitu. Kitanya jadi ikutan sedih.

      Delete
  3. Nah ..mari kita giatkan pola hidup sehat biar gak sakit..apalagi sakit yg bisa menghabiskan dana.. TFS mba, jadi tahu ada alternatif payung di saat krisis..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener Mbak. Mending jaga hidup sehat dari sekarang ya. Manfaatnya lebih banyak dan berati.

      Delete
  4. Sejak awal meikah sama suami yang memang beda 10 tahun, aku sudah memikirkan hal terburuk yang bisa saja terjadi kapanpun, Mbak. Makanya aku harus punya tabungan dan investasi untuk masa depan anakku, khususnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi inget temenku, Mbak. Dia berpikir hal yang sama juga seperti ini.

      Delete
  5. Jangan sampai pasien terbebani pikiran soal finansial. Lebih baik fokus pada kesembuhan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak. Karena sakit aja udah bikin beban pikiran ya Mbak.

      Delete
  6. Iya zaman skrng segalanya bisa dikontrol pakai gadget dan bikin kita malas gerak ya mbak? Makanya akhirnya gaya hdiup jd kurang sehat. Moga2 kita semua terlindungi dr penyakit2 kritis ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... iya bener tu Mbak. Kadang gadget emang bisa melenakan.

      Delete
  7. Iya nih Mba. Siapa aja bisa kena penyakit kritis, biasanya karena gaya hidup kurang sehat atau faktor genetik. Nggak hanya suami aja, kalo istri sakit atau anak, menelan biaya yg gak sedikit juga buat berobat. Suami banting tulang, habis untuk biaya berobat aja, kasian juga. Untung ada solusinya ya, dengan PruCritical Benefit 88 :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah iya, apalagi kalau sudah punya faktor genetik ya. Mesti lebih waspada.

      Delete
  8. Demi mencegah dari kebangkrutan di masa depan, mulai sekarang kita harus menerapkan pola hidup sehat ya. Ngeri ngebayanginnya kalau uang kita, digunakan habis-habisan untuk berobat

    ReplyDelete
  9. Aku sudah menjadi nasabah Prudential Syariah selama 10 tahun terakhir and I have no complaint. Semoga kita bisa selalu sehat yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... Karena sehat itu memang banyak ya Mbak artinya.

      Delete
  10. Tulang punggung keluarga bagaikan akar pohon. Ketika akar tidak kuat berdiri maka akan punah.

    Prucritical benefit 88 memberikam keuntungan bagi nasabah Prudential

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dan apa saja yang tergantung pada pohon itu pun bisa terganggu juga ya Mbak keberadaanya.

      Delete
  11. Produk ini di butuhkan banget ya zaman sekarang soale penderita PTM juga terus meningkat. Semoga aja kita dan keluarga sehat selalu dan dijauhkan dari PTM.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... mana kedatangannya itu bisa tak terduga dan saat sudah terdeteksi, sulit ya Mbak menanganinya.

      Delete
  12. Plihan yg tepat utk antisipasi penyakit kritis ya..asyiknya lagi ada janinan uang pasti kembali kalau tak terpakai..mantaps..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Endingnya bisa kembali untuk dimanfaatkan oleh keluarga ya Mbak.

      Delete
  13. Makin keren ya PRUdential
    Baru aja ada produk barunya yang dikeluarin akhir tahun kemarin. Ini ada inovasi lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mereka terus inovasi seiring kebutuhan masyarakat ya Mbak

      Delete
  14. Srtiap orang pasti akan meninggal ya mba. Umur siapa yang tahu. Bila kita sudah menyiapkan tabungan tinggalan utk keluarga kita, katajya sih kita jadi orwng yang sangat peduli dengan keluagra

    ReplyDelete
  15. Kalau kata temen kantor saya yang agen pru, keseluruhan produk layanan pru ini memuliakan manusia sebagai klien. Bener-bener diposisikan sebagai orang yang wajib dibuat bahagia dan tenteram hidupnya. Cuma waktu itu temen saya itu menawarkan produk yang syaiahnya. Saya tertarik buat invest dana pendidikan tapi nggak dalam waktu dekat, hehe. Barangkali setelah menikah karena perlu diskusi sama suami.

    ReplyDelete
  16. saya jadi teringat alm. nenek, akan penyakit kritis beliau, sayang waktu itu saya belum mengenal prudent apalagi yang programnya sekarang pri benefit 88, tapi noted nih mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena kondisi seperti ini di masyarakat ya Mbak, makanya Prudential mengeluarkan produk ini.

      Delete
  17. Wah keren nih event nya semoga akan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan ya

    ReplyDelete
  18. Penderita peyakit kritis cukup terbantu dengan asuransi ini ya, duh aku serem kalau baca mengenai penyakit kritis, semoga kita dijauhkan aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... iya Mbak. Keberadaannya sulit dideteksi lagi.

      Delete
  19. Mak deg pas baca soal kebiasaan orang Indonesia yang terlalu lama main gadget.. lah saya kan jugaa hiks.. bisa berpotensi mendatangkan penyakit yaa rupanyaa. Semoga kita selalu sehat yah mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe... kita yang bidang kerjanya berkaitan dengan medsos emang identik dengan gadget ya Mbak.

      Delete
  20. Harus dimulai dari sekarang nih ya seharusnya Prucritical 88..aku suka program money back 100% nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makin muda memulainya, preminya pun makin murah Mbak.

      Delete
  21. Keren ini asuransinya jd mau pikir mau buka mba klo memang tdk terpakai claim bisa kmbali semuanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, endingnya kalau tak terpakai bisa bermanfaat juga buat keluarga.

      Delete
  22. Mungkin sebelum yakin mengambil jenis asuransi yang mana...bisa dikonsultasikan terlebih dahulu yaa...
    karena memang kondisi tak terduga seseorang selalu ada dan bisa menjadi resiko dalam hidup.

    ReplyDelete
  23. kembali lagi ke kebutuhan masing-masing ya Mbak, mau pilih produk mana dari Prudential ini. secara udah lengkap banget ini pilihannya, dana tanggungannya bisa kembali pula, ditanggung hingga usia 88 tahun, mantap banget deh.
    tapi semoga kita semua sehat ya Mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Bener Mbak, kalau tak terpakai pun dananya akhirnya bisa bermanfaat buat keluarga.

      Delete
  24. PRUCriticalBenefits 88 Ini gak bikin khawatir nasabah ya kalau gak kepakai karena balik lagi duitnya Aamiin sih ya buat jaga2 aja ikutan asuransi tapi kita nya tetap sehat-sehat aja Aamiin

    ReplyDelete
  25. Wah jaminan uang kembali 100 persen ini sungguh menarik sekali mba. Setahuku jarang nih ada jaminan seperti ini. Aku coba bahas ama suami ah untuk rencana ambil asuransi ini. Makasih mba :)

    ReplyDelete
  26. Ya semuanya pasti berharap sehat terus ya.
    Cuma gak ada salahnya mempersiapkan kemungkinan terburuk kan, asuransi salah satunya.
    Daripada nanti saat ada yang sakit jual ini-itu dan ngutang sana-sini untuk pengobatan

    ReplyDelete
  27. Perencanaan keuangan memang akan terganggu ketika hal-hal yang tidak diinginkan seperti datangnya penyakit muncul tiba-tiba. Harus cepat dimulai untuk memiliki jaminan kesehatan ya

    ReplyDelete
  28. aku sudah dari dulu pemakai prudential dan menurut aku ini merupakan asuransi yang sangat up to date dan memetingkan customer. salut aku sama inovasinya yang terbaru ini.

    ReplyDelete
  29. Jangan lupakan gaya hidup sehat ya mba. Bagaimanapun kan itu juga bentuk investasi.

    ReplyDelete
  30. Bener banget Mbak, perjuangan melawan penyakit kritis itu sangat menguras emosi serta fisik pasien dan juga keluarganya.keuangan keluarga juga terganggu jadinya..Bulikku kena kanker payudara..dan merembet dari kiri ke kanan..dan perawatannya sampai habis-habisan. Asuransi dari Prudential seperti ini bias jadi proteksi yaa








    ReplyDelete
  31. Setuju banget mba, asuransi itu penting banget karena kita nggak pernah tahu apa yang terjadi di masa depan.

    ReplyDelete
  32. Ikut acara ini bikin tersadar kalo hidup saya semberandal banget. Jauh dari gaya hidup sehat. Dan keuangan juga belom ada dana untuk jaminan proteksi dari penyakit kritis. Bersyukur banget deh ikut. Sekarang mulai nerapin lagi pola hidup sehat. Semoga kita semua terhindar dari penyakit kritis.

    ReplyDelete
  33. Semoga Prudential termasuk asuransi yang bener2 berpihak sama nasabah, klaimnya sesuai dengan yang dijanjikan dan bener2 memproteksi masyarakat dari segi kesehatan krn memang faktanya makin lama manusia jadi mudah kena penyakit beraneka ragam.

    Oya, ttg bahaya gadget memang sudah diwanti2 sama ilmuwan, bahkan setahu saya sudah kelyar istilah "nature deficit disorder", krn semakin canggihnya gadget membuat banyak masalah bagi kesehatan manusia zaman sekarang

    ReplyDelete
  34. Jadi inget pas suami masuk rumkit selama 5 hari lalu sakitnya lumayan lama pasca pulang dari RS dan suami sampe bilang kedepannya harus ada tabungan sepertinya cocok yes kalau ikutan prudential y mb sedia payung sebelum hujan

    ReplyDelete
  35. Harus makin melek asuransi nih. Waspada juga kalau tulang punggung (suami) terjadi apa-apa, biar ada jaminan hidup ke depannya.

    ReplyDelete
  36. Asuransi ini berani menjamin pengembalian premi kalau gak dipakai ya mbak? Keren banget. Soalnya selama ini yg bikin ragu ikut asuransi kalau ternyata susah urus klaimnya. Tapi Prudential ini beda ya.

    ReplyDelete
  37. Asuransi penting sekali untuk masa depan dan jangka panjang. Apalagi untuk masa tua. Alhamdulillah beberapa kali ikut asuransi selalu aman.

    ReplyDelete
  38. Indeed ya mom. Kita ga pernah tahu apa yg akan terjadi di kemudian hari makanya better mempersiapkan diri dengan asuransi. Banyaj baca rrview asuransi ini, 100% garansinya bikin tergiur.

    ReplyDelete
  39. Semoga kita sehat selalu ya. Suka serem kadang-kadang. Proteksi dan dana cadangan penting banget, buat pengeluaran tak terduga.

    ReplyDelete
  40. penyakit kritis kayak strokem kanker dan yang lainnya itu memang salah satu momok yang paling menakutkan ya buat kita. apalagi kalau tidak punya simpanan tabungan

    ReplyDelete
  41. Wah siapa yg mau sakit yah mba kita kadang sudah berusaha semaksimal mungkin menjaga kesehatan tp kan gk ada yg tau tetiba skt apa krna jaman sekarang gaya hidup masyarakat yg kurang sehat alangkah baiknya memproteksi dengan asuransi ya mba

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

ASUS VivoBook Pro F570, Teman Kerja dan Bersenang-senangnya Mom Blogger

Work hard. Play hard. (Kata Wiz Khalifa, yang sudah diyakini banyak orang sebelum Om Wiz bikin lagu tahun 2012)  

Sejak menikah, saya memutuskan tidak lagi bekerja di luar rumah. Pikir saya, enakan melakukan sesuatu yang bisa dikerjakan di rumah saja deh sambil mengurus keluarga.
Awalnya menekuni menjadi penulis cerita anak. Namun seiring waktu, saat melihat banyak teman penulis menekuni dunia blogging, saat banyak majalah anak berguguran tak lagi terbit, akhirnya saya pun mengikuti hembusan angin. Jadi ikut arus deh menjadi blogger.
Baca cerita saya yang lain juga yuk, tentang ASUS Laptopku, Sahabat Bekerja dan Berkaryaku Sejak Dulu

Katanya, blogger seperti saya ini disebutnya mom blogger. Istilah ini dipakai untuk mereka yang berstatus ibu-ibu dan ngeblog. Bahasan blognya kebanyakan seputar pengasuhan anak atau parenting, wanita, atau keluarga.
Seiring waktu saya baru sadar, kalau kerjaan mom blogger ini buntutnya juga bisa menjadi buzzer atau influencer. Jika dulu saat jadi blogger se…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Delapan Kelebihan Honor 8A yang Pantas Dilirik Para Pecinta Musik

Beberapa waktu lalu, Honor mengeluarkan seri terbarunya yaitu Honor 10 Lite dan Honor 8A. Setelah saya pernah membahas Honor 10 Lite di sini, kali ini saya ingin menulis tentang delapan kelebihan Honor 8A yang pantas dilirik para pecinta musik.
Honor yang merupakan brand di bawah Huawei Group ini sengaja mengeluarkan Honor 8A untuk mereka yang mencari pengalaman luar biasa melalui musik dengan satu smartphone.
Menurut Justin Li, Presiden Honor Indonesia, Honor 8A menawarkan pengalaman suara yang luar biasa, yang dapat dinikmati sepanjang hari.
“Bagi mereka yang suka hang out dengan teman-teman yang diiringi musik favorit, HONOR 8A akan menjadi pilihan terbaik bagi mereka. Dan yang lebih penting, Anda bisa mendapatkan semua fitur hebat ini dengan harga terjangkau,” jelas Justin Li.
Sebagai smartphone yang melirik konsumen menengah ke bawah, Honor 8A memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut:
1. Teknologi pengeras suara yang lebih baik
Memiliki kualitas suara yang luar biasa. Honor 8A memp…

Ingin Punya Usaha Kuliner dengan Sasaran Generasi Milenial? Yuk Ikuti Tips Berikut

Pernah nggak terpikir, ingin punya usaha kuliner untuk generasi milenial. Yap, usaha di bidang kuliner sepertinya saat ini sedang menjadi tren. Hal ini pun tak rupanya juga dilirik oleh para artis.
Namun uniknya, beberapa waktu lalu saya sempat membaca berita di sebuah situs online tentang tutupnya beberapa usaha kuliner yang dimiliki para artis. Beberapa usaha kuliner artis pun yang kini masih hidup, tak sedikit juga yang sepi pengunjung.
Diam-diam saya lalu mengamati, sepertinya ada lho poin-poin yang jadi syarat kenapa sebuah usaha kuliner dengan sasaran generasi milenial bisa tetap bertahan lama. Penasaran? Yuk simak tipsnya berikut ini.
1. Menu yang Enak dan Unik
Yang namanya orang jual makanan, tentunya soal rasa adalah urusan nomor satu. Meski makanannya sedang tren, tampilannya bagus sekalipun, tapi kalau rasanya nggak enak, orang pun bisa kapok untuk membelinya lagi.
Nah, jika urusan rasa sudah oke, barulah kita pikirkan apa yang bisa membuat usaha kuliner itu tetap menang dari p…

Cerita tentang Gilang, Anak yang Ber-IQ Paling Tinggi Namun Hampir Tidak Naik Kelas

“Tolonglah Bu, kalau bisa anak ini juga harus naik kelas,” pinta kepala sekolah waktu itu lewat telepon.
Saya sampai harus menarik dan menghembuskan napas dengan berat, seberat keharusan saya mengiyakan permintaan kepala sekolah.
Buat saya justru tidak adil kalau saya menyatakan Gilang, anak yang sedang saya dan kepala sekolah bicarakan itu, untuk bisa naik kelas. Mana bisa saya tidak peduli pada rentetan nilai murid yang saya ampu tersebut, yang sangat banyak tidak memenuhi standar KKM di berbagai mata pelajaran.
Akhirnya pembicaraan telepon itu berakhir dengan pemintaan saya agar masalah ini diangkat saja ke rapat dewan guru. Pikir saya, memang sayalah wali kelas yang mengolah semua nilai dari guru mata pelajaran lain. Tapi naik tidaknya Gilang seharusnya juga tergantung dari para rekan guru.
Di senja itu, saya menggulung memori tentang Gilang, yang saya sembunyikan nama aslinya di tulisan ini. Gilang adalah anak dengan IQ paling tinggi di kelas yang saya pegang waktu itu.
Ada sebuah ke…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok.
Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.Beras, sagu, dan jagung 2.Gula pasir 3.Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.Daging sapi, ayam, dan ikan 5.Minyak goreng dan margarine 6.Susu 7.Telur 8.Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.Garam berIodium dan berNatrium
Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia.
Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli.
Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya.
Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha.
Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga toko tersebut lebih murah dari barang-barang yang dijual di toko kita nantinya.
Tapi kalau sampai belum ada pesaingnya, namanya …

Reksa Dana Saham atau Campuran, Mana yang Lebih Untung?

Bagi teman-teman yang sudah kenal dengan investasi reksa dana, dan sudah tahu beberapa macam reksa dana, mungkin bertanya-tanya, reksa dana yang mana ya yang lebih menguntungkan? Atau mungkin jika sudah tahu tapi masih bingung, lalu bertanya, reksa dana saham dan cammpuran, mana yang lebih untung ya?
Sebelum saya bahas, yuk barangkali ada yang ingin baca dulu tentang kenapa sih kita perlu investasi di tulisan saya sebelumnya berjudul Reksa Dana di MAMI,Investasi Mudah untuk Melawan Inflasi.
Jadi pada hari Minggu tanggal 17 Maret lalu, Manulife Asset Management Indonesia kembali mengadakan Kopdar Investarian untuk kali yang ke empat dan terakhir di Surabaya. Tempatnya di OOB Kitchen, Hotel MaxOne Surabaya.
Dalam acara tersebut, saya dan teman-teman dari blogger Surabaya dan sekitarnya, kembali mendapatkan materi edukasi seputar investasi, terutama investasi reksa dana. Seperti biasa, Pak Legowo Kusumonegoro yang merupakan Presdir Manulife Bagian Asset Management sebagai pembicaranya.
Sebe…

Tips Mengajukan Pinjaman Modal Usaha

Dalam sebuah usaha, keberadaan modal menjadi salah satu hal utama yang diperhitungkan. Namun apabila modal sendiri tidak memungkinkan, mengajukan pinjaman modal usaha bisa menjadi alternatif pilihan.
Kebutuhan akan modal usaha biasanya muncul pada saat kita akan memulai sebuah usaha, atau di saat usaha sudah berjalan dan kita membutuhkan tambahan modal untuk lebih mengembangkan usaha yang sudah ada.
Saat ini, begitu banyak lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman untuk modal usaha. Mulai dari bank, koperasi, atau ada juga lembaga keuangan online. Apalagi, banyak lembaga keuangan yang saat ini memprioritaskan pinjaman untuk usaha yang berskala kecil dan menengah.
Hal ini dikarenakan pemerintah sendiri juga mendukung keberadaan usaha kecil yang punya arti besar bagi perekonomian negara. Keberadaan usaha kecil dapat membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja baru hingga menyerap tenaga kerja di masyarakat.
Menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008, ada penjelasan perbedaan antar…