Skip to main content

Mengamankan Finansial dari Penyakit Kritis dengan PRUCritical Benefit 88


Pernah nggak terpikir kalau tulang punggung perekonomian keluarga mengalami penyakit kritis, misalnya itu suami, bagaimana nasib keluarga? Tentunya siapapun tak ingin sedih karena harus mengalami hal tersebut. Kemungkinan efeknya pun bisa mengarah ke urusan finansial yang tak lagi aman.

Bicara tentang penyakit kritis yang berupa penyakit tidak menular atau PTM, menurut data dari World Health Organization atau WHO, diperkirakan menyumbang angka 73 persen dari kematian di Indonesia.

PTM yang menjadi penyakit kritis dan akhir-akhir ini banyak dialami masyarakat Indonesia, menurut Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018 Kementerian Kesehatan, adalah kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, dan hipertensi.

Sementara itu menurut penelitian tahun 2014 hingga 2015 dari ASEAN Cost in Oncology atau ACTION, PTM yang menjadi penyakit kritis ini berpotensi menyebabkan kesulitan finansial. Data dari ACTION menyebutkan, 9.513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, 50 persennya mengalami kebangkrutan, dan 29 persen meninggal dunia.

Kekhawatiran tentang kenyataan itulah yang menurut Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia, banyak disampaikan kepadanya. Hal itu ia ungkapkan saat acara konferensi pers yang diadakan di Dyandra Convention Hall Surabaya pada hari Rabu, 16 Januari 2019. Ia sering ditanya, kenapa Prudential tidak membuat asuransi khusus terkait fenomena keberadaan penyakit kritis tersebut.

“Melalui PRUCritical Benefit 88, Prudential berharap dapat memberikan ketenangan pikiran pada nasabah dan keluarganya. Nasabah dapat memanfaatkan uang perlindungannya untuk membantu biaya pengobatan rumah sakit, dan juga biaya hidup,” jelas Jens.


Kenyataannya memang, perjuangan melawan penyakit kritis itu bisa sangat menguras emosi serta fisik pasien dan juga keluarganya. Hingga akibat lainnya, perencanaan keuangan pun bisa terganggu.

Menurut Jens, produk asuransi ini bisa melengkapi portofolio solusi kesehatan dan proteksi Prudential. “Karena kami terus melayani kebutuhan nasabah yang terus berubah. Kami percaya, PRUCritical Benefit 88 dapat menjadi solusi bagi masyarakat Indonesia dalam mengantisipasi dan mengelola dampak keuangan yang ditimbukan dari penyakit kritis.”

Keuntungan dari PRUCritical Benefit 88

Kehadiran PRUCritical Benefit 88 ini menurut Jens sejalan dengan komitmen brand baru Prudential yaitu Listening Understanding Delivering serta fokus We Do Health.

Melalui komiten baru ini, Prudential mempertegas tujuan perusahaan untuk selalu mendampingi nasabah dalam setiap tahap kehidupan.

Karena itu, PRUCritical Benefit 88 ini diharapkan bisa mengamankan finansial masyarakat dari penyakit kritis, untuk itu ada beberapa benefit yang bisa didapatkan.

1. Proteksi Terjamin

- Perlindungan secara menyeluruh untuk kondisi meninggal atau 60 kondisi kritis tahap akhir, tanpa periode masa bertahan hidup

- 10 persen Uang Pertanggungan (UP) untuk angioplasty anpa mengurangi UP PRUCritical Benefit 88 dengan maksimal Rp200 juta

- 200 persen tambahan UP akan dibayarkan jika tertanggung meninggal karena kecelakaan sebelum usia 70 tahun

- Perlindungan sampai dengan dengan usia 88 tahun dengan jagka waktu pembayaran premi yang dapat dipilih yakni sekama 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun atau premi tunggal.

2. Uang Pasti Kembali

- 100 persen UP akan dibayarkan bila tertanggung utama masih hidup dan polis masih aktif sampai usia 88 tahun, atau

- Jaminan manfaat 100 persen pengembalian premi pada tahun polis ke-20. Jika nasabah memilih pengembalian premi, maka polis berakhir.

Dengan keuntungan-keuntungan tersebut, nasabah bisa mengamankan kondisi finansial terutama keluarga dari penyakit kritis yang kehadirannya tentu tak diharapkan oleh siapapun.

Stroke, Salah Satu Penyakit Kritis yang Seharusnya Bisa Diantisipasi

Gaya hidup masyarakat zaman sekarang memang banyak yang menjadi pemicu munculnya penyakit kritis tidak menular. Salah satunya adalah stroke yang juga masuk dalam kategori silent killer.

Hal itu pun yang disampaikan dokter spesialis bedah syaraf, dr Nur Setiawan Suroto, Sp.BS dari RS Mitra Keluarga Surbaya. Ada beberapa hal menarik yang disampaikan oleh dokter yang biasa dipanggil dokter Iwan tersebut.


Fakta unik tersebut antara lain, adanya sebuah penelitian yang pernah ia baca, bahwa orang Indonesia punya kebiasaan menggunakan gadget sebanyak empat sampai enam  jam dalam sehari. Pola hidup inilah yang jadi salah satu pemicu penyakit stroke. Sementara itu, penyakit stroke ini justru paling banyak diderita oleh pria.

Stroke sendiri adalah peyakit pada pembuluh darah otak yang bisa berupa pembuntuan atau pecahnya cabang pembuluh darah. Gejalanya menurut dr Iwan antara lain, nyeri kepala, asimetris sisi tubuh, penurunan kesadaran hingga koma, dan bisa muncul secara mendadak.

Faktor pemicu stroke sebagai penyakit kritis ini sendiri bisa beragam. Mulai dari hiperkolesterol, hipertensi, diabetes, merokok, kurang olah raga, juga faktor usia dan jenis kelamin.

Melihat fenomena stroke yang dilabeli silent killer ini, dr Iwan pun mengingatkan tentang beberapa hal yang perlu dilakukan agar terhindar dari penyakit kritis yang kemunculannya bisa mendadak ini.

Beberapa hal yang perlu dilakukan tersebut antara lain, bergerak aktif setiap hari, lebih banyak memilih minum air mineral dibanding minuman lain, lebih banyak mengkonsumsi buah dan sayur, hindari berlama-lama menonton televisi atau gadget, lebih memilih mengkonsumsi makanan sehat sebagai camilan dibandingkan snack.

PRUCritical Benefit 88, Agar Keuangan Keluarga Aman dari Kondisi Kritis

Beberapa fakta yang disampaikan oleh dr Iwan tentang fenomena kondisi kesehatan di masyarakat itulah yang menjadi latar belakang munculnya PRUCritical Benefit 88. Hal tersebut lebih dijelaskan dalam konferensi pers oleh Himawan Purnama selalu Head of Product Development Prudential.


Keberadaan pria sebagai tulang punggung keluarga yang ternyata memiliki kecenderungan stroke lebih besar dibandingkan wanita, ternyata bisa berdampak tidak baik bagi masa depan keluarga.

Dampak buruk dari stroke yang dialami pria bagi keluarganya adalah kemungkinan terganggunya pendidikan anak, serta sulitnya biaya hidup keluarga di kemudian hari.

Karena itu, ada yang membedakan PRUCritical Benefit 88 dibanding produk asuransi lainnya. Menurut Himawan, nasabah PRUCritical Benefit 88 bisa memperoleh premi, manfaat, benefit yang sederhana, serta semua-semua yang bisa dijamin dari produk ini.

Yang menarik dari asuransi PRUCritical Benefit 88 ini adalah angka usia 88 tahun. Usia ini sendiri sudah menjadi pertimbangan karena pada umumnya rata-rata orang Indonesia memiliki masa hidup hingga usia 65 sampai 70 tahun.

Terkait kemungkinan terganggunyan kondisi finansial akibat penyakit kritis ini, Himawan pun berpesan agar mumpung masih muda, sebaiknya siapa saja menjalani hidup sehat, sekalian berasuransi . “Mumpung premi masih murah,” imbuhnya.

Perbedaan PRUCritical Benefit 88 dan PRULink Generasi Baru (Syariah)

Sudah selama 23 tahun Prudential di Indonesia melayani lebih dari 2.3 juta nasabah melalui berbagai inovasi dan solusi agar mereka mendapatkan perlindungan yang terbaik.

Sementara itu, Prudential plc sendiri sudah ada selama lebih dari 170 tahun dengan berkantor pusat di London dengan melayani lebih dari 26 juta nasabah di seluruh dunia.

Sedangkan Prudential Corporation Asia atau PCA telah beroperasi selama 95 tahun dan sudah membantu 15 juta nasabah di 12 pasar di seluruh wilayah Asia.

Prudential membantu banyak nasabahnya dengan mengejar mimpi dan minat mereka dengan menjaga hal-hal yang penting bagi nasabahnya, di antara melindungi keluarga mereka, menjaga agar mereka tetap sehat, membangun tabungan dan kekayaan, serta membantu perencanaan keuangan untuk masa pensiun mereka.

Banyak inovasi produk asuransi yang sudah dilakukan Prundetial. Di antaranya adalah PRUCritical Benefit 88 dan PRULink Generasi Baru Syariah. Ada perbedaan antara dua produk asuransi ini.

Perbedaan PRUCritical Benefit 88 dan PRULink Generasi Baru Syariah

Tentunya keuntungan dan manfaat yang berbeda ini bisa dipilih nasabah sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tiap nasabah yang berbeda-beda. Terutama terkait untuk mengamankan kondisi finansial yang mungkin bisa terjadi akibat penyakit kritis, dengan jalanin bareng bersama PRUCritical Benefit 88.


Yuk baca juga:
- Menjaga kesehatan dengan konsumsi telur dan ayam
- Mengatur keuangan ekstra untuk biaya kehamilan dengan kondisi tertentu
- Tentang neuropati, penyakit yang kerap dialami kebanyakan masyarakat perkotaan

Comments

  1. Sedia payun sebelum hujan, sakit atau musibah gak ada yang tau ya. Kalau karena sakit bisa bikin kehilangan semua gimana nasib keluarga ya kedepannya. Untungnya PRUCritical Benefit 88 bisa menjawab kebutuhan nasabah yang memerlukannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, semua orang emang nggak pengen sakit. Dan kita berasuransi bukan berarti karena kita mensugesti kalau nanti akan sakit.

      Delete
  2. membayangkan efek dari penyakit kritis itu serem banget ya, tapi ada sih kenalan juga karena sakit jantung hartanya jadi habis dan akhirnya berefek ke anak-anaknya yang menjadi kesulitan keuangan juga. Untung sekarang ada produk terbaru Prudential ini ya bisa menjadi solusi bagi penderita penyakit kritis :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener Mbak, sering juga denger cerita yang kayak gitu. Kitanya jadi ikutan sedih.

      Delete
  3. Nah ..mari kita giatkan pola hidup sehat biar gak sakit..apalagi sakit yg bisa menghabiskan dana.. TFS mba, jadi tahu ada alternatif payung di saat krisis..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener Mbak. Mending jaga hidup sehat dari sekarang ya. Manfaatnya lebih banyak dan berati.

      Delete
  4. Sejak awal meikah sama suami yang memang beda 10 tahun, aku sudah memikirkan hal terburuk yang bisa saja terjadi kapanpun, Mbak. Makanya aku harus punya tabungan dan investasi untuk masa depan anakku, khususnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi inget temenku, Mbak. Dia berpikir hal yang sama juga seperti ini.

      Delete
  5. Jangan sampai pasien terbebani pikiran soal finansial. Lebih baik fokus pada kesembuhan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak. Karena sakit aja udah bikin beban pikiran ya Mbak.

      Delete
  6. Iya zaman skrng segalanya bisa dikontrol pakai gadget dan bikin kita malas gerak ya mbak? Makanya akhirnya gaya hdiup jd kurang sehat. Moga2 kita semua terlindungi dr penyakit2 kritis ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... iya bener tu Mbak. Kadang gadget emang bisa melenakan.

      Delete
  7. Iya nih Mba. Siapa aja bisa kena penyakit kritis, biasanya karena gaya hidup kurang sehat atau faktor genetik. Nggak hanya suami aja, kalo istri sakit atau anak, menelan biaya yg gak sedikit juga buat berobat. Suami banting tulang, habis untuk biaya berobat aja, kasian juga. Untung ada solusinya ya, dengan PruCritical Benefit 88 :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah iya, apalagi kalau sudah punya faktor genetik ya. Mesti lebih waspada.

      Delete
  8. Demi mencegah dari kebangkrutan di masa depan, mulai sekarang kita harus menerapkan pola hidup sehat ya. Ngeri ngebayanginnya kalau uang kita, digunakan habis-habisan untuk berobat

    ReplyDelete
  9. Aku sudah menjadi nasabah Prudential Syariah selama 10 tahun terakhir and I have no complaint. Semoga kita bisa selalu sehat yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... Karena sehat itu memang banyak ya Mbak artinya.

      Delete
  10. Tulang punggung keluarga bagaikan akar pohon. Ketika akar tidak kuat berdiri maka akan punah.

    Prucritical benefit 88 memberikam keuntungan bagi nasabah Prudential

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dan apa saja yang tergantung pada pohon itu pun bisa terganggu juga ya Mbak keberadaanya.

      Delete
  11. Produk ini di butuhkan banget ya zaman sekarang soale penderita PTM juga terus meningkat. Semoga aja kita dan keluarga sehat selalu dan dijauhkan dari PTM.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... mana kedatangannya itu bisa tak terduga dan saat sudah terdeteksi, sulit ya Mbak menanganinya.

      Delete
  12. Plihan yg tepat utk antisipasi penyakit kritis ya..asyiknya lagi ada janinan uang pasti kembali kalau tak terpakai..mantaps..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Endingnya bisa kembali untuk dimanfaatkan oleh keluarga ya Mbak.

      Delete
  13. Makin keren ya PRUdential
    Baru aja ada produk barunya yang dikeluarin akhir tahun kemarin. Ini ada inovasi lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mereka terus inovasi seiring kebutuhan masyarakat ya Mbak

      Delete
  14. Srtiap orang pasti akan meninggal ya mba. Umur siapa yang tahu. Bila kita sudah menyiapkan tabungan tinggalan utk keluarga kita, katajya sih kita jadi orwng yang sangat peduli dengan keluagra

    ReplyDelete
  15. Kalau kata temen kantor saya yang agen pru, keseluruhan produk layanan pru ini memuliakan manusia sebagai klien. Bener-bener diposisikan sebagai orang yang wajib dibuat bahagia dan tenteram hidupnya. Cuma waktu itu temen saya itu menawarkan produk yang syaiahnya. Saya tertarik buat invest dana pendidikan tapi nggak dalam waktu dekat, hehe. Barangkali setelah menikah karena perlu diskusi sama suami.

    ReplyDelete
  16. saya jadi teringat alm. nenek, akan penyakit kritis beliau, sayang waktu itu saya belum mengenal prudent apalagi yang programnya sekarang pri benefit 88, tapi noted nih mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena kondisi seperti ini di masyarakat ya Mbak, makanya Prudential mengeluarkan produk ini.

      Delete
  17. Wah keren nih event nya semoga akan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan ya

    ReplyDelete
  18. Penderita peyakit kritis cukup terbantu dengan asuransi ini ya, duh aku serem kalau baca mengenai penyakit kritis, semoga kita dijauhkan aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... iya Mbak. Keberadaannya sulit dideteksi lagi.

      Delete
  19. Mak deg pas baca soal kebiasaan orang Indonesia yang terlalu lama main gadget.. lah saya kan jugaa hiks.. bisa berpotensi mendatangkan penyakit yaa rupanyaa. Semoga kita selalu sehat yah mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe... kita yang bidang kerjanya berkaitan dengan medsos emang identik dengan gadget ya Mbak.

      Delete
  20. Harus dimulai dari sekarang nih ya seharusnya Prucritical 88..aku suka program money back 100% nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makin muda memulainya, preminya pun makin murah Mbak.

      Delete
  21. Keren ini asuransinya jd mau pikir mau buka mba klo memang tdk terpakai claim bisa kmbali semuanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, endingnya kalau tak terpakai bisa bermanfaat juga buat keluarga.

      Delete
  22. Mungkin sebelum yakin mengambil jenis asuransi yang mana...bisa dikonsultasikan terlebih dahulu yaa...
    karena memang kondisi tak terduga seseorang selalu ada dan bisa menjadi resiko dalam hidup.

    ReplyDelete
  23. kembali lagi ke kebutuhan masing-masing ya Mbak, mau pilih produk mana dari Prudential ini. secara udah lengkap banget ini pilihannya, dana tanggungannya bisa kembali pula, ditanggung hingga usia 88 tahun, mantap banget deh.
    tapi semoga kita semua sehat ya Mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Bener Mbak, kalau tak terpakai pun dananya akhirnya bisa bermanfaat buat keluarga.

      Delete
  24. PRUCriticalBenefits 88 Ini gak bikin khawatir nasabah ya kalau gak kepakai karena balik lagi duitnya Aamiin sih ya buat jaga2 aja ikutan asuransi tapi kita nya tetap sehat-sehat aja Aamiin

    ReplyDelete
  25. Wah jaminan uang kembali 100 persen ini sungguh menarik sekali mba. Setahuku jarang nih ada jaminan seperti ini. Aku coba bahas ama suami ah untuk rencana ambil asuransi ini. Makasih mba :)

    ReplyDelete
  26. Ya semuanya pasti berharap sehat terus ya.
    Cuma gak ada salahnya mempersiapkan kemungkinan terburuk kan, asuransi salah satunya.
    Daripada nanti saat ada yang sakit jual ini-itu dan ngutang sana-sini untuk pengobatan

    ReplyDelete
  27. Perencanaan keuangan memang akan terganggu ketika hal-hal yang tidak diinginkan seperti datangnya penyakit muncul tiba-tiba. Harus cepat dimulai untuk memiliki jaminan kesehatan ya

    ReplyDelete
  28. aku sudah dari dulu pemakai prudential dan menurut aku ini merupakan asuransi yang sangat up to date dan memetingkan customer. salut aku sama inovasinya yang terbaru ini.

    ReplyDelete
  29. Jangan lupakan gaya hidup sehat ya mba. Bagaimanapun kan itu juga bentuk investasi.

    ReplyDelete
  30. Bener banget Mbak, perjuangan melawan penyakit kritis itu sangat menguras emosi serta fisik pasien dan juga keluarganya.keuangan keluarga juga terganggu jadinya..Bulikku kena kanker payudara..dan merembet dari kiri ke kanan..dan perawatannya sampai habis-habisan. Asuransi dari Prudential seperti ini bias jadi proteksi yaa








    ReplyDelete
  31. Setuju banget mba, asuransi itu penting banget karena kita nggak pernah tahu apa yang terjadi di masa depan.

    ReplyDelete
  32. Ikut acara ini bikin tersadar kalo hidup saya semberandal banget. Jauh dari gaya hidup sehat. Dan keuangan juga belom ada dana untuk jaminan proteksi dari penyakit kritis. Bersyukur banget deh ikut. Sekarang mulai nerapin lagi pola hidup sehat. Semoga kita semua terhindar dari penyakit kritis.

    ReplyDelete
  33. Semoga Prudential termasuk asuransi yang bener2 berpihak sama nasabah, klaimnya sesuai dengan yang dijanjikan dan bener2 memproteksi masyarakat dari segi kesehatan krn memang faktanya makin lama manusia jadi mudah kena penyakit beraneka ragam.

    Oya, ttg bahaya gadget memang sudah diwanti2 sama ilmuwan, bahkan setahu saya sudah kelyar istilah "nature deficit disorder", krn semakin canggihnya gadget membuat banyak masalah bagi kesehatan manusia zaman sekarang

    ReplyDelete
  34. Jadi inget pas suami masuk rumkit selama 5 hari lalu sakitnya lumayan lama pasca pulang dari RS dan suami sampe bilang kedepannya harus ada tabungan sepertinya cocok yes kalau ikutan prudential y mb sedia payung sebelum hujan

    ReplyDelete
  35. Harus makin melek asuransi nih. Waspada juga kalau tulang punggung (suami) terjadi apa-apa, biar ada jaminan hidup ke depannya.

    ReplyDelete
  36. Asuransi ini berani menjamin pengembalian premi kalau gak dipakai ya mbak? Keren banget. Soalnya selama ini yg bikin ragu ikut asuransi kalau ternyata susah urus klaimnya. Tapi Prudential ini beda ya.

    ReplyDelete
  37. Asuransi penting sekali untuk masa depan dan jangka panjang. Apalagi untuk masa tua. Alhamdulillah beberapa kali ikut asuransi selalu aman.

    ReplyDelete
  38. Indeed ya mom. Kita ga pernah tahu apa yg akan terjadi di kemudian hari makanya better mempersiapkan diri dengan asuransi. Banyaj baca rrview asuransi ini, 100% garansinya bikin tergiur.

    ReplyDelete
  39. Semoga kita sehat selalu ya. Suka serem kadang-kadang. Proteksi dan dana cadangan penting banget, buat pengeluaran tak terduga.

    ReplyDelete
  40. penyakit kritis kayak strokem kanker dan yang lainnya itu memang salah satu momok yang paling menakutkan ya buat kita. apalagi kalau tidak punya simpanan tabungan

    ReplyDelete
  41. Wah siapa yg mau sakit yah mba kita kadang sudah berusaha semaksimal mungkin menjaga kesehatan tp kan gk ada yg tau tetiba skt apa krna jaman sekarang gaya hidup masyarakat yg kurang sehat alangkah baiknya memproteksi dengan asuransi ya mba

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Lopang, Surganya Buah Jamblang

Tahu buah jamblang, atau juwet, atau dhuwet, atau dhuwek?
Di beberapa daerah, buah ini memang punya julukan yang berbeda-beda. Saya sendiri malah menyebutnya dengan plum Jawa! Hahaha…
Nah, di daerah Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kita bisa menjumpai buah jamblang dengan aneka jenis.
Mulai dari jamblang yang ukurannya kecil tanpa biji, sampai yang berukuran sebesar bakso telur puyuh dengan daging buah yang tebal.
Atau, dari yang rasanya masam, hingga jamblang yang manis tanpa menyisakan rasa sepet di lidah.
Jamblang yang warnanya hitam pekat hingga berwarna ungu kemerahan pun ada di Lopang.



Di masa-masa akhir musim kemarau menjelang musim hujan, biasanya buah ini bermunculan.
Untuk tahun 2017 ini, sepertinya musim jamblang di Lopang jatuh di sekitar bulan Oktober hingga November. Karena di bulan September ini, pohon-pohon jamblang di Lopang mulai bermunculan bunganya.
Karena begitu kayanya jenis jamblang di Lopang, saya menyebut tempat satu ini sebagai surg…

Membersihkan Luka Si Kecil Nggak Pakai Perih dengan Hansaplast Spray Antiseptik

Gimana caranya membersihkan luka si kecil nggak pakai perih? Ni kayaknya jadi pertanyaan banyak para ibu lah ya. Terutama yang punya anak dengan karakter aktif, suka banyak gerak.
Saya sendiri merasakannya. Kayyisah anak saya itu, masuk kategori anak yang jarang mau diam. Jadi biar katanya anak aktif itu tanda pintar, ya sudah lah ya, memang harus dibiarin sambil dipantau keaktifannya.
Cuma uniknya, Kayyisah ini kalau terluka, jarang banget mau langsung ngomong. Kecuali kalau sayanya sebagai ibunya langsung tahu. Akibatnya, lukanya yang telat ketahuan itu malah bikin proses penyembuhan nggak bisa cepat.
Belum lagi kalau sudah luka, masalah lainnya ya rasa sakit yang muncul. Iya sih, Kayyisah memang tipe anak yang kuat menahan sakit. Tapi tetap saja, kalau pas mandi, dianya baru mulai keluar reaksi kesakitannya. Akhirnya saat dirawat lukanya, jadi ada tantangan tersendiri deh!
Apalagi kalau kena obat yang malah bikin dia kesakitan. Mau nggak diobatin kok ya entar gimana sembuhnya. Diobat…

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok.
Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.Beras, sagu, dan jagung 2.Gula pasir 3.Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.Daging sapi, ayam, dan ikan 5.Minyak goreng dan margarine 6.Susu 7.Telur 8.Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.Garam berIodium dan berNatrium
Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia.
Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli.
Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya.
Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha.
Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga toko tersebut lebih murah dari barang-barang yang dijual di toko kita nantinya.
Tapi kalau sampai belum ada pesaingnya, namanya …

Asyiknya Mengenal Huruf Lewat Nama Makanan

Anak balita nggak boleh calistung? Boleh… Asal caranya yang asyik, dan anak nggak dipaksa untuk serius belajar.
Di luar negeri sana, kegiatan mengenal huruf, angka, sampai konsep baca tulis dan hitung untuk anak usia balita, caranya banyak yang menarik lho. Rata-rata, dilakukan dalam kondisi anak sedang bermain.
Nggak hanya lewat permainan, dengan menggunakan buku pun bisa. Apalagi buku anak zaman sekarang kan keren-keren tuh. Anak bisa menambah pengetahuan, dan aktivitas yang dilakukan dengan buku tersebut.
Misalnya buku karya Mbak Winarti terbitan Bhuana Ilmu Populer atau BIP ini. Bukunya berjudul ‘Mengenal Huruf Melalui Makanan A-Z’. Anak-anak bisa mengenal huruf A sampai Z lewat nama-nama makanan.

Yang asyik dari buku ini, anak-anak bisa mengenal huruf dari huruf depan tiap makanan. Di buku ini juga bikin saya jadi tahu lho makanan-makanan khas dari beberapa daerah.
Selain mengenal huruf, ada permainan juga nih yang bisa dilakukan anak-anak baik sendiri maupun dengan pendampingan orang…

Saat Berwakaf Tak Lagi Butuh Dana Besar

Jika manusia meninggal, maka amalnya terputus kecuali tiga perkara, sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang berdoa kepadanya. (HR Muslim)
Rentetan pertanyaan tentang wakaf diberikan Norman Nugraha, Chief Sharia Business Sun Life pada saya dan beberapa teman blogger saat acara Kopdar #WakafPastiKiniDanNanti yang diadakan di Bangi Kopi Surabaya pada hari Kamis 20 September 2018 lalu.
“Sudah tahu nggak bedanya wakaf dengan sedekah? Nah, tahu kan besarnya manfaat wakaf. Terus kalau tahu, sudah pernah wakaf nggak?”
Banyak peserta yang tidak langsung menjawab pertanyaan tersebut. Termasuk saya sendiri yang kadang masih suka bingung. Iya ya, sebetulnya bedanya sedekah sama wakaf itu di mananya sih?

Simpelnya kalau menurut Norman, wakaf itu sebetulnya sama-sama kitanya mengeluarkan uang untuk yang membutuhkan. Tapi pembedanya, kalau wakaf itu manfaatnya diharapkan berkepanjangan masanya.
Yang menerima, bisa mendapatkan manfaat wakaf untuk jangka waktu yang panjang. Misalnya ta…

Kuliner yang Dikangenin Para Perantau Asal Lamongan

Pernah jadi orang nomaden setelah sebelumnya menjadi orang Lamongan sekian tahun lamanya, membuat saya terkadang kangen sama kuliner asal daerah yang berada di pantura ini.
Lamongan, seperti kebanyakan daerah di Jawa Timur, memiliki kuliner dengan ciri khas cita rasa gurih dan pedas. Ini pas dengan lidah saya yang sejak kecil terbiasa dengan cita rasa khas makanan Sunda saat tinggal di Bekasi. Cita rasa khas makanan Sunda sendiri memang memiliki cita rasa gurih dan pedas tapi juga diselingi manis. Dan, rasa gurih dan pedasnya tidak semenonjol cita rasa masakan Jawa Timur.
Makanan asal Lamongan yang buat saya kaya rasa di lidah itulah yang sering saya kangenin saat pernah merantau di Kepulauan Riau dan Kalimantan Selatan. Sebetulnya, banyak juga sih perantau asal Lamongan di seluruh daerah di Indonesia. Tapi ya itu, yang terkenal rata-rata sebagai penjual pecel lele. Bahkan ketangguhan orang Lamongan yang mencari nafkah dengan usaha pecel lele itu sampai ke pelosok Natuna yang terpencil …

Bercerita Asyik dengan So Good CERDIK

Sepertinya, hampir semua anak kecil suka menyimak dongeng, ya. Apalagi bila caranya asyik dan menarik.
Misalnya, dongeng yang disampaikan dalam buku yang gambarnya berwarna-warni, dongeng yang isi ceritanya lucu serta terus memancing rasa penasaran anak, atau dongeng yang diceritakan dengan gaya bicara serta suara dan gerak yang bervariatif sehingga bisa membuat anak terpesona.
Tentunya, dongeng akan makin meninggalkan kesan baik bagi anak jika ada nilai positif serta pengetahuan di dalamnya.

Saya sendiri termasuk orang yang merasakan manfaat dari kebiasaan orangtua yang suka mendongeng sewaktu saya kecil. Selain itu, keberadaan berbagai buku cerita dan majalah anak yang saya baca juga terasa hingga sekarang manfaatnya.
Salah satu dongeng atau cerita yang membekas di benak saya adalah tentang cerita bergambar dari sebuah majalah anak, seorang remaja yang terus berusaha untuk menjadi penari balet. Meskipun, ia harus hidup sendiri karena kedua orangtuanya sudah meninggal, serta bibinya yang…