Skip to main content

Jurus Menang Lomba Blog a la Yuniari Nukti



Akhir-akhir ini saya sering dibuat salut oleh seorang blogger asal Surabaya. Namanya Mbak Yuniari Nukti. Namanya sering muncul jadi pemenang di beberapa lomba blog.

Kapan hari dia habis menang dan dapat laptop yang gambar tutupnya ada apel kroak itu lho. Terus beberapa waktu kemudian menang lagi dapat duit cash yang lumayan gede nominalnya.

Ndilalah pas Manulife bikin acara di Bangi Kopi pada hari Sabtu 28 Juli 2018, saya nggak hanya dapat materi reksa dana. Tapi dapat bonus materi cara sukses ikut lomba blog dari Mbak Yun. Seneng lah jadinya…

Di pengantar sebelum masuk ke inti materi, Mbak Yun sempat cerita kalau ia memang sampai dapat barang ini itu, bisa punya ini itu, dari hasil ngeblog terutama lomba blog.

Nah, kalau mau mengikuti caranya, ini dulu sih yang mesti dilakukan kalau menurut Mbak Yun.

1. Menggali mood. Perlu nih sebelum mengikuti lomba. Karena menurut Mbak Yun, mood adalah kunci utama penggugah semangat lomba.

2. Niat juga perlu. Karena niat inilah menurut Mbak Yun yang jadi awal mula kesuksesan suatu lomba.

3. Lakukan observasi. Kita perlu memelajari seluk beluk lomba,temanya apa, memahami objek yang mau ditulis, konflik dan penjelasan atau termasuk ide yang akan diangkat.

Jadi kalau diperinci, yang termasuk melakukan observasi itu antara lain:
- memahami tema,
- cari tahu keunggulan produk, kalau lombanya tentang review produk,
- browsing materi pendukung misalnya hasil penelitian, komentar ahli, kata mutiara, atau penggalan ungkapan,
- baca-baca ulasan produk dari website objek lomba
- serta perlu juga melengkapi dengan foto, video, atau infografis.

Ia juga mengingatkan tentang pentingnya membaca syarat dan ketentuan lomba secara detail. Teliti itu penting. Jangan sampai panitia sudah menulis dengan jelas di syarat ketentuan, eh, masih ditanyakan lagi.

Bhahaha… ini kok ya saya banget ya kadang kejadiannya. Misalnya nih, tema lombanya tentang inspirasi positif. Gitu yo saya nulisnya tentang cerita kegagalan. Kan yo langsung didepak sama panitianya!

Perhatikan juga urusan teknis seperti link, keyword, tag, atau yang lainnya. Misalnya nih, panitia minta kita follow atau like akun ini itu. Karena syaratnya itu ya harus diikuti peserta lomba blog.

Lalu, ada beberapa trik saat mengikuti lomba blog nih menurut Mbak Yun.

1. Lengkapi dengan tampilan visual kayak foto, video, atau infografis. Nah uniknya, Mbak Yun sendiri mengaku kalau dia nggak seberapa suka bikin infografis. Akhirnya ia lebih menguatkan media penunjang tulisannya dengan foto atau video.

2. Percantik tampilan seperti font, warna, ukuran font, atau jarak paragraf. Mbak Yun ngingetin, kalau bisa, jangan pakai paragraf panjang.

3. Poles postingan supaya menarik dan enak dibaca. Kalau Mbak Yun sendiri mengaku dia suka mengendapkan tulisannya semalam, lalu ia poles lagi keesokan harinya.

4. Hindari ngedraft menjelang deadline. Paling enggak nih, maksimal H-3. Pengaturan waktu ini penting banget. Kita bisa pakai untuk mengedit, melengkapi, melihat kompetitor dan membenahi tulisan sendiri, atau jaga-jaga kalau ada broken link.

Mbak Yun pernah nih dapat pengalaman nggak mengenakkan karena urusan mepet deadline ini. Jadi, awalnya dia tahu kalau lombanya itu deadline jam 12 malam. Ternyata deadlinenya diajukan jadi jam 10 malam. Akhirnya nggak bisa submit lomba deh.

Dan tentunya jangan lupa berdoa.


Nah gimana nih buat teman-teman yang suka ikutan lomba blog, jadi udah pada ngerti dan tambah semangat dong ya setelah tahu tips dan trik dan Mbak Yuniari Nukti.

Comments

  1. Tips para master pemenang lomba blog itu sangat bermanfaat. Semoga kita bisa dapet laptop apel kroak itu juga ya

    ReplyDelete
  2. Wah bermanfaat banget nih buat aku yang baru belajar nulis ya. Semangat itu mempengaruhi ya

    ReplyDelete
  3. Hihihi..impiannya menang lomba blog tapi jarang ikut lomba nih saya, duh makasih tips menang lombanya, semoga membuat saya mood ikutan lomba blog

    ReplyDelete
  4. Makasih mba, aku lagi research materi buat suatu lomba blog, cuma bingung buat pembuka dan penutup nya >_<

    ReplyDelete
  5. Saya banget mbak yg nulisnya saat mepet deadline. Moga next ke depannya kebiasan itu menyicil berkurang. Yg gak enaknya lagi saat deadline eh sinyalnya ngadat. Jadi emang baiknya jgn mepet deadline kl mau ikutan lomba

    ReplyDelete
  6. Waah makasih tips nya, aku sering mundur dulu sebelum mulai, hehe.
    Apalagi kalau tau pesertanya para mastah lomba.

    ReplyDelete
  7. Wuih iya, salut banget sama beliau. Keren banget juara lomba blog terus. Mana yang hadiahnya kece2 pula. Kudu ditiru nih tips2nya. :D

    ReplyDelete
  8. Wow, tipsnya perlu dicatat. Rindu menjadi salah satu pemenang lomba blog nih saya

    ReplyDelete
  9. Makjleb makjleb aku detlener garis keras hahahaha :P
    Iya ya Mbak Yuni sering menang lomba dan hadiahnya wow wow. Makasih udah berbagi tipsnya mbak :D

    ReplyDelete
  10. Tipsnya harus ku Coba nih biar bisa menang lomba. Soalnya kadang memang nggak mood, dan bahkan mepet de el juga buatnya, hehehe. TFS, mbak

    ReplyDelete
  11. Hehe iya nih padahal jurusnya dah hapal tapi paa prakteknya blum bisa menang juga gk pake video dn inf grafis kali y

    ReplyDelete
  12. Wah, waktu itu pernah kepoin blog mbk yuniar. Apalagi ini yg dicari.. Kudu belajar lagi nih, mba ika..

    ReplyDelete
  13. Thank ulasannya. Saya masih belum pernah nih menang lomba blog. Hiks bakal langsung dipraktekin sih ini ilmunya. Semangat ngeblog mba.

    ReplyDelete
  14. Wkwk. ...pantesan aku gak pernah menanh lomba lah bikin infografis aja masih acakadul. Hihi.. Ternyata infografis yang baik itu menjadi penunjang atau nilai plus dalam blog kompetisi ya.

    ReplyDelete
  15. Beberapa kali saya juga mengamati nama Mbak Yuniari Nukti seing masuk dalam jajaran pemenang lomba dan Rizky Alatas sangat bermanfaat ketika ingin mengikuti lomba dan muka-muka menang setelah ini

    ReplyDelete
  16. wah asyik..bisa dapet resep menang blog dari mbak yuniari nukti. Saban hari pernah menang kamera juga sepertinya.

    ReplyDelete
  17. Khusuk banget saya bacanya.. karena memang penasaran sama para pemenang lomba itu, apa sih tips and triknya.. jika boleh diambil kesimpulan, bahwa “usaha itu tidak akan mengkhianati hasil” ya mba.. dengan usaha yang lebih dan Dian inshaAllah bisa memenangkan lomba

    ReplyDelete
  18. Aku follower dari mbak yuniarti juga nih mbak, selalu terinspirasi oleh apa yg beliau uploud di ig. Jurusnya mantab semua ya mbak, mau belajar akh sm mbak yuni biar bisa menang ngeblog juga.. aamin

    ReplyDelete
  19. Aaaaaaak mak Yuni ini emang kece kece postingan blognya. Plus setiap ikut blogging competition juga keliatan banget totalitasnyaaaaa. Nggak salah deh jadi juara di banyak kompetisi blog. Siap nyontek ilmunya mak yuni nih. Hihi. Makasi udah sharing ya mbak Ikaaaa

    ReplyDelete
  20. Aku sih belum pernah nyobain lomba blog seperti apa, rasa penasaran sih ada pengin tau sebenarnya kayak gimana ngikutin lomba.
    Lewat postingan kak Susanti ini, aku jadi tau sosok kak Yuniarti Nukti yang seringkali memenangi lomba.
    Ketelitian menulisnya menginspirasi.

    ReplyDelete
  21. Mbak Yuni lagi sering diperhitungkan, nih. Sering juara dalam lomba blog. Keren!

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

Menambah Wawasan Parenting dari Buku Dilan

Ceritanya karena lagi heboh-hebohnya Film Dilan nih. Saya yang sudah dari lama ngincer buku itu, lalu pengen beli tapi kok ya kapasitas dana nggak kayak dulu lagi, akhirnya cuma bisa ngowoh.
Eh ndilalah, entah dari mana ceritanya, kok jadi tahu aplikasi perpustakaan nasional bernama iPusnas. Dan di sana koleksi Dilannya lengkap! Tiga buku ada semua. Cuma… antriannya sampai ratusan, Jeng!
Demi rasa penasaran, ikutan ngantri deh. Lucunya, awal ngecek koleksi buku Dilan di iPusnas, saya langsung bisa pinjam buku yang ke tiga, Milea Suara dari Dilan. Pas kosong, padahal yang sudah antri banyak. Tapi kemudian saya anggurin. Dan akhirnya nggak kebaca deh.

Beberapa hari kemudian, saat launching film Dilan beneran keluar, cek antrian lagi deh. Makin sering lagi ngeceknya di notifikasi. Endingnya, dalam seminggu, saya bisa lho mengalahkan para pesaing antrian buku ini, baca tiga-tiganya dalam waktu nonstop sekitar lima sampai enam jam langsung baca, lewat hp Samsung J1. Udah, bayangin aja tu laya…

Lopang, Surganya Buah Jamblang

Tahu buah jamblang, atau juwet, atau dhuwet, atau dhuwek?
Di beberapa daerah, buah ini memang punya julukan yang berbeda-beda. Saya sendiri malah menyebutnya dengan plum Jawa! Hahaha…
Nah, di daerah Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kita bisa menjumpai buah jamblang dengan aneka jenis.
Mulai dari jamblang yang ukurannya kecil tanpa biji, sampai yang berukuran sebesar bakso telur puyuh dengan daging buah yang tebal.
Atau, dari yang rasanya masam, hingga jamblang yang manis tanpa menyisakan rasa sepet di lidah.
Jamblang yang warnanya hitam pekat hingga berwarna ungu kemerahan pun ada di Lopang.



Di masa-masa akhir musim kemarau menjelang musim hujan, biasanya buah ini bermunculan.
Untuk tahun 2017 ini, sepertinya musim jamblang di Lopang jatuh di sekitar bulan Oktober hingga November. Karena di bulan September ini, pohon-pohon jamblang di Lopang mulai bermunculan bunganya.
Karena begitu kayanya jenis jamblang di Lopang, saya menyebut tempat satu ini sebagai surg…

Membimbing Anak Belajar

Kali ini saya ingin membahas tentang apa dan bagaimana tentang membimbing anak belajar yang perlu dilakukan oleh orangtua. Tulisan ini berdasarkan hasil wawancara dengan Imelda Yetti yang beberapa tahun lalu sempat saya wawancarai sewaktu saya menjadi reporter di Batam. Saat itu, ia adalah pengajar di Sekolah Charitas Batam.
Sering orangtua mewajibkan anaknya untuk belajar tanpa ingin tahu mengapa ada anak yang sulit dalam proses belajarnya. Akibatnya meski anak dipaksa terus belajar, anak tak kunjung menjadi pintar dalam artian menyerap apa yang dipelajarinya sendiri.
Padahal menurut Imelda, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi kemampuan anak dalam belajar. Faktor-faktor tersebut antara lain, waktu, dukungan, budaya, konteks, dan kebebasan memilih.
Dikatakannya lebih lanjut, tiap anak memiliki waktu yang berbeda-beda untuk dirinya sehingga ia bisa mudah menyerap apa yang dipelajarinya.
Anak pun membutuhkan dukungan dari lingkungan sekelilingnya dalam hal belajar. Bisa jadi dari or…

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok.
Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.Beras, sagu, dan jagung 2.Gula pasir 3.Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.Daging sapi, ayam, dan ikan 5.Minyak goreng dan margarine 6.Susu 7.Telur 8.Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.Garam berIodium dan berNatrium
Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia.
Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli.
Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya.
Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha.
Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga toko tersebut lebih murah dari barang-barang yang dijual di toko kita nantinya.
Tapi kalau sampai belum ada pesaingnya, namanya …

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…