Skip to main content

Ungkapkan Cinta dengan Bolu Kukus Siliwangi

 

Bolu Cinta Siliwangi

 

Banyak orang kerap menjadikan Februari sebagai bulan cinta. Bulan di mana rasa cinta lebih diungkapkan nyata kepada orang terkasih. Banyak cara untuk mengungkapkannya. Dan jika Anda termasuk yang antimainstream, nyatakan saja rasa cinta itu dengan bolu kukus.

Ya, karena cokelat dan bunga sudah jadi hal yang biasa, yuk coba saja dengan bolu kukus. Bukan sembarang bolu kukus biasa. Karena, bolu kukus yang satu ini, istimewa!

Nama Siliwangi Bolu Kukus bisa jadi bukan hal yang baru lagi. Banyak orang sudah mengenalnya sebagai bolu kukus istimewa. Terutama cita rasanya yang bisa dipilih dalam banyak varian.

Nah, di bulan Februari ini tepatnya pada tanggal 7 Februari 2021 lalu, Siliwangi Bolu Kukus menghadirkan Bolu Cinta Siliwangi. Dalam sekotak Siliwangi Bolu Kukus, ada bolu-bolu kukus berbentuk hati dengan berbagai cita rasa yang beragam.

Bolu Cinta Siliwangi hadir dengan berbagai macam rasa dan varian. Mulai dari alpukat, blackcurrant, brownies, susu, red velvet, tape, pink lava, durian, dan nanas. Sedangkan untuk yang ingin menikmati satu kotak dengan berbagai rasa, bisa juga memilih yang MIX.

Uniknya, varian isiannya ada berbagai macam juga. Mulai dari original, keju, cokelat, atau kacang. Sedangkan untuk ukurannya, kita bisa memilih size S isi 4 pcs, size M isi 8 pcs, dan size L isi 12 pcs Bolu Cinta.

Bisa dibilang Bolu Cinta Siliwangi ini adalah hasil inovasi Siliwangi Bolu Kukus yang selalu menciptakan produk berkualitas, sehat, dan higienis utuk masyarakat.

 

Menikmati Bolu Cinta Siliwangi Bersama Keluarga

Buat saya yang sudah berkeluarga nih, Bolu Cinta Siliwangi bisa menjadi wujud rasa cinta bersama keluarga. Beberapa hari yang lalu, kami sekeluarga sempat mencoba bolu kukus ini. Karena baik saya, suami, dan si kecil punya selera berbeda, walhasil saat mencobanya pun jadi sesuai selera masing-masing.

Suami suka rasa durian. Saya suka alpukat. Sedangkan Kayyisah sukanya cokelat susu. Saya sendiri saat mencicipi yang rasa alpukat original, merasa ada rasa alpukat mentega yang begitu leleh di lidah.

Sempat juga mencicipi yang rasa durian. Dan ya ampun… buat saya yang durian ini pun juara rasanya! Coba lihat di foto deh. Kelihatan kan ada yang leleh di tengah-tengah bolu kukusnya? Nah itu tuh fla duriannya. Itu ya kalau pas di dalam mulut, benar-benar juicy! Buat saya, baik yang rasa alpukat atau durian, terasa banget cita rasa asli buahnya. Dan baunya itu lho, aroma buahnya langsung bikin sisapun siapapun auto pengen ngicipin!

Siliwangi bolu kukus

Sementara yang cokelat susu, saya nggak sempat ngicipin sama sekali. Sekotak kecil Bolu Kukus Siliwangi rasa yang itu tuh, dihabiskan semuanya sama Kayyisah sendiri. Mau ngicipin dikit saja, dia sudah melotot nggak ngebolehin. Hiks!

Buat saya, kalau Kayyisah bilang enak, berarti enak beneran. Masalahnya nih anak kalau sedikit saja ada yang nggak pas di lidahnya, dia langsung malas. Kalau sampai ketagihan, berarti memang enak banget.

Selain aneka varian rasa dan isian, buat saja Bolu Kukus Siliwangi ini memang juara tekstur bolunya. Saat digigit, Siliwangi Bolu Kukus ini terasa lembut dan empuk, lalu nggak seret waktu dikunyah dalam mulut.

Kalau sebagai oleh-oleh buat orang lain, Siliwangi Bolu Kukus ini cakep tampilannya. Bolunya ditata manis dalam plastik mika, dibungkus plastik, lalu dibungkus dalam kotak. Di plastik itu juga ada bungkus silica bubuk untuk menjaga kelembapannya.

Selain itu menurut saya, yang jadi kelebihannya Siliwangi Bolu Kukus ini adalah ada expired date-nya. Soalnya pernah nih saya niatnya mau ngasih tetangga bentuk kue-kuean seperti ini. Baru beli lho padahal dari outlet. Eh lha kok sudah tengik dan agak berjamur. Untung belum jadi dikasih ke tetangga. Kalau jadi kan ya malu-maluin…

Jadi pas tahu kalau Siliwangi Bolu Kukus ini ada expired date-nya serta kemasannya yang bikin bolunya nggak gampang rusak, saya jadi merasa nyaman. Nggak khawatir lagi kalau kuenya nanti kenapa-kenapa.

 

Bisa Free Order Siliwangi Bolu Kukus

Buat yang penasaran sama Siliwangi Bolu Kukus, terutama Bolu Cinta Siliwangi, bisa pesan kok lewat SBK Delivery. Dan, Free Delivery lho, tanpa minimum order. Pengirimannya bisa wilayah kota dan kabupaten.

Untuk yang di sekitara Malang, bisa mendapatkan produk Siliwangi Bolu Kukus di outlet Jalan Basuki Rahmat Nomor 95A. Bisa juga hubungi WA: 08125263261 atau 085793535400.

Lalu untuk yang di kota lainnya di Jawa Timur, seperti di Lamongan, bisa menghubungi nomor 082139481454. Sedangkan untuk yang di Jember bisa menghubungi 085236002236. Wehehe… dan saya bahagia dong tentunya. Soalnya di Lamongan gampang juga urusan peasn Siliwangi Bolu Kukus.

 

Yang Bikin Siliwangi Bolu Kukus Juara

Bagi yang ada di Bogor dan sekitarnya, mungkin memang sudah tidak asing lagi dengan Siliwangi Bolu Kukus. Dan buat yang belum kenal lalu penasaran, ini bolu apanya Prabu Siliwangi ya, nah, ya memang ada hubungannya kok.

Jadi, bolu kukus ini memang awalnya terinspirasi sejarah Prabu Siliwangi yang kental dengan area Jawa Barat. Karena itulah Siliwangi Bolu Kukus menggali semua potensi kuliner yang ada di Jawa Barat.

Karena itulah, varian rasanya kalau yang buah-buahan, ada Stroberi Ciwidey, Alpukat Mentega, Kurma Ajwa, Mangga Indramayu, Jeruk Garut, sampai Pisang Kepok. Sedangkan varian rasanya lainnya ada Susu Lembang, Kopi Bogor, Ubi Cilembu, Ketan Kelapa, Brownies Coklat, Talas Bogor, Madu Odeng, Kacang Ijo, Talas Oren, Martabak Kacang, Talas Aren, Pandan Wangi, Red Velvet dan Peuyeum Bandung.

Kelebihan lain dari Siliwangi Bolu Kukus adalah proses produksinya yang higienis, dengan bahan baku berkualitas, mesin dan peralatan tepat guna, serta tenaga kerja yang handal.

Buat saya higienis dan bahan baku berkualitas ini yang saya rasakan saat mencicipi Bolu Cinta Siliwangi. Kemasannya dari proses pembuatan, tidak akan terbuka sehingga membuat bolu kukus jadi terkontaminasi. Kemudian bahan berkualitasnya juga terasa saat bolu kukus saya nikmati waktu itu.



Satu lagi. Sudahlah enak, harganya pun terjangkau. Padahal, kualitas bolu kukusnya menurut saya sih premium, lho!

 

Overall, memang pas sih kalau Bolu Cinta Siliwangi jadi cara untuk mengungkapkan cinta kita pada orang yang kita sayangi. Apalagi kalau untuk keluarga. Lihat suami dan anak saya doyan banget menikmati Bolu Cinta Siliwangi, ah, rasanya bahagia hati ini!

 

 

 

Comments

  1. Unik banget bentuknya, aku mupeng yang durian dan tape. Kayaknya gurih manis gitu. Apalagi talas, ubi cilembu yg rasa klasik hehe. Kok jadi melantrak, enak banget soale....

    ReplyDelete
  2. Kalau gini mah satu kota mana cukup ya Kak? Bisa rebutan satu keluarga. Lembut banget teksturnya ya, kebayang legitnya. Ngiler :)

    ReplyDelete
  3. kelihatan enak banget memang bolu kukusnya, apalagi yang bolu cinta siliwangi. tekstur lembut rasa legit. Numani ya!

    ReplyDelete
  4. Aku prnh cobain ini. Tapi waktu itu temen bawa yg rasa standard, coklat. Masalahnya aku ga doyan coklat. Jd buatku pas nyobain dulu ya biasa aja.

    Tp aku penasaran pgn banget rasain yg alpukat dan durian mba. Rasa2 unik begitu yg bikin aku tertarik utk nyoba. Bukan rasa yg biasa. Jd mungkin kalo ntr ke Bogor lagi, mau deh nyoba beli yg rasa alpukat dan durian :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Postingan Populer

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua. Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya. Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat. Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu. Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan? Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, me

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya? Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya. Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong. Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih… Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat. Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu? Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya den

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala. Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut. Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar. Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya. Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kal

Menambah Wawasan Parenting dari Buku Dilan

Ceritanya karena lagi heboh-hebohnya Film Dilan nih. Saya yang sudah dari lama ngincer buku itu, lalu pengen beli tapi kok ya kapasitas dana nggak kayak dulu lagi, akhirnya cuma bisa ngowoh. Eh ndilalah, entah dari mana ceritanya, kok jadi tahu aplikasi perpustakaan nasional bernama iPusnas. Dan di sana koleksi Dilannya lengkap! Tiga buku ada semua. Cuma… antriannya sampai ratusan, Jeng! Demi rasa penasaran, ikutan ngantri deh. Lucunya, awal ngecek koleksi buku Dilan di iPusnas, saya langsung bisa pinjam buku yang ke tiga, Milea Suara dari Dilan. Pas kosong, padahal yang sudah antri banyak. Tapi kemudian saya anggurin. Dan akhirnya nggak kebaca deh. Aplikasi jagoan yang sudah bikin saya rajin baca buku lagi Beberapa hari kemudian, saat launching film Dilan beneran keluar, cek antrian lagi deh. Makin sering lagi ngeceknya di notifikasi. Endingnya, dalam seminggu, saya bisa lho mengalahkan para pesaing antrian buku ini, baca tiga-tiganya dalam waktu nonstop seki

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok. Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.       Beras, sagu, dan jagung 2.       Gula pasir 3.       Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.       Daging sapi, ayam, dan ikan 5.       Minyak goreng dan margarine 6.       Susu 7.       Telur 8.       Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.       Garam berIodium dan berNatrium Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia. Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli. Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya. Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha. Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga tok

Lopang, Surganya Buah Jamblang

Tahu buah jamblang, atau juwet, atau dhuwet, atau dhuwek? Di beberapa daerah, buah ini memang punya julukan yang berbeda-beda. Saya sendiri malah menyebutnya dengan plum Jawa! Hahaha… Nah, di daerah Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kita bisa menjumpai buah jamblang dengan aneka jenis. Mulai dari jamblang yang ukurannya kecil tanpa biji, sampai yang berukuran sebesar bakso telur puyuh dengan daging buah yang tebal. Atau, dari yang rasanya masam, hingga jamblang yang manis tanpa menyisakan rasa sepet di lidah. Jamblang yang warnanya hitam pekat hingga berwarna ungu kemerahan pun ada di Lopang. Di Lopang, kita bahkan bisa menjumpai jamblang mini berukuran seruas kepala jari kelingking, lho. Di masa-masa akhir musim kemarau menjelang musim hujan, biasanya buah ini bermunculan. Untuk tahun 2017 ini, sepertinya musim jamblang di Lopang jatuh di sekitar bulan Oktober hingga November. Karena di bulan September ini, pohon-poh

Melawan Neuropati untuk Segudang Aktivitas yang Terus Menanti

Dulu sewaktu sekolah, terkadang saya punya kebiasaan unik, meminta teman sebangku untuk memukuli telapak tangan saya. Asli, kira-kira sejak SD kelas enam saya sudah punya kebiasaan seperti itu. Jadi zaman tahun 80 sampai 90-an, yang namanya sekolah kan muridnya kebanyakan disuruh membaca atau menulis. Bahkan kalau sudah punya buku pun tetap disuruh mencatat ulang. Sewaktu harus sering menulis itulah, kadang tangan saya terasa lemas. Rasanya seperti tidak ada energi untuk bisa menggerakkan tangan. Selain telapak tangan yang terasa lemas, bagian lengan di dekat siku saya juga sering terasa seperti tertusuk-tusuk jarum. Kalau bahasa saya, rasanya cengkring-cengkring! Itu masih urusan tangan. Lha kaki saya waktu itu juga sering terasa kram. Biasanya di daerah telapak tangan bagian samping atau di jari tengah dan jari manis kaki. Waktu itu saya tidak pernah sampai mengira-ngira, saya itu sebetulnya kena apa, apa penyebabnya, dan harus melakukan apa agar keluha

Membimbing Anak Belajar

Kali ini saya ingin membahas tentang apa dan bagaimana tentang membimbing anak belajar yang perlu dilakukan oleh orangtua. Tulisan ini berdasarkan hasil wawancara dengan Imelda Yetti yang beberapa tahun lalu sempat saya wawancarai sewaktu saya menjadi reporter di Batam. Saat itu, ia adalah pengajar di Sekolah Charitas Batam. Sering orangtua mewajibkan anaknya untuk belajar tanpa ingin tahu mengapa ada anak yang sulit dalam proses belajarnya. Akibatnya meski anak dipaksa terus belajar, anak tak kunjung menjadi pintar dalam artian menyerap apa yang dipelajarinya sendiri. Padahal menurut Imelda, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi kemampuan anak dalam belajar. Faktor-faktor tersebut antara lain, waktu, dukungan, budaya, konteks, dan kebebasan memilih. Dikatakannya lebih lanjut, tiap anak memiliki waktu yang berbeda-beda untuk dirinya sehingga ia bisa mudah menyerap apa yang dipelajarinya. Anak pun membutuhkan dukungan dari lingkungan sekelilingnya dalam hal b

Resep Buka Puasa dengan Sambal Boran Khas Lamongan

Ada satu makanan khas dari daerah Lamongan yang jarang diketahui oleh kebanyakan orang luar Lamongan. Ya, jika kebanyakan orang tahunya kuliner Lamongan itu identik dengan Soto Ayam Lamongan, tapi sebenarnya, di Lamongan sendiri ada sebuah kuliner yang menjadi makanan keseharian masyarakat Lamongan. Namanya Nasi Boran. Disebut boran karena biasanya penjualnya menggunakan bakul besar yang bernama boran saat berjualan. Panganan yang satu ini kerap ditawarkan para penjualnya saat pagi hari sebagai sarapan, atau sore hingga malam hari. Biasanya penjual akan membungkus nasi boran dengan menggunakan daun pisang yang dilapisi kertas koran pada bagian luarnya. Sedangkan di bulan Ramadan, Nasi Boran tetap diminati banyak masyarakat Lamongan untuk sajian berbuka puasa, atau sahur. Jadi meski dini hari, ada juga kok penjual Nasi Boran yang berjualan. Malah biasanya laris diburu mereka yang ingin menikmatinya untuk menu sahur. Untuk satu kali sajian, Nasi Boran ini bisa terdir

Memilih Jajanan Sehat untuk Anak

Bagi kebanyakan orangtua, memilih jajanan untuk anak itu adalah hal yang penting. Sebisa mungkin tentunya harus sehat kan ya. Itulah yang kini jadi pegangan saya kalau urusan jajan buat Kayyisah. Padahal dulu sewaktu belum punya anak, saya suka komentar lho ke siapapun yang suka ngelarang-ngelarang anaknya buat jajan ini itu. “Ngapain sih banyak ngelarang ke anak makan ini itu. Entar anaknya jadi nggrangsang !” Nggrangsang itu istilah bahasa Jawa di tempat saya yang artinya rakus. Pas sudah punya anak, lha kok ternyata Kayyisah tipe anak yang mudah sensitif tenggorokannya. Plek ketiplek sama kayak abinya. Ke mana-mana, saya jadinya harus seperti satpam untuk urusan apapun yang akan masuk ke mulutnya. Sampai-sampai saya sering kasihan. Kadang, saya lihat dia begitu ingin makan ini itu, apalagi sewaktu kumpul dengan banyak orang. Tapi kondisinya mau tak mau membuat saya harus ketat untuk urusan yang satu ini. Sebetulnya pernah suami saya protes. Kenapa sih ngg