Skip to main content

Cara Mudah Cari Pinjaman Online Lewat Finpedia

Cara Mudah Cari Pinjaman Online Lewat Finpedia

  

Pandemi akibat Covid-19 yang mewabah di Indonesia sudah melebihi setahun lebih lamanya. Banyak masyarakat yang akhirnya mengalami krisis keuangan. Hingga akhirnya ada juga yang kemudian membutuhkan pinjaman online sebagai bagian dari solusi keuangan.

Masalah keuangan akibat pandemi ini juga terjadi pada kerabat saya. Di saat pandemi, usaha suaminya harus berhenti karena suatu hal yang tidak diupayakan maksimal oleh suaminya.

Akhirnya, kerabat saya itu pun mencoba membuat usaha Degan Jelly hingga menjadi peternak madu. Namun semua usaha itu masih belum sebanding dengan kebutuhan yang makin meningkat. Anaknya, yang merupakan sepupu saya, harus mendadak menikah. Tak lama kemudian sepupu saya itu pun membutuhkan dana besar untuk masuk kerja.

Alhasil kerabat saya sampai harus gali tutup lubang ke mana-mana. Sayangnya ia sempat terjebak pada pinjaman dengan bunga yang tinggi serta waktu pengembalian yang singkat.

Saya yang melihat semua itu jadi merasa bingung harus membantu apa. Hingga suatu ketika, saya melihat info tentang Finpedia. Dan inilah beberapa hal menarik tentang bagaimana siapapun bisa mendapatkan informasi pinjaman uang lewat Finpedia.

 

Untungnya Cari Pinjaman di Finpedia

Yang perlu ditekankan terlebih dahulu, Finpedia ini bukan bank atau lembaga keuangan yang membuat kita bisa mendapatkan pinjaman online lho ya. Tapi, Finpedia adalah tempat di mana kita bisa menjumpai berbagai macam informasi terkait bank atau lembaga keuangan apa saja yang berpeluang untuk bisa jadi tempat kita mendapat pinjaman. Termasuk pinjaman online.

Beberapa hal yang bisa kita jumpai di Finpedia agar kita mudah mendapatkan pinjaman termasuk pinjaman online yang tepat sesuai kebutuhan dan kemampuan kita, adalah sebagai berikut:

1. Mengurutkan hasil pencarian

Kita bisa mengurutkan hasil pencarian yang muncul di layar hp atau laptop kita sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kita.

Ada dua hal, yaitu terkait bunga dan jumlah pinjaman. Kita bisa mengurutkannya berdasarkan bunga dari terendah ke yang tertinggi dulu. Atau, kita bisa mengurutkan hasil pencarian jumlah pinjaman yang kita mau dari yang tertinggi ke yang terendah terlebih dahulu.

2. Sortir bank atau lembaga keuangan

Kalau kita mungkin sudah tahu beberapa lembaga keuangan tempat mendapatkan pinjaman, kita bisa menyortir bank atau lembaga keuangan apa yang akan langsung muncul di hasil pencarian kita lewat Finpedia. Untuk saat ini, di Finpedia ada beberapa lembaga keuangan dan bank yang tersimpan informasinya di sana.

3. Memilih jenis atau macam kreditnya

Sebetulnya ada beberapa macam atau jenis pinjaman sesuai kegunaan atau tujuan dari uang yang akan dipinjam tersebut akan digunakan untuk apa. Di Finpedia, jenis atau macam kredit tersebut dibagi menjadi Pinjaman Online, Kredit Tanpa Agunan, Kredit Kendaraan Bermotor, Kredit Pemilikan Rumah, serta Kredit Multiguna.

4. Informasi singkat namun bermanfaat dari setiap lembaga keuangan

Finpedia ini sepertinya mengerti informasi apa saja yang paling dibutuhkan orang jika ia sedang ingin mengajukan pinjaman. Nah di Finpedia, kita bisa langsung menjumpai nama bank atau lembaga keuangannya, jumlah minimal dan maksimal uang yang bisa kita pinjam, suku bunganya, tenor atau jangka waktu pengembalian.

Jika masih penasaran, kita bisa klik ‘lihat detail’ untuk mengetahui informasi lengkap seputar tiap bank atau lembaga keuangan. Nantinya kita bisa menemukan informasi lain seputar jumlah pelunasan per periode, total pelunasan, syarat pengajuan, serta dokumen yang diperlukan.

Informasi-informasi tersebut dikumpulkan Finpedia agar siapapun yang sedang ingin mengajukan pinjaman bisa menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Jika kita tertarik untuk mengajukan, tetap kita mesti mengonfirmasi ke pihak bank atau lembaga keuangannya. Misalnya, terkait segala syarat, dokumen, dan yang lainnya.

 

Cara Mudah Ajukan Pinjaman Online Lewat Finpedia

Saat ini, banyak orang yang begitu mengandalkan pinjaman online dibanding langsung datang ke bank atau lembaga keuangan lainnya. Alasannya, karena jika kita mengajukan pinjaman online, kita tidak perlu repot-repot lagi pergi keluar rumah. Cukup dengan perangkat hp atau laptop, kita sudah bisa mengajukan pinjaman online dari rumah saja.

Selain itu dengan melakukan pinjaman online, kita bisa dengan mudah dan lebih cepat mendapatkan dana yang dibutuhkan. Kita tinggal menyediakan berkas-berkas yang dibutuhkan dalam bentuk file, lalu pinjaman online bisa kita usahakan.

Di Finpedia, kita juga bisa mencari lembaga keuangan apa saja yang berpeluang untuk meminjamkan uang pada kita. Beberapa lembaga keuangan yang terdata di Finpedia tersebut antara lain, IDNA, Akulaku, Finplus, KreditCepat, Danamas, One Hope, JULO, Adakami, Pinjam Indo, Uangme, Investree, PINJAM MODAL, Pintek, KoinWorks, Danadidik, UKU, Modalku, Kredito, dan Akseleran.

Nilai plus lainnya dari data yang ditawarkan Finpedia khususnya pinjaman online adalah kita tak hanya mendapatkan data lembaga keuangan apa saja yang menawarkan pinjaan online. Akan tetapi, ada juga jenis-jenis pinjaman untuk tujuan tertentu yang lebih spesifik, dan tak hanya untuk pinjaman perorangan. Yang tentunya, besaran nominal pinjaman hingga tenornya pun menyesuaikan.

Jenis-jenis pinjaman online tersebut misalnya di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Pinjaman modal untuk karyawan

2. Untuk pelatihan kerja atau kursus dengan jaminan kerja

3. Untuk memenuhi purchasing order dari sekolah dan atau menyelesaikan proyek penyediaan fasilitas, infrastruktur, event pembangunan, dan sebagainya

4. Pendanaan stok inventaris, kebutuhan operasional, atau pengembangan usaha

5. Untuk pedagang online

6. Untuk tagihan

Yang jelas, semua lembaga keuangan atau bank yang terdata di Finpedia ini terdaftar dan diawasi oleh OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Sehingga kita tidak perlu khawatir jika smapai suatu ketika terjerat lembaga keuangan abal-abal yang merugikan.

Nantinya, pinjaman online ini bisa kita gunakan untuk berbagai kebutuhan yang terkait kondisi finansial kita. Mulai dari belanja konsumtif, membayar tagihan, menambah modal usaha, atau keperluan yang lainnya.

Cara mengajukan pinjaman online lewat Finpedia pun cukup mudah. Begini caranya…

1. Cermati dulu keterangan singkat dari setiap lembaga keuangan yang ditampilkan oleh Finpedia. Mulai dari pinjaman online minimal hingga maksimalnya berapa, suku bunganya berapa, serta masa pengembaliannya. Perhatikan bagian suku bunga dengan cermat ya. Karena ada suku bunga keterangannya yang per hari dan ada juga yang per bulan.

2. Untuk lebih jelasnya, klik terlebih dahulu tulisan ‘lihat detai’ sebelum mengklik tulisan ‘Ajukan Sekarang’ untuk bisa memerhitugkan kesanggupan kita mengembalikan pinjaman online.

3. Nantinya kita bisa mainkan simulasi yang otomatis akan dihitung oleh Finpedia. Data simulasi yang diperlukan adalah berapa nominal pinjaman yang akan kita ajukan, dan berapa lama tenor atau kesanggupan jangka waktu pengembalian pinjaman. Nanti kita bisa tahu berapa jumlah pelunasan per periode dan berapa total pelunasan pinjaman online yang harus kita bayarkan.

4. Nah, setelah itu baru kita bisa mengklik ‘Ajukan Sekarang’ jika dirasa perhitungan tersebut sesuai dengan kemampuan kita.

Yang perlu diingat sebelum melakukan pinjaman online adalah urgenitas kebutuhan akan pinjaman online tersebut, serta bagaimana estimasi kemampuan kita saat mengembalikan nantinya.

Nyatanya, Finpedia ini hadir untuk membantu siapapun yang membutuhkan suntikan bantuan dana. Baik itu perorangan, kelompok, atau bentuk usaha. 

Bagi yang tertarik, bisa kunjungi Finpedia di alamat url https://www.finpedia.id/pinjaman .

Mudahnya dapat pinjaman online lewaf finpedia


 

Comments

Postingan Populer

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua. Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya. Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat. Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu. Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan? Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, me

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya? Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya. Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong. Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih… Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat. Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu? Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya den

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala. Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut. Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar. Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya. Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kal

Menambah Wawasan Parenting dari Buku Dilan

Ceritanya karena lagi heboh-hebohnya Film Dilan nih. Saya yang sudah dari lama ngincer buku itu, lalu pengen beli tapi kok ya kapasitas dana nggak kayak dulu lagi, akhirnya cuma bisa ngowoh. Eh ndilalah, entah dari mana ceritanya, kok jadi tahu aplikasi perpustakaan nasional bernama iPusnas. Dan di sana koleksi Dilannya lengkap! Tiga buku ada semua. Cuma… antriannya sampai ratusan, Jeng! Demi rasa penasaran, ikutan ngantri deh. Lucunya, awal ngecek koleksi buku Dilan di iPusnas, saya langsung bisa pinjam buku yang ke tiga, Milea Suara dari Dilan. Pas kosong, padahal yang sudah antri banyak. Tapi kemudian saya anggurin. Dan akhirnya nggak kebaca deh. Aplikasi jagoan yang sudah bikin saya rajin baca buku lagi Beberapa hari kemudian, saat launching film Dilan beneran keluar, cek antrian lagi deh. Makin sering lagi ngeceknya di notifikasi. Endingnya, dalam seminggu, saya bisa lho mengalahkan para pesaing antrian buku ini, baca tiga-tiganya dalam waktu nonstop seki

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok. Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.       Beras, sagu, dan jagung 2.       Gula pasir 3.       Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.       Daging sapi, ayam, dan ikan 5.       Minyak goreng dan margarine 6.       Susu 7.       Telur 8.       Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.       Garam berIodium dan berNatrium Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia. Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli. Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya. Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha. Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga tok

Lopang, Surganya Buah Jamblang

Tahu buah jamblang, atau juwet, atau dhuwet, atau dhuwek? Di beberapa daerah, buah ini memang punya julukan yang berbeda-beda. Saya sendiri malah menyebutnya dengan plum Jawa! Hahaha… Nah, di daerah Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kita bisa menjumpai buah jamblang dengan aneka jenis. Mulai dari jamblang yang ukurannya kecil tanpa biji, sampai yang berukuran sebesar bakso telur puyuh dengan daging buah yang tebal. Atau, dari yang rasanya masam, hingga jamblang yang manis tanpa menyisakan rasa sepet di lidah. Jamblang yang warnanya hitam pekat hingga berwarna ungu kemerahan pun ada di Lopang. Di Lopang, kita bahkan bisa menjumpai jamblang mini berukuran seruas kepala jari kelingking, lho. Di masa-masa akhir musim kemarau menjelang musim hujan, biasanya buah ini bermunculan. Untuk tahun 2017 ini, sepertinya musim jamblang di Lopang jatuh di sekitar bulan Oktober hingga November. Karena di bulan September ini, pohon-poh

Melawan Neuropati untuk Segudang Aktivitas yang Terus Menanti

Dulu sewaktu sekolah, terkadang saya punya kebiasaan unik, meminta teman sebangku untuk memukuli telapak tangan saya. Asli, kira-kira sejak SD kelas enam saya sudah punya kebiasaan seperti itu. Jadi zaman tahun 80 sampai 90-an, yang namanya sekolah kan muridnya kebanyakan disuruh membaca atau menulis. Bahkan kalau sudah punya buku pun tetap disuruh mencatat ulang. Sewaktu harus sering menulis itulah, kadang tangan saya terasa lemas. Rasanya seperti tidak ada energi untuk bisa menggerakkan tangan. Selain telapak tangan yang terasa lemas, bagian lengan di dekat siku saya juga sering terasa seperti tertusuk-tusuk jarum. Kalau bahasa saya, rasanya cengkring-cengkring! Itu masih urusan tangan. Lha kaki saya waktu itu juga sering terasa kram. Biasanya di daerah telapak tangan bagian samping atau di jari tengah dan jari manis kaki. Waktu itu saya tidak pernah sampai mengira-ngira, saya itu sebetulnya kena apa, apa penyebabnya, dan harus melakukan apa agar keluha

Membimbing Anak Belajar

Kali ini saya ingin membahas tentang apa dan bagaimana tentang membimbing anak belajar yang perlu dilakukan oleh orangtua. Tulisan ini berdasarkan hasil wawancara dengan Imelda Yetti yang beberapa tahun lalu sempat saya wawancarai sewaktu saya menjadi reporter di Batam. Saat itu, ia adalah pengajar di Sekolah Charitas Batam. Sering orangtua mewajibkan anaknya untuk belajar tanpa ingin tahu mengapa ada anak yang sulit dalam proses belajarnya. Akibatnya meski anak dipaksa terus belajar, anak tak kunjung menjadi pintar dalam artian menyerap apa yang dipelajarinya sendiri. Padahal menurut Imelda, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi kemampuan anak dalam belajar. Faktor-faktor tersebut antara lain, waktu, dukungan, budaya, konteks, dan kebebasan memilih. Dikatakannya lebih lanjut, tiap anak memiliki waktu yang berbeda-beda untuk dirinya sehingga ia bisa mudah menyerap apa yang dipelajarinya. Anak pun membutuhkan dukungan dari lingkungan sekelilingnya dalam hal b

Resep Buka Puasa dengan Sambal Boran Khas Lamongan

Ada satu makanan khas dari daerah Lamongan yang jarang diketahui oleh kebanyakan orang luar Lamongan. Ya, jika kebanyakan orang tahunya kuliner Lamongan itu identik dengan Soto Ayam Lamongan, tapi sebenarnya, di Lamongan sendiri ada sebuah kuliner yang menjadi makanan keseharian masyarakat Lamongan. Namanya Nasi Boran. Disebut boran karena biasanya penjualnya menggunakan bakul besar yang bernama boran saat berjualan. Panganan yang satu ini kerap ditawarkan para penjualnya saat pagi hari sebagai sarapan, atau sore hingga malam hari. Biasanya penjual akan membungkus nasi boran dengan menggunakan daun pisang yang dilapisi kertas koran pada bagian luarnya. Sedangkan di bulan Ramadan, Nasi Boran tetap diminati banyak masyarakat Lamongan untuk sajian berbuka puasa, atau sahur. Jadi meski dini hari, ada juga kok penjual Nasi Boran yang berjualan. Malah biasanya laris diburu mereka yang ingin menikmatinya untuk menu sahur. Untuk satu kali sajian, Nasi Boran ini bisa terdir

Memilih Jajanan Sehat untuk Anak

Bagi kebanyakan orangtua, memilih jajanan untuk anak itu adalah hal yang penting. Sebisa mungkin tentunya harus sehat kan ya. Itulah yang kini jadi pegangan saya kalau urusan jajan buat Kayyisah. Padahal dulu sewaktu belum punya anak, saya suka komentar lho ke siapapun yang suka ngelarang-ngelarang anaknya buat jajan ini itu. “Ngapain sih banyak ngelarang ke anak makan ini itu. Entar anaknya jadi nggrangsang !” Nggrangsang itu istilah bahasa Jawa di tempat saya yang artinya rakus. Pas sudah punya anak, lha kok ternyata Kayyisah tipe anak yang mudah sensitif tenggorokannya. Plek ketiplek sama kayak abinya. Ke mana-mana, saya jadinya harus seperti satpam untuk urusan apapun yang akan masuk ke mulutnya. Sampai-sampai saya sering kasihan. Kadang, saya lihat dia begitu ingin makan ini itu, apalagi sewaktu kumpul dengan banyak orang. Tapi kondisinya mau tak mau membuat saya harus ketat untuk urusan yang satu ini. Sebetulnya pernah suami saya protes. Kenapa sih ngg