Skip to main content

Tak Usah Mengajak Anak Belajar Pemrograman Kalau Tidak Mau Mereka Punya Kemampuan Berikut Ini



Apa? Anak kecil diajak belajar pemrograman? Memangnya mereka bisa mengerti?

Tos deh kalau ada yang punya pikiran seperti itu. Karena saya pun yang umurnya sudah mau mendekati angka 40 saja masih berpikir kalau pemrograman adalah hal yang njelimet.

Tapi eh tapi, saat saya baca di internet, ternyata di China sana malah anak pra usia sekolah sudah mulai belajar pemrograman segala lho. Lalu saya mikir, kayaknya memang setiap anak kecil itu aslinya punya kemampuan super ya untuk belajar dengan sendirinya. Apalagi kids zaman now yang bisa dengan cepat mengenal teknologi.

Sebuah startup di Shanghai China mengajak anak-anak bermain koding video game. Sumber foto: newswire dot com

Anggapan ini terbersit saat saya melihat fenomena anak dan keponakan saya yang lincah memainkan hp zaman sekarang. Sementara ayah saya, masih nggak kunjung mengerti dan terus bertahan dengan menggunakan hpnya yang tak berlabel smart phone.

Lalu saya sendiri suka heran dengan kemampuan keponakan saat main minecraft. Sementara saya yang kadang suka melabeli diri sebagai ibu bangsa masa kini karena merasa udah bisa ngulik blogspot yang rumitnya pakai html, melihat keponakan saya asyik main minecraft, lha kok cuma bisa melongo.

Jadi yuk kita ngobrolin, memang apa sih pentingnya ngajak anak zaman sekarang buat belajar pemrograman?

Pemrograman Sebagai Kegiatan yang Bisa Ditekuni Anak-anak


Simpelnya kalau buat saya, pemrograman itu bahasa komputer yang mencampur penggunaan huruf, angka, tanda baca dan simbol. Tentunya nggak bisa terbaca seperti kalau kita membaca tulisan yang sedang dibaca ini.

Contoh bahasa pemrograman. Sumber foto: Pixabay

Kalau versi Wikipedia sendiri, pemrograman itu artinya proses menulis, menguji dan memerbaiki, serta memelihara kode yang membangun suatu program komputer. Rangkaian kode yang ditulis itulah yang jadi bahasa pemrograman.

Karena pemrograman inilah, kita sekarang jadi kenal yang namanya komputer sampai laptop, hp, games, atau robot. Kesemua kecanggihan teknologi itu dibuat dengan tujuan mulai dari untuk memudahkan aktivitas sehari-hari sampai urusan hiburan.

Cuma di sisi lain, saat ini memang ada fenomena orang tua yang memiliki kebijakan untuk tidak mengenalkan anak terlebih dahulu dengan teknologi terutama gadget. Anak hanya bisa bersentuhan seperlunya saja dengan laptop atau hp. Harapannya agar anak tidak kecanduan.

Sebetulnya nggak ada yang salah sih dengan kebijakan tersebut. Tapi jika anak memang terlihat tertarik dengan teknologi, bisa lho kita arahkan ke kegiatan yang lebih positif.

Misalnya anak suka main games. Yang namanya sampai kecanduan emang bahaya juga ya. Nah, diarahkan saja untuk belajar pemrograman. Anak tidak sekedar jadi pemain, tapi jadi pencipta games.

Kegiatan pemrograman yang ditekuni anak sejak kecil ini bisa dibilang mengenalkan pada anak tentang sesuatu yang bisa mereka tekuni. Bisa sebagai hobi, ataupun profesi masa depan.

Kemampuan yang Bisa Didapat Anak Saat Belajar Pemrograman


Dulu, almarhum Steve Jobs pernah berujar. “Semua orang seharusnya belajar bagaimana memprogram komputer. Itu karena pemrograman dapat membantu pola pikir.”

Demikian juga Mark Zukerberg pernah menyarankan hal senada. Menurutnya, semua orang yang memiliki saudara atau sepupu yang ingin masuk sekolah menengah atas atau jenjang kuliah, sebaiknya mulai belajar pemrograman komputer.


Bukan tanpa alasan tokoh dunia di balik kesuksesan Apple dan Facebook itu menyarankan hal tersebut. Karena ternyata, ada beberapa kemampuan yang bisa dikembangkan anak-anak saat belajar pemrograman.

1. Berpikir secara kreatif dan imajinatif

Di kegiatan pemrograman, anak bisa diajak membuat permainan atau aplikasi dalam hp, atau membuat permainan sederhana berdasarkan gambar yang dibuat.

Bisa dibilang, pemrograman itu kegiatan yang bisa membuat anak-anak mewujudkan apapun. Karena itu, mereka dituntut untuk bisa sekreatif dan seimajinatif mugkin yang nantinya akan diwujudkan dalam kegiatan pemrograman.

Uniknya, pemrograman ini bisa ditekuni untuk anak-anak yang suka apapun lho. Mau yang dasarnya sukanya main masak-masakan sampai mobil-mobilan. Mau yang tokoh idolanya My Little Pony sampai Ultraman. Karena di aplikasi games saja, kan ada tuh permainan untuk anak-anak dengan versi dan genre apapun.

2. Mengasah kemampuan logika anak

Saya teringat status Facebook seorang teman yang melatih kemampuan logika sebab akibat pada anaknya sejak dini. Menurutnya hal itu akan membimbing dia untuk berpikir dan bersikap saat kelak dewasa dan menjadi kontrol untuk dirinya sendiri.

Nah, kegiatan pemrograman pun bisa melatih anak untuk belajar logika. Saat membuat bahasa pemrograman, anak akan dilatih untuk membuat kalimat bahasa pemrograman tertentu dengan hasil yang akan berbeda jika ia membuat bahasa pemrograman lain.

Bahasa pemrograman juga memancing logika anak untuk menyelesaikan masalah pemrograman. Sehingga, anak jadi terlatih berpikir apa masalahnya dan apa solusi bahasa pemrograman yang harus ia buat.

3. Anak belajar teliti dan sabar

Bayangkan apa yang terjadi jika dalam membuat bahasa pemrograman, seorang anak kurang membubuhkan tanda ‘>’ saja di bagian akhir. Perintah tidak akan berjalan. Dan jika itu terjadi, anak harus mau meneliti ulang apa yang kurang dari bahasa pemrogramannya.

Tentunya, hal seperti ini butuh kesabaran atau ketekunan. Dan menurut saya sih, ini hal yang keren banget untuk dibiasakan pada anak-anak. Kalau dia tidak sabar, ya hasilnya pun tidak bisa dia dapatkan.

Anak yang terbiasa belajar tekun dan sabar juga berpeluang belajar banyak hal. Saat seorang anak menemukan masalah dalam bahasa pemrograman, ia akan belajar banyak hal lagi sehingga kemampuan pemrogramannya pun bisa makin meningkat.

4. Membiasakan anak untuk berkarya

Saat anak belajar pemrograman, mereka diarahkan untuk menciptakan sesuatu. Games atau robot misalnya. Tentunya akan jadi kebanggaan untuk mereka.

Dari titik inilah, mereka dimotivasi dan termotivasi untuk terus berkarya. Dari yang saya pernah tahu, pemrograman itu bisa membuat orang penasaran. Meski sudah mencapai hasil tertentu, rasanya ingin menciptakan yang lain lagi.

Belajar Pemrograman di DUMET School


Di beberapa negara, sudah banyak orang tua yang sadar pentingnya mengenalkan kegiatan pemrograman pada anak-anaknya. Bahkan, beberapa negara seperti Inggris, Australia, Singapura, sudah berpikir pentingnya pemorgraman untuk masuk ke dalam bagian dari kurikulum sekolah.

Untuk di Indonesia sendiri, saat ini perkembangan kegiatan pemrograman bagi anak-anak masih banyak dilakukan oleh beberapa lembaga pendidikan kursus. Misalnya di DUMET School.

Jadi, DUMET School ini punya kursus pemrograman komputer khusus untuk anak usia 6 hingga 12 tahun. Lokasi kursusnya di Kelapa Gading, Grogol, Tebet, Srengseng, dan Depok.

Anak-anak yang ikut kursus ini nantinya bisa belajar beberapa hal nih. Di antaranya:

1. Membuat game interaktif
2. Dasar-dasar bagaimana sebuah program, atau game bisa berjalan menggunakan baris kode
3. Melatih cara berpikir anak agar lebih terstruktur

Yang didapat setelah mendaftar kursus pemrograman di DUMET School. Sumber: web DUMET School

Dengan perkiraan waktu kursus selama dua minggu hingga satu bulan dan sampai bisa, nantinya anak-anak diharapkan bisa memiliki kemampuan seperti ini:

1. Bisa membuat hasil karya game sederhana sendiri. Jelas keren nih kalau anak kita sampai bisa bikin game sendiri.

2. Dapat lebih mudah menguasai bahasa program lain karena berbagai bahasa program pasti punya konsep yang sama.

Kelebihan yang didapat jika belajar di DUMET School

Tuh, bisa kayak gitu kan kerennya kalau anak-anak belajar pemrograman. Karena itu, ada baiknya memang kegiatan pemrograman ini dikenalkan ke anak sejak dini. Tidak hanya urusannya mengenalkan tekonologi pada anak, tapi ternyata ada nilai positif yang bisa diraih untuk kemampuan dan tumbuh kembang anak.

Masih nggak mau ngajak anak belajar pemrograman? Ya… jangan gigit jari saja jika di kemudian hari anak-anak akhirnya kurang memiliki kemampuan yang tadi sudah kita obrolin.

Hp zaman sekarang saja levelnya sudah pakai kata smart, lho. Jadi calon generasi penentu masa depan kemajuan teknologi pun harus mulai terbiasa juga dengan kegiatan yang smart. Salah satunya ya dengan kegiatan teknologi pemrograman.

Comments

  1. pemrograman ini emang harus dikuasai ya karena semakin maju teknologi semakin harus banyak juga skill seputar ini.

    ReplyDelete
  2. wah...dumet school keren ya, bicara masalah pemograman kalau say pribadi emang nggak bisa...hahaha pusing. kadang saya serahkan pada ahlinya saja...

    ReplyDelete
  3. Ingat tahun lalu ngemsi ada sesi acara ini. Seru banget aku liatnya. Senang liat anak anak kreatif

    ReplyDelete
  4. Dumet school ini banyak program edukasi dan fasilitas ya mba, saya sering denger dari orangtua murid smp-sma yg pingin anaknya belajar di sana 😊

    ReplyDelete
  5. luar biasa banget. dari kecil sudah diajarkan ilmu yang dahsyat. terkadang kalau memang sudah dibiasakan sejak kecil semuanya kana terasa mudah saat dewasa nanti. pantesan udah pinter pinter ya

    ReplyDelete
  6. Saat baca judulnya saya mikir mbak, pemrograman . Jujur sy agak binggung apa bisa anak kecil kita latih seperti program komputer gitu? Ternyata pas baca detail sy jd paham maksud pemprogramannya bagaimana .. Krn sy blm pny anak, sy coba ke ponakan dulu ya caranya

    ReplyDelete
  7. Sebenarnya setiap anak itu unik dan memiliki bakat masing-masing ya. Itulah kenapa setiap anak istimewa

    ReplyDelete
  8. kalau semenjak dini sudah diajarkan pemrograman, ini menjadi bibit unggul nantinya di masa depan, karena teknologi akan selalu berkembang

    ReplyDelete
  9. Mbak, usia berapa anak2 udah bisa ikutan ya? Aku pengen anakku belajar jg, dia kyknya tertarik kalau liat bapaknya ngoding. Masalahnya dia msh 6 tahun dan tentu aja msh blm terlalu bisa baca :D
    Apa bisa ya?
    Ntr liat web Dumet school ah TFS :D

    ReplyDelete
  10. Setuju bangat, belajar pembrograman itu melatih tingkat kesabaran dan ketelitian tinggi, karena salah satu simbol saja bisa salah maka bisa error tuh program. Tapi klo ada anak kecil yang suka pemrograman itu keren sih.

    ReplyDelete
  11. Wadaw, apa nggak njlimet ngajarinnya ya, lha wong anak-anak pra sekolah belum bisa baca. Tapi kalau metodenya dibuat sedemikian rupa sehingga anak-anak suka, sepertinya bisa dicoba..

    ReplyDelete
  12. Wah dari dulu ngikutin artikel-artikel soal Dumet School. Cukup ngiler pengen ikutan. Sampe sekarang ada program untuk anak-anaknya.. GOKIL!

    Maju terus DUMET SCHOOL!

    ReplyDelete
  13. Malah saya pengen anak belajar pemrograman sejak dini biar nggak kudet kayak emaknya, cabang Dumet belum ada di kota kecil ya

    ReplyDelete
  14. Anakku sepertinya ada bakat tentang coding, dia tipe yang suka mengamati dan mencoba sesuatu yang rumit, tapi saya belum arahkan ke pembelajaran coding seperti ini.. melatih fokus dan kecerdasan juga ya coding ini

    ReplyDelete
  15. Yang pasti belajar pemrograman itu belajar teliti dan sabar. Kalau belajar pemrograman untuk anak-anak di lain sisi setuju, di lainnya lagi perlu dipertimbangkan apakah si anak senang atau engga dengan dunia pemrograman. Karena yang kutahu pemrograman itu susah kalau gak suka dan dipaksa, tapi bakal jadi sangat mudah kalau itu bakatnya. Tentunya belajar sejak dini tentang pemrograman sangatlah baik melatih otak dan mental anak.

    ReplyDelete
  16. Keren banget sekolahnya ...Duhh aku poning banget sama coding ..liatnya udah puyeng haha.

    ReplyDelete
  17. Ketelitian dan kesabaran itu pasti dimiliki programmer...

    Lah...orang kita suka utak Atiktemplate aja..hilang satu huruf bloghadi gak tampil ., Bingung kok..hahahah

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Ingin dapat Pinjaman Online yang Aman, Yuk Perhatikan Beberepa Hal Penting Ini

Terkadang kita dihadapkan pada kebutuhan dana untuk keperluan tertentu. Namun saat menemui jalan buntu dan kita kesulitan meminjam pada orang lain, pinjaman online yang aman bisa jadi solusinya.
Padahal kebutuhan akan dana pinjaman berbentu tunai tersebut bisa jadi begitu mendesak. Misalnya, kita membutuhkan segera dana untuk biaya berobat keluarga, untuk keperluan pernikahan, atau biaya pendidikan anak.
Ada juga kebutuhan yang sifatnya tidak begitu penting tapi kok ya diperlukan juga. Misalnya untuk membeli sepeda motor, atau sebagai tambahan dana usaha.
Pinjaman online yang aman bisa jadi alternatif solusi dari masalah mendesaknya keperluan mendapatkan dana bantuan. Ada beberapa kelebihan yang bisa didapatkan jika mengajukan pinjaman keuangan secara online, terutama jika membandingkannya dengan lembaga keuangan lain pada umumnya.
1. Dibandingkan dengan pinjaman melalui bank, jasa pinjaman dana online tidak memerlukan syarat BI checking dan kartu kredit. Proses pencairannya pun bisa l…

Mengamankan Finansial dari Penyakit Kritis dengan PRUCritical Benefit 88

Pernah nggak terpikir kalau tulang punggung perekonomian keluarga mengalami penyakit kritis, misalnya itu suami, bagaimana nasib keluarga? Tentunya siapapun tak ingin sedih karena harus mengalami hal tersebut. Kemungkinan efeknya pun bisa mengarah ke urusan finansial yang tak lagi aman.
Bicara tentang penyakit kritis yang berupa penyakit tidak menular atau PTM, menurut data dari World Health Organization atau WHO, diperkirakan menyumbang angka 73 persen dari kematian di Indonesia.
PTM yang menjadi penyakit kritis dan akhir-akhir ini banyak dialami masyarakat Indonesia, menurut Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018 Kementerian Kesehatan, adalah kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, dan hipertensi.
Sementara itu menurut penelitian tahun 2014 hingga 2015 dari ASEAN Cost in Oncology atau ACTION, PTM yang menjadi penyakit kritis ini berpotensi menyebabkan kesulitan finansial. Data dari ACTION menyebutkan, 9.513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, 50 persennya mengalami …

Atur Keuangan dengan Cara Islami Lewat Investasi Syariah

Dulu saya sering berpikir seperti ini. Kan dalam Islam itu nggak boleh ya menimbun-nimbun harta. Lalu kenapa harus ada alasan menabung? Apalagi uangnya buat investasi meski itu embel-embelnya syariah.
Walhasil bisa ditebak. Meski saya kerja sejak tahun 2004, penghasilan mau segede apapun, sampai sekarang saya tidak pernah punya tabungan! Parah kan?
Lalu kemana uangnya selama ini? Nah, saya selalu berpikir kalau uang saya itu bukan sepenuhnya milik saya. Jadi yang namanya rezeki datang, kerap saya ‘lempar’ ke mana-mana. Pikir saya, toh masa depan nanti ada Allah yang akan menjamin rezeki saya.
Nah, apa yang saya pahami selama ini ternyata nggak sepenuhnya benar. Pemahaman saya terbuka saat mengikuti Kopdar Investarian MAMI, singkatan dari Manulife Aset Manajemen Investasi yang ke tiga di Kaya Resto and Café Surabaya pada hari Minggu, 13 Januari 2019.
Seperti biasa, ada Pak Legowo Kusumonegoro, Presiden Direktur MAMI, yang sore itu berbagi edukasi seputar investasi syariah. Dalam slide pri…

Membentuk Karakter Baik pada Anak

Anak cowok tidak boleh menangis, inilah suatu bentuk streotype yang kerap dilakukan orang tua kepada anak demi membentuk karakter baik pada anak. Streotype sendiri berarti mengkotak-kotakkan ciri tertentu berdasarkan pandangan umum yang kadang belum terbukti kebenarannya.
Padahal, tak selamanya hal tersebut benar dan bisa jadi merupakan pendidikan yang keliru. Misalnya, anak cowok juga boleh menangis dalam arti batas-batas yang wajar. Begitu halnya dengan permainan yang diberikan dan diperbolehkan untuk anak cowok dan cewek.
Mainan anak juga tidak boleh streotype. Anak cowok boleh main boneka. Begitu juga anak cewek boleh mainan mobil-mobilan. Pekerjaan di rumah juga harus dibagi secara bijaksana. Anak laki-laki boleh juga diajarkan memasak. Sesekali anak cewek juga boleh melakukan pekerjaan cowok.
Pendidikan anak memang berawal dari keluarga. Ayah dan ibu adalah malaikat bagi anak termasuk mengarahkan aktivitas yang mempengaruhi pekerjaan dan sifat.
Sedangkan apabila ada seseorang yang …

Mengatasi Jenuh dalam Rumah Tangga

Dalam sebuah hubungan, siklus naik dan turun pasti bisa datang. Hubungan suami istri dalam pernikahan pun tak luput dari persoalan tersebut. Dan sulitnya, rasa jenuh pun mampu membawa akibat pada lahirnya sebuah perceraian.
Tentu, siapapun tak akan berkeinginan jika kelak rumah tangga yang mereka bina dapat berujung pada sebuah perpisahan. Maka untuk mengatasinya, sejak jauh-jauh hari setiap individu dalam sebuah pasangan suami istri harus mengantisipasinya dengan membina kominikasi sebelum masalah itu datang. Termasuk ketika rasa jenuh datang menghampiri.
Rasa jenuh dalam pernikahan itu sendiri bisa datang karena bermacam-macam penyebab. Mulai dari karena usia pernikahan yang seiring makin bertambah, hingga komunikasi yang tidak terpelihara dengan baik.
Jadi sebelum rasa jenuh mampu menghancurkan hubungan dalam pernikahan, kita pun perlu tahu mengapa rasa jenuh itu bisa datang dan bagaimana cara mengatasinya. Jangan sampai ketika rasa jenuh itu akhirnya tiba, kita kebingungan untuk kelu…

Tips Berbelanja dengan Cara Pintar

Tulisan tentang bagaimana belanja dengan cara pintar ini dulu saya buat dari hasil wawancara saat menjadi reporter di Batam. Narasumbernya adalah Ibu Lusiana Yuniastanti yang merupakan dosen di beberapa universitas di Batam.
Tips pertama yang saya dapat dari beliau adalah jangan membuang struk belanja setiap bulannya. Alasannya, karena kertas kecil ini sebetulnya bisa membantu untuk membudget pengeluaran pada bulan-bulan berikut.
“Saya sering menyimpan struk belanja setiap bulan untuk membandingkan harga beberapa barang di beberapa supermarket. Memang ada barang yang harganya bisa sama di beberapa tempat. Namun ada juga barang yang bisa selisih harganya antara tempat satu dengan tempat lain,” ujarnya.
Jika harga di suatu tempat lebih murah dari tempat lain, ia akan membelinya di tempat tersebut untuk bulan-bulan berikutnya. “Jangan terpaku pada satu tempat saja. Kita juga harus sering-sering mengecek harga tersebut di tempat lain,” pesannya.
Jika berbelanja pun, Lusi akan membawa uang ya…

Membentuk Anak Cerdas di Sejak Kandungan

Kecerdasan anak dapat dibentuk sejak ia ada dalam kandungan sang ibu. Tentunya, ibu pun pada saat hamil perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsinya karena secara langsung akan mempengaruhi pula kondisi janin yang sedang dikandungnya.
Karena adanya bayi yang sedang dikandung, konsumsi makan ibu akan lebih meningkat daripada sebelumnya. Menurut Roziana, ahli gizi dari Rumah Sakit Awal Bross, itu adalah hal lumrah saat ibu membutuhkan kuantitas makanan hingga dua kali dari kondisi biasa.
Kebutuhan konsumsi makanan yang dibutuhkan ibu hamil biasanya juga dipengaruhi oleh tiga waktu semester dalam usia kehamilan. Pada semester pertama dan kedua atau tiga bulan pertama dan kedua dari kehamilan, faktor kuantitas begitu dibutuhkan ibu hamil.
 “Terutama pada semester pertama, bisa dua kali kebutuhan kuantitas makanan yang dibutuhkan ibuhamil. Untuk memenuhi kuantitas tersebut, bisa dengan sering makan dalam porsi kecil tapi sering. Usahakan hindari makan berbentuk basah karena dapat memicu mua…

Membina Hubungan dengan Pasangan Jarak Jauh

Sebuah tawaran karir yang menjanjkan hadir di depan mata. Posisi yang bergengsi, pun gaji yang menggiurkan. Namun di timbangan yang lain, ada pasangan apalagi si kecil yang telah hadir mengisi kehidupan kita.
Nah lho, kalau kita dihadapkan pada pilihan seperti ini, pilih yang mana ya?
Fenomena tersebut bukanlah hal yang baru lagi saat ini. Apalagi sekarang, wanita tidak lagi dipandang sebelah mata dan dianggap mampu bersaing untuk mengisi posisi-posisi kunci yang biasanya dipercayakan kepada pria.
“Kalau itu yang terjadi, perlu kompromi, pengorbanan, dan pengertian antar pasangan,” jawab Rostina Tonggo Morito, psikolog dari Batam ketika disodorkan keberadaan fenomena tersebut yang saat ini kerap menghinggapi masyarakat khususnya di perkotaan.
Wanita yang kini menyandang HR Consultant dan Praktisi di PT Tunaskarya Indoswasta ini kemudian menyarankan dua alternatif yang bisa dilakukan oleh pasangan yang harus terpisahkan jarak atau tempat.
Yang pertama adalah suami yang harus berkorban untu…