Skip to main content

Tak Usah Mengajak Anak Belajar Pemrograman Kalau Tidak Mau Mereka Punya Kemampuan Berikut Ini



Apa? Anak kecil diajak belajar pemrograman? Memangnya mereka bisa mengerti?

Tos deh kalau ada yang punya pikiran seperti itu. Karena saya pun yang umurnya sudah mau mendekati angka 40 saja masih berpikir kalau pemrograman adalah hal yang njelimet.

Tapi eh tapi, saat saya baca di internet, ternyata di China sana malah anak pra usia sekolah sudah mulai belajar pemrograman segala lho. Lalu saya mikir, kayaknya memang setiap anak kecil itu aslinya punya kemampuan super ya untuk belajar dengan sendirinya. Apalagi kids zaman now yang bisa dengan cepat mengenal teknologi.

Sebuah startup di Shanghai China mengajak anak-anak bermain koding video game. Sumber foto: newswire dot com

Anggapan ini terbersit saat saya melihat fenomena anak dan keponakan saya yang lincah memainkan hp zaman sekarang. Sementara ayah saya, masih nggak kunjung mengerti dan terus bertahan dengan menggunakan hpnya yang tak berlabel smart phone.

Lalu saya sendiri suka heran dengan kemampuan keponakan saat main minecraft. Sementara saya yang kadang suka melabeli diri sebagai ibu bangsa masa kini karena merasa udah bisa ngulik blogspot yang rumitnya pakai html, melihat keponakan saya asyik main minecraft, lha kok cuma bisa melongo.

Jadi yuk kita ngobrolin, memang apa sih pentingnya ngajak anak zaman sekarang buat belajar pemrograman?

Pemrograman Sebagai Kegiatan yang Bisa Ditekuni Anak-anak


Simpelnya kalau buat saya, pemrograman itu bahasa komputer yang mencampur penggunaan huruf, angka, tanda baca dan simbol. Tentunya nggak bisa terbaca seperti kalau kita membaca tulisan yang sedang dibaca ini.

Contoh bahasa pemrograman. Sumber foto: Pixabay

Kalau versi Wikipedia sendiri, pemrograman itu artinya proses menulis, menguji dan memerbaiki, serta memelihara kode yang membangun suatu program komputer. Rangkaian kode yang ditulis itulah yang jadi bahasa pemrograman.

Karena pemrograman inilah, kita sekarang jadi kenal yang namanya komputer sampai laptop, hp, games, atau robot. Kesemua kecanggihan teknologi itu dibuat dengan tujuan mulai dari untuk memudahkan aktivitas sehari-hari sampai urusan hiburan.

Cuma di sisi lain, saat ini memang ada fenomena orang tua yang memiliki kebijakan untuk tidak mengenalkan anak terlebih dahulu dengan teknologi terutama gadget. Anak hanya bisa bersentuhan seperlunya saja dengan laptop atau hp. Harapannya agar anak tidak kecanduan.

Sebetulnya nggak ada yang salah sih dengan kebijakan tersebut. Tapi jika anak memang terlihat tertarik dengan teknologi, bisa lho kita arahkan ke kegiatan yang lebih positif.

Misalnya anak suka main games. Yang namanya sampai kecanduan emang bahaya juga ya. Nah, diarahkan saja untuk belajar pemrograman. Anak tidak sekedar jadi pemain, tapi jadi pencipta games.

Kegiatan pemrograman yang ditekuni anak sejak kecil ini bisa dibilang mengenalkan pada anak tentang sesuatu yang bisa mereka tekuni. Bisa sebagai hobi, ataupun profesi masa depan.

Kemampuan yang Bisa Didapat Anak Saat Belajar Pemrograman


Dulu, almarhum Steve Jobs pernah berujar. “Semua orang seharusnya belajar bagaimana memprogram komputer. Itu karena pemrograman dapat membantu pola pikir.”

Demikian juga Mark Zukerberg pernah menyarankan hal senada. Menurutnya, semua orang yang memiliki saudara atau sepupu yang ingin masuk sekolah menengah atas atau jenjang kuliah, sebaiknya mulai belajar pemrograman komputer.


Bukan tanpa alasan tokoh dunia di balik kesuksesan Apple dan Facebook itu menyarankan hal tersebut. Karena ternyata, ada beberapa kemampuan yang bisa dikembangkan anak-anak saat belajar pemrograman.

1. Berpikir secara kreatif dan imajinatif

Di kegiatan pemrograman, anak bisa diajak membuat permainan atau aplikasi dalam hp, atau membuat permainan sederhana berdasarkan gambar yang dibuat.

Bisa dibilang, pemrograman itu kegiatan yang bisa membuat anak-anak mewujudkan apapun. Karena itu, mereka dituntut untuk bisa sekreatif dan seimajinatif mugkin yang nantinya akan diwujudkan dalam kegiatan pemrograman.

Uniknya, pemrograman ini bisa ditekuni untuk anak-anak yang suka apapun lho. Mau yang dasarnya sukanya main masak-masakan sampai mobil-mobilan. Mau yang tokoh idolanya My Little Pony sampai Ultraman. Karena di aplikasi games saja, kan ada tuh permainan untuk anak-anak dengan versi dan genre apapun.

2. Mengasah kemampuan logika anak

Saya teringat status Facebook seorang teman yang melatih kemampuan logika sebab akibat pada anaknya sejak dini. Menurutnya hal itu akan membimbing dia untuk berpikir dan bersikap saat kelak dewasa dan menjadi kontrol untuk dirinya sendiri.

Nah, kegiatan pemrograman pun bisa melatih anak untuk belajar logika. Saat membuat bahasa pemrograman, anak akan dilatih untuk membuat kalimat bahasa pemrograman tertentu dengan hasil yang akan berbeda jika ia membuat bahasa pemrograman lain.

Bahasa pemrograman juga memancing logika anak untuk menyelesaikan masalah pemrograman. Sehingga, anak jadi terlatih berpikir apa masalahnya dan apa solusi bahasa pemrograman yang harus ia buat.

3. Anak belajar teliti dan sabar

Bayangkan apa yang terjadi jika dalam membuat bahasa pemrograman, seorang anak kurang membubuhkan tanda ‘>’ saja di bagian akhir. Perintah tidak akan berjalan. Dan jika itu terjadi, anak harus mau meneliti ulang apa yang kurang dari bahasa pemrogramannya.

Tentunya, hal seperti ini butuh kesabaran atau ketekunan. Dan menurut saya sih, ini hal yang keren banget untuk dibiasakan pada anak-anak. Kalau dia tidak sabar, ya hasilnya pun tidak bisa dia dapatkan.

Anak yang terbiasa belajar tekun dan sabar juga berpeluang belajar banyak hal. Saat seorang anak menemukan masalah dalam bahasa pemrograman, ia akan belajar banyak hal lagi sehingga kemampuan pemrogramannya pun bisa makin meningkat.

4. Membiasakan anak untuk berkarya

Saat anak belajar pemrograman, mereka diarahkan untuk menciptakan sesuatu. Games atau robot misalnya. Tentunya akan jadi kebanggaan untuk mereka.

Dari titik inilah, mereka dimotivasi dan termotivasi untuk terus berkarya. Dari yang saya pernah tahu, pemrograman itu bisa membuat orang penasaran. Meski sudah mencapai hasil tertentu, rasanya ingin menciptakan yang lain lagi.

Belajar Pemrograman di DUMET School


Di beberapa negara, sudah banyak orang tua yang sadar pentingnya mengenalkan kegiatan pemrograman pada anak-anaknya. Bahkan, beberapa negara seperti Inggris, Australia, Singapura, sudah berpikir pentingnya pemorgraman untuk masuk ke dalam bagian dari kurikulum sekolah.

Untuk di Indonesia sendiri, saat ini perkembangan kegiatan pemrograman bagi anak-anak masih banyak dilakukan oleh beberapa lembaga pendidikan kursus. Misalnya di DUMET School.

Jadi, DUMET School ini punya kursus pemrograman komputer khusus untuk anak usia 6 hingga 12 tahun. Lokasi kursusnya di Kelapa Gading, Grogol, Tebet, Srengseng, dan Depok.

Anak-anak yang ikut kursus ini nantinya bisa belajar beberapa hal nih. Di antaranya:

1. Membuat game interaktif
2. Dasar-dasar bagaimana sebuah program, atau game bisa berjalan menggunakan baris kode
3. Melatih cara berpikir anak agar lebih terstruktur

Yang didapat setelah mendaftar kursus pemrograman di DUMET School. Sumber: web DUMET School

Dengan perkiraan waktu kursus selama dua minggu hingga satu bulan dan sampai bisa, nantinya anak-anak diharapkan bisa memiliki kemampuan seperti ini:

1. Bisa membuat hasil karya game sederhana sendiri. Jelas keren nih kalau anak kita sampai bisa bikin game sendiri.

2. Dapat lebih mudah menguasai bahasa program lain karena berbagai bahasa program pasti punya konsep yang sama.

Kelebihan yang didapat jika belajar di DUMET School

Tuh, bisa kayak gitu kan kerennya kalau anak-anak belajar pemrograman. Karena itu, ada baiknya memang kegiatan pemrograman ini dikenalkan ke anak sejak dini. Tidak hanya urusannya mengenalkan tekonologi pada anak, tapi ternyata ada nilai positif yang bisa diraih untuk kemampuan dan tumbuh kembang anak.

Masih nggak mau ngajak anak belajar pemrograman? Ya… jangan gigit jari saja jika di kemudian hari anak-anak akhirnya kurang memiliki kemampuan yang tadi sudah kita obrolin.

Hp zaman sekarang saja levelnya sudah pakai kata smart, lho. Jadi calon generasi penentu masa depan kemajuan teknologi pun harus mulai terbiasa juga dengan kegiatan yang smart. Salah satunya ya dengan kegiatan teknologi pemrograman.

Comments

  1. pemrograman ini emang harus dikuasai ya karena semakin maju teknologi semakin harus banyak juga skill seputar ini.

    ReplyDelete
  2. wah...dumet school keren ya, bicara masalah pemograman kalau say pribadi emang nggak bisa...hahaha pusing. kadang saya serahkan pada ahlinya saja...

    ReplyDelete
  3. Ingat tahun lalu ngemsi ada sesi acara ini. Seru banget aku liatnya. Senang liat anak anak kreatif

    ReplyDelete
  4. Dumet school ini banyak program edukasi dan fasilitas ya mba, saya sering denger dari orangtua murid smp-sma yg pingin anaknya belajar di sana 😊

    ReplyDelete
  5. luar biasa banget. dari kecil sudah diajarkan ilmu yang dahsyat. terkadang kalau memang sudah dibiasakan sejak kecil semuanya kana terasa mudah saat dewasa nanti. pantesan udah pinter pinter ya

    ReplyDelete
  6. Saat baca judulnya saya mikir mbak, pemrograman . Jujur sy agak binggung apa bisa anak kecil kita latih seperti program komputer gitu? Ternyata pas baca detail sy jd paham maksud pemprogramannya bagaimana .. Krn sy blm pny anak, sy coba ke ponakan dulu ya caranya

    ReplyDelete
  7. Sebenarnya setiap anak itu unik dan memiliki bakat masing-masing ya. Itulah kenapa setiap anak istimewa

    ReplyDelete
  8. kalau semenjak dini sudah diajarkan pemrograman, ini menjadi bibit unggul nantinya di masa depan, karena teknologi akan selalu berkembang

    ReplyDelete
  9. Mbak, usia berapa anak2 udah bisa ikutan ya? Aku pengen anakku belajar jg, dia kyknya tertarik kalau liat bapaknya ngoding. Masalahnya dia msh 6 tahun dan tentu aja msh blm terlalu bisa baca :D
    Apa bisa ya?
    Ntr liat web Dumet school ah TFS :D

    ReplyDelete
  10. Setuju bangat, belajar pembrograman itu melatih tingkat kesabaran dan ketelitian tinggi, karena salah satu simbol saja bisa salah maka bisa error tuh program. Tapi klo ada anak kecil yang suka pemrograman itu keren sih.

    ReplyDelete
  11. Wadaw, apa nggak njlimet ngajarinnya ya, lha wong anak-anak pra sekolah belum bisa baca. Tapi kalau metodenya dibuat sedemikian rupa sehingga anak-anak suka, sepertinya bisa dicoba..

    ReplyDelete
  12. Wah dari dulu ngikutin artikel-artikel soal Dumet School. Cukup ngiler pengen ikutan. Sampe sekarang ada program untuk anak-anaknya.. GOKIL!

    Maju terus DUMET SCHOOL!

    ReplyDelete
  13. Malah saya pengen anak belajar pemrograman sejak dini biar nggak kudet kayak emaknya, cabang Dumet belum ada di kota kecil ya

    ReplyDelete
  14. Anakku sepertinya ada bakat tentang coding, dia tipe yang suka mengamati dan mencoba sesuatu yang rumit, tapi saya belum arahkan ke pembelajaran coding seperti ini.. melatih fokus dan kecerdasan juga ya coding ini

    ReplyDelete
  15. Yang pasti belajar pemrograman itu belajar teliti dan sabar. Kalau belajar pemrograman untuk anak-anak di lain sisi setuju, di lainnya lagi perlu dipertimbangkan apakah si anak senang atau engga dengan dunia pemrograman. Karena yang kutahu pemrograman itu susah kalau gak suka dan dipaksa, tapi bakal jadi sangat mudah kalau itu bakatnya. Tentunya belajar sejak dini tentang pemrograman sangatlah baik melatih otak dan mental anak.

    ReplyDelete
  16. Keren banget sekolahnya ...Duhh aku poning banget sama coding ..liatnya udah puyeng haha.

    ReplyDelete
  17. Ketelitian dan kesabaran itu pasti dimiliki programmer...

    Lah...orang kita suka utak Atiktemplate aja..hilang satu huruf bloghadi gak tampil ., Bingung kok..hahahah

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

ASUS VivoBook Pro F570, Teman Kerja dan Bersenang-senangnya Mom Blogger

Work hard. Play hard. (Kata Wiz Khalifa, yang sudah diyakini banyak orang sebelum Om Wiz bikin lagu tahun 2012)  

Sejak menikah, saya memutuskan tidak lagi bekerja di luar rumah. Pikir saya, enakan melakukan sesuatu yang bisa dikerjakan di rumah saja deh sambil mengurus keluarga.
Awalnya menekuni menjadi penulis cerita anak. Namun seiring waktu, saat melihat banyak teman penulis menekuni dunia blogging, saat banyak majalah anak berguguran tak lagi terbit, akhirnya saya pun mengikuti hembusan angin. Jadi ikut arus deh menjadi blogger.
Baca cerita saya yang lain juga yuk, tentang ASUS Laptopku, Sahabat Bekerja dan Berkaryaku Sejak Dulu

Katanya, blogger seperti saya ini disebutnya mom blogger. Istilah ini dipakai untuk mereka yang berstatus ibu-ibu dan ngeblog. Bahasan blognya kebanyakan seputar pengasuhan anak atau parenting, wanita, atau keluarga.
Seiring waktu saya baru sadar, kalau kerjaan mom blogger ini buntutnya juga bisa menjadi buzzer atau influencer. Jika dulu saat jadi blogger se…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Delapan Kelebihan Honor 8A yang Pantas Dilirik Para Pecinta Musik

Beberapa waktu lalu, Honor mengeluarkan seri terbarunya yaitu Honor 10 Lite dan Honor 8A. Setelah saya pernah membahas Honor 10 Lite di sini, kali ini saya ingin menulis tentang delapan kelebihan Honor 8A yang pantas dilirik para pecinta musik.
Honor yang merupakan brand di bawah Huawei Group ini sengaja mengeluarkan Honor 8A untuk mereka yang mencari pengalaman luar biasa melalui musik dengan satu smartphone.
Menurut Justin Li, Presiden Honor Indonesia, Honor 8A menawarkan pengalaman suara yang luar biasa, yang dapat dinikmati sepanjang hari.
“Bagi mereka yang suka hang out dengan teman-teman yang diiringi musik favorit, HONOR 8A akan menjadi pilihan terbaik bagi mereka. Dan yang lebih penting, Anda bisa mendapatkan semua fitur hebat ini dengan harga terjangkau,” jelas Justin Li.
Sebagai smartphone yang melirik konsumen menengah ke bawah, Honor 8A memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut:
1. Teknologi pengeras suara yang lebih baik
Memiliki kualitas suara yang luar biasa. Honor 8A memp…

Ingin Punya Usaha Kuliner dengan Sasaran Generasi Milenial? Yuk Ikuti Tips Berikut

Pernah nggak terpikir, ingin punya usaha kuliner untuk generasi milenial. Yap, usaha di bidang kuliner sepertinya saat ini sedang menjadi tren. Hal ini pun tak rupanya juga dilirik oleh para artis.
Namun uniknya, beberapa waktu lalu saya sempat membaca berita di sebuah situs online tentang tutupnya beberapa usaha kuliner yang dimiliki para artis. Beberapa usaha kuliner artis pun yang kini masih hidup, tak sedikit juga yang sepi pengunjung.
Diam-diam saya lalu mengamati, sepertinya ada lho poin-poin yang jadi syarat kenapa sebuah usaha kuliner dengan sasaran generasi milenial bisa tetap bertahan lama. Penasaran? Yuk simak tipsnya berikut ini.
1. Menu yang Enak dan Unik
Yang namanya orang jual makanan, tentunya soal rasa adalah urusan nomor satu. Meski makanannya sedang tren, tampilannya bagus sekalipun, tapi kalau rasanya nggak enak, orang pun bisa kapok untuk membelinya lagi.
Nah, jika urusan rasa sudah oke, barulah kita pikirkan apa yang bisa membuat usaha kuliner itu tetap menang dari p…

Cerita tentang Gilang, Anak yang Ber-IQ Paling Tinggi Namun Hampir Tidak Naik Kelas

“Tolonglah Bu, kalau bisa anak ini juga harus naik kelas,” pinta kepala sekolah waktu itu lewat telepon.
Saya sampai harus menarik dan menghembuskan napas dengan berat, seberat keharusan saya mengiyakan permintaan kepala sekolah.
Buat saya justru tidak adil kalau saya menyatakan Gilang, anak yang sedang saya dan kepala sekolah bicarakan itu, untuk bisa naik kelas. Mana bisa saya tidak peduli pada rentetan nilai murid yang saya ampu tersebut, yang sangat banyak tidak memenuhi standar KKM di berbagai mata pelajaran.
Akhirnya pembicaraan telepon itu berakhir dengan pemintaan saya agar masalah ini diangkat saja ke rapat dewan guru. Pikir saya, memang sayalah wali kelas yang mengolah semua nilai dari guru mata pelajaran lain. Tapi naik tidaknya Gilang seharusnya juga tergantung dari para rekan guru.
Di senja itu, saya menggulung memori tentang Gilang, yang saya sembunyikan nama aslinya di tulisan ini. Gilang adalah anak dengan IQ paling tinggi di kelas yang saya pegang waktu itu.
Ada sebuah ke…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok.
Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.Beras, sagu, dan jagung 2.Gula pasir 3.Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.Daging sapi, ayam, dan ikan 5.Minyak goreng dan margarine 6.Susu 7.Telur 8.Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.Garam berIodium dan berNatrium
Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia.
Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli.
Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya.
Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha.
Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga toko tersebut lebih murah dari barang-barang yang dijual di toko kita nantinya.
Tapi kalau sampai belum ada pesaingnya, namanya …

Reksa Dana Saham atau Campuran, Mana yang Lebih Untung?

Bagi teman-teman yang sudah kenal dengan investasi reksa dana, dan sudah tahu beberapa macam reksa dana, mungkin bertanya-tanya, reksa dana yang mana ya yang lebih menguntungkan? Atau mungkin jika sudah tahu tapi masih bingung, lalu bertanya, reksa dana saham dan cammpuran, mana yang lebih untung ya?
Sebelum saya bahas, yuk barangkali ada yang ingin baca dulu tentang kenapa sih kita perlu investasi di tulisan saya sebelumnya berjudul Reksa Dana di MAMI,Investasi Mudah untuk Melawan Inflasi.
Jadi pada hari Minggu tanggal 17 Maret lalu, Manulife Asset Management Indonesia kembali mengadakan Kopdar Investarian untuk kali yang ke empat dan terakhir di Surabaya. Tempatnya di OOB Kitchen, Hotel MaxOne Surabaya.
Dalam acara tersebut, saya dan teman-teman dari blogger Surabaya dan sekitarnya, kembali mendapatkan materi edukasi seputar investasi, terutama investasi reksa dana. Seperti biasa, Pak Legowo Kusumonegoro yang merupakan Presdir Manulife Bagian Asset Management sebagai pembicaranya.
Sebe…

Tips Mengajukan Pinjaman Modal Usaha

Dalam sebuah usaha, keberadaan modal menjadi salah satu hal utama yang diperhitungkan. Namun apabila modal sendiri tidak memungkinkan, mengajukan pinjaman modal usaha bisa menjadi alternatif pilihan.
Kebutuhan akan modal usaha biasanya muncul pada saat kita akan memulai sebuah usaha, atau di saat usaha sudah berjalan dan kita membutuhkan tambahan modal untuk lebih mengembangkan usaha yang sudah ada.
Saat ini, begitu banyak lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman untuk modal usaha. Mulai dari bank, koperasi, atau ada juga lembaga keuangan online. Apalagi, banyak lembaga keuangan yang saat ini memprioritaskan pinjaman untuk usaha yang berskala kecil dan menengah.
Hal ini dikarenakan pemerintah sendiri juga mendukung keberadaan usaha kecil yang punya arti besar bagi perekonomian negara. Keberadaan usaha kecil dapat membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja baru hingga menyerap tenaga kerja di masyarakat.
Menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008, ada penjelasan perbedaan antar…