Skip to main content

Tiga Tips Alami yang Ampuh untuk Mengatasi Masalah Jerawat



Pada dasarnya, jerawat merupakan masalah yang tidak akan mengancam kondisi kesehatan tubuh. 

Meski demikian, ternyata jerawat ini jadi momok yang menakutkan buat sebagian besar masyarakat kita.  

Hayo penasaran, kenapa bisa gitu ya? Soalnya kehadiran jerawat ini dapat mengurangi penampilan. 

Nggak hanya itu saja, kehadiran jerawat ini juga tak jarang sulit untuk ditaklukan lho. 

Nah, berbicara soal tips menghilangkan jerawat, berikut ini ada tiga tips alami yang ampuh untuk mengatasi masalah jerawat di wajah:

1. Menggunakan Buah Jeruk Nipis & Minyak Zaitun

Tips alami pertama yang ampuh untuk menghilangkan jerawat di kulit wajah, caranya dengan menggunakan buah jeruk nipis dan minyak zaitun. 

Lalu, bagaimana cara menggunakannya ya? Nah, sediakan tiga buah jeruk nipis yang masih segar, peras airnya, lalu masukan ke dalam wadah. 

Campurkan dengan minyak zaitun sebanyak 1 sendok makan sambil diaduk-aduk, aplikasikan masker tersebut pada jerawatmu secara perlahan, dan tunggu selama 15 menit. 

Jika sudah demikian, segera bilas lagi wajah dengan air hangat sampai bersih.

2. Menggunakan Uap Panas

Kalau cara yang ini, siapkan dulu air putih sebanyak 500 ml, kemudian masukan ke dalam wadah atau panci, dan masak air putih tersebut hingga mendidih. 

Jika sudah mendidih, kecilkan api kompornya, dan posisikan wajah pada bibir pancinya dengan jarak aman. Ya sekitar 5 cm deh. Biarkan wajah terkena uap panasnya selama 1 – 2 menitan, lalu keringkan wajah dengan handuk yang bersih.

3. Menggunakan Putih Telur dan Madu Murni

Siapkan satu telur ayam, kupas, lalu masukkan putih telurnya ke dalam wadah. 

Campurkan dengan madu murni satu sendok makan sambil diaduk-aduk hingga merata.

Oleskan maskernya ke bagian jerawat, dan diamkan kurang lebih sekitar 15 sampai 20 menit. Setelah itu, bilas lagi wajah dengan air hangat sampai bersih.

Bagaimana, tertarik nggak buat nyobain tips tersebut? 

Jadi, seperti itulah tiga tips alami yang paling ampuh untuk mengatasi masalah jerawat di kulit wajah. 

Untuk mendapatkan hasil yang sempurna, lakukan cara ini secara rutin ya sebelum tidur malam.

Comments

  1. poin dua nggak cocok di aku. Jerawat nggak ilang malah pori membesar. Lebih enak kompres pakai cuka apel atau air teh hijau :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Noted deh. Entar aku tambahin Mbak di tipsnya. Tengkyu ya masukannya...

      Delete
  2. Uap air panas itu fungsinya buat apa ya mba, biar jerawatnya mengering atau gimana kah?

    ReplyDelete
  3. Saya suka gregetan kalau ada jerawat. Suka dipencetin terus. Kayaknya dari 3 tips di atas yang paling praktis yang pakai uap panas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi... sama Mbak. Saya pun suka gemes meski cuma ada sebiji jerawat aja di muka.

      Delete
  4. Ohh bisa ya pakai uap panas. Kadang aku pakai uang panas untuk membersihkan komedo, hihihi.
    Terima kasih untuk tips ya , mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi kalau dari komen yanh ada, kayaknya pas buat yanh jerawatnya nggak bermasalah banget Mbak.

      Delete
  5. Jerawat si kecil imut tapi nyebrlin hehehe. Saya suka pakai jeruk nipis, jadi cepat kempes jerawatnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tos Mbak. Ampuh dan cepet ngobatin pakai cara ini.

      Delete
  6. Nah cara kedua ini yang baru aku tau kak, aku pribadi lebih suka dengan cara alami, thanks infonya yah kak 😊

    ReplyDelete
  7. Iya jerawat tuh bikin kesel kalo pas pengen dandan cantik untuk satu acara. Jerawatnya jadi kelihatan jelas, hahahaa. Dan yang belum pernah aku coba itu yg nomer 3, pakai putih telur dan madu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lumayan ampuh dan aman Mbak pakai cara yang putih telur dan madu.

      Delete
  8. Cara yang mudah dilakukan karena mudah diperoleh bahan-bahannya ini yah.

    ReplyDelete
  9. aaah banyak ya cara alaminya Mba...udah pernah dicoba semua ya? Yang paling joss yang mana mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semua udah pernah nyoba Mbak. Terutama pas dulu zaman remaja yang mesti ngadepin jerawat. Cuma kalo saya sendiri sampai sekarang lebih sering pakai yang jeruk nipis. Tapi kalau buat temen yang jerawatnya parah, cara ini agak lumayan bikin radang malah katanya.

      Delete
  10. Wah tips akan saya berikan ke adeku yang jerawatan, cantik itu nggak harus mahal ya mba

    ReplyDelete
  11. Ternyata ada banyak tips untuk mengatasi kulit berjerawat ya, Mbak. Kalau aku biasanya pakai uap air panas gitu buat mengatasi kulitku yang berjerawat karena uap air panas kan gratis hehehe dan nggak ribet pula.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau saya sendiri lebih praktis malah pakai yang jeruk nipis Mbak. Tinggal iris, usap ke wajah, didiemin bentar, terus bilas.

      Delete
  12. Beberapa cara udah pernah kucobain, Mbaa. Eh btw untuk penggunaan uap panas, itu nggak bikin pori-pori wajah membesar ya? *bingung XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah kelypaan, sebetulnya perlu kompres air dingin sih Mbak setelahnya biar pori-pori nggak kayak kulit jeruk. Thanks udah diingetin nih Mbak...

      Delete
  13. Aku biasanya tak kasih kapur sirih sama parutan kunyit biar cepat kering

    ReplyDelete
  14. Alhamdulillah jerawat jarang dekat dengan wajah saya jadi kadang bingung juga jawab kalau ada yang tanya mengatasi jerawat. Nanti aku share kan artikel ini saja

    ReplyDelete
  15. Dulu waktu masih single, aku sering jerawatan. Seringnya pake jeruk nipis buat ngatasin. Alhamdulillah manjur. Dan alhamdulillah juga, abis nikah mah jarang banget jerawatan.

    ReplyDelete
  16. Mudah banget ya tipsnya tapi rasa malasnya itu lho kak yang kadang buat kita maju mundur hehe makanya jerawat masih aja ada di muka.

    ReplyDelete
  17. kalau aku pake acne patch mbak tinggal tempel aja. tapi jarang jerawatan banget sih. Yang paling penting sih sebenernya membersihkan wajah ya biar jerawat gak gampang mampir :)

    ReplyDelete
  18. Wah pake uap panas bisa ngilangin jerawat? Boleh nih dicoba. Praktis dan hemat ya.

    ReplyDelete
  19. Aku kalau lagi jerawatan pakai air lemon mbak aku maskerin gitu campur madu.

    ReplyDelete
  20. Wah, ini cara2nya murah meriah dan praktis. Cobain ah kalo ada jerawat. Soalnya aku selama ini kalo ada jerawat suka didiemin aja sampai hilang sendiri hehe

    ReplyDelete
  21. Mauuu...
    Aku cobain aah~

    Kulitku sebenarnya ga rewel-rewel amat siih...
    Hanya bermasalah pas mau mens.

    Kalo uda di rawat lebih telaten, biasanya si mrs J alias Jerawat ini, ga jadi muncul.
    Alhamdulillah ada tips simple begini.

    Bahannya ada semua di kulkas.

    Haturnuhun.

    ReplyDelete
  22. Mau nyoba yang jeruk nipis n zaitun. Krn maybe pengaruh nyoba prod skin care, muncul bbrp jerawat d pipi

    ReplyDelete
  23. Wah, makasih tipsnya. Kebetulan paska lahiran jerawatku muncul tapi busui takut pakai obat kimia

    ReplyDelete
  24. Aku paling suka perawatan alami, soalnya sensitif ga bisa sembarangan pake kosmetik. Memang lama tapi lumayan juga klo buatku.

    Makasih sharingnya ya, mba.

    ReplyDelete
  25. Better sih poin 1 gak dilakuin, karena pH jeruk nipis ga sesuai untuk kulit wajah kita :(

    ReplyDelete
  26. Nah ternyata kalau lagi jerawatan, gatel kalau ga dipencet atau tiba-tiba berdarah krn udh mateng dan kepencet. Makasih ta tipsnya mba, jadi tahu tentang tips kl lagi jerawatan ni..

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Mengamankan Finansial dari Penyakit Kritis dengan PRUCritical Benefit 88

Pernah nggak terpikir kalau tulang punggung perekonomian keluarga mengalami penyakit kritis, misalnya itu suami, bagaimana nasib keluarga? Tentunya siapapun tak ingin sedih karena harus mengalami hal tersebut. Kemungkinan efeknya pun bisa mengarah ke urusan finansial yang tak lagi aman.
Bicara tentang penyakit kritis yang berupa penyakit tidak menular atau PTM, menurut data dari World Health Organization atau WHO, diperkirakan menyumbang angka 73 persen dari kematian di Indonesia.
PTM yang menjadi penyakit kritis dan akhir-akhir ini banyak dialami masyarakat Indonesia, menurut Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018 Kementerian Kesehatan, adalah kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, dan hipertensi.
Sementara itu menurut penelitian tahun 2014 hingga 2015 dari ASEAN Cost in Oncology atau ACTION, PTM yang menjadi penyakit kritis ini berpotensi menyebabkan kesulitan finansial. Data dari ACTION menyebutkan, 9.513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, 50 persennya mengalami …

Melawan Neuropati untuk Segudang Aktivitas yang Terus Menanti

Dulu sewaktu sekolah, terkadang saya punya kebiasaan unik, meminta teman sebangku untuk memukuli telapak tangan saya.
Asli, kira-kira sejak SD kelas enam saya sudah punya kebiasaan seperti itu.
Jadi zaman tahun 80 sampai 90-an, yang namanya sekolah kan muridnya kebanyakan disuruh membaca atau menulis. Bahkan kalau sudah punya buku pun tetap disuruh mencatat ulang.
Sewaktu harus sering menulis itulah, kadang tangan saya terasa lemas. Rasanya seperti tidak ada energi untuk bisa menggerakkan tangan.
Selain telapak tangan yang terasa lemas, bagian lengan di dekat siku saya juga sering terasa seperti tertusuk-tusuk jarum. Kalau bahasa saya, rasanya cengkring-cengkring!
Itu masih urusan tangan. Lha kaki saya waktu itu juga sering terasa kram. Biasanya di daerah telapak tangan bagian samping atau di jari tengah dan jari manis kaki.
Waktu itu saya tidak pernah sampai mengira-ngira, saya itu sebetulnya kena apa, apa penyebabnya, dan harus melakukan apa agar keluhan-keluhan di tangan dan kaki saya s…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Ingin Si Kecil tidak Telat Bicara? Coba Lakukan 9 Hal Berikut Ini!

Kayaknya buat kebanyakan orangtua, ada dua hal nih yang sering dikhawatirkan dalam tumbuh kembang si kecil. Kalau nggak telat bicara, ya telat jalan. Bener nggak?
Sebetulnya, tiap anak punya kemampuan bicara yang berbeda. Meski demikian, ada standar kemampuan juga yang harus dikuasai anak pada usia-usia tertentu.
Kemampuan ini dibagi dalam tahap usia 0-1 tahun, 1-2 tahun, dan 2-3 tahun.

Tahap usia 0-1 tahun
Anak atau bayi di usia ini, seharusnya sudah bisa mengoceh dengan nada panjang. Kalau nggak salah istilahnya bubbling.
Termasuk, dia sudah tahu namanya sendiri. Jadi kalau namanya dipanggil dan dia merespon, menoleh atau tersenyum, itu sudah menjadi tanda kalau ia kelak mampu berbicara.

Tahap usia 1-2 tahun
Sedangkan di usia ini, anak sudah bisa meniru ucapan pada suku kata akhir.
Misalnya seperti anak saya nih. Kalau ada lagu yang dia ngerti bahkan hapal, di usianya yang waktu itu sekitar 18 bulan, dia sudah bisa mengikuti lagu tersebut dengan menyebut akhir beberapa kata di beberapa ba…

Banyak Destinasi Baru Yang Seru, Ini Pilihan Liburan Ramah Anak di Batu dan Malang

Mencari ide liburan bersama keluarga yang ramah anak, daerah Batu dan Malang adalah dua tempat terbaik yang punya banyak pilihan destinasi wisata. Mau liburan dengan tema seru-seruan, atau ingin sekaligus belajar dan mendapatkan pengalaman baru, semuanya ada di kota dingin ini.
Beberapa tempat wisata seperti Jatim Park 1 dan 2, atau Wisata Petik Agrokusuma mungkin sudah nggak asing lagi di telinga. Namun, Batu dan Malang nggak hanya punya dua lokasi ternama itu lho buat liburan kita bersama keluarga. Ada beberapa tempat baru yang nggak kalah seru. Dan pastinya, ramah buat anak.

Eco Green Park
Sumber foto: winnetnews.com
Belajar sambil bermain dengan hewan-hewan cantik pastinya jadi kegiatan yang nyenengin buat anak-anak. Pengalaman ini bisa kita dapatkan dalam satu paket lengkap di Eco Green Park. Atau, biasa juga disebut sebagai Jawa Timur Park 2.
Selain punya koleksi hewan yang sudah diawetkan di museum raksasanya, kita juga bisa lho lihat hewan-hewan hidup di kandang mereka. Pemandangan…

Menjaga Pola Makan, Rahasianya Berat Badan Ideal

“Bajuku dulu tak begini. Tapi kini tak cukup lagi.”
Ada yang pernah tahu bait lagu itu nggak? Hehehe… buat yang generasi 90-an kayaknya ngerti ya itu iklan apa. Apalagi selain era kelahirannya sama, kita juga punya nasib yang sama: masalah berat badan!
Eh, beneran kita ya? Jangan-jangan saya saja!
Padahal dulu, saya tipe cewek kutilang sampai sebelum punya anak, lho. Kutilang, kurus tinggi langsing. Berat badan selalu juara bertahan di kisaran angka 43 sampai 47. Seringnya di 45.

Yang namanya orang nyinyir, sering tuh komentar, “Jadi cewek yang gemukan dikit dong.”
Karena bosan, kadang saya timpali saja, “Entar kalau sudah nikah terus punya anak juga gemuk-gemuk sendiri.”
Di kemudian hari, baru saya sadari kalau kata-kata itu menyebar ke semesta, lalu sungguhan menjadi nyata. Satu hal yang kadang saya sesali, ngapain waktu itu ngomong begitu, ya?
Karena sebetulnya, yang suka nyinyir waktu itu adalah mereka yang mati-matian setiap hari minum obat pengurus badan. Yang mau menahan lapar tapi …

Atur Keuangan dengan Cara Islami Lewat Investasi Syariah

Dulu saya sering berpikir seperti ini. Kan dalam Islam itu nggak boleh ya menimbun-nimbun harta. Lalu kenapa harus ada alasan menabung? Apalagi uangnya buat investasi meski itu embel-embelnya syariah.
Walhasil bisa ditebak. Meski saya kerja sejak tahun 2004, penghasilan mau segede apapun, sampai sekarang saya tidak pernah punya tabungan! Parah kan?
Lalu kemana uangnya selama ini? Nah, saya selalu berpikir kalau uang saya itu bukan sepenuhnya milik saya. Jadi yang namanya rezeki datang, kerap saya ‘lempar’ ke mana-mana. Pikir saya, toh masa depan nanti ada Allah yang akan menjamin rezeki saya.
Nah, apa yang saya pahami selama ini ternyata nggak sepenuhnya benar. Pemahaman saya terbuka saat mengikuti Kopdar Investarian MAMI, singkatan dari Manulife Aset Manajemen Investasi yang ke tiga di Kaya Resto and Café Surabaya pada hari Minggu, 13 Januari 2019.
Seperti biasa, ada Pak Legowo Kusumonegoro, Presiden Direktur MAMI, yang sore itu berbagi edukasi seputar investasi syariah. Dalam slide pri…

Memilih Jajanan Sehat untuk Anak

Bagi kebanyakan orangtua, memilih jajanan untuk anak itu adalah hal yang penting. Sebisa mungkin tentunya harus sehat kan ya.
Itulah yang kini jadi pegangan saya kalau urusan jajan buat Kayyisah. Padahal dulu sewaktu belum punya anak, saya suka komentar lho ke siapapun yang suka ngelarang-ngelarang anaknya buat jajan ini itu.
“Ngapain sih banyak ngelarang ke anak makan ini itu. Entar anaknya jadi nggrangsang!” Nggrangsang itu istilah bahasa Jawa di tempat saya yang artinya rakus.
Pas sudah punya anak, lha kok ternyata Kayyisah tipe anak yang mudah sensitif tenggorokannya. Plek ketiplek sama kayak abinya.
Ke mana-mana, saya jadinya harus seperti satpam untuk urusan apapun yang akan masuk ke mulutnya. Sampai-sampai saya sering kasihan. Kadang, saya lihat dia begitu ingin makan ini itu, apalagi sewaktu kumpul dengan banyak orang. Tapi kondisinya mau tak mau membuat saya harus ketat untuk urusan yang satu ini.
Sebetulnya pernah suami saya protes. Kenapa sih nggak dibiarkan saja. Toh nanti a…