Skip to main content

Yuk Liburan Keluarga ke Eropa di Musim Gugur



Musim gugur yang biasanya terjadi di sekitar bulan September Desember konon menjadi saat yang tepat jika ingin berkunjung ke Eropa. Apalagi bersama keluarga dengan mengajak si kecil ke sana. Buat yang begitu mengimpikan untuk bisa ke Eropa pun, masa ini bisa menjadi pilihan yang pas.

Di bulan tersebut, daerah yang kerap dijuluki benua biru ini kebanyakan sedang mengalami musim peralihan antara musim panas ke musim dingin. Musim gugur yang sedang terjadi membuat cuaca tak lagi terasa terik. Jika ingin menjumpai suasana yang masih agak hangat, kita bisa berkunjung ke Spanyol, Yunani, atau negara-negara di sekitarnya.

Dan jika perjalanan ke Eropa kerap identik dengan biaya yang mahal, hal itu tak begitu berlaku di musim ini. Banyak destinasi wisata di Eropa yang cenderung tak lagi ramai. Sehingga biaya tiket pesawat dan penginapan pun ditawarkan dengan harga lebih murah.

Eropa memang memiliki daya tarik tersendiri jika berkaitan dengan wisata. Keindahan alamnya berbeda dengan suasa tropis yang biasa kita jumpai di Indonesia. Ada nuansa sejarah yang identik dengan kerajaan-kerajaan Eropa. Belum lagi arsitektur bangunannya bergaya klasik dan antik seperti gothic atau victorian.

Sebelum ke sana, tentunya ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Secara umum, setiap mengunjungi luar negeri kita perlu menentukan dulu negara mana yang akan kita tuju. Karena ini akan berkaitan dengan urusan seperti apakah perlu visa atau tidak, mata uang, akomodasi dan transportasi, serta informasi lainnya. Tentunya, yang terpenting adalah passport.

Sedangkan jika kita akan melakukan perjalanan ke Eropa di musim gugur, urusan pakaian untuk musim dingin juga harus dipersiapkan. Apalagi jika kita mengajak anak-anak, urusan pakaian yang akan membuat mereka nyaman nantinya dengan kondisi cuaca yang berbeda dengan di Indonesia sangat perlu diperhatikan.


Persiapkan juga kondisi tubuh yang fit sebelum berangkat. Dan tentunya, obat-obatan sampai vitamin perlu disediakan untuk menghadapi semi musim dingin yang sedang terjadi di Eropa.

Liburan Jadi Tenang dengan Asuransi Perjalanan ke Eropa


Selain mempersiapkan itu semua, terkadang ada satu hal yang kerap dilupakan atau mungkin tidak dianggap utama. Yaitu keberadaan asuransi.

Padahal, untuk mengunjungi negara-negara seperti Belanda, Spanyol, Prancis, Jerman, Italia, kita perlu punya asuransi perjalanan ke Eropa, lho. Karena saat pengurusan visa, asuransi perjalanan ini diperlukan agar visa bisa diterima. Terutama jika kita mengurus Visa Schengen untuk bisa masuk ke 25 negara di Eropa.

Keberadaan asuransi perjalanan ke Eropa ini tak hanya sebagai syarat. Akan tetapi, besar juga manfaatnya untuk kita atau keluarga saat berwisata nantinya. Risiko yang bisa ditanggung dari asuransi perjalanan tersebut antara lain:

- Ganti rugi bagasi yang mungkin hilang
- Kompensasi bagasi yang mungkin delay
- Kompensasi pesawat delay yang sampai lebih dari tiga jam
- Ganti rugi pesawat yang dibatalkan
- Biaya pengobatan kalau kita sakit di tempat tujuan
- Musibah kecopetan di tempat tujuan
- Kecelakaan saat kita di tempat tujuan
- Ganti rugi kalau rumah kita terjadi kebakaran saat kita tinggal ke Eropa, dll

Tuh kan, kebayang nggak sih kalau kita sekeluarga sedang liburan lalu mengalami hal-hal seperti itu? Kalau nggak ada asuransi perjalanan ke Eropa apalagi kitanya bawa anak kecil, bisa akan makin repot untuk mengurusnya.

Mencari Informasi Asuransi Perjalanan ke Eropa di Futuready


Pernah bingung nggak saat ingin memilih asuransi tapi bingung enaknya asuransinya apa ya? Atau, minim pengetahuan tentang produk asuransi perjalanan yang bagus.

Untungnya sekarang ada Futuready, yang bisa dibilang supermarketnya asuransi online. Di Futuready kita bisa mencari, membandingkan, dan membeli asuransi yang paling lengkap pilihannya.


Futuready ini menjual produk asuransi dari berbagai macam provider. Kalau kita ingin mencari asuransi perjalanan untuk keperluan ke Eropa, kita bisa memilih antara AXA, AXA Mandiri, Simas Net, Adira, Lippo, MNC, Tokio Marine, atau Malacca.

Untuk keperluan lain, bisa juga kita memilih asuransi seperti Avrist, ACA, Jaga Diri, Mega, MSIG, atau ABDA. Tak hanya untuk asuransi perjalanan, urusan kesehatan, kecelakaan, dan mobil pun bisa kita cari asuransinya.

Buat yang penasaran Futuready itu apa dan bagaimana, ini dia gambaran detailnya tentang supermarket asuransi tersebut.

- Futuready adalah broker asuransi online pertama yang memegang lisensi resmi dari OJK dengan nomor KEP-518/NB.1/2015 tanggal 18 Juni 2015.

- Futuredy ini bagian dari AEGON, perusahaan asuransi terbaik di dunia yang berbasis di Den Haag Belanda.

- Yang perlu diingat, Futuready ini tidak punya produk asuransi sendiri. Sekali lagi, ia hanya supermarketnya asuransi.

- Produk-produk asuransi yang ditawarkan Futuready ini adalah asuransi terbaik pilihan dari berbagai perusahaan asuransi terkemuka. Informasi yang disajikan dikemas dengan ringkas, jujur, dan tidak memihak asuransi manapun.

Untuk urusan perjalanan ke Eropa, perjalanan wisata lainnya, ataupun untuk urusan lain terkait memilih produk asuransi, ada beberapa manfaat yang bisa didapat siapa saja jika belanja asuransinya lewat Futuready . com.

- MUDAH untuk urusan penjelasan, perbandingan, sampai klaim.

- PRAKTIS dengan proses yang instan. Kita bisa mengaksesnya di manapun dan kapanpun dengan semua kendali ada di kita.

- SESUAI dengan kebutuhan atau kemampuan kita. Mau produknya yang seperti apa, untuk kebutuhan yang bagaimana, sampai dengan urusan harganya berapa, bisa kita dapat informasinya lewat Futuready.

- AMAN juga terpercaya karena Futuready terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Sebetulnya di Indonesia memang sudah ada supermarket asuransi sejenis Futuready. Tapi untuk di Futuready, kita bisa mendapatkan beberapa kelebihan jika dibandingkan menggunakan supermarket asuransi lain.

- Kita bisa bertransaksi langsung lewat online

- Metode pembayarannya beragam, bisa lewat kartu kredit, transfer bank, atau bayar langsung di minimarket terdekat

- Polis bisa langsung aktif begitu disetujui. Polis elektronik ini akan langsung dikirimkan via email.

- Pengurusan klaimnya mudah karena dibantu customer services yang profesional lewat jalur telepon atau online.

- Yang unik, persetujuan untuk asuransi mobil bisa dilakukan tanpa survey. Kita cukup mengirimkan foto secara online.


Tentunya informasi tentang Futuready ini jadi masukan bukan buat kita yang mau memilah-milih asuransi, terutama untuk urusan asuransi perjalanan ke Eropa. Jalan-jalan sekeluarga jadinya bisa terasa tenang dan nyaman kalau kitanya sudah siap juga dengan asuransi.


Sumber foto: Pixabay 

Comments

  1. Kalau saya bisa jalan-jalan ke Eropa saat musim gugur atau dingin, pasti bakal seneng banget. Sebetulnya saya gak terlalu suka udara dingin. Tetapi, saya sangat suka pakai baju hangat :D

    ReplyDelete
  2. Buatku autumn selalu identik dg syahdu & romantis. Pingin banget bisa ngerasain autumn di eropa :)
    Btw, Enak yaa sekarang asuransi pun ada marketplacenya, jadi gak makan waktu buat survey sana sini :)

    ReplyDelete
  3. Wah iya ya mbak. Banyak juga ya manfaat memakai asuransi perjalanan 😊

    ReplyDelete
  4. Aduuh, mau dong ke Eropa pas musim gugur. Mauu fotp sama daun2 Maple yg berguguran itu. Heuheu. Btw, di futuready kita bebas pilih asuransi tanpa ribet yaa

    ReplyDelete
  5. Semoga kesampaian aaah. Aku mau banget ke Jerman dan Korea pas musim gugur gitu.

    ReplyDelete
  6. Waaah sekarang kalau mau jalan2 ke luar negeri gak perlu khawatir lagi yah mba, ada asuransi futuready, aku baru tau ini, alhamdulillah seneng dapat infonya

    ReplyDelete
  7. saya juga baru tersadar kalau ternyata asuransi perjalanan itu penting banget ya, karena kita gak tau apa yang akan terjadi selama kita traveling

    ReplyDelete
  8. Wah kapan ya bisa ke Eropa, pengen deh jalan-jalan sekeluarga. Dan mesti pakai asuransi ya mba. Nggak enak banget kalo sampe kehilangan bagasi gitu

    ReplyDelete
  9. Salah satu persiapan untuk berlibur ke luar negeri salah satunya asuransi kesehatan ya Mbak, apalagi perbedaan cuaca antar negara kita dan negar yang dituju sangat beda

    ReplyDelete
  10. Hm..impian banget nih, jalan2 ke Eropa.. semoga tercapai suatu saat nanti. Aamiin.. nah, utk futuready ini aku baru denger. Ternyata ada ya semacam super market asuransi online begini. Tentunya sangat membantu sekali ya..

    ReplyDelete
  11. Pengen banget ke ERopa tapi sampai skarang hanya bisa memandang saja. Hahha. Padahal Eropa tuh indah skali ya. Bangunannya juga indah.. Tapi ke sana memang sebaiknya kalau ada asuransi Futuready deh :)

    ReplyDelete
  12. Suka banget sama suasana musim gugur. Tapi belum pernah ngerasain juga. Lihat di film-film kayanya romantis yaaa. Jadi pengen sesekali lihat suasana musim gugur di Eropa

    ReplyDelete
  13. Kalau saya lebih ingin berlibur ke Eropa pas musim dingin nih biar bisa lihat salju gitu. Tapi ternyata berlibur ke Eropa pas musim gugur asik juga ya. Dan setelah baca postingan ini aku baru tahu kalau ada asuransi perjalanan ke Eropa.

    ReplyDelete
  14. Duh mau dan pengin banget ke Eropa mudah-mudahan cukup tabungan nih biar bisa kesana :)

    ReplyDelete
  15. Wah iya penting banget ni, asuransi perjalanan. Ngeri ngebayangin biayanya kalau sakit pas traveling, apalagi on budget, kalau ga dijagain asuransi....

    ReplyDelete
  16. Bener juga ya mba, bepergian sampai ke Eropa gini tentunya ada resiko tersendiri. Harus berasuransi perjalanan agar nyaman di hati dan enggak was-was melulu bawaannya.

    ReplyDelete
  17. Weew, keren banget ya Mbak.
    Kita gak perlu was-was lagi ya saat traveling tinggalin rumah, krna ada asuransi yg jamin rumah kita juga. Dan gak perlu khawatir jg ya klo delay dan bagasi kita nyasar ntah kemana, huhuh. Bagasi nyasar saat travel di negara sendiri aja bikin nyesek apalagi klo ke Eropa, ckckck.

    ReplyDelete
  18. KEmarin aku lihat pohon2 di sekitar rumah aja pada gugur bunganya warnanya kuning, hmm apalagi kalau lagi liburan di Eropa ya seru lihatnya pasti

    ReplyDelete
  19. Sebenarnya, musim gugur itu yg paling eksotis menurutku. Moga suatu saat berkesempatan ke eropa di musim gugur

    ReplyDelete
  20. Pengen banget ke Eropa saat musim gugur trus beralih ke winter :D
    Soalnya dua musim itu enggak ada di Indonesia. Tapi kyknya butuh kesiapan mental jg krn pasti dingin banget ya :D

    ReplyDelete
  21. Noted. Nabung dulu buat perjalanan ke Eropanya ya, baru kemudian beli asuransinya di Futuready.

    ReplyDelete
  22. Liburan impian banget nih bisa ke eropa bareng keluarga. Nabung dulu dan banyak2 doa biar kesampean. Makaciii mba tip asuransinya

    ReplyDelete
  23. Eropaaa...
    Ibu sama masku bolak-balik Eropa aja niih...
    Sayangnya sang adik belum diajakin.
    Hhahah~

    Smoga bisa menginjakkan kaki ke Yurop.

    ReplyDelete
  24. I do miss Fall or autumn! Musim gugur memang musim favorite kami sekeluarga. Mari kita liburaaan

    ReplyDelete
  25. Noted ya mbak. Aku rencannya insya Allah tahun depan sama suami nih ke Spain mau jelajah jejak islam Eropa di Spanyol dan Maroko. Informasinye bermanfaat banget nih mbak.

    ReplyDelete
  26. Semoga dapet kesempatan liburan ke Eropa, aamiin.
    Bareng-bareng gitu liburan pastinya seru banget. Tapi alhamdulillah sudah pernah merasakan hidup di negara 4 musim.

    ReplyDelete
  27. Sekarang sedang musim dingin bukan ya? Tapi membayangkan musim gugurnya pasti cantik banget seperti di foto2 di internet

    ReplyDelete
  28. Jalan - jalan ke Eropa salah satu impian ku lho tapi sampai saat ini belum kesampaian bisa kesana huhu.

    ReplyDelete
  29. Iya sih..sekarang makin banyak negara yg menambahkan syarat bagi turis yg akan datang ke negara mereka yg harus disertai asuransi

    ReplyDelete
  30. Waaah aku paling suka sama musim gugur! Kalau diajak jalan2 ke Eropa juga hayuk ajah seneng malah hahahha

    ReplyDelete
  31. Yawla mupeng banget akutuh sama musim Gugur, daun2 menguning pada gugur cantik bangets...

    ReplyDelete
  32. Mupeng bisa ke luar negeri, apalagi eropa dan mencoba di salju hhahah anakku pengen main salju sedangkan aku pengen nyobain musim gugur hehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Mengamankan Finansial dari Penyakit Kritis dengan PRUCritical Benefit 88

Pernah nggak terpikir kalau tulang punggung perekonomian keluarga mengalami penyakit kritis, misalnya itu suami, bagaimana nasib keluarga? Tentunya siapapun tak ingin sedih karena harus mengalami hal tersebut. Kemungkinan efeknya pun bisa mengarah ke urusan finansial yang tak lagi aman.
Bicara tentang penyakit kritis yang berupa penyakit tidak menular atau PTM, menurut data dari World Health Organization atau WHO, diperkirakan menyumbang angka 73 persen dari kematian di Indonesia.
PTM yang menjadi penyakit kritis dan akhir-akhir ini banyak dialami masyarakat Indonesia, menurut Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018 Kementerian Kesehatan, adalah kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, dan hipertensi.
Sementara itu menurut penelitian tahun 2014 hingga 2015 dari ASEAN Cost in Oncology atau ACTION, PTM yang menjadi penyakit kritis ini berpotensi menyebabkan kesulitan finansial. Data dari ACTION menyebutkan, 9.513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, 50 persennya mengalami …

Melawan Neuropati untuk Segudang Aktivitas yang Terus Menanti

Dulu sewaktu sekolah, terkadang saya punya kebiasaan unik, meminta teman sebangku untuk memukuli telapak tangan saya.
Asli, kira-kira sejak SD kelas enam saya sudah punya kebiasaan seperti itu.
Jadi zaman tahun 80 sampai 90-an, yang namanya sekolah kan muridnya kebanyakan disuruh membaca atau menulis. Bahkan kalau sudah punya buku pun tetap disuruh mencatat ulang.
Sewaktu harus sering menulis itulah, kadang tangan saya terasa lemas. Rasanya seperti tidak ada energi untuk bisa menggerakkan tangan.
Selain telapak tangan yang terasa lemas, bagian lengan di dekat siku saya juga sering terasa seperti tertusuk-tusuk jarum. Kalau bahasa saya, rasanya cengkring-cengkring!
Itu masih urusan tangan. Lha kaki saya waktu itu juga sering terasa kram. Biasanya di daerah telapak tangan bagian samping atau di jari tengah dan jari manis kaki.
Waktu itu saya tidak pernah sampai mengira-ngira, saya itu sebetulnya kena apa, apa penyebabnya, dan harus melakukan apa agar keluhan-keluhan di tangan dan kaki saya s…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Ingin Si Kecil tidak Telat Bicara? Coba Lakukan 9 Hal Berikut Ini!

Kayaknya buat kebanyakan orangtua, ada dua hal nih yang sering dikhawatirkan dalam tumbuh kembang si kecil. Kalau nggak telat bicara, ya telat jalan. Bener nggak?
Sebetulnya, tiap anak punya kemampuan bicara yang berbeda. Meski demikian, ada standar kemampuan juga yang harus dikuasai anak pada usia-usia tertentu.
Kemampuan ini dibagi dalam tahap usia 0-1 tahun, 1-2 tahun, dan 2-3 tahun.

Tahap usia 0-1 tahun
Anak atau bayi di usia ini, seharusnya sudah bisa mengoceh dengan nada panjang. Kalau nggak salah istilahnya bubbling.
Termasuk, dia sudah tahu namanya sendiri. Jadi kalau namanya dipanggil dan dia merespon, menoleh atau tersenyum, itu sudah menjadi tanda kalau ia kelak mampu berbicara.

Tahap usia 1-2 tahun
Sedangkan di usia ini, anak sudah bisa meniru ucapan pada suku kata akhir.
Misalnya seperti anak saya nih. Kalau ada lagu yang dia ngerti bahkan hapal, di usianya yang waktu itu sekitar 18 bulan, dia sudah bisa mengikuti lagu tersebut dengan menyebut akhir beberapa kata di beberapa ba…

Banyak Destinasi Baru Yang Seru, Ini Pilihan Liburan Ramah Anak di Batu dan Malang

Mencari ide liburan bersama keluarga yang ramah anak, daerah Batu dan Malang adalah dua tempat terbaik yang punya banyak pilihan destinasi wisata. Mau liburan dengan tema seru-seruan, atau ingin sekaligus belajar dan mendapatkan pengalaman baru, semuanya ada di kota dingin ini.
Beberapa tempat wisata seperti Jatim Park 1 dan 2, atau Wisata Petik Agrokusuma mungkin sudah nggak asing lagi di telinga. Namun, Batu dan Malang nggak hanya punya dua lokasi ternama itu lho buat liburan kita bersama keluarga. Ada beberapa tempat baru yang nggak kalah seru. Dan pastinya, ramah buat anak.

Eco Green Park
Sumber foto: winnetnews.com
Belajar sambil bermain dengan hewan-hewan cantik pastinya jadi kegiatan yang nyenengin buat anak-anak. Pengalaman ini bisa kita dapatkan dalam satu paket lengkap di Eco Green Park. Atau, biasa juga disebut sebagai Jawa Timur Park 2.
Selain punya koleksi hewan yang sudah diawetkan di museum raksasanya, kita juga bisa lho lihat hewan-hewan hidup di kandang mereka. Pemandangan…

Menjaga Pola Makan, Rahasianya Berat Badan Ideal

“Bajuku dulu tak begini. Tapi kini tak cukup lagi.”
Ada yang pernah tahu bait lagu itu nggak? Hehehe… buat yang generasi 90-an kayaknya ngerti ya itu iklan apa. Apalagi selain era kelahirannya sama, kita juga punya nasib yang sama: masalah berat badan!
Eh, beneran kita ya? Jangan-jangan saya saja!
Padahal dulu, saya tipe cewek kutilang sampai sebelum punya anak, lho. Kutilang, kurus tinggi langsing. Berat badan selalu juara bertahan di kisaran angka 43 sampai 47. Seringnya di 45.

Yang namanya orang nyinyir, sering tuh komentar, “Jadi cewek yang gemukan dikit dong.”
Karena bosan, kadang saya timpali saja, “Entar kalau sudah nikah terus punya anak juga gemuk-gemuk sendiri.”
Di kemudian hari, baru saya sadari kalau kata-kata itu menyebar ke semesta, lalu sungguhan menjadi nyata. Satu hal yang kadang saya sesali, ngapain waktu itu ngomong begitu, ya?
Karena sebetulnya, yang suka nyinyir waktu itu adalah mereka yang mati-matian setiap hari minum obat pengurus badan. Yang mau menahan lapar tapi …

Atur Keuangan dengan Cara Islami Lewat Investasi Syariah

Dulu saya sering berpikir seperti ini. Kan dalam Islam itu nggak boleh ya menimbun-nimbun harta. Lalu kenapa harus ada alasan menabung? Apalagi uangnya buat investasi meski itu embel-embelnya syariah.
Walhasil bisa ditebak. Meski saya kerja sejak tahun 2004, penghasilan mau segede apapun, sampai sekarang saya tidak pernah punya tabungan! Parah kan?
Lalu kemana uangnya selama ini? Nah, saya selalu berpikir kalau uang saya itu bukan sepenuhnya milik saya. Jadi yang namanya rezeki datang, kerap saya ‘lempar’ ke mana-mana. Pikir saya, toh masa depan nanti ada Allah yang akan menjamin rezeki saya.
Nah, apa yang saya pahami selama ini ternyata nggak sepenuhnya benar. Pemahaman saya terbuka saat mengikuti Kopdar Investarian MAMI, singkatan dari Manulife Aset Manajemen Investasi yang ke tiga di Kaya Resto and Café Surabaya pada hari Minggu, 13 Januari 2019.
Seperti biasa, ada Pak Legowo Kusumonegoro, Presiden Direktur MAMI, yang sore itu berbagi edukasi seputar investasi syariah. Dalam slide pri…

Memilih Jajanan Sehat untuk Anak

Bagi kebanyakan orangtua, memilih jajanan untuk anak itu adalah hal yang penting. Sebisa mungkin tentunya harus sehat kan ya.
Itulah yang kini jadi pegangan saya kalau urusan jajan buat Kayyisah. Padahal dulu sewaktu belum punya anak, saya suka komentar lho ke siapapun yang suka ngelarang-ngelarang anaknya buat jajan ini itu.
“Ngapain sih banyak ngelarang ke anak makan ini itu. Entar anaknya jadi nggrangsang!” Nggrangsang itu istilah bahasa Jawa di tempat saya yang artinya rakus.
Pas sudah punya anak, lha kok ternyata Kayyisah tipe anak yang mudah sensitif tenggorokannya. Plek ketiplek sama kayak abinya.
Ke mana-mana, saya jadinya harus seperti satpam untuk urusan apapun yang akan masuk ke mulutnya. Sampai-sampai saya sering kasihan. Kadang, saya lihat dia begitu ingin makan ini itu, apalagi sewaktu kumpul dengan banyak orang. Tapi kondisinya mau tak mau membuat saya harus ketat untuk urusan yang satu ini.
Sebetulnya pernah suami saya protes. Kenapa sih nggak dibiarkan saja. Toh nanti a…