Posts

Asyiknya Cara Membuat Bunga Kertas Tulip dengan Anak

Image
Suka bingung nggak kalau ditanya cara membuat bunga kertas ? Yah, sama dong. Jangankan bunga kertas. Bentuk origami apapun buat saya rasanya tetap bukan hal yang mudah. Hingga suatu ketika, saya dan Kayyisah sedang asyik melihat-lihat kreasi origami bentuk bunga. Ih, kok bagus ya. Jadi kepengen nyoba deh. Kebetulan sejak pandemi, saya sempat membelikan kertas lipat warna-warni untuk Kayyisah. Sampai dua versi lagi! Yang satu ada warnanya bolak-balik dengan ukuran agak besar dari ukuran kebanyakan. Sedang yang satunya lagi ukurannya lebih kecil dan hanya ada warna di satu sisinya. Dari sekian bentuk origami, pilihan saya jatuh pada cara membuat bunga kertas. Bunga kertasnya ini dibuat dengan cara origami. Sedangkan jenis bunganya adalah bunga tulip. Nah, kenapa origami ini saya pilih? Karena bentuk bunganya itu 4 dimensi. Nggak yang bentuk pipih lalu bisa ditempel. Sedangkan kertas origami yang saya pakai adalah yang memiliki warna di ke dua sisinya. Karena bentuk origaminya empat dimen

Akhirnya Saya Tahu Apa Penyebab Rambut Rontok pada Busui

Image
Bagi saya dan mbak pemotong rambut waktu itu, apa penyebab rambut rontok pada busui adalah hal seperti misteri. “Lho, saya juga habis melahirkan Mbak. Tapi rambut saya nggak rontokan tuh,” ujar mbak pemotong rambut di salon tempat saya potong rambut. Waktu itu dia heran, kenapa rambut saya yang waktu itu panjang sedikit melewati bahu, harus dipotong pendek hingga pangkal tengkuk seperti permintaan saya. Keheranannya saya jawab. Alasan saya, karena saya habis melahirkan. Jadilah rambut saya menjadi rontok.  Apalagi di kalangan orang Jawa, ada sebuah mitos. Kalau anak bayi sudah suka sembur-sembur main ludah, biasanya rambut ibunya akan rontok.  Dan entah kenapa, itulah yang terjadi pada saya. Rambut saya rontoknya parah. Dan Kayyisah yang waktu itu masih berumur beberapa bulan sedang hobi sekali menyembur-nyemburkan ludahnya. Tapi komentar mbak salonnya juga jadi bikin saya penasaran. Kebetulan usia anak kami hanya selisih beberapa minggu. Tapi ia sama sekali tidak mengalami masalah ke

Belajar dari Pengalaman Gigi Keropos Kayyisah

Image
Suatu ketika saya memerhatikan gigi depan anak saya Kayyisah. Baru saya sadari, rupanya ia mulai mengalami gigi keropos . Di bagian gigi depannya terlihat berlubang tapi tidak menghitam. Mirip kondisi gigi yang rapuh lapisannya luarnya.  Bahkan jika saya gosok dengan kuku, ada lapisan giginya yang ikut tergerus. Jadilah batang gigi depannya sampai berlubang keropos. Jujur saat itu saya bingung. Padahal selama ini saya sudah cukup rajin menggosok giginya pagi dan malam. Malah utamanya setiap usai makan cokelat, saya langsung menggosok gigi Kayyisah. Saat saya coba mengingat-ingat, sepertinya ada beberapa penyebab mengapa gigi Kayyisah begitu mudah rapuh hingga menjadi keropos. Inilah beberapa hal yang telat saya sadari telah terjadi pada gigi anak pertama saya tersebut. 1. Kebiasaan minum susu sebelum tidur Saya akui, Kayyisah memang menyikat gigi sebelum tidur. Tapi... ia pun punya kebiasaan minum susu dan mengkonsumsi madu untuk anak sebelum tidur. Apalagi, susu yang dikonsumsi Kayy

Masa Belajar di Rumah, Waktunya Menumbuhkan Karakter Positif Pada Anak

Image
Masa akhir semester genap kemarin menyisakan beberapa catatan kenangan buat saya. Tentang beberapa karakter anak yang lalu tumbuh berkembang di saat mereka banyak belajar di rumah dan banyak bersama orang tuanya.  “Waktu ujian itu ya ada saudaranya yang juga ujian pakai internet. Tapi ya gitu itu lah,” dalam pikiran saya, terbayang anak yang ujian PAT tapi tetap membuka buku. Saya paham, banyak memang yang seperti itu. “Lalu saya bilang ke Mala, kamu mau kayak gitu? Yang penting nilaimu bagus? Nggak! Kamu percuma sekolah nggak dapat apa-apa,” adu seorang bapak yang merupakan wali murid salah satu anak di kelas saya. Saya tersenyum, teringat seorang gadis cilik di kelas 5C, yang di situ saya menjadi wali dari 30 murid. Mala memang istimewa. Ia memiliki kecerdasan kognitif juga sosial. Tapi bukan sosok yang ambisius mengejar prestasi bahkan rangking sekalipun. Dua semester memegang 5C, posisi rangking Mala selalu di posisi 10 besar. Sejak awal mengenal bapaknya ketika penerimaan raport s

Belajar Naik Sepeda dengan Mudah a la Kayyisah

Image
Belajar naik sepeda dengan mudah a la Kayyisah nyatanya membuat kami orang tuanya harus mencoba-coba berbagai macam cara. Kondisi Kayyisah sendiri tergolong anak kinestetik tapi punya kelemahan di motorik kasar. Jadi meski ia sudah diberi tahu caranya, dikasih contohnya, atau dibantu dengan dua roda kecil di belakang, nyatanya Kayyisah harus belajar naik sepeda roda dua hingga berminggu-minggu bahkan beberapa bulan lamanya.  Apalagi mood Kayyisah yang naik turun. Kadang dia bersemangat sekali untuk mau belajar naik sepeda. Tapi kadang dia merasa bosan, terkadang seperti putus asa, atau malas untuk berlatih. Belum lagi kayuh sepeda yang sering mengenai tulang kakinya. Sakitnya kadang seperti membuat dia kapok. Sebelumnya untuk urusan bisa naik sepeda roda empat sendiri, Kayyisah tergolong lambat. Kakinya baru bisa atau kuat mengayuh sepeda dengan gerakan kaki memutar saat usianya hampir genap lima tahun. Pasalnya, Kayyisah sendiri termasuk anak yang sempat telat tumbuh kembangnya. Ia p

Supurasi Adalah Sakit yang Bikin Saya Kapok Melakukan Hal Berikut Ini

Image
Pernah mendengar kata otitis media atau supurasi? Supurasi adalah nanah yang terbentuk karena proses radang yang disebabkan infeksi bakteri. Seumur-seumur, bisa dibilang saya itu sering lho mengalami supurasi di telinga. Terakhir kejadian terparah yang saya alami terjadi sekitar tahun 2017. Gara-garanya, sayanya juga sih yang suka usil korek-korek membersihkan telinga. Entah kenapa sejak lama saya paling suka risih jika telinga terasa geli atau gatal sedikit. Rasanya seperti ada kotoran yang harus dibersihkan. Akhirnya ambil cutton bud dan saya bersihkan telinga sampai rasanya sudah tidak gatal lagi. Kadang hampir cutton bud tersebut saya jadikan alat untuk menggaruk bagian dalam telinga. Kegiatan tersebut akan saya hentikan kalau cutton bud sudah menyentuh bagian yang paling dalam, serta jika telinga saya sudah tidak terasa gatal lagi. Dan itu bisa saya lakukan sampai setiap hari, lho! Akhirnya biasanya beberapa waktu kemudian, telinga saya terasa keluar air. Mirip kayak pilek tapi i

Yuk Adopsi Hutan Agar Bisa Tetap Menikmati Indahnya Rimba Indonesia

Image
  Pernah mendengar kata adopsi hutan ? Kalau saya sendiri sih lebih seringnya mendengar istilah adopsi pohon.  Jadi dengan adopsi pohon, kita bisa ikut serta menyumbang dana dan turut menjaga pohon-pohon terutama yang berusia ratusan tahun.  Sedangkan untuk perawatan dan pelestarian hutan itu sendiri melibatkan warga sekitar. Itu tentang adopsi pohon. Nah kalau adopsi hutan? Dari sebuah sumber yang saya baca, ya tentu saja yang namanya adopsi hutan adalah segala hal yang ada di hutannya. Tidak hanya pohon-pohonnya yang diadopsi, tapi juga hewan-hewan yang ada di dalamnya.  Hutan memang perlu dijaga. Apalagi di zaman sekarang, saat populasi manusia makin bertambah, seiring dengan bertambahnya berbagai keinginan yang ada. Menebang hutan untuk lahan baru bercocok tanam. Untuk tempat tinggal. Atau untuk memanfaatkan pohon dan satwa yang ada.  Jujur sebagai manusia, kita tidak bisa menafikan ada keberadaan sesama kita yang seperti itu kan? Padahal kalau hutan tidak ada at