Skip to main content

Tak Hanya Sekedar Perlu, Ini Dia Pertimbangan Lain dalam Memilih Perlengkapan Rumah Tangga



Sekedar perlu punya perlengkapan rumah? Rasanya sekarang ini sudah bukan lagi sebagai pertimbangan utama. Kini, banyak orang punya pertimbangan lain untuk urusan memilih perlengkapan rumah tangga.

Alasannya bisa jadi untuk menjadikan beberapa bagian rumah terlihat lebih menarik. Atau bahkan kalau bisa, menjadikan rumah terlihat instagramable.

Nah, beberapa waktu lalu saya dapat kesempatan mencoba berbelanja di Claris Store. Kalau di Surabaya, tempatnya ada di Ruko Galaxy Bumi Permai Blok J1 nomor 3A.


Setelah mengamati beberapa perlengkapan rumah tangga yang ada di Claris Store, hingga melakukan shopping experience, saya menyimpulkan ternyata memang ada pertimbangan lain lho buat kita dalam urusan memilih perlengkapan rumah tangga.

1. Nggak hanya sekedar alat makan dan masak, urusan keamanan itu hal yang penting!

Zaman sekarang penggunaan plastik sebagai perangkat memasak dan makan sepertinya sudah menjadi hal yang biasa. Tapi perlu diingat, kita juga mesti teliti dulu lho sebelum menggunakannya.

Ada beberapa hal yang perlu jadi pertimbangan. Misalnya keberadaan label foodgrade dan foodsaver. Perhatikan juga tanda angka dalam segitiga yang biasanya kita temukan dalam wadah plastik. Pastikan angkanya itu 5 ya.


Kalau di Claris, semua itu bisa sudah bisa kita dapatkan. Claris menggunakan bahan plastik berkualitas yang aman untuk kita pakai bersama keluarga. Kelebihan lainnya, plastiknya juga semirecycle.

Produk Claris yang beberapa tahun ini menyabet TOP BRAND pun aman lho untuk dipakai menghangatkan makanan dalam microwave. Ingat ya, wadahnya untuk menghangatkan, bukan untuk memasak dengan suhu yang bisa mematangkan makanan.

2. Memilih perlengkapan rumah tangga yang tampilan dan warnanya cantik itu ada manfaat lainnya

Di zaman di mana apa-apa sering tak luput dari jepretan kamera, prangkat rumah pun diharapkan punya tampilan yang good looking atau instagramble. Pertimbangannya mulai dari bentuk sampai warna.


Pas saya main ke Claris Store Surabaya, mata saya langsung seger lihat warna-warnanya Claris Homeware. Pilihan warnanya ada tosca, lime green, magenta, dan orange.

Koleksinya Claris ini menurut saya pas banget buat para influencer, blogger, atau vlogger kuliner yang suka menampilkan makanan atau minuman dengan tampilan yang menarik.

3. Perhatikan desain produknya

Selain penampilan, urusan desain produk juga perlu diperhatikan lho. Misalnya nih kalau di Claris, kita bisa mendapatkan beberapa produk untuk menyimpan makanan yang memudahkan kita untuk menyimpannya.

Nggak hanya itu, penutup wadahnya juga rapat banget lho. Suka sebel kan kalau bawa bekal yang agak berkuah, dimasukkan ke dalam wadah, eh pas kita masukkan ke dalam tas malah bocor dan bercecer ke mana-mana.

Beda dengan produk wadah di Claris. Meski kelihatannya sama-sama penutupnya seperti produk lainnya, tapi ternyata bikin kita save banget dari urusan makanan dalam wadah yang mungkin bercecer ke mana-mana. No worry deh!

4. Belanja nggak pakai ribet, cara belanja masa kini

Ingin tahu lebih banyak produk dari Claris Homeware, caranya gampang kok. Ini dia beberapa media sosial dari Claris:

Instagram: @cool_claris
Facebook: Claris Indonesia

Buat yang ingin belanja online Claris, bisa juga ke webstorenya: www.claris-store.com


Kita juga bisa mendapatkan produknya di hypermarket, super market, traditional market, serta beberapa toko online seperti Lazada, Shopee, Tokopedia, Bukalapak, JD.id, Elevania, iLotte, dan Blibli.


Pulang dari Claris, saya ngeborong beberapa perlengkapan dapur dan makan. Mulai dari tempat minum, cetakan es, kotak wadah makan, garpu dan sendok. Sementara Mbak Munasyaroh, teman perjalanan saya dari Lamongan, memilih untuk membeli tempat sampah. Tampilannya bagus. Bagian dalamnya ada wadah tersendiri yang bikin kita nggak susah kalau pas setor buang sampah.

Comments

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Lopang, Surganya Buah Jamblang

Tahu buah jamblang, atau juwet, atau dhuwet, atau dhuwek?
Di beberapa daerah, buah ini memang punya julukan yang berbeda-beda. Saya sendiri malah menyebutnya dengan plum Jawa! Hahaha…
Nah, di daerah Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kita bisa menjumpai buah jamblang dengan aneka jenis.
Mulai dari jamblang yang ukurannya kecil tanpa biji, sampai yang berukuran sebesar bakso telur puyuh dengan daging buah yang tebal.
Atau, dari yang rasanya masam, hingga jamblang yang manis tanpa menyisakan rasa sepet di lidah.
Jamblang yang warnanya hitam pekat hingga berwarna ungu kemerahan pun ada di Lopang.



Di masa-masa akhir musim kemarau menjelang musim hujan, biasanya buah ini bermunculan.
Untuk tahun 2017 ini, sepertinya musim jamblang di Lopang jatuh di sekitar bulan Oktober hingga November. Karena di bulan September ini, pohon-pohon jamblang di Lopang mulai bermunculan bunganya.
Karena begitu kayanya jenis jamblang di Lopang, saya menyebut tempat satu ini sebagai surg…

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok.
Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.Beras, sagu, dan jagung 2.Gula pasir 3.Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.Daging sapi, ayam, dan ikan 5.Minyak goreng dan margarine 6.Susu 7.Telur 8.Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.Garam berIodium dan berNatrium
Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia.
Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli.
Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya.
Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha.
Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga toko tersebut lebih murah dari barang-barang yang dijual di toko kita nantinya.
Tapi kalau sampai belum ada pesaingnya, namanya …

Resep Buka Puasa dengan Sambal Boran Khas Lamongan

Ada satu makanan khas dari daerah Lamongan yang jarang diketahui oleh kebanyakan orang luar Lamongan. Ya, jika kebanyakan orang tahunya kuliner Lamongan itu identik dengan Soto Ayam Lamongan, tapi sebenarnya, di Lamongan sendiri ada sebuah kuliner yang menjadi makanan keseharian masyarakat Lamongan.
Namanya Nasi Boran. Disebut boran karena biasanya penjualnya menggunakan bakul besar yang bernama boran saat berjualan.
Panganan yang satu ini kerap ditawarkan para penjualnya saat pagi hari sebagai sarapan, atau sore hingga malam hari. Biasanya penjual akan membungkus nasi boran dengan menggunakan daun pisang yang dilapisi kertas koran pada bagian luarnya.
Sedangkan di bulan Ramadan, Nasi Boran tetap diminati banyak masyarakat Lamongan untuk sajian berbuka puasa, atau sahur. Jadi meski dini hari, ada juga kok penjual Nasi Boran yang berjualan. Malah biasanya laris diburu mereka yang ingin menikmatinya untuk menu sahur.
Untuk satu kali sajian, Nasi Boran ini bisa terdiri satu porsi nasi, berik…

Asyiknya Mengenal Huruf Lewat Nama Makanan

Anak balita nggak boleh calistung? Boleh… Asal caranya yang asyik, dan anak nggak dipaksa untuk serius belajar.
Di luar negeri sana, kegiatan mengenal huruf, angka, sampai konsep baca tulis dan hitung untuk anak usia balita, caranya banyak yang menarik lho. Rata-rata, dilakukan dalam kondisi anak sedang bermain.
Nggak hanya lewat permainan, dengan menggunakan buku pun bisa. Apalagi buku anak zaman sekarang kan keren-keren tuh. Anak bisa menambah pengetahuan, dan aktivitas yang dilakukan dengan buku tersebut.
Misalnya buku karya Mbak Winarti terbitan Bhuana Ilmu Populer atau BIP ini. Bukunya berjudul ‘Mengenal Huruf Melalui Makanan A-Z’. Anak-anak bisa mengenal huruf A sampai Z lewat nama-nama makanan.

Yang asyik dari buku ini, anak-anak bisa mengenal huruf dari huruf depan tiap makanan. Di buku ini juga bikin saya jadi tahu lho makanan-makanan khas dari beberapa daerah.
Selain mengenal huruf, ada permainan juga nih yang bisa dilakukan anak-anak baik sendiri maupun dengan pendampingan orang…

Ini Dia Cara Mudah Mengamankan Kenangan

Ada suatu bagian cerita dalam Harry Potter yang begitu saya inginkan. Tentang pensieve Albus Dumbledore.
Jadi, Dumbledore yang merupakan kepala sekolah di Hogwarts tempat Harry Potter sekolah itu punya alat bernama pensieve yang bentuknya seperti baskom. Dengan pensieve, kita bisa memasukkan kenangan masa lalu siapapun untuk dilihat lagi.
Keberadaan pensieve ini tentunya banyak keuntungannya. Kita bisa melihat lagi kenangan masa lalu dari pikiran seseorang. Bagusnya lagi, dari pada menuh-menuhin memori kepala, terus terlupakan, ya mending mumpung ingat kenapa nggak disimpan saja ingatannya dalam wadah tertentu dan bisa dilihat lagi di pensieve.

Gara-gara tahu ‘teknologi’ pensieve di cerita Harry Potter, saya jadi kepikir, andai ya ada teknologi seperti itu yang bisa saya pakai untuk mengamankan memori dalam kepala. Dari pada kita simpan sendiri terus pas waktunya harus diingat, eh kok malah lupa!
Hilangnya Kenangan Saat Hamil
Khayalan andai saya bisa punya pensieve seperti Dumbledore pun …

Nilai KKM, karena Tiap Anak Punya Kecerdasan yang Berbeda

Buat para orangtua, adakah yang sering kepikiran bagaimana caranya agar anaknya harus dapat nilai bagus? Adakah yang sampai pusing waktu tahu anaknya kok dapat nilai jelek?
Kalau ada yang punya pikiran kayak gitu, yuk, saya kenalin sama yang namanya nilai KKM.
Buat yang belum kenal sih. Tapi kalau sudah kenal juga nggak apa-apa kok kalau kenalan lagi *maksa
KKM apaan sih?
KKM itu singkatan dari Kriteria Ketuntasan Minimal. Nah, udah ada gambaran kan arah pembicaraan saya akan ke mana?
Tapi, sebelumnya saya ceritain pengalaman saya dulu ya waktu ngajar. Jadi kalau urusan nilai anak jelek, sebetulnya yang lieur juga gurunya lho. Malah seringnya, anaknya nyantai kayak di pantai, gurunya yang ngos-ngosan kayak naik gunung menanjak dan berjurang.
Pasalnya, tiap guru sudah membuat standar nilai KKM sejak awal semester. Terus dituntut untuk melaporkan hasil akademik anak didiknya yang standar terendahnya adalah nilai KKM. Dengan waktu yang seringnya pendek, nilai anak didiknya harus berstandar KK…

Melawan Neuropati untuk Segudang Aktivitas yang Terus Menanti

Dulu sewaktu sekolah, terkadang saya punya kebiasaan unik, meminta teman sebangku untuk memukuli telapak tangan saya.
Asli, kira-kira sejak SD kelas enam saya sudah punya kebiasaan seperti itu.
Jadi zaman tahun 80 sampai 90-an, yang namanya sekolah kan muridnya kebanyakan disuruh membaca atau menulis. Bahkan kalau sudah punya buku pun tetap disuruh mencatat ulang.
Sewaktu harus sering menulis itulah, kadang tangan saya terasa lemas. Rasanya seperti tidak ada energi untuk bisa menggerakkan tangan.
Selain telapak tangan yang terasa lemas, bagian lengan di dekat siku saya juga sering terasa seperti tertusuk-tusuk jarum. Kalau bahasa saya, rasanya cengkring-cengkring!
Itu masih urusan tangan. Lha kaki saya waktu itu juga sering terasa kram. Biasanya di daerah telapak tangan bagian samping atau di jari tengah dan jari manis kaki.
Waktu itu saya tidak pernah sampai mengira-ngira, saya itu sebetulnya kena apa, apa penyebabnya, dan harus melakukan apa agar keluhan-keluhan di tangan dan kaki saya s…