Skip to main content

Banyak Destinasi Baru Yang Seru, Ini Pilihan Liburan Ramah Anak di Batu dan Malang

Mencari ide liburan bersama keluarga yang ramah anak, daerah Batu dan Malang adalah dua tempat terbaik yang punya banyak pilihan destinasi wisata. Mau liburan dengan tema seru-seruan, atau ingin sekaligus belajar dan mendapatkan pengalaman baru, semuanya ada di kota dingin ini.

Beberapa tempat wisata seperti Jatim Park 1 dan 2, atau Wisata Petik Agrokusuma mungkin sudah nggak asing lagi di telinga. Namun, Batu dan Malang nggak hanya punya dua lokasi ternama itu lho buat liburan kita bersama keluarga. Ada beberapa tempat baru yang nggak kalah seru. Dan pastinya, ramah buat anak.


Eco Green Park

Sumber foto: winnetnews.com

Belajar sambil bermain dengan hewan-hewan cantik pastinya jadi kegiatan yang nyenengin buat anak-anak. Pengalaman ini bisa kita dapatkan dalam satu paket lengkap di Eco Green Park. Atau, biasa juga disebut sebagai Jawa Timur Park 2.

Selain punya koleksi hewan yang sudah diawetkan di museum raksasanya, kita juga bisa lho lihat hewan-hewan hidup di kandang mereka. Pemandangan yang identik dengan hijau akan jadi teman sepanjang perjalanan, yang bisa ditempuh dengan sepeda elektrik kecil. Seru banget, kan?


Hawaii Waterpark

Sumber foto: Ngalam.co

Mengajak keluarga buat main air dengan berbagai wahana seru bisa kita lakukan di Hawaii Waterpark. Permainan seperti papan seluncur warna-warni, gelombang tsunami, tong raksasa, sampai sungai kecil yang mengalir mengelilingi wahana wisata ada di sini.

Tidak hanya jadi tempat bermain air, hiburan seru lainnya juga bisa didapatkan di sini. Terus kalau waktunya malam, pemandangan di tempat ini langsung berubah. Hawaii Waterpark lansung menjelma jadi Malang Night Spectacular yang penuh dengan lampion-lampion cantik yang bisa kita nikmati bersama keluarga.



Peternakan Kuda Megastar

Sumber foto: Tempat Wisata di Pulau Jawa

Peternakan yang berada di jalur lingkar barat Kota Batu ini menjadi tempat terbaik untuk mengenal kuda dari dekat. Nggak hanya bisa menyentuh lho, anak-anak juga bisa belajar menunggangi kuda. Tentunya dengan pendampingan dari petugas setempat.

Di Peternakan Kuda Megastar ini juga terdapat taman bunga beraneka jenis yang menarik. Seperti bunga matahari yang menjulang, dan berbagai bunga warna-warni yang cantik buat jadi background foto.


Gunung Banyak

Sumber foto: IDNews.co.id

Dulu, aslinya tempat ini dikenal sebagai lokasi paralayang para atlet, dengan pemandangan yang indah Kota Batu yang bisa dilihat lebih dekat dibanding saat naik pesawat ke Malang. Namun beberapa waktu belakangan, bermunculan banyak spot wisata menarik bersama keluarga, seperti Goa Pinus yang cantik, Taman Kelinci yang pasti disukai anak-anak dengan koleksi hewan bertelinga panjang nan lucu menggemaskan. Selain itu juga ada Taman Hobbit yang seru buat foto-foto bareng keluarga dan Taman Langit Gunung Banyak tempat menikmati udara sejuk sambil mengelilini taman yang diisi dengan patung-patung unik.


Jawa Timur Park 3

Sumber foto: Jatim TIMES

Taman bermain terbaru ini punya wahana-wahana seru yang pastinya menyenangkan buat anak-anak. Salah satunya adalah wahana Dino Park yang membuat pengunjung merasa terlempar ke masa lampau, dengan gerbang megah dan kereta seru untuk mengelilingi kawasan ini.

Selain itu juga ada Museum Musik Dunia, Legend Star dan banyak wahana lain yang ada di Jatim Park 3. Semuanya menarik dan tak cukup untuk dikunjungi selama satu hari saja.

Berbagai tempat wisata seru inilah yang membuat tiket pesawat ke Malang selalu habis, terutama di akhir pekan atau libur panjang. Perlu trik khusus untuk berburu tiket, yaitu dengan memesan tiket pesawat ke Malang sejak jauh hari. Kita juga bisa memesan tiket masuk ke tempat-tempat wisata di atas secara online juga, sehingga nggak khawatir kehabisan.

Jadi, buruan cari tiket pesawatnya sekarang juga, dan selamat menikmati liburan di Batu dan Malang bersama keluarga tercinta yah.


Comments

  1. Kalau ngomongin kota Malang memang nggak ada matinya. Saya lagi pengen banget nih ke jatim Park 3. Nggak sabar pengen lihat telor dino di sana.. Sayangnya memang jalan menuju malang kadang bikin pusing dan mual..apalagi saya suka mabok darat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak. Jalan di daerah Batu emang naik turun berliku khas perbukitan 😀

      Delete
  2. Taman Hobbit nampaknya ada dimana-mana ya. Tempat wisata yang menyajikan spot foto ala ala di depan rumah Hobbit rasanya banyak sekali. Tapi, dari artikel ini, tempat wisata yang rasanya bikin saya penasaran itu, di Gunung Banyak. Semoga ada kesempatan untuk saya mencoba main main ke sana. Doakan ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... iya ni, gunung banyak emang instagramable. Selain adem juga tempatnya...

      Delete
  3. Serunya jalan-jalan dan saya takjub dengan nama "Gunung Banyak". Jadi pingin ngunjungin ke sana, menikmati pemandangan yang pastinya indah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin karena berbukit-bukit kali ya Mbak makanya namanya gunung banyak 😁

      Delete
  4. Aku Wisata ke batu selalu seneng dan pengen baik lagi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang nagihin ya. Hawanya adem sih jadi bikin nyaman.

      Delete
  5. Saya sudah lama ingin main ke Batu dan Malang tapi belum sempat-sempat, dan lihat tempat wisata-wisatanya yang keren-keren begini makin mupeng saya pengen ke sana hehehe

    ReplyDelete
  6. coba boon pring andeman mbak
    itu di daerah Turen
    asyik klo jalan2 sama keluarga
    murah lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku sampe ngekepoin tulisan di blogmu lho Mas, nyari-nyari tulisan tentang Boon Pring. Kalo lihat dari foto, cakep bener ya...

      Delete
  7. Aku pernah ke Malang , tapi sayang cuma satu malam dan gak sempat kemana-mana . Padahal udah niat banget nih pengen ke tempat wisatanya . Sayang banget waktunya gak cukup . Next aku harus nyobain nihh wisata malang yang keren keren

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya ampun Mbak, sayang ya. Moga kapan-kapan bisa main ke Batu dan Malang lagi ya Mbak...

      Delete
  8. Ya Allah, Malang emang ga ada matinye yaa.. Sukak banget dengan berbagai destinasi di sana.
    Sayang baru berkesempatan sekali doang ke sana.
    Yah senggaknya kalau ke sana lagi saya udah punya bayangan mau berkunjung ke mana. Tfs ya mbaa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin kalau di Jawa Barat, Batu dan Malang itu kayak Puncak dan Bandung Mbak. Bener, nggak ada matinya... 😁

      Delete
  9. Membaca tulisan ini jadi membuat saya ingin jalan-jalan ke Malang deh, Batu dan Malang memang menjadi destinasi wisata yang sedang ngehits ya Mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sejak zaman dulu kala Mbak dua daerah ini. Karena daerah pegunungan juga. Adem tempatnya.

      Delete
  10. Batu Malang? Wow makin keren aja nih Batu, Malang. Makin banyak destinasi wisatax. Insya Allah bisa berkunjung nanti ke batu. Sudahnplanning sih sama teman teman. Moga dilancarkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makin hari emang makin buanyak Mbak tempat wisata di dua daerah ini.

      Delete
  11. Terakhir ke Malang 2009nan, wah sekarang udah banyak banget ya nambah2 obyek wisata terutama wahana2 yg menyenangkan buat keluarga. Moga ada kesempatan ke Malang lagi segera aamiin :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... Wah, hampir sepuluh tahun yang lalu ya? Udah buanyak banget Mbak yang berubah sekarang.

      Delete
  12. Belum kesampaian nih ngajakin anak lanang. Semoga bsk kalo anak lanang dah agak gedean bisa ngajakin ke Malang...

    ReplyDelete
  13. Malaaaangggg... huhuuu aku belum pernah kesitu, seru2 ya tempat wisatanya.. apa lagi jatim park tuh, anak2 diajak kesana pasti seneng

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener Mbak. Yang JP 3 kan ada dinonya tuh. Kesukaan anak-anak...

      Delete
  14. Ahhh jadi pengen ke malang . Aku ada rencana ke malang sama temen temen. Mampir ke lokasi ini ah nanti

    ReplyDelete
  15. Liburan ke Malang memang banyak pilihannya ya Mba... aktifitas berlibur jadi banyak pilihannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget Mbak, buanyak banget pilihannya di Malang dan juga Batu.

      Delete
  16. Saya pernah ke Malang, ke alun2. Bagus dan ademmm banget saat berada di Malang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, emang nyaman dan asyik buat ngumpul bersama teman atau keluarga.

      Delete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Melawan Neuropati untuk Segudang Aktivitas yang Terus Menanti

Dulu sewaktu sekolah, terkadang saya punya kebiasaan unik, meminta teman sebangku untuk memukuli telapak tangan saya.
Asli, kira-kira sejak SD kelas enam saya sudah punya kebiasaan seperti itu.
Jadi zaman tahun 80 sampai 90-an, yang namanya sekolah kan muridnya kebanyakan disuruh membaca atau menulis. Bahkan kalau sudah punya buku pun tetap disuruh mencatat ulang.
Sewaktu harus sering menulis itulah, kadang tangan saya terasa lemas. Rasanya seperti tidak ada energi untuk bisa menggerakkan tangan.
Selain telapak tangan yang terasa lemas, bagian lengan di dekat siku saya juga sering terasa seperti tertusuk-tusuk jarum. Kalau bahasa saya, rasanya cengkring-cengkring!
Itu masih urusan tangan. Lha kaki saya waktu itu juga sering terasa kram. Biasanya di daerah telapak tangan bagian samping atau di jari tengah dan jari manis kaki.
Waktu itu saya tidak pernah sampai mengira-ngira, saya itu sebetulnya kena apa, apa penyebabnya, dan harus melakukan apa agar keluhan-keluhan di tangan dan kaki saya s…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Ingin Si Kecil tidak Telat Bicara? Coba Lakukan 9 Hal Berikut Ini!

Kayaknya buat kebanyakan orangtua, ada dua hal nih yang sering dikhawatirkan dalam tumbuh kembang si kecil. Kalau nggak telat bicara, ya telat jalan. Bener nggak?
Sebetulnya, tiap anak punya kemampuan bicara yang berbeda. Meski demikian, ada standar kemampuan juga yang harus dikuasai anak pada usia-usia tertentu.
Kemampuan ini dibagi dalam tahap usia 0-1 tahun, 1-2 tahun, dan 2-3 tahun.

Tahap usia 0-1 tahun
Anak atau bayi di usia ini, seharusnya sudah bisa mengoceh dengan nada panjang. Kalau nggak salah istilahnya bubbling.
Termasuk, dia sudah tahu namanya sendiri. Jadi kalau namanya dipanggil dan dia merespon, menoleh atau tersenyum, itu sudah menjadi tanda kalau ia kelak mampu berbicara.

Tahap usia 1-2 tahun
Sedangkan di usia ini, anak sudah bisa meniru ucapan pada suku kata akhir.
Misalnya seperti anak saya nih. Kalau ada lagu yang dia ngerti bahkan hapal, di usianya yang waktu itu sekitar 18 bulan, dia sudah bisa mengikuti lagu tersebut dengan menyebut akhir beberapa kata di beberapa ba…

Mengamankan Finansial dari Penyakit Kritis dengan PRUCritical Benefit 88

Pernah nggak terpikir kalau tulang punggung perekonomian keluarga mengalami penyakit kritis, misalnya itu suami, bagaimana nasib keluarga? Tentunya siapapun tak ingin sedih karena harus mengalami hal tersebut. Kemungkinan efeknya pun bisa mengarah ke urusan finansial yang tak lagi aman.
Bicara tentang penyakit kritis yang berupa penyakit tidak menular atau PTM, menurut data dari World Health Organization atau WHO, diperkirakan menyumbang angka 73 persen dari kematian di Indonesia.
PTM yang menjadi penyakit kritis dan akhir-akhir ini banyak dialami masyarakat Indonesia, menurut Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018 Kementerian Kesehatan, adalah kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, dan hipertensi.
Sementara itu menurut penelitian tahun 2014 hingga 2015 dari ASEAN Cost in Oncology atau ACTION, PTM yang menjadi penyakit kritis ini berpotensi menyebabkan kesulitan finansial. Data dari ACTION menyebutkan, 9.513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, 50 persennya mengalami …

Ubah Liburan Impian Jadi Kenyataan dengan JD Flight

“Ais iku uga aik peawak ya, ama abi, ama umi,” demikian tutur Kayyisah tiap ia mendengar deru pesawat melintas di langit atas rumah kami.
Kata-kata Kayyisah itu membuat saya sering tercenung. Ya Allah, kapan ya bisa ngajak ni anak beneran naik pesawat?
Apalagi bulan Maret lalu, saya dapat kesempatan mengikuti sebuah kegiatan yang membuat saya bisa beberapa hari melepas rutinitas harian menjadi ibu rumah tangga.
Momen di waktu itu punya beberapa arti buat saya. Setelah empat tahun lamanya, akhirnya saya bisa bepergian lagi, naik pesawat, dan ke Jogja.
Jogja sendiri adalah tempat asal ayah saya. Sementara seumur-umur sejak menikah, saya belum pernah sekalipun mengajak suami dan anak untuk berkunjung ke rumah kerabat ayah di sana.
Terkadang ingin rasanya mengajak mereka berlibur ke sana. Tak hanya itu, saya pun ingin mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di Jogja.
Misalnya ke Candi Prambanan. Bahkan hingga di kesempatan bulan lalu ke Jogja, lagi dan lagi, saya hanya bisa melihat candi …

Menjaga Pola Makan, Rahasianya Berat Badan Ideal

“Bajuku dulu tak begini. Tapi kini tak cukup lagi.”
Ada yang pernah tahu bait lagu itu nggak? Hehehe… buat yang generasi 90-an kayaknya ngerti ya itu iklan apa. Apalagi selain era kelahirannya sama, kita juga punya nasib yang sama: masalah berat badan!
Eh, beneran kita ya? Jangan-jangan saya saja!
Padahal dulu, saya tipe cewek kutilang sampai sebelum punya anak, lho. Kutilang, kurus tinggi langsing. Berat badan selalu juara bertahan di kisaran angka 43 sampai 47. Seringnya di 45.

Yang namanya orang nyinyir, sering tuh komentar, “Jadi cewek yang gemukan dikit dong.”
Karena bosan, kadang saya timpali saja, “Entar kalau sudah nikah terus punya anak juga gemuk-gemuk sendiri.”
Di kemudian hari, baru saya sadari kalau kata-kata itu menyebar ke semesta, lalu sungguhan menjadi nyata. Satu hal yang kadang saya sesali, ngapain waktu itu ngomong begitu, ya?
Karena sebetulnya, yang suka nyinyir waktu itu adalah mereka yang mati-matian setiap hari minum obat pengurus badan. Yang mau menahan lapar tapi …

Memilih Jajanan Sehat untuk Anak

Bagi kebanyakan orangtua, memilih jajanan untuk anak itu adalah hal yang penting. Sebisa mungkin tentunya harus sehat kan ya.
Itulah yang kini jadi pegangan saya kalau urusan jajan buat Kayyisah. Padahal dulu sewaktu belum punya anak, saya suka komentar lho ke siapapun yang suka ngelarang-ngelarang anaknya buat jajan ini itu.
“Ngapain sih banyak ngelarang ke anak makan ini itu. Entar anaknya jadi nggrangsang!” Nggrangsang itu istilah bahasa Jawa di tempat saya yang artinya rakus.
Pas sudah punya anak, lha kok ternyata Kayyisah tipe anak yang mudah sensitif tenggorokannya. Plek ketiplek sama kayak abinya.
Ke mana-mana, saya jadinya harus seperti satpam untuk urusan apapun yang akan masuk ke mulutnya. Sampai-sampai saya sering kasihan. Kadang, saya lihat dia begitu ingin makan ini itu, apalagi sewaktu kumpul dengan banyak orang. Tapi kondisinya mau tak mau membuat saya harus ketat untuk urusan yang satu ini.
Sebetulnya pernah suami saya protes. Kenapa sih nggak dibiarkan saja. Toh nanti a…

Mengenal dan Mengatasi Baby Blues

Waktu di seminar parenting yang diadakan di RS Mitra Keluarga Surabaya saat itu, tema yang dibicarakan dalam sesi pertama adalah tentang Postpartum Blues atau Postpartum Distress Syndrome, atau yang biasanya orang kenal juga dengan istilah Baby Blues.
Yang menjadi pembicaranya adalah Ibu Naftalia Kusmawardhani, S.Psi, M.Si. Beliau seorang psikolog yang prakteknya di RS Mitra Keluarga Sidoarjo.
Bu Naftalia ini awalnya terkesan kalem saat memberikan materi. Tapi ternyata makin lama, makan menarik juga caranya saat berkomunikasi dengan para peserta seminar. Tak jarang saya dan peserta lain sampai harus menahan tawa karena ceritanya yang lucu.
Menurut Bu Naftalia, baby blues adalah kondisi terganggunya suasana hati yang terjadi setelah melahirkan. Biasanya 50% sampai 80% dialami wanita melahirkan khususnya kelahiran anak pertama. Meski tidak menutup kemungkinan bisa terjadi juga pada kelahiran anak berapapun.
Nah, yang membedakan baby blues dengan postpartum depression atau PPD adalah masany…