Skip to main content

Tips Cepat Jual Rumah di Bandung Lewat Internet


(foto: pixabay)

Jual rumah memang bukan perkara sederhana. Ada cukup banyak hal yang harus diurus. Mulai dari persoalan dokumen atau kelengkapan surat, sampai cara memasarkannya.

Nah, jika kita harus melakukan hal ini saat sekitaran 20 tahun ke belakang, hm… maka urusannya akan jadi semakin sulit sepertinya. Namun berkat teknologi, semua hal sulit bisa dibuat jadi lebih mudah.

Tentu saja, kita tetap bisa menggunakan jasa agen properti untuk melakukan tugas semacam ini. Apalagi, jika rumah yang akan ditawarkan ini berlokasi di Bandung. Sudah banyak sekali agen properti yang bisa melakukan pekerjaan ini untuk kita.

Eh tapi, kalau kita bisa melakukannya sendiri, kenapa harus pakai jasa orang lain?

Di sini, kita akan menemukan cara-cara cepat untuk jual rumah di Bandung dengan memanfaatkan kekuatan internet. Tidak perlu lagi kita membayar jasa ke orang lain. Dan… gratis lagi!

1. Manfaatkan situs properti dan media sosial


(foto: pixabay)

Saat ini internet telah menjadi sesuatu yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Banyak sekali kebutuhan kita yang akan mudah terpenuhi dengan bantuan internet. Salah satunya adalah kebutuhan jual beli.

Jual beli lewat internet ini memang dulunya hanya terbatas untuk industri-industri tertentu. Seperti fesyen, produk kecantikan, alat rumah tangga, dan lain-lain.

Tapi, seiring berjalannya waktu, jual beli lewat internet merambah juga ke industri besar seperti bidang properti. Salah satu contohnya adalah munculnya situs properti www.99.co/id

Dengan memanfaatkan situs properti seperti ini, kita jadi memasuki era baru dalam bisnis jual beli rumah.

Penanganannya menjadi jauh lebih mudah dan tidak terbatas pada agen-agen properti besar saja. Kita juga bisa ikut bergabung lho sebagai penjual perseorangan.

Berbeda dengan memasang iklan di koran cetak seperti jaman dahulu, memasang iklan di situs properti seperti ini memungkinkan iklan kita terlihat oleh lebih banyak orang karena mudah ditemukan.

Jadi, jika kita ingin jual rumah di Bandung, yang notabenenya adalah kota metropolitan di mana orang-orangnya sudah begitu terbiasa dengan penggunaan internet, memasang iklan di situs properti adalah hal yang wajib untuk dilakukan.

Selain itu, kita juga dapat mengoptimalkan penggunaan internet untuk keperluan jual rumah di Bandung ini dengan membagikannya di media-media sosial, seperti Facebook, Twitter, Line, atau WhatsApp.

Saat ini, media sosial adalah cara tercepat untuk mendapatkan informasi. Jadi ada kemungkinan nih, orang yang sebenarnya awalnya tidak berniat mencari rumah pun bisa mungkin membaca iklan kita.

Semakin banyak mata yang melihat iklan tersebut, semakin tinggi juga kemungkinan rumah kita segera terjual. Sebagai tambahan, lebih baik lagi jika kontak yang kita berikan tidak terbatas di nomor telepon saja.

Pastikan juga kita dapat dihubungi melalu media sosial tempat kita membagikan iklan jual rumah di Bandung tersebut.


2. Sertakan foto rumah yang baik pada iklan. Ingat foto tampak depan wajib ada!


(foto: pixabay)

Masalah foto ini sering kali dianggap sepele oleh para penjual, baik bidang properti maupun bukan. Padahal, salah satu aspek paling penting dalam jual beli berbasis internet adalah foto yang ditampilkan.

Berbeda dengan pengembang berskala besar yang memang fokus tersendiri ke arah visual, orang-orang yang hendak menjual properti, khususnya rumah, secara perorangan ini terkadang terlupa atau tidak begitu menganggap foto itu penting.

Padahal, jika kita menempatkan diri sebagai calon pembeli yang mencari rumah dijual di Bandung lewat internet, hal pertama yang akan kita nilai tentunya adalah bagaimana tampilan rumah itu sendiri.

Berhubung kita tidak berada di lokasi rumah secara langsung dan tidak bisa berjalan mengelilinginya untuk melihat-lihat, tentu hanya potongan-potongan foto saja yang bisa kita andalkan.

Itulah mengapa peran foto sangat penting ketika kita hendak menjual rumah di Bandung.

Lalu, tentu saja foto yang harus kita ambil tidak boleh sembarangan. Meski bukan seorang profesional di bidang properti, kita harus usahakan untuk memasang foto paling baik yang bisa kita dapat.

Lalu mungkin ada yang bertanya, sebetulnya bagaimana sih kira-kira cara mengambil foto rumah yang bisa memikat para calon pembeli pada pandangan pertama? Yuk, kita bahas tipsnya!

Tips Mengambil Foto yang Baik untuk Jual Rumah di Bandung


1. Hal yang penting adalah, foto rumah tampak depan harus ada. Usahakan juga halaman rumah ikut terlihat.

2. Gunakan kamera yang mumpuni. Untuk zaman sekarang, sepertinya kebanyakan kamera ponsel sudah cukup.

3. Usahaan foto jangan sampai blur atau buram karena tangan kita yang bergerak saat mengambil foto.

4. Lakukan pengambilan foto hanya pada siang hari. Hal ini dikarenakan foto pada malam hari kurag mendapatkan pencahayaan sehingga hasilnya tidak bagus jika dibandingkan foto yang diambil saat pagi hingga sore hari.

5. Usahakan menangkap setiap sisi ruang rumah dalam foto. Fokuskan pada sisi-sisi yang terlihat menarik atau unik.

6. Ambilah foto dalam bentuk landscape atau horisontal karena dapat menangkap lebih banyak ruang ketimbang bentuk portrait atau vertikal.

7. Semakin banyak foto akan semakin baik

8. Pastikan rumah dalam keadaan bersih dan rapi ketika difoto

9. Tambahan, sertakan foto halaman dan pemandangan di sekitar rumah juga jalan akses menuju rumah jika sekiranya menjual. Misalnya, kondisi jalan yang tidak rusak, lebar bisa dilalui dua mobil, dan sebagainya.


3. Gunakan kata sifat pada deskripsi rumah yang dijual


(foto: pixabay)

Saat kita hendak jual rumah di Bandung, kita perlu menyiapkan deskripsi rumah yang sejelas mungkin penggambaran atau penjelasannya. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan banyak kata sifat di dalam tulisannya.

Setelah melihat sendiri foto-foto rumah yang disediakan, para pencari rumah ini mungkin juga butuh pandangan lain dalam melihat rumah yang kita jual. Karena itu, tugas kita adalah menyodorkan pandangan itu.

Misalnya, foto rumah yang kita ambil memperlihatkan sisi dengan jendela besar menghadap ke halaman belakang.

Kita bisa mengatakan bahwa jika sebuah sofa ditempatkan di sana, sisi itu akan jadi cantik sekali dan sangat nyaman untuk dijadikan tempat beristirahat di waktu sore sambil minum teh dan melihat ke arah halaman belakang.

Pastikan deskripsi ini mencakup semua potensi rumah, dari segi kegunaan ruangan hingga dekorasinya.

Tentu saja, bentuk iklan yang digambarkan akan lebih menarik ketimbang iklan yang hanya berisi spesifikasi rumah dalam bentuk poin-poin seperti ini:
-          Kamar tidur: 2
-          Kamar mandi: 1
-          Ruang tamu
-          Ruang keluarga
-          Dapur

Apalagi untuk jual rumah di Bandung, kita bisa mengaitkan deskripsi ini dengan banyaknya aspek-aspek terkait daerah Bandung yang menarik.

Jika rumah yang hendak kita jual berada di daerah tinggi seperti Dago, misalnya, kita bisa menyebutkan pemandangan cantik atau ikon kota apa saja yang bisa kita lihat dari sana.


4. Tulis deskripsi lokasi dan aksesibilitas yang jelas


(Foto: AyoBandung)

Terkait poin deskripsi rumah sebelumnya, deskripsi lokasi dan aksesibilitas juga penting sekali untuk dicantumkan dalam iklan ketika kita hendak menjual rumah di Bandung.

Deskripsi yang jelas ini bukan berarti kita harus mencantumkan alamat lengkap rumah yang mau kita jual, lho ya. Malahan, mencantumkan alamat lengkap justru tidak disarankan karena terkait dengan urusan keamanan.

Alamat yang kita berikan cukup berupa nama jalan saja. Selebihnya, kita bisa menjelaskan tentang kawasan rumah yang akan kita jual.

Hal ini dikarenakan tidak semua calon pembeli berasal dari atau mengerti tentang seluk beluk kota Bandung. Alangkah baiknya jelaskan sedikit tentang kawasan Bandung sebagai lokasi tempat kita akan akan jual rumah di Bandung.

Jangan lupa juga untuk menjelaskan tentang seberapa strategis lokasi rumah yang akan kita jual. Tambahkan keterangan tentang sarana prasarana yang berada di sekitar lokasi, lengkap dengan namanya.

Contohnya, hindari menulis keterangan “2 menit ke rumah sakit” dan ganti menjadi lebih spesifik seperti “2 menit ke RS Santo Borromeus” atau “10 menit jalan kaki ke Lapangan Saraga ITB”.

Ketika hendak jual rumah di Bandung, penting untuk kita menjelaskan aksesbilitas lokasi rumah yang kita jual.

Karena Bandung termasuk ke dalam kota yang banyak mengandalkan sarana transportasi umum seperti bis Damri, angkot, dan kereta, pastikan kita mencantumkan sarana transportasi umum mana saja yang bisa digunakan untuk keluar masuk kawasan rumah yang kita jual.


5. Cari tahu harga rumah di sekitar sebelum membuat patokan harga



(Foto: Google Images)

Banyak orang yang sulit menjual rumah karena harga yang dipatok terlalu tertinggi. Ini berarti harganya tidak realistis.

Tentu saja, jika kita ada di posisi calon pembeli, kita akan mempertimbangkan segala hal, termasuk harga mana yang paling sesuai dengan budget kita dan kondisi rumahnya.

Untuk mematok harga yang realistis, kita harus mencari tahu dulu harga pasaran yang pas untuk rumah kita. Caranya bisa dengan mulai mencari tahu harga jual rumah di Bandung yang berada di sekitar kawasan yang sama dengan rumah kita.

Meski mematok harga yang terlalu tinggi adalah sebuah pantangan, tapi mematok harga yang terlalu murah juga tidak terlalu disarankan.

Hal ini akan menimbulkan keraguan di benak pembeli tentang rumah yang kita jual. Entah itu keraguan rasional yang mempermasalahkan kualitas rumah, ataupun keraguan irasional berbau mistis yang masih sering kita temui di masyarakat.


Nah, kira-kira begitulah tips yang harus kita ikuti jika ingin jual rumah di Bandung dengan cepat tanpa harus pakai jasa agen. Selamat mencoba, ya!

Comments

  1. Waah makasih banget nih mba tips foto nya, siring perkembangan jaman orang-orang dimudahkan banget sama teknologi, salah satunya dengan cara berjualan rumah

    ReplyDelete
  2. Wow, membuka wawasan sekaliii tipsnya... Selama ini foto ya asal saja, jadi paham deh sekarang...

    ReplyDelete
  3. Tipsnya ok banget nih mba, makasihhhh udah dishare.. Jaman sekarang jual beli rumah bisa banget dilakukan secara online, jadi jangkauan pasarnya bisa lebih luas.

    ReplyDelete
  4. terima kasih kakak tipsnya, sangat bermanfaat sekali

    ReplyDelete
  5. thanks tipsnya mbak, setuju banget penjual rumah harus tulis deskripsi yang jelas dan foto rumah yang menarik :)

    ReplyDelete
  6. Memang benar sekali..jual rumah jaman aku dulu dgn jual rumah jaman sekarang lebih mudah dan lebih terbantu yg jaman sekarang, krn ada fasilitas jual rumah melalui online. Dulu aku jual rumah (krn pindah lokasi rumah ke rumah baru) sulit sekali. Krn tidak via online jual nya, jd sulit mendapatkan calon pembeli.

    ReplyDelete
  7. sekarang jual beli rumah bisa praktis banget dengan memanfaatkan situs online yaa, nggak capek dan biasanya lebih cepat laku :)

    ReplyDelete
  8. Wahh tipsnya bermanfaat banget mba, selama ini kalau mau jual barang emang sih kadang kurang memerhatikan faktor2 di atas, apalg klu misal mau jual rumah 😊

    ReplyDelete
  9. Bener.. yang paling penting, foto rumah dgn detail & transportasi menuju rumah. Suka sebel kadang penjual ngupload foto setengah2 🙈

    ReplyDelete
  10. Zaman sekarang apa2 mudah ya. Pasar tempat bertemunya penjual dan pembeli dimudahkan lewat teknologi.

    ReplyDelete
  11. Gampang ya mau jual rumag. Tinggal upload di website jual beli rumah. Asal fotonya harus asli supaya calon pembeli ga merasa tertipu.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Lopang, Surganya Buah Jamblang

Tahu buah jamblang, atau juwet, atau dhuwet, atau dhuwek?
Di beberapa daerah, buah ini memang punya julukan yang berbeda-beda. Saya sendiri malah menyebutnya dengan plum Jawa! Hahaha…
Nah, di daerah Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kita bisa menjumpai buah jamblang dengan aneka jenis.
Mulai dari jamblang yang ukurannya kecil tanpa biji, sampai yang berukuran sebesar bakso telur puyuh dengan daging buah yang tebal.
Atau, dari yang rasanya masam, hingga jamblang yang manis tanpa menyisakan rasa sepet di lidah.
Jamblang yang warnanya hitam pekat hingga berwarna ungu kemerahan pun ada di Lopang.



Di masa-masa akhir musim kemarau menjelang musim hujan, biasanya buah ini bermunculan.
Untuk tahun 2017 ini, sepertinya musim jamblang di Lopang jatuh di sekitar bulan Oktober hingga November. Karena di bulan September ini, pohon-pohon jamblang di Lopang mulai bermunculan bunganya.
Karena begitu kayanya jenis jamblang di Lopang, saya menyebut tempat satu ini sebagai surg…

Membersihkan Luka Si Kecil Nggak Pakai Perih dengan Hansaplast Spray Antiseptik

Gimana caranya membersihkan luka si kecil nggak pakai perih? Ni kayaknya jadi pertanyaan banyak para ibu lah ya. Terutama yang punya anak dengan karakter aktif, suka banyak gerak.
Saya sendiri merasakannya. Kayyisah anak saya itu, masuk kategori anak yang jarang mau diam. Jadi biar katanya anak aktif itu tanda pintar, ya sudah lah ya, memang harus dibiarin sambil dipantau keaktifannya.
Cuma uniknya, Kayyisah ini kalau terluka, jarang banget mau langsung ngomong. Kecuali kalau sayanya sebagai ibunya langsung tahu. Akibatnya, lukanya yang telat ketahuan itu malah bikin proses penyembuhan nggak bisa cepat.
Belum lagi kalau sudah luka, masalah lainnya ya rasa sakit yang muncul. Iya sih, Kayyisah memang tipe anak yang kuat menahan sakit. Tapi tetap saja, kalau pas mandi, dianya baru mulai keluar reaksi kesakitannya. Akhirnya saat dirawat lukanya, jadi ada tantangan tersendiri deh!
Apalagi kalau kena obat yang malah bikin dia kesakitan. Mau nggak diobatin kok ya entar gimana sembuhnya. Diobat…

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok.
Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.Beras, sagu, dan jagung 2.Gula pasir 3.Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.Daging sapi, ayam, dan ikan 5.Minyak goreng dan margarine 6.Susu 7.Telur 8.Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.Garam berIodium dan berNatrium
Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia.
Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli.
Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya.
Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha.
Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga toko tersebut lebih murah dari barang-barang yang dijual di toko kita nantinya.
Tapi kalau sampai belum ada pesaingnya, namanya …

Asyiknya Mengenal Huruf Lewat Nama Makanan

Anak balita nggak boleh calistung? Boleh… Asal caranya yang asyik, dan anak nggak dipaksa untuk serius belajar.
Di luar negeri sana, kegiatan mengenal huruf, angka, sampai konsep baca tulis dan hitung untuk anak usia balita, caranya banyak yang menarik lho. Rata-rata, dilakukan dalam kondisi anak sedang bermain.
Nggak hanya lewat permainan, dengan menggunakan buku pun bisa. Apalagi buku anak zaman sekarang kan keren-keren tuh. Anak bisa menambah pengetahuan, dan aktivitas yang dilakukan dengan buku tersebut.
Misalnya buku karya Mbak Winarti terbitan Bhuana Ilmu Populer atau BIP ini. Bukunya berjudul ‘Mengenal Huruf Melalui Makanan A-Z’. Anak-anak bisa mengenal huruf A sampai Z lewat nama-nama makanan.

Yang asyik dari buku ini, anak-anak bisa mengenal huruf dari huruf depan tiap makanan. Di buku ini juga bikin saya jadi tahu lho makanan-makanan khas dari beberapa daerah.
Selain mengenal huruf, ada permainan juga nih yang bisa dilakukan anak-anak baik sendiri maupun dengan pendampingan orang…

Saat Berwakaf Tak Lagi Butuh Dana Besar

Jika manusia meninggal, maka amalnya terputus kecuali tiga perkara, sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang berdoa kepadanya. (HR Muslim)
Rentetan pertanyaan tentang wakaf diberikan Norman Nugraha, Chief Sharia Business Sun Life pada saya dan beberapa teman blogger saat acara Kopdar #WakafPastiKiniDanNanti yang diadakan di Bangi Kopi Surabaya pada hari Kamis 20 September 2018 lalu.
“Sudah tahu nggak bedanya wakaf dengan sedekah? Nah, tahu kan besarnya manfaat wakaf. Terus kalau tahu, sudah pernah wakaf nggak?”
Banyak peserta yang tidak langsung menjawab pertanyaan tersebut. Termasuk saya sendiri yang kadang masih suka bingung. Iya ya, sebetulnya bedanya sedekah sama wakaf itu di mananya sih?

Simpelnya kalau menurut Norman, wakaf itu sebetulnya sama-sama kitanya mengeluarkan uang untuk yang membutuhkan. Tapi pembedanya, kalau wakaf itu manfaatnya diharapkan berkepanjangan masanya.
Yang menerima, bisa mendapatkan manfaat wakaf untuk jangka waktu yang panjang. Misalnya ta…

Kuliner yang Dikangenin Para Perantau Asal Lamongan

Pernah jadi orang nomaden setelah sebelumnya menjadi orang Lamongan sekian tahun lamanya, membuat saya terkadang kangen sama kuliner asal daerah yang berada di pantura ini.
Lamongan, seperti kebanyakan daerah di Jawa Timur, memiliki kuliner dengan ciri khas cita rasa gurih dan pedas. Ini pas dengan lidah saya yang sejak kecil terbiasa dengan cita rasa khas makanan Sunda saat tinggal di Bekasi. Cita rasa khas makanan Sunda sendiri memang memiliki cita rasa gurih dan pedas tapi juga diselingi manis. Dan, rasa gurih dan pedasnya tidak semenonjol cita rasa masakan Jawa Timur.
Makanan asal Lamongan yang buat saya kaya rasa di lidah itulah yang sering saya kangenin saat pernah merantau di Kepulauan Riau dan Kalimantan Selatan. Sebetulnya, banyak juga sih perantau asal Lamongan di seluruh daerah di Indonesia. Tapi ya itu, yang terkenal rata-rata sebagai penjual pecel lele. Bahkan ketangguhan orang Lamongan yang mencari nafkah dengan usaha pecel lele itu sampai ke pelosok Natuna yang terpencil …

Bercerita Asyik dengan So Good CERDIK

Sepertinya, hampir semua anak kecil suka menyimak dongeng, ya. Apalagi bila caranya asyik dan menarik.
Misalnya, dongeng yang disampaikan dalam buku yang gambarnya berwarna-warni, dongeng yang isi ceritanya lucu serta terus memancing rasa penasaran anak, atau dongeng yang diceritakan dengan gaya bicara serta suara dan gerak yang bervariatif sehingga bisa membuat anak terpesona.
Tentunya, dongeng akan makin meninggalkan kesan baik bagi anak jika ada nilai positif serta pengetahuan di dalamnya.

Saya sendiri termasuk orang yang merasakan manfaat dari kebiasaan orangtua yang suka mendongeng sewaktu saya kecil. Selain itu, keberadaan berbagai buku cerita dan majalah anak yang saya baca juga terasa hingga sekarang manfaatnya.
Salah satu dongeng atau cerita yang membekas di benak saya adalah tentang cerita bergambar dari sebuah majalah anak, seorang remaja yang terus berusaha untuk menjadi penari balet. Meskipun, ia harus hidup sendiri karena kedua orangtuanya sudah meninggal, serta bibinya yang…