Skip to main content

Kulit Bayi Tetap Sehat dengan Lactacyd Baby



Kalau ada yang bertanya, seberapa pentingnya menjaga kulit bayi agar tetap sehat, saya pasti orang yang akan angkat jari telunjuk paling tinggi.

Iya, karena dari beberapa pengalaman dengan anak saya Kayyisah, ternyata kesehatan kulit bayi itu bisa ada efeknya ke mana-mana lho.

Dari bayi umur beberapa minggu saja, Kayyisah sudah kenalan dengan masalah kulit bayi. Di bagian punggungnya, saya sering melihat kulitnya kemerahan.

ruam merah di punggung bayi
Ruam merah di punggung Kayyisah saat bayi

Rupanya, Kayyisah nggak tahan dengan udara panas. Kebetulan kami di rumah hanya pakai kipas angin dan bukan AC. Sementara suhu udara di Lamongan cukup gerah buat anak saya.

Akhirnya, Kayyisah jad rewel karena tubuhnya merasa tidak nyaman.

Belum selesai urusan yang di punggung, eh muncul ruam merah akibat bekas diaper. Jadi makin menjadi deh rewelnya ni anak. Apalagi anak umur segitu kan belum bisa garuk-garuk pas di tempat yang gatal.

Efeknya kalau pas tidur malam, huah… saya berasa melewati nightmare! Kayyisah jadi rewel karena kegerahan dan merasa gatal di kulit tubuhnya.

Akibatnya ya jadi kayak efek domino. Kualitas dan jumlah jam tidur Kayyisah berkurang, pagi sampai sorenya juga jadi sering rewel.

Puncak kehebohan terjadi pas rambut Kayyisah dicukur habis sekitar umur tiga bulan. Daerah di sekitar leher dan kepalanya keluar biang keringat.

Kalau itu acara uji nyali, sepertinya saya ingin melambaikan tangan saja deh ke kamera. Nggak kuat Mak…

Ibu saya lalu menyarankan untuk memberikan bedak dingin. Katanya, orang-orang zaman dulu suka memberikan bedak dingin ke kulit bayi yang bermasalah kayak Kayyisah ini. Nyatanya, masalah tetap nggak beres juga!

Bingung juga waktu itu, mau ganti sabun bayi merek apa ya? Soalnya ini kan buat bayi, yang kulitnya masih sensitif. Mau gonta-ganti sabun kok ya mikir dana dan efeknya nanti gimana ke kulit anak.

Bisa-bisa dipelototin iklan di tv tuh, “Buat anak kok pakai coba-coba?!”

Nah, sewaktu kontrol dan imunisasi ke dokter, saya lalu dikasih resep Lactacyd Baby sama dokternya.

Plus, Kayyisah diwanti-wanti nggak dibolehin pakai bedak. Kata dokternya, bedak malah akan menutup pori-pori kulit dan membuat masalah kulit malah makin parah.

Itulah awal muasalnya Kay kenal Lactacyd Baby.

Jadi kepo duluan awalnya, kenapa sabun ini ya yang direkomendasikan sama dokter? Sebelum dicoba kan kita perlu teliti produk dulu dong. Setelah baca di bagian kemasannya, ternyata ada beberapa fakta nih tentang si Lactacyd Baby.

Lactacyd Baby terdiri dari bahan-bahan yaitu Aqua, TEA-lauryl sulfate dan ammonium lauryl sulfate, Arachis hypagea oil dan Diethylene glycol stearate dan Ethylene glycol stearate, Lactid acid, Whey filtrate (Lactoserum), Ethylhydroxyethylcellulose, Natural orange flavor, Sodium methyl paraben, Sodium hydroxide, Cholesterol, Phosporic Acid.

Bahan komposisi Lactacyd Baby yang ada di kemasan kotak
Bahan komposisi Lactacyd Baby yang ada di kemasan kotak
Intinya, Lactacyd Baby ini mengandung lactoserum dan Lactic Acid dari ekstrak susu yang bisa membersihkan dan merawat kulit bayi serta menjaga agar tetap bersih dan sehat.

Sebagai ‘mamak jaman now’, kepo diteruskan ke browsing di internet. Dapat lagi deh informasi tambahan seperti ini:

1. Produk ini katanya bisa membersihkan, merawat, dan menjaga kulit bayi biar tetap bersih, segar, dan lembut.

2. Bisa digunakan untuk merawat kulit yang terkena ruam popok.

3. Lactacyd Baby bisa digunakan untuk sabun mandi juga sampo. Nggak perih di mata.

4. Lactacyd Baby telah teruji secara dermatologi dan dapat digunakan setiap hari untuk menjaga kesehatan kulit dan memperkuat pertahanan alami kulit.

5. Kandungannya alami dari ekstrak susu. Zat yang namanya Lactoserum atau Whey filtrate ini memelihara bakteri baik dan melawan bakteri yang tidak baik.

6. Formulasinya dengan pH yang sesuai dengan kebutuhan kulit bayi. pH-nya 3-4 sehingga cairan produk ini lembut buat kulit bayi.

Kandungan pH dan ekstrak susu yang tertera di kemasan kotak Lactacyd Baby
Kandungan pH dan ekstrak susu yang tertera di kemasan kotak Lactacyd Baby

7. Lactacyd Baby merupakan brand internasional yang sudah terpercaya untuk menjaga kulit bayi dari iritasi ringan.

Dah, tenang deh hati saya. Pantas saja kok produk ini sering direkomendasikan dokter anak untuk dipakai ke bayi atau anak yang terutama sedang mengalami masalah kulit. Ternyata #LactacydBaby ini ahlinya kulit bayi alias #BabySkinExpert

Cara pakainya awalnya saya mengikuti petunjuk yang ada di kemasannya.

- Kocok dulu sebelum digunakan

- Encerkan 2-3 sendok teh atau sekitar 5 ml ke dalam wadah mandi.

- Gosok dengan lembut lalu bilas dengan air bersih.

Cara pakai Lactacyd Baby di kemasan kotak
Cara pakai Lactacyd Baby di kemasan kotak

Lalu saat sepupu yang kerjanya sebagai perawat datang ke rumah, saya diajari cara lain pakai Lactacyd Baby. Begini nih caranya:

1. Kocok dan tuang dulu Lactacyd Baby ke waslap. Yah, kira-kira satu kali tekan botol Lactacyd Baby atau secukupnya.

2. Usap waslap ke seluruh tubuh bayi. Kalau yang saya lakukan ke Kayyisah, biasanya saya usap berkali-kali secara perlahan ke bagian kulit yang kemerah-merahan.



3. Setelah itu, bilas badan bayi ke dalam air bersih di bak mandi bayi.

Waktu awal memandikan Kayyisah dengan Lactacyd Baby, sempat merasa bingung sebetulnya. Lho, ini kok sabunnya nggak seberapa berbusa ya? Cairannya juga lebih encer.

Cairan Lactacyd Baby yang cenderung tidak berbusa
Cairan Lactacyd Baby yang cenderung tidak berbusa

Tapi sewaktu selesai memandikan anak, jadi ngerti sih kenapa Lactacyd Baby ini beda dengan sabun bayi kebanyakan.

Meskipun nggak berbusa, tapi Lactacyd Baby nyata membersihkan kulit bayi kok. Sewaktu saya usap kulit Kayyisah, kulitnya terasa halus, bersih, nggak keset, dan nggak lengket.

Mirip kayak sabun orang dewasa yang terkenal mengandung susu itu lho. Tapi, rasa halusnya nggak terasa licin seperti ada bekas sabun yang tertinggal.

Alhamdulillah, dengan cara ini beberapa kali, ruam-ruam merah di badan Kayyisah berangsur hilang. Kalau tidak salah, sekitar dua atau tiga harian gitu, masalah kulit Kayyisah sudah beres akhirnya.

Nggak hanya pas sudah heboh gatal-gatalnya lalu pakai Lactacyd Baby, sabun mandi bayi yang satu ini juga jadi andalan saya untuk memelihara kesehatan kulit Kay.

Setelah sebotol Lactacyd Baby yang saya dapatkan dari dokter anak habis, saya kembali membeli sabun mandi anak ini di apotek. Ternyata banyak apotek kok yang menjualnya.

Biasanya kalau sedang tidak bermasalah, saya suka mencampur Lactacyd Baby langsung ke bak mandi Kayyisah. Habis itu, barulah dia saya mandikan di bak tersebut. Jadi skip nggak pakai waslap dan caranya persis seperti yang ada di kemasan.

Meneteskan Lactacyd Baby di bak mandi anak
Meneteskan Lactacyd Baby di bak mandi anak

Yang paling saya suka setelah Kayyisah pakai Lactacyd Baby itu, kulitnya jadi wangi dan halus. Awet lagi wanginya.

Sepertinya ini efek dari natural orange flavor alias aroma jeruk alami yang terkandung dalam Lactacyd Baby. Karena kalau sabun yang dipakai bayi mengandung zat parfum, terkadang, justru bisa menjadi pencetus alergi atau masalah kulit lainnya.

Bagian kulit yang kasar-kasar karena bekas gatal-gatal berangsur-angsur jadi hilang. Dan ini termasuk bentol-bentol bekas gigitan nyamuk juga memudar, lho.

Ini bukti lain bagaimana Lactacyd Baby membantu mengatasi masalah kulit Kayyisah yang beberapa hari lalu mengalami alergi susu formula.



Oh ya, belajar dari segala masalah kulit yang dialami Kayyisah, akhirnya sampai sekarang saya punya beberapa cara yang masih saya lakukan untuk menjaga kesehatan kulit Kayyisah.

1. Jika badan berkeringat sampai baju Kayyisah jadi basah, saya harus segera menggantinya. Kalau sampai mengabaikan hal ini, dijamin, ruam merah di pungung Kayyisah jadi betah di situ lagi.

2. Saya harus sering mengecek diaper Kayyisah. Biasanya dalam sehari, pagi sampai malam, Mamak sampai harus mengganti diapernya enam kali.

3. Selain harus sering ganti diaper, kadang saya juga sangat perhatian sama merek diaper tertentu dan lotion perawatan kulit bayi untuk mencegah ruam. Ini akan jadi andalan banget terutama saat cuaca sedang panas dan meminimalisir atau mencegah ruam popok.

4. Jaga makanan dan minuman juga jadi perhatian saya. Sejak bayi, Kayyisah ini kayaknya tipe anak yang kadang-kadang suka alergi sama jenis makanan atau minuman tertentu. Waktu full ASI saja, Kayyisah pernah alergi gara-gara saya kebanyakan makan telur dalam sehari. Jadi kalau pas ruam merah kok keluar dan bandel susah hilang, saya juga mesti ingat-ingat, kira-kira makanan atau minuman apa nih yang perlu Kayyisah hindari dulu.

5. Kalau yang sehari-hari tahu Kayyisah, pasti sudah hapal deh kalau Kay itu jarang banget pakai bedak. Awalnya hal ini saya lakukan karena pesan dari dokter anak langganan Kayyisah. Katanya, serbuk bedak nggak bagus di pernapasan kalau terhirup bayi. Pernah pas saya langgar nasihat ini, eh beneran, kulit Kayyisah malah yang jadi bermasalah. Terutama di muka. Kalau dipakein bedak, yang ada nggak lama kemudian kening Kayyisah malah keluar biang keringat. Jadi biarin saja deh orang suka ngejek Kayyisah yang nggak pernah pakai bedak kalau habis mandi. Yang penting mah kulit dia sehat wal afiat, bersih, dan kinclong. Lagian dan untungnya, si Kayyisah ini punya kulit kuning. Jadi nggak pakai bedak juga dianya sudah cakep kok ya Nak. (*hehe, setiap Mamak pasti bilang anaknya paling cakep, kan?)

6. Kalau pas masalah ini itu di kulit keluar, sudah deh, andalan terakhir saya ya sabun Lactacyd Baby. Beberapa hari kemudian, biasanya masalah kulit Kay bisa selesai setelah menggunakan sabun cair ini.

Tuh, jadi sudah tahu kan alasannya kenapa menjaga kesehatan kulit anak itu punya arti penting buat saya?

Iya, karena anak yang kulitnya sehat, tidurnya jadi berkualitas. Aktivitas sehari-hari pun bisa dilakoni si kecil dengan riang dan nggak rewel karena merasa kulitnya gatal-gatal.

Ah, bahagianya seorang mamak memang sederhana kok. Kalau anak sudah hatinya senang gitu, mamak mana sih yang nggak ikutan senang dan tenang?

Dan rahasia kulit bayi tetap sehat itu yang sudah saya ketahui. Terima kasih Lactacyd Baby…

*Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog Lactacyd Baby


Comments

  1. Lactacyd Baby ini bener-bener bikin kulit si kecil halus dan wangi...bagus si Kecil mbk....Tfs....

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Lopang, Surganya Buah Jamblang

Tahu buah jamblang, atau juwet, atau dhuwet, atau dhuwek?
Di beberapa daerah, buah ini memang punya julukan yang berbeda-beda. Saya sendiri malah menyebutnya dengan plum Jawa! Hahaha…
Nah, di daerah Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kita bisa menjumpai buah jamblang dengan aneka jenis.
Mulai dari jamblang yang ukurannya kecil tanpa biji, sampai yang berukuran sebesar bakso telur puyuh dengan daging buah yang tebal.
Atau, dari yang rasanya masam, hingga jamblang yang manis tanpa menyisakan rasa sepet di lidah.
Jamblang yang warnanya hitam pekat hingga berwarna ungu kemerahan pun ada di Lopang.



Di masa-masa akhir musim kemarau menjelang musim hujan, biasanya buah ini bermunculan.
Untuk tahun 2017 ini, sepertinya musim jamblang di Lopang jatuh di sekitar bulan Oktober hingga November. Karena di bulan September ini, pohon-pohon jamblang di Lopang mulai bermunculan bunganya.
Karena begitu kayanya jenis jamblang di Lopang, saya menyebut tempat satu ini sebagai surg…

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok.
Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.Beras, sagu, dan jagung 2.Gula pasir 3.Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.Daging sapi, ayam, dan ikan 5.Minyak goreng dan margarine 6.Susu 7.Telur 8.Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.Garam berIodium dan berNatrium
Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia.
Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli.
Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya.
Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha.
Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga toko tersebut lebih murah dari barang-barang yang dijual di toko kita nantinya.
Tapi kalau sampai belum ada pesaingnya, namanya …

Resep Buka Puasa dengan Sambal Boran Khas Lamongan

Ada satu makanan khas dari daerah Lamongan yang jarang diketahui oleh kebanyakan orang luar Lamongan. Ya, jika kebanyakan orang tahunya kuliner Lamongan itu identik dengan Soto Ayam Lamongan, tapi sebenarnya, di Lamongan sendiri ada sebuah kuliner yang menjadi makanan keseharian masyarakat Lamongan.
Namanya Nasi Boran. Disebut boran karena biasanya penjualnya menggunakan bakul besar yang bernama boran saat berjualan.
Panganan yang satu ini kerap ditawarkan para penjualnya saat pagi hari sebagai sarapan, atau sore hingga malam hari. Biasanya penjual akan membungkus nasi boran dengan menggunakan daun pisang yang dilapisi kertas koran pada bagian luarnya.
Sedangkan di bulan Ramadan, Nasi Boran tetap diminati banyak masyarakat Lamongan untuk sajian berbuka puasa, atau sahur. Jadi meski dini hari, ada juga kok penjual Nasi Boran yang berjualan. Malah biasanya laris diburu mereka yang ingin menikmatinya untuk menu sahur.
Untuk satu kali sajian, Nasi Boran ini bisa terdiri satu porsi nasi, berik…

Melawan Neuropati untuk Segudang Aktivitas yang Terus Menanti

Dulu sewaktu sekolah, terkadang saya punya kebiasaan unik, meminta teman sebangku untuk memukuli telapak tangan saya.
Asli, kira-kira sejak SD kelas enam saya sudah punya kebiasaan seperti itu.
Jadi zaman tahun 80 sampai 90-an, yang namanya sekolah kan muridnya kebanyakan disuruh membaca atau menulis. Bahkan kalau sudah punya buku pun tetap disuruh mencatat ulang.
Sewaktu harus sering menulis itulah, kadang tangan saya terasa lemas. Rasanya seperti tidak ada energi untuk bisa menggerakkan tangan.
Selain telapak tangan yang terasa lemas, bagian lengan di dekat siku saya juga sering terasa seperti tertusuk-tusuk jarum. Kalau bahasa saya, rasanya cengkring-cengkring!
Itu masih urusan tangan. Lha kaki saya waktu itu juga sering terasa kram. Biasanya di daerah telapak tangan bagian samping atau di jari tengah dan jari manis kaki.
Waktu itu saya tidak pernah sampai mengira-ngira, saya itu sebetulnya kena apa, apa penyebabnya, dan harus melakukan apa agar keluhan-keluhan di tangan dan kaki saya s…

Nilai KKM, karena Tiap Anak Punya Kecerdasan yang Berbeda

Buat para orangtua, adakah yang sering kepikiran bagaimana caranya agar anaknya harus dapat nilai bagus? Adakah yang sampai pusing waktu tahu anaknya kok dapat nilai jelek?
Kalau ada yang punya pikiran kayak gitu, yuk, saya kenalin sama yang namanya nilai KKM.
Buat yang belum kenal sih. Tapi kalau sudah kenal juga nggak apa-apa kok kalau kenalan lagi *maksa
KKM apaan sih?
KKM itu singkatan dari Kriteria Ketuntasan Minimal. Nah, udah ada gambaran kan arah pembicaraan saya akan ke mana?
Tapi, sebelumnya saya ceritain pengalaman saya dulu ya waktu ngajar. Jadi kalau urusan nilai anak jelek, sebetulnya yang lieur juga gurunya lho. Malah seringnya, anaknya nyantai kayak di pantai, gurunya yang ngos-ngosan kayak naik gunung menanjak dan berjurang.
Pasalnya, tiap guru sudah membuat standar nilai KKM sejak awal semester. Terus dituntut untuk melaporkan hasil akademik anak didiknya yang standar terendahnya adalah nilai KKM. Dengan waktu yang seringnya pendek, nilai anak didiknya harus berstandar KK…

Asyiknya Mengenal Huruf Lewat Nama Makanan

Anak balita nggak boleh calistung? Boleh… Asal caranya yang asyik, dan anak nggak dipaksa untuk serius belajar.
Di luar negeri sana, kegiatan mengenal huruf, angka, sampai konsep baca tulis dan hitung untuk anak usia balita, caranya banyak yang menarik lho. Rata-rata, dilakukan dalam kondisi anak sedang bermain.
Nggak hanya lewat permainan, dengan menggunakan buku pun bisa. Apalagi buku anak zaman sekarang kan keren-keren tuh. Anak bisa menambah pengetahuan, dan aktivitas yang dilakukan dengan buku tersebut.
Misalnya buku karya Mbak Winarti terbitan Bhuana Ilmu Populer atau BIP ini. Bukunya berjudul ‘Mengenal Huruf Melalui Makanan A-Z’. Anak-anak bisa mengenal huruf A sampai Z lewat nama-nama makanan.

Yang asyik dari buku ini, anak-anak bisa mengenal huruf dari huruf depan tiap makanan. Di buku ini juga bikin saya jadi tahu lho makanan-makanan khas dari beberapa daerah.
Selain mengenal huruf, ada permainan juga nih yang bisa dilakukan anak-anak baik sendiri maupun dengan pendampingan orang…

Dialah Anakku, Anak Indonesia Sehat yang Pernah Terancam Mengalami Stunting

“Berapa tingginya tadi?” tanya Bu Bidan Posyandu ke Bu RW yang sudah mengukur dan mencatat tinggi Kayyisah sebelumnya.
Angka 103 lalu keluar dari jawaban Bu RW. “Tinggi ya anaknya,” komentar Bu Bidan Posyandu.
Aku tersenyum kecil mendengarnya. Ada perasaan lega mendengar kata-kata itu. Karena di balik tinggi badan Kayyisah yang sekarang berusia dua tahun sembilan bulan, ada sebuah masa saat anakku itu pernah dikomentari hampir gagal tumbuh kembang oleh seorang dokter anak.
Dulu sewaktu Kayyisah usia dua tahun dua bulan, saat ia baru ketahuan menderita TB dua bulan sebelumnya, aku dan suami pergi mengantar Kayyisah untuk mengambil obat TB di dokter anak langganan.
Ternyata dokter yang sedang bertugas saat itu bukan dokter yang biasanya. Saat melihat Kayyisah dan setelah tahu berapa usia anakku, ia mengerutkan alis dari balik kaca matanya dan menatap Kayyisah seakan tidak percaya.
“Kecil banget anaknya! Ayo coba, tidurin lagi di atas kasur. Saya mau ukur lagi semuanya,” seru dokter tersebut …