Skip to main content

Kegiatan Mengasyikkan Bersama Keluarga di Taman Safari Bogor

Kegiatan Mengasyikkan Bersama Keluarga di Taman Safari Bogor


Buat saya, kegiatan mengasyikkan bersama keluarga di Taman Safari Bogor adalah satu dari sekian kenangan masa kecil yang menyenangkan. Di sanalah saya bisa merasakan untuk pertama kalinya memberi makan jerapah langsung dari celah kaca bus.

Dan buat saya yang sekarang tidak tinggal lagi di sekitaran Jakarta atau Jawa Barat, tentunya senang sekali saat bisa mengunjungi lagi Taman Safari Bogor. Kesempatan itu datang beberapa tahun lalu saat saya mendapat pelatihan magang di Serpong.

Sayangnya, kesempatan ke dua itu ada di saat saya belum berkeluarga, tidak seperti pengalaman pertama yang membuat saya bisa merasakan asyiknya berekreasi bersama keluarga.

Nah, andai nih ya saya kembali diberi kesempatan untuk bisa datang lagi ke Taman Safari Bogor, kira-kira beberapa kegiatan mengasyikkan inilah yang ingin saya lakukan atau saya kunjungi terutama bersama suami dan buah hati kami.

1. Safari Journey

Yang jadi ciri khas dari Taman Safari itu tentunya kita bisa menyaksikan aneka satwa berkeliaran, sementara kita yang justru berada di dalam kendaraan tertutup. Asyiknya lagi di beberapa spot, kita bisa berinteraksi dengan satwa tertentu sambil memberinya makan. Tapi harap diingat ya, jangan memberi makan satwa dengan makanan atau minuman sembarangan. 


2. Pertunjukan Satwa

Bagian yang ini memang kerap membuat kita takjub. Misalnya saat melihat bagaimana aksi harimau melompat di dalam lingkaran api.

3. Istana Panda

Dua kali pernah ke sana, nah, bagian ini nih yang waktu itu belum ada. Saya cuma pernah melihatnya di televisi, tentang keberadaan Panda yang didatangkan asli dari Tiongkok.

4. Safari Malam

Buat saya, ini yang paling bikin penasaran. Kalau melihat satwa beraktivitas di pagi hingga sore hari, mungkin sudah biasa ya. Tapi kalau menyaksikan hewan-hewan nokturnal malam hari, tentu pengalaman yang langka.

5. Baby Zoo

Siapa sih yang nggak suka lihat bayi. Begitu halnya bayi-bayi hewan yang kerap terlihat bertingkah lucu dan menggemaskan. Nah di Taman Safari Bogor, kita pun bisa menyaksikannya.

6. Kubah Burung

Di kubah ini, kita bisa sepuasnya berinteraksi dengan para unggas yang bebas berkeliaran. Apalagi jika bertemu burung yang berasal dari Indonesia daerah timur. Buat saya, itu pengalaman yang langka banget. Kita bisa mengenal banyak jenis satwa unggas di kubah burung Taman Safari ini.


7. Komodo Island

Nggak perlu jauh-jauh ke pulau Komodo yang ada di NTT. Karena di Taman Safari pun kita bisa juga kok mengunjungi Komodo Island alias Pulau Komodo. Tentunya, a la Taman Safari Bogor.

8. Memberi Makan Penguin di Penguin House

Jujur, yang ini juga belum pernah saya kunjungi. Yang ada, malah cuma pernah lihat sebuah acara di TV tentang Rafatar yang memberi akan para penguin. Buat anak-anak, sepertinya cukup melatih keberanian juga ya.

Dan masih banyak lagi hal mengasyikkan yang edukatif terutama untuk anak dalam mengenal keberagaman satwa di Taman Safari Bogor. Selain yang sudah saya sebutkan tadi, ada Primate Center, Safari Trek dan Outbond, Elephant Safari Trail, Berenang dengan Lumba-lumba, Animal Ride, dan Feline Feeding Adventure.

Tuh, buanyak banget kan ya berbagai kegiatan mengasyikkan yang bisa dilakukan bersama keluarga di Taman Safari Bogor. Dijamin bisa puas seharian bahkan kurang deh kalau kita ingin mengeskplor banyak hal di sana.

Mencari Hotel Murah Dekat Taman Safari


Selain itu, satu hal yang jadi angan-angan saya saat datang ke Taman Safari Bogor untuk ke dua kalinya adalah bisa mengajak menginap keluarga di Caravan yang ada di Safari Lodge. Jadi waktu itu, saya dan teman-teman guru yang mengikuti pelatihan, sempat diajak refreshing dengan menginap di bagian caravan.


Sebetulnya tidak hanya di Safari Lodge saja kok tempat menginap di sekitaran Taman Safari Bogor. Kita bisa menemukan banyak tempat menginap mulai dari yang bentuknya homestay, resort, villa, ataupun hotel.

Nah, kalau mau cari Hotel murah dekat Taman Safari, bisa juga kok. Cara jitunya ya pakai Traveloka.

Jadi, Traveloka ini sepertinya merasa banget kalau makin hari makin banyak para traveller yang melakukan road trip di puau Jawa. Para traveller ini apalagi kalau yang family traveller tentunya bakal membutuhkan urusan akomodasi seperti hotel, villa, apartemen, atau penginapan.

Tentunya terutama buat family traveller, urusan perjalanan selama rekreasi jadi mudah kalau pakai Traveloka. Kita bisa menggunakan beberapa fitur di Traveloka yaitu sebagai berikut.

1. pay@hotel

2. Easy reschedule,

3. Last minute hotel

4. Hotel near me

Selain beberapa kelebihan tersebut, para traveller juga bisa mendapatkan beberapa keuntungan sebagai berikut lho kalau menggunakan Traveloka.

1. Dengan Traveloka, kita bisa menggunakan metode pembayaran cashless. Ini kalau buat saya pribadi, pas banget soalnya paling malas bawa banyak uang tunai di dompet. Dan urusan cashless ini juga termasuk menggunakan cicilan online lho yang emang sedang banyak digunakan di era digital sekarang ini.

2. Kadang kita mungkin mendengar, pakai aplikasi tapi kok ada data kita yang bocor ke pihak lain. Ngeri kan ya! Nah, hal seperti ini nggak akan terjadi kalau kita pakai Traveloka. Karena data pribadi kita saat menggunakan aplikasi Traveloka akan aman terutama yang berurusan dengan pinjaman online atau cicilan online.

3. Di Traveloka PayLater, kita nggak akan menjumpai penagih utang yang bikin hidup kita jadi horor. Soalnya penagih hutang dari Traveloka menggunakan etika dalam cara kerjanya menghubungi kita.

4. Satu hal lagi ni, Traveloka PayLater dapat dukungan dari Danamas sebagai mitra resmi yang terdaftar dan punya izin beroperasi pertama kalinya dari OJK.


Tuh kan, banyak plus banget kalau pakai Traveloka apalagi buat family traveller. Perjalanan dengan keluarga jadi bisa lebih tenang, kita pun bisa fokus dengan aktivitas anak saat mereka menikmati liburan keluarga. Nyari penginapan

Comments

  1. Halah dolan neng Bogor kok nggak ngabarin..hahaha emang kalo ngabarin kenapa?

    Ya kan sesama blogger siapa tau bisa ketemuan 😁😁 kan sekalian aku bisa memperkenalkan kota dimana aku tinggal..

    Aku bisa perlihatkan kebun raya dan lain sebagainya 😁😁

    Kalo maen ke Bogor lagi.. kirim kabar mbak..kita kumpul blogger 😁😁😁

    Salam kenal dari Bogor

    ReplyDelete
  2. Di-era digital seperti sekarang dengan banyaknya aplikasi seperti Traveloka dan lain-lain, lebih memudahkan kita untuk merencanakan trip :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Mengamankan Finansial dari Penyakit Kritis dengan PRUCritical Benefit 88

Pernah nggak terpikir kalau tulang punggung perekonomian keluarga mengalami penyakit kritis, misalnya itu suami, bagaimana nasib keluarga? Tentunya siapapun tak ingin sedih karena harus mengalami hal tersebut. Kemungkinan efeknya pun bisa mengarah ke urusan finansial yang tak lagi aman.
Bicara tentang penyakit kritis yang berupa penyakit tidak menular atau PTM, menurut data dari World Health Organization atau WHO, diperkirakan menyumbang angka 73 persen dari kematian di Indonesia.
PTM yang menjadi penyakit kritis dan akhir-akhir ini banyak dialami masyarakat Indonesia, menurut Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018 Kementerian Kesehatan, adalah kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, dan hipertensi.
Sementara itu menurut penelitian tahun 2014 hingga 2015 dari ASEAN Cost in Oncology atau ACTION, PTM yang menjadi penyakit kritis ini berpotensi menyebabkan kesulitan finansial. Data dari ACTION menyebutkan, 9.513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, 50 persennya mengalami …

Melawan Neuropati untuk Segudang Aktivitas yang Terus Menanti

Dulu sewaktu sekolah, terkadang saya punya kebiasaan unik, meminta teman sebangku untuk memukuli telapak tangan saya.
Asli, kira-kira sejak SD kelas enam saya sudah punya kebiasaan seperti itu.
Jadi zaman tahun 80 sampai 90-an, yang namanya sekolah kan muridnya kebanyakan disuruh membaca atau menulis. Bahkan kalau sudah punya buku pun tetap disuruh mencatat ulang.
Sewaktu harus sering menulis itulah, kadang tangan saya terasa lemas. Rasanya seperti tidak ada energi untuk bisa menggerakkan tangan.
Selain telapak tangan yang terasa lemas, bagian lengan di dekat siku saya juga sering terasa seperti tertusuk-tusuk jarum. Kalau bahasa saya, rasanya cengkring-cengkring!
Itu masih urusan tangan. Lha kaki saya waktu itu juga sering terasa kram. Biasanya di daerah telapak tangan bagian samping atau di jari tengah dan jari manis kaki.
Waktu itu saya tidak pernah sampai mengira-ngira, saya itu sebetulnya kena apa, apa penyebabnya, dan harus melakukan apa agar keluhan-keluhan di tangan dan kaki saya s…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Ingin Si Kecil tidak Telat Bicara? Coba Lakukan 9 Hal Berikut Ini!

Kayaknya buat kebanyakan orangtua, ada dua hal nih yang sering dikhawatirkan dalam tumbuh kembang si kecil. Kalau nggak telat bicara, ya telat jalan. Bener nggak?
Sebetulnya, tiap anak punya kemampuan bicara yang berbeda. Meski demikian, ada standar kemampuan juga yang harus dikuasai anak pada usia-usia tertentu.
Kemampuan ini dibagi dalam tahap usia 0-1 tahun, 1-2 tahun, dan 2-3 tahun.

Tahap usia 0-1 tahun
Anak atau bayi di usia ini, seharusnya sudah bisa mengoceh dengan nada panjang. Kalau nggak salah istilahnya bubbling.
Termasuk, dia sudah tahu namanya sendiri. Jadi kalau namanya dipanggil dan dia merespon, menoleh atau tersenyum, itu sudah menjadi tanda kalau ia kelak mampu berbicara.

Tahap usia 1-2 tahun
Sedangkan di usia ini, anak sudah bisa meniru ucapan pada suku kata akhir.
Misalnya seperti anak saya nih. Kalau ada lagu yang dia ngerti bahkan hapal, di usianya yang waktu itu sekitar 18 bulan, dia sudah bisa mengikuti lagu tersebut dengan menyebut akhir beberapa kata di beberapa ba…

Banyak Destinasi Baru Yang Seru, Ini Pilihan Liburan Ramah Anak di Batu dan Malang

Mencari ide liburan bersama keluarga yang ramah anak, daerah Batu dan Malang adalah dua tempat terbaik yang punya banyak pilihan destinasi wisata. Mau liburan dengan tema seru-seruan, atau ingin sekaligus belajar dan mendapatkan pengalaman baru, semuanya ada di kota dingin ini.
Beberapa tempat wisata seperti Jatim Park 1 dan 2, atau Wisata Petik Agrokusuma mungkin sudah nggak asing lagi di telinga. Namun, Batu dan Malang nggak hanya punya dua lokasi ternama itu lho buat liburan kita bersama keluarga. Ada beberapa tempat baru yang nggak kalah seru. Dan pastinya, ramah buat anak.

Eco Green Park
Sumber foto: winnetnews.com
Belajar sambil bermain dengan hewan-hewan cantik pastinya jadi kegiatan yang nyenengin buat anak-anak. Pengalaman ini bisa kita dapatkan dalam satu paket lengkap di Eco Green Park. Atau, biasa juga disebut sebagai Jawa Timur Park 2.
Selain punya koleksi hewan yang sudah diawetkan di museum raksasanya, kita juga bisa lho lihat hewan-hewan hidup di kandang mereka. Pemandangan…

Menjaga Pola Makan, Rahasianya Berat Badan Ideal

“Bajuku dulu tak begini. Tapi kini tak cukup lagi.”
Ada yang pernah tahu bait lagu itu nggak? Hehehe… buat yang generasi 90-an kayaknya ngerti ya itu iklan apa. Apalagi selain era kelahirannya sama, kita juga punya nasib yang sama: masalah berat badan!
Eh, beneran kita ya? Jangan-jangan saya saja!
Padahal dulu, saya tipe cewek kutilang sampai sebelum punya anak, lho. Kutilang, kurus tinggi langsing. Berat badan selalu juara bertahan di kisaran angka 43 sampai 47. Seringnya di 45.

Yang namanya orang nyinyir, sering tuh komentar, “Jadi cewek yang gemukan dikit dong.”
Karena bosan, kadang saya timpali saja, “Entar kalau sudah nikah terus punya anak juga gemuk-gemuk sendiri.”
Di kemudian hari, baru saya sadari kalau kata-kata itu menyebar ke semesta, lalu sungguhan menjadi nyata. Satu hal yang kadang saya sesali, ngapain waktu itu ngomong begitu, ya?
Karena sebetulnya, yang suka nyinyir waktu itu adalah mereka yang mati-matian setiap hari minum obat pengurus badan. Yang mau menahan lapar tapi …

Atur Keuangan dengan Cara Islami Lewat Investasi Syariah

Dulu saya sering berpikir seperti ini. Kan dalam Islam itu nggak boleh ya menimbun-nimbun harta. Lalu kenapa harus ada alasan menabung? Apalagi uangnya buat investasi meski itu embel-embelnya syariah.
Walhasil bisa ditebak. Meski saya kerja sejak tahun 2004, penghasilan mau segede apapun, sampai sekarang saya tidak pernah punya tabungan! Parah kan?
Lalu kemana uangnya selama ini? Nah, saya selalu berpikir kalau uang saya itu bukan sepenuhnya milik saya. Jadi yang namanya rezeki datang, kerap saya ‘lempar’ ke mana-mana. Pikir saya, toh masa depan nanti ada Allah yang akan menjamin rezeki saya.
Nah, apa yang saya pahami selama ini ternyata nggak sepenuhnya benar. Pemahaman saya terbuka saat mengikuti Kopdar Investarian MAMI, singkatan dari Manulife Aset Manajemen Investasi yang ke tiga di Kaya Resto and Café Surabaya pada hari Minggu, 13 Januari 2019.
Seperti biasa, ada Pak Legowo Kusumonegoro, Presiden Direktur MAMI, yang sore itu berbagi edukasi seputar investasi syariah. Dalam slide pri…

Memilih Jajanan Sehat untuk Anak

Bagi kebanyakan orangtua, memilih jajanan untuk anak itu adalah hal yang penting. Sebisa mungkin tentunya harus sehat kan ya.
Itulah yang kini jadi pegangan saya kalau urusan jajan buat Kayyisah. Padahal dulu sewaktu belum punya anak, saya suka komentar lho ke siapapun yang suka ngelarang-ngelarang anaknya buat jajan ini itu.
“Ngapain sih banyak ngelarang ke anak makan ini itu. Entar anaknya jadi nggrangsang!” Nggrangsang itu istilah bahasa Jawa di tempat saya yang artinya rakus.
Pas sudah punya anak, lha kok ternyata Kayyisah tipe anak yang mudah sensitif tenggorokannya. Plek ketiplek sama kayak abinya.
Ke mana-mana, saya jadinya harus seperti satpam untuk urusan apapun yang akan masuk ke mulutnya. Sampai-sampai saya sering kasihan. Kadang, saya lihat dia begitu ingin makan ini itu, apalagi sewaktu kumpul dengan banyak orang. Tapi kondisinya mau tak mau membuat saya harus ketat untuk urusan yang satu ini.
Sebetulnya pernah suami saya protes. Kenapa sih nggak dibiarkan saja. Toh nanti a…