Skip to main content

Saat Pelakor Datang Mengusik



Kayaknya istilah pelakor, alias ‘perebut laki orang’, alias orang ke tiga, lagi jadi naik daun ya?

Mulai dari cerita pribadi yang diposting di media sosial dan jadi viral, sampai yang sekarang ini lagi jadi bahasan ramai adalah pelantun lagu Islami yang konon menikah lagi diam-diam dengan backing vokalnya yang juga sahabat istrinya sendiri.

Ndilalah pas ngubek-ngubek stok tulisan lama saat dulu jadi reporter, saya ketemu tulisan hasil liputan nih tentang munculnya orang ke tiga dalam pernikahan.

Kalau nggak salah, tulisan ini hasil ‘instruksi’ dari bu redaktur yang waktu itu memang sedang ramai gosip antara Ahmad Dhani, Mulan Jameela, dan Maia Estianty.

Yah, kebanyakan wanita mungkin akan sangat sakit hati ya kalau punya suami yang ternyata punya wanita lain.

Apalagi zaman sekarang. Kayaknya ada juga wanita yang berani mengambil peran jadi pelakor bagi kehidupan rumah tangga orang lain.

Mengapa orang ke tiga bisa muncul dalam kehidupan rumah tangga sebuah pasangan?

Baik itu belum atau sudah berkeluarga, terkadang ada satu hal yang kerap dilupakan oleh setiap pasangan. Yaitu memupuk rasa sayang dan cinta.

Ketika rasa itu terlupakan, bisa ditebak, keharmonisan dalam sebuah hubungan pun seakan menguap.

Ini terutama untuk mereka yang sudah berkeluarga. (*jujur, saya ikutan ngacung!)

Sehingga hal-hal atau waktu yang seharusnya ada untuk bermesraan berdua, tidak ada lagi.

Demikian halnya juga pada kualitas komunikasi.

Sebetulnya, menjaga keharmonisan hubungan dalam berkomunikasi itu bisa dan mudah dilakukan oleh siapa saja. Hendaknya, setiap pasangan mau menyisihkan waktu untuk berdua.

Misalnya pada akhir minggu. Coba titipkan anak ke keluarga, pembantu, tetangga, atau teman.

Kemudian, pergilah berdua saja dengan pasangan.

Atau, nonton berdua dengan pasangan di rumah saja saat anak-anak sudah tidur juga bisa kok.

Jadi ingat, harus ada momen berdua untuk pasangan. Nah, kata psikolog yang pernah saya wawancarai sih begitu.

Selain itu, setiap pasangan harusnya bisa peka dengan apa yang sedang dialami pasangannya. Dan untuk mengasah kepekaan tersebut, seseorang mesti melatihnya terus menerus.

Kepekaan ini juga akan membantu kita mengetahui apakah pasangan kita tercukupi atau tidak kebutuhannya. Karena jika seseorang merasa kurang cukup, ia pasti akan mencari yang lain.


Beri Ruang Gerak

Banyak pasangan memberikan alasan masalah rumah tangga mereka karena hubungan jarak jauh. Misalnya dikarenakan sang suami yang sering bertugas di luar kota, maka kehadiran orang ke tiga begitu mudah masuk dalam sebuah hubungan rumah tangga.

Namun jika saja setiap pasangan mengerti, sebetulnya masalah hubungan jarak jauh bukanlah sebuah alasan yang dapat memicu hal tersebut.

Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu dipegang oleh pasangan yang berhubungan jarak jauh atau jarang bertemu.

Yang pertama, adalah kepercayaan.

Beri ruang gerak yang bebas kepada pasangan. Tumbuhkan kepercayaan bahwasanya apa yang dikerjakan oleh pasangan misalnya suami yang bekerja di luar kota, adalah demi kebaikan atau untuk keluarga.

Yang kedua, yang perlu diperhartikan adalah masalah komunikasi. Komunikasi ini tidaklah sama dengan sebuah rutinitas, melainkan sebuah bentuk atensi.

Atensi itu bisa berupa nilai-nilai kecil tetapi yang bisa berpengaruh dan membuat pasangan dihargai dan terpenuhi perhatiannya.

Selain itu, libatkan diri untuk beraktivitas dengan memasuki lingkungan teman kerja dari pasangan.

Dengan mengenal siapa saja teman pasangan berikut juga siapa yang akrab dengannya, bisa membuat kita mengetahui bagaimana aktivitas pasangan ketika di lingkungan kerja.

Namun, hindari juga kesan memata-matai. Jalinlah hubungan dengan teman pasangan tersebut dengan kondisi sewajarnya dan bukan menginterogasi.

Dan jikalau ada masalah dengan suami, usahakan, jangan membuka aib suami di hadapan teman-teman akrabnya atau ke siapapun. Meskipun, itu maksudnya untuk menyelesaikan masalah dan untuk mencari informasi kebenaran sebuah masalah.

Kata psikolog yang pernah saya wawancarai, jika suami ada orang ke tiga, sebetulnya bisa dilihat dari perubahan sikapnya.

Kecenderungan orang itu kan kadang ada yang sebelum dimarahi, dia marah-marah dulu. Misalnya saat sering pulang telat atau yang harusnya libur tapi kok beralasan ada kerjaan. Lalu sebelum kita tanya banyak, eh, dianya malah marah-marah besar.

Nah kalau seperti itu, kita bisa bertanya baik-baik ke temannya, apa betul pada saat itu dia ada kerjaan kantor.


Tips Mencegah Kehadiran Pelakor

Lalu, ini dia tips yang pernah saya dapat dari seorang psikolog tentang bagaimana mencegah munculnya pelakor dalam kehidupan rumah tangga kita.

1. Tumbuhkan rasa percaya diri sendiri

Dari sekian banyak kasus yang muncul, banyak kasus yang berakar dari kurangnya rasa percaya diri seorang wanita sebagai istri.

Akibatnya jadi mudah curiga, cemburu, marah atau berprasangka buruk terhadap pasangan.

2. Tumbuhkan dan kembangkan rasa percaya pada pasangan

Apabila sudah memiliki rasa percaya diri, maka akan lebih mudah untuk dapat mempercayai pasangan.

Berikan ruang gerak pada pasangan.

Bila ini dilakukan, pasangan merasa dipercaya dan dihargai serta tidak membuka pintu hadirnya pihak ke tiga karena pasangan tidak lagi mencari orang lain yang dapat menghargai dan mempercayainya.

3. Lebih mengenali pasangan

Adalah penting untuk mengenal pasangan lebih dalam lagi dari hari ke hari.

Jangan pernah berhenti belajar mengenali pasangan walaupun sudah mengenalnya bahkan berpuluh-puluh tahun.

Ingatlah bahwa manusia itu unik, aktif dan dinamis sehingga manusia dapat berubah sewaktu-waktu.

Apalagi usia 40 tahun ke atas. Konon, masanya puber ke dua tuh bagi para pria.

4. Manfaatkan waktu dengan pasangan

Sesibuk apapun seorang wanita karena pekerjaan, anak, rumah tangga, bisnis dan sebagainya, usahakan untuk tetap memiliki waktu khusus dengan pasangan.

Waktu khusus ini adalah saat kita dan pasangan menghabiskan waktu hanya untuk berdua.

Keharmonisan, kemesraan, dan keakraban akan dapat terus dibina dan dipertahankan. Ini membantu kita untuk menghindari berpikir atau berimajinasi tentang orang lain.

Waktu yang dihabiskan hanya untuk berdua ini semakin menguatkan rasa sayang dan cinta pada pasangan, yang mana memang harus terus dipupuk dan dijaga.

5. Jalin komunikasi

Bentuk atau pertahankan komunikasi anda dengan pasangan. Komunikasi yang intens akan membantu mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi.

Di waktu-waktu senggang dalam kesibukan sehari-hari bisa dimanfaatkan untuk menelpon pasangan.

Misalnya dengan menanyakan keadaannya, kesibukannya, menyatakan perasaan kangen atau sayang ke suami.

Yang penting, pasangan merasa nyaman dan diperhatikan.

Namun jangan lakukan itu hanya sebagai rutinitas dan basa-basi, ya.

Contohnya nih, setiap hari kita menelpon dan hanya bertanya,”Bagimana, udah makan belum?” atau “Jangan lupa makan siang ya!”.

Ini sangat membosankan dan menjengkelkan bagi pasangan. Bahkan nantinya sebelum Anda menelepon, dia sudah tahu apa yang akan anda tanyakan!

Miliki komunikasi yang terbuka dengan pasangan.

Jujur dan menghargai menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam berkomunikasi dengan pasangan.

Jangan malu untuk mengekspresikan diri bila sedang kangen, ingin dimanja, ingin dipeluk dan sebagainya.

Karena dengan demikian, pasangan tahu bahwa Anda memerlukan dan menginginkannya.

Jadilah pasangan yang siap mengulurkan tangan dan bahu setiap kali itu diperlukan. Hal itu akan menjadi pondasi yang kuat dan tidak mudah diombang-ambingkan.

Intinya, jangan mudah mengatakan susah apabila kita ingin dan niat untuk melakukannya.


Ingat Komitmen dan Tanggungjawab

Sebuah perselingkuhan kadang memang menyakitkan saat terungkap.

Namun ketika orang ke tiga akhirnya ketahuan, juga bukan berarti kemudian masalah terselesaikan dengan perceraian.

Jika mau, setiap pasangan masih bisa memerbaikinya dengan sebuah jalan damai.

Kita bisa saja memaafkan. Tapi yang sebetulnya lebih terpenting adalah berpikir jauh ke depan.

Dengan berkomitmen bersama pasangan, selesaikan masalah tersebut dan jangan libatkan pihak lain terlebih dahulu.

Usahakan untuk tidak usah dulu memberitahu keluarga atau pengacara.

Ketika antara pasangan telah sepakat untuk berkomitmen, buatlah kesepakatan untuk memperbaiki hubungan serta mencari solusi apa yang perlu dilakukan.

Sama artinya juga dengan melakukan evaluasi.

Namun saat komitmen untuk sama-sama memperbaiki sudah terucap, bukan berarti kemudian sikap curiga lebih sering muncul.

Biasanya karena merasa pernah terjadi sebuah kesalahan pada pasangan, kemudian yang terjadi adalah sikap untuk makin curiga pada setiap gerak gerik pasangan.

Pasangan yang pernah dilukai karena selingkuh, jadi lebih merasa ingin lebih mengatur dan curiga.

Sebetulnya yang lebih perlu dilakukan adalah mencoba mengenal suami. Ini sebagai wujud komitmen untuk mengevaluasi bersama dan memperbaikinya.

Selain komitmen seperti janji yang telah diucapkan saat mengikat janji untuk hidup bersama, yang perlu diingat lagi dalam mempertahankan sebuah hubungan adalah tanggungjawab yang sudah dimiliki bersama, yaitu anak.


Hua… itu semua tadi kata psikolog lho ya. Kalau tambahan kata saya sih, kitanya sebagai wanita harus banyak berdoa.

Yap, zaman sekarang pelakor makin ganas wae! Nggak hanya modal fisik, ada juga yang sampai main dukun segala.

Suami kita sudah baik-baik, eh… diseranglah pakai cara klenik segala. Sadis, kan?!

Itu hasil kesimpulan saya waktu melihat fenomena para pelakor yang ada.

Dan dari segala cerita sepak terjang pelakor, yang saya temui, biasanya sih endingnya si suami mau balik kok ke istrinya yang memang tekun meminta ke Tuhan untuk menyelematkan suami dan keluarganya.


Semoga kita semua terhindar ya dari ujian dan masalah akibat ulah pelakor atau suami yang sedang puber ke sekian kalinya. Aamiin…

Comments

  1. Replies
    1. Iya Mbak, semoga keluarga kita dijauhkan dari yang begini ini.

      Delete
  2. aduh, jangan sampe deh amit-amit. liat pelakor jaman sekarang lebih mulus dari istri sah, hadeehh.. bikin hati gundah gulana cetar menggelora tiap suami mau kerja..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo kata Ivan Gunawan sambil nyanyi, "Gula-gula, gula-gula. Guna-guna, guna."
      Mesti banyakin doa ya Mbak kitanya, moga nggak sampai kejadian kayak begini ini.

      Delete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Honor 10 Lite, Buat Ekspresi Selfie Makin Percaya Diri

Hari Rabu tanggal 27 Februari kemarin bisa jadi hari yang membahagiakan bagi yang suka selfie pakai kamera hp. Pasalnya, brand Honor mengeluarkan seri Honor 10 Lite buat ekspresi selfie makin percaya diri.
Gimana nggak bikin selfie jadi makin Pe De, kemampuan kamera utama apalagi kamera depannya itu keren banget lho. Belum lagi teknologi yang dipakai oleh Honor 10 Lite.
Dari bocoran spesifikasinya, saya kok malah teringat kejadian beberapa waktu sebelumnya. Jadi kamera belakang hp tetiba rusak, dan itu bikin saya harus melakukan banyak cara untuk membuat satu video 40 detik saja.

Oh iya, baca tulisan ini juga yuk tentang Lima Hal Positif Ini Bisa DIlakukan Para Orang Tua Jika Punya Kesempatan Mengakses Facebook dan Youtube Sepuasnya.
Cerita tentang Ekspresi dengan Kamera Hp yang tak Berkualitas
Beberapa waktu lalu, saya dan banyak teman influencer memang dapat job-joban bikin video 40 detik untuk aplikasi tertentu yang akan launching. Sedihnya, kamera hp saya itu kualitasnya menyedihkan b…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Menjadi Wanita dengan Karir Lebih Bagus dari Pasangan

Wanita berkarir dan ikut membiayai kebutuhan keluarga? Kini hal tersebut sudah dianggap wajar. Tapi bagaimana jika menjadi wanita dengan karir lebih bagus dari pasangan?
Yang sering terjadi, ketika ternyata karir wanita lebih cemerlang daripada pasangan apalagi suami, hal ini masih dianggap tidak biasa di kalangan masyarakat.
Tapi… siapa sih yang tidak mau mendapat karir atau memperoleh penghasilan lebih besar? Namun jika kemudian posisinya lebih tinggi dari suami, maka hendaknya hal seperti ini dibicarakan di antara pasangan itu sendiri.
Karena, ini bukan lagi menyangkut penilaian orang yang melihatnya. Akan tetapi lebih kepada hal-hal apa saja yang kemungkinan akan terjadi di dalam hubungan pasangan tersebut.
Akan lebih baik kalau dari awal sudah ada komunikasi, komitmen, dan keseimbangan di antara suami dan istri. Sedangkan kalau itu terjadi sebelum menikah, ada baiknya komunikasikan terlebih dahulu. Kalau sudah, baru komitmen bersama dan keseimbangannya seperti apa.
Seperti apapun se…

Saat Punya Pasangan dalam Satu Kantor

Pernah dengar adanya tempat kerja yang melarang punya pasangan dalam satu kantor? Atau malah ada yang membolehkan dan justru malah mendukung.
Nah, kali ini yuk kita bahas gimana-gimananya kalau kita punya pasangan yang ada dalam satu tempat kerja.
Beberapa perusahaan memang ada yang tidak membolehkan sepasang pria dan wanita yang memiliki hubungan asmara untuk berada dalam satu kantor. Dengan alasan, pasti nantinya akan berpengaruh pada hubungan kerja dalam lingkungan tempat kerja tersebut.
Menurut perusahaan yang menerapkan peraturan ini, secara kualitas, langsung atau tidak langsung, kondisi tersebut bisa berpengaruh. Apalagi jika satu divisi. Ini jadi alasan mengapa banyak perusahaan tidak mengizinkannya.
Jangankan bagi pasangan yang mengarah ke hubungan serius atau yang sudah menikah, keberadaan sepasang pria dan wanita yang masih dalam tahap pacaran saja bisa memengaruhi kualitas kerja.
Sementara itu di luar dari boleh tidaknya aturan tersebut, pasangan yang berada dalam satu tempat…

Cara Aman Bertransaksi Non Tunai

Belanja ke minimarket bayarnya tinggal gesek pakai debit card. Beli pulsa tinggal buka e-banking. Bayar makanan pakai scan barcode. Dompet pun isinya hanya uang beberapa lembar dan beberapa kartu debit serta kartu kredit. Nggak ada lagi yang namanya ke mana-mana bawa dompet tebal. Eit, tapi pada tahu nggak cara aman bertransaksi non tunai?
Sebetulnya, hidup dengan transaksi yang apa-apa bikin saya nggak langsung pegang uang itu buat saya sendiri, rasanya asyik! Mau ke mana-mana jadi nggak ribet.
Tapi tetap saja, mau pakai pembayaran cara tunai atau non tunai seperti yang tadi saya gambarkan, semuanya perlu dilakukan dengan hati-hati.

Urusan hati-hati dalam keuangan juga terkait dengan cara mengaturnya. Yuk baca juga tulisan tentang Atur Keuangan dengan Cara Islami Lewat Investasi Syariah. Berbagai Penipuan yang Terjadi pada Transaksi Non Tunai
Sekitar awal-awal tahun 2000-an, saat masih kuliah, saya mendengar kabar tentang sekelompok mahasiswa yang kaya dari hasil mencuri uang. Tapi, cara…

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok.
Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.Beras, sagu, dan jagung 2.Gula pasir 3.Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.Daging sapi, ayam, dan ikan 5.Minyak goreng dan margarine 6.Susu 7.Telur 8.Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.Garam berIodium dan berNatrium
Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia.
Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli.
Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya.
Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha.
Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga toko tersebut lebih murah dari barang-barang yang dijual di toko kita nantinya.
Tapi kalau sampai belum ada pesaingnya, namanya …

Membentuk Karakter Baik pada Anak

Anak cowok tidak boleh menangis, inilah suatu bentuk streotype yang kerap dilakukan orang tua kepada anak demi membentuk karakter baik pada anak. Streotype sendiri berarti mengkotak-kotakkan ciri tertentu berdasarkan pandangan umum yang kadang belum terbukti kebenarannya.
Padahal, tak selamanya hal tersebut benar dan bisa jadi merupakan pendidikan yang keliru. Misalnya, anak cowok juga boleh menangis dalam arti batas-batas yang wajar. Begitu halnya dengan permainan yang diberikan dan diperbolehkan untuk anak cowok dan cewek.
Mainan anak juga tidak boleh streotype. Anak cowok boleh main boneka. Begitu juga anak cewek boleh mainan mobil-mobilan. Pekerjaan di rumah juga harus dibagi secara bijaksana. Anak laki-laki boleh juga diajarkan memasak. Sesekali anak cewek juga boleh melakukan pekerjaan cowok.
Pendidikan anak memang berawal dari keluarga. Ayah dan ibu adalah malaikat bagi anak termasuk mengarahkan aktivitas yang mempengaruhi pekerjaan dan sifat.
Sedangkan apabila ada seseorang yang …

Melawan Neuropati untuk Segudang Aktivitas yang Terus Menanti

Dulu sewaktu sekolah, terkadang saya punya kebiasaan unik, meminta teman sebangku untuk memukuli telapak tangan saya.
Asli, kira-kira sejak SD kelas enam saya sudah punya kebiasaan seperti itu.
Jadi zaman tahun 80 sampai 90-an, yang namanya sekolah kan muridnya kebanyakan disuruh membaca atau menulis. Bahkan kalau sudah punya buku pun tetap disuruh mencatat ulang.
Sewaktu harus sering menulis itulah, kadang tangan saya terasa lemas. Rasanya seperti tidak ada energi untuk bisa menggerakkan tangan.
Selain telapak tangan yang terasa lemas, bagian lengan di dekat siku saya juga sering terasa seperti tertusuk-tusuk jarum. Kalau bahasa saya, rasanya cengkring-cengkring!
Itu masih urusan tangan. Lha kaki saya waktu itu juga sering terasa kram. Biasanya di daerah telapak tangan bagian samping atau di jari tengah dan jari manis kaki.
Waktu itu saya tidak pernah sampai mengira-ngira, saya itu sebetulnya kena apa, apa penyebabnya, dan harus melakukan apa agar keluhan-keluhan di tangan dan kaki saya s…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…