Skip to main content

Saat Pelakor Datang Mengusik



Kayaknya istilah pelakor, alias ‘perebut laki orang’, alias orang ke tiga, lagi jadi naik daun ya?

Mulai dari cerita pribadi yang diposting di media sosial dan jadi viral, sampai yang sekarang ini lagi jadi bahasan ramai adalah pelantun lagu Islami yang konon menikah lagi diam-diam dengan backing vokalnya yang juga sahabat istrinya sendiri.

Ndilalah pas ngubek-ngubek stok tulisan lama saat dulu jadi reporter, saya ketemu tulisan hasil liputan nih tentang munculnya orang ke tiga dalam pernikahan.

Kalau nggak salah, tulisan ini hasil ‘instruksi’ dari bu redaktur yang waktu itu memang sedang ramai gosip antara Ahmad Dhani, Mulan Jameela, dan Maia Estianty.

Yah, kebanyakan wanita mungkin akan sangat sakit hati ya kalau punya suami yang ternyata punya wanita lain.

Apalagi zaman sekarang. Kayaknya ada juga wanita yang berani mengambil peran jadi pelakor bagi kehidupan rumah tangga orang lain.

Mengapa orang ke tiga bisa muncul dalam kehidupan rumah tangga sebuah pasangan?

Baik itu belum atau sudah berkeluarga, terkadang ada satu hal yang kerap dilupakan oleh setiap pasangan. Yaitu memupuk rasa sayang dan cinta.

Ketika rasa itu terlupakan, bisa ditebak, keharmonisan dalam sebuah hubungan pun seakan menguap.

Ini terutama untuk mereka yang sudah berkeluarga. (*jujur, saya ikutan ngacung!)

Sehingga hal-hal atau waktu yang seharusnya ada untuk bermesraan berdua, tidak ada lagi.

Demikian halnya juga pada kualitas komunikasi.

Sebetulnya, menjaga keharmonisan hubungan dalam berkomunikasi itu bisa dan mudah dilakukan oleh siapa saja. Hendaknya, setiap pasangan mau menyisihkan waktu untuk berdua.

Misalnya pada akhir minggu. Coba titipkan anak ke keluarga, pembantu, tetangga, atau teman.

Kemudian, pergilah berdua saja dengan pasangan.

Atau, nonton berdua dengan pasangan di rumah saja saat anak-anak sudah tidur juga bisa kok.

Jadi ingat, harus ada momen berdua untuk pasangan. Nah, kata psikolog yang pernah saya wawancarai sih begitu.

Selain itu, setiap pasangan harusnya bisa peka dengan apa yang sedang dialami pasangannya. Dan untuk mengasah kepekaan tersebut, seseorang mesti melatihnya terus menerus.

Kepekaan ini juga akan membantu kita mengetahui apakah pasangan kita tercukupi atau tidak kebutuhannya. Karena jika seseorang merasa kurang cukup, ia pasti akan mencari yang lain.


Beri Ruang Gerak

Banyak pasangan memberikan alasan masalah rumah tangga mereka karena hubungan jarak jauh. Misalnya dikarenakan sang suami yang sering bertugas di luar kota, maka kehadiran orang ke tiga begitu mudah masuk dalam sebuah hubungan rumah tangga.

Namun jika saja setiap pasangan mengerti, sebetulnya masalah hubungan jarak jauh bukanlah sebuah alasan yang dapat memicu hal tersebut.

Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu dipegang oleh pasangan yang berhubungan jarak jauh atau jarang bertemu.

Yang pertama, adalah kepercayaan.

Beri ruang gerak yang bebas kepada pasangan. Tumbuhkan kepercayaan bahwasanya apa yang dikerjakan oleh pasangan misalnya suami yang bekerja di luar kota, adalah demi kebaikan atau untuk keluarga.

Yang kedua, yang perlu diperhartikan adalah masalah komunikasi. Komunikasi ini tidaklah sama dengan sebuah rutinitas, melainkan sebuah bentuk atensi.

Atensi itu bisa berupa nilai-nilai kecil tetapi yang bisa berpengaruh dan membuat pasangan dihargai dan terpenuhi perhatiannya.

Selain itu, libatkan diri untuk beraktivitas dengan memasuki lingkungan teman kerja dari pasangan.

Dengan mengenal siapa saja teman pasangan berikut juga siapa yang akrab dengannya, bisa membuat kita mengetahui bagaimana aktivitas pasangan ketika di lingkungan kerja.

Namun, hindari juga kesan memata-matai. Jalinlah hubungan dengan teman pasangan tersebut dengan kondisi sewajarnya dan bukan menginterogasi.

Dan jikalau ada masalah dengan suami, usahakan, jangan membuka aib suami di hadapan teman-teman akrabnya atau ke siapapun. Meskipun, itu maksudnya untuk menyelesaikan masalah dan untuk mencari informasi kebenaran sebuah masalah.

Kata psikolog yang pernah saya wawancarai, jika suami ada orang ke tiga, sebetulnya bisa dilihat dari perubahan sikapnya.

Kecenderungan orang itu kan kadang ada yang sebelum dimarahi, dia marah-marah dulu. Misalnya saat sering pulang telat atau yang harusnya libur tapi kok beralasan ada kerjaan. Lalu sebelum kita tanya banyak, eh, dianya malah marah-marah besar.

Nah kalau seperti itu, kita bisa bertanya baik-baik ke temannya, apa betul pada saat itu dia ada kerjaan kantor.


Tips Mencegah Kehadiran Pelakor

Lalu, ini dia tips yang pernah saya dapat dari seorang psikolog tentang bagaimana mencegah munculnya pelakor dalam kehidupan rumah tangga kita.

1. Tumbuhkan rasa percaya diri sendiri

Dari sekian banyak kasus yang muncul, banyak kasus yang berakar dari kurangnya rasa percaya diri seorang wanita sebagai istri.

Akibatnya jadi mudah curiga, cemburu, marah atau berprasangka buruk terhadap pasangan.

2. Tumbuhkan dan kembangkan rasa percaya pada pasangan

Apabila sudah memiliki rasa percaya diri, maka akan lebih mudah untuk dapat mempercayai pasangan.

Berikan ruang gerak pada pasangan.

Bila ini dilakukan, pasangan merasa dipercaya dan dihargai serta tidak membuka pintu hadirnya pihak ke tiga karena pasangan tidak lagi mencari orang lain yang dapat menghargai dan mempercayainya.

3. Lebih mengenali pasangan

Adalah penting untuk mengenal pasangan lebih dalam lagi dari hari ke hari.

Jangan pernah berhenti belajar mengenali pasangan walaupun sudah mengenalnya bahkan berpuluh-puluh tahun.

Ingatlah bahwa manusia itu unik, aktif dan dinamis sehingga manusia dapat berubah sewaktu-waktu.

Apalagi usia 40 tahun ke atas. Konon, masanya puber ke dua tuh bagi para pria.

4. Manfaatkan waktu dengan pasangan

Sesibuk apapun seorang wanita karena pekerjaan, anak, rumah tangga, bisnis dan sebagainya, usahakan untuk tetap memiliki waktu khusus dengan pasangan.

Waktu khusus ini adalah saat kita dan pasangan menghabiskan waktu hanya untuk berdua.

Keharmonisan, kemesraan, dan keakraban akan dapat terus dibina dan dipertahankan. Ini membantu kita untuk menghindari berpikir atau berimajinasi tentang orang lain.

Waktu yang dihabiskan hanya untuk berdua ini semakin menguatkan rasa sayang dan cinta pada pasangan, yang mana memang harus terus dipupuk dan dijaga.

5. Jalin komunikasi

Bentuk atau pertahankan komunikasi anda dengan pasangan. Komunikasi yang intens akan membantu mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi.

Di waktu-waktu senggang dalam kesibukan sehari-hari bisa dimanfaatkan untuk menelpon pasangan.

Misalnya dengan menanyakan keadaannya, kesibukannya, menyatakan perasaan kangen atau sayang ke suami.

Yang penting, pasangan merasa nyaman dan diperhatikan.

Namun jangan lakukan itu hanya sebagai rutinitas dan basa-basi, ya.

Contohnya nih, setiap hari kita menelpon dan hanya bertanya,”Bagimana, udah makan belum?” atau “Jangan lupa makan siang ya!”.

Ini sangat membosankan dan menjengkelkan bagi pasangan. Bahkan nantinya sebelum Anda menelepon, dia sudah tahu apa yang akan anda tanyakan!

Miliki komunikasi yang terbuka dengan pasangan.

Jujur dan menghargai menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam berkomunikasi dengan pasangan.

Jangan malu untuk mengekspresikan diri bila sedang kangen, ingin dimanja, ingin dipeluk dan sebagainya.

Karena dengan demikian, pasangan tahu bahwa Anda memerlukan dan menginginkannya.

Jadilah pasangan yang siap mengulurkan tangan dan bahu setiap kali itu diperlukan. Hal itu akan menjadi pondasi yang kuat dan tidak mudah diombang-ambingkan.

Intinya, jangan mudah mengatakan susah apabila kita ingin dan niat untuk melakukannya.


Ingat Komitmen dan Tanggungjawab

Sebuah perselingkuhan kadang memang menyakitkan saat terungkap.

Namun ketika orang ke tiga akhirnya ketahuan, juga bukan berarti kemudian masalah terselesaikan dengan perceraian.

Jika mau, setiap pasangan masih bisa memerbaikinya dengan sebuah jalan damai.

Kita bisa saja memaafkan. Tapi yang sebetulnya lebih terpenting adalah berpikir jauh ke depan.

Dengan berkomitmen bersama pasangan, selesaikan masalah tersebut dan jangan libatkan pihak lain terlebih dahulu.

Usahakan untuk tidak usah dulu memberitahu keluarga atau pengacara.

Ketika antara pasangan telah sepakat untuk berkomitmen, buatlah kesepakatan untuk memperbaiki hubungan serta mencari solusi apa yang perlu dilakukan.

Sama artinya juga dengan melakukan evaluasi.

Namun saat komitmen untuk sama-sama memperbaiki sudah terucap, bukan berarti kemudian sikap curiga lebih sering muncul.

Biasanya karena merasa pernah terjadi sebuah kesalahan pada pasangan, kemudian yang terjadi adalah sikap untuk makin curiga pada setiap gerak gerik pasangan.

Pasangan yang pernah dilukai karena selingkuh, jadi lebih merasa ingin lebih mengatur dan curiga.

Sebetulnya yang lebih perlu dilakukan adalah mencoba mengenal suami. Ini sebagai wujud komitmen untuk mengevaluasi bersama dan memperbaikinya.

Selain komitmen seperti janji yang telah diucapkan saat mengikat janji untuk hidup bersama, yang perlu diingat lagi dalam mempertahankan sebuah hubungan adalah tanggungjawab yang sudah dimiliki bersama, yaitu anak.


Hua… itu semua tadi kata psikolog lho ya. Kalau tambahan kata saya sih, kitanya sebagai wanita harus banyak berdoa.

Yap, zaman sekarang pelakor makin ganas wae! Nggak hanya modal fisik, ada juga yang sampai main dukun segala.

Suami kita sudah baik-baik, eh… diseranglah pakai cara klenik segala. Sadis, kan?!

Itu hasil kesimpulan saya waktu melihat fenomena para pelakor yang ada.

Dan dari segala cerita sepak terjang pelakor, yang saya temui, biasanya sih endingnya si suami mau balik kok ke istrinya yang memang tekun meminta ke Tuhan untuk menyelematkan suami dan keluarganya.


Semoga kita semua terhindar ya dari ujian dan masalah akibat ulah pelakor atau suami yang sedang puber ke sekian kalinya. Aamiin…

Comments

  1. Replies
    1. Iya Mbak, semoga keluarga kita dijauhkan dari yang begini ini.

      Delete
  2. aduh, jangan sampe deh amit-amit. liat pelakor jaman sekarang lebih mulus dari istri sah, hadeehh.. bikin hati gundah gulana cetar menggelora tiap suami mau kerja..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo kata Ivan Gunawan sambil nyanyi, "Gula-gula, gula-gula. Guna-guna, guna."
      Mesti banyakin doa ya Mbak kitanya, moga nggak sampai kejadian kayak begini ini.

      Delete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok.
Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.Beras, sagu, dan jagung 2.Gula pasir 3.Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.Daging sapi, ayam, dan ikan 5.Minyak goreng dan margarine 6.Susu 7.Telur 8.Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.Garam berIodium dan berNatrium
Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia.
Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli.
Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya.
Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha.
Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga toko tersebut lebih murah dari barang-barang yang dijual di toko kita nantinya.
Tapi kalau sampai belum ada pesaingnya, namanya …

Yuk Kenali Gejala dan Penyebab Penyakit Kanker Payudara pada Wanita

Tak bisa dipungkiri, penyakit kanker payudara merupakan salah satu momok yang menakutkan bagi kaum wanita. Tentu saja, sebab presentase kematian wanita oleh penyakit kanker payudara ini terbilang cukup tinggi. 
Di negara Indonesia saja, sebanyak 3 wanita telah meninggal dunia pada setiap harinya akibat serangan penyakit kanker payudara. 
Lantas, apakah penyakit kanker payudara bisa disembuhkan? Tentu saja bisa, yakni dengan mendapatkan penanganan dari dokter spesialis kanker payudara. 
Adapun beberapa cara pencegahannya adalah sebagai berikut: 
- batasi makanan-makanan cepat saji,
- berolahraga secara rutin dan teratur, 
- hindari konsumsi minuman beralkohol, 
- hindari kebiasaan merokok, 
- hindari ngemil di malam hari. 
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi tentang  gejala kanker payudara dan penyebabnya, yuk simak saja ulasannya di bawah ini.
Ciri-ciri Penyakit Kanker Payudara yang Harus Kita Ketahui: 
1. Ada Benjolan di Bagian Payudara
Ciri-ciri pertama dari penyakit kanker p…

Tips Memancungkan Hidung Secara Alami

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa hidung merupakan salah satu anggota tubuh yang memiliki daya tarik tersendiri. Itu sebabnya, mengapa sebagian besar masyarakat kita menginginkan bentuk hidung yang mancung. Nah, berbicara soal cara memancungkan hidung, berikut ini ada beberapa cara alami yang bisa kita coba: 
1. Latihan Bernafas
Masa iya hanya bernafas bisa membuat hidung anda menjadi lebih mancung? Eh ternyata tentu saja bisa lho! Karena cara bernafas yang dimaksud itu bukannya cara bernafas seperti biasa. 
Tapi, ada gerakan tertentu yang merupakan bagian dari yoga. Istilahnya, ujjayi breathing atau alternatife channel/ nostril breathing. 
Caranya adalah : pertama duduklah dengan nyaman. Kalau perlu, duduklah di atas matras yoga. 
Lalu tenangkan pikiran dan jiwa kita. Kemudian posisikan tangan kita yaitu jari telunjuk dan jari tengah yang dilipat ke dalam. Cara ini hanya bisa dilakukan dengan menggunakan jempol dan jari manis ya untuk menutup lubang hidung. 
Terus blokir satu l…

Kebun Binatang Surabaya, Tempat yang Instagramable untuk Foto Keluarga

Setelah sekian lama hanya bisa memandang dari kaca bus saat melewati Kebun Binatang Surabaya dari Terminal Bungurasih ke Terminal Osowilangun, pada akhirnya saya bisa menginjakkan kaki lagi ke kebun binatang kebanggaan arek Suroboyo yang biasa disingkat dengan KBS.
Sebetulnya kemarin itu kali ke dua saya mengunjungi KBS. Seingat saya, pertama kali main ke sana saat masih SD sekitar sebelum kelas 5. Waktu itu saya masih tinggal di Bekasi dan diajak main ke KBS saat sedang berlibur di Lamongan.
Nah, agenda ke KBS pada hari Selasa, 4 Juli 2017 lalu itu sebetulnya bisa dibilang mendadak. Rencananya awal, saya dan suami ingin mengajak Kayyisah naik kuda sebagai pemenuhan janji karena dia sudah bisa dan mau berjalan.
Sempat terpikir untuk mengajak Kayyisah ke Kenjeran. Tapi tidak jadi karena takut anaknya kepanasan.
Suami sendiri inginnya sih mengajak ke Pacet. Cuma dalam pikiran saya, kok sayang kalau agendanya naik kuda saja.
Setelah browsing, saya baca ternyata di KBS kok ada juga wahana nai…

Empat Masalah yang Sering Dialami Pompa Air dan Cara Mengatasinya

Pompa merupakan mesin yang digunakan untuk menggerakan fluida. Pompa ini akan menggerakan fluida yang berasal dari tempat bertekanan rendah untuk menuju ke tempat bertekanan tinggi. Adanya perbedaan tekanan tersebut maka diperlukannya energi untuk mengatasinya.
Pompa untuk udara biasa disebut dengan kompresor terkecuali pada beberapa aplikasi dengan tekanan rendah seperti pada bagian ventilasi, pemanas, dan juga pendingin ruangan yang biasnya disebut dengan menjadi kipas atau penghembus atau blower. 
Pompa ini pada prinsipnya akan mengubah energi mekanik motor menjadi energi aliran fluida. Energi yang telah diterima fluida ini nantinya akan digunakan untuk menaikkan tekanan dan juga untuk mengatasi tahanan tahanan yang ada pada saluran yang dilaluinya. 
Pompa air adalah peralatan penting di dalam rumah tangga tetapi meski begitu jangkauan layanan air bersih yang dimiliki oleh pemerintah hingga saat ini telah menjangkau pemukiman terkecil. Dan di dalam hal pemeliharaannya diperlukannya pe…

Diabetes, Penyakit yang tak Bisa Disembuhkan tapi Bisa Dikendalikan

Diabetes mellitus atau yang sering disebut kencing manis merupakan suatu penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Namun jangan khawatir untuk para penyandang diabetes atau yang disebut diabetisi serta mereka yang memiliki keluarga yang termasuk dalam diabetisi. Karena, penyakit ini sesungguhnya dapat dikendalikan.
“Tidak hanya dengan cara obat. Tapi perlu juga edukasi, perencanaan makanan, dan latihan jasmani. Jadi kalau ada orang minta obat yang paling bagus untuk mengobati diabetes, tidak bisa karena diabetes tidak bisa sembuh,” ujar Dr Alfian Nurbi, dokter spesialis penyakit dalam yang berpraktek di Rumah Sakit Awal Bros Batam.
Penyakit diabetes ini dapat disebabkan karena beberapa hal, keturunan, usia di atas 45 tahun, kegemukan, hipertensi, kurang olah raga, melahirkan anak lebih dari 4 kg, sampai karena hiperkolesterol.
“Anak bayi pun yang baru lahir beberapa hari bisa terkena diabetes,” imbuh Alfian saat menjadi pemateri dalam seminar diabetes mellitus untuk awam di RS Awal Bros Bata…

Tips Berbelanja dengan Cara Pintar

Tulisan tentang bagaimana belanja dengan cara pintar ini dulu saya buat dari hasil wawancara saat menjadi reporter di Batam. Narasumbernya adalah Ibu Lusiana Yuniastanti yang merupakan dosen di beberapa universitas di Batam.
Tips pertama yang saya dapat dari beliau adalah jangan membuang struk belanja setiap bulannya. Alasannya, karena kertas kecil ini sebetulnya bisa membantu untuk membudget pengeluaran pada bulan-bulan berikut.
“Saya sering menyimpan struk belanja setiap bulan untuk membandingkan harga beberapa barang di beberapa supermarket. Memang ada barang yang harganya bisa sama di beberapa tempat. Namun ada juga barang yang bisa selisih harganya antara tempat satu dengan tempat lain,” ujarnya.
Jika harga di suatu tempat lebih murah dari tempat lain, ia akan membelinya di tempat tersebut untuk bulan-bulan berikutnya. “Jangan terpaku pada satu tempat saja. Kita juga harus sering-sering mengecek harga tersebut di tempat lain,” pesannya.
Jika berbelanja pun, Lusi akan membawa uang ya…

Menghadapi Rekan Kerja Sulit

Memiliki teman kerja yang sulit diajak kompromi? Atau, justru sering merasa rekan-rekan kerja menjauhi kita?
Yuk, kenali tipe-tipe sulit yang mungkin ada dalam lingkungan kerja. Kita perlu tahu karena bisa jadi, justru kita sendirilah yang menjadi orang sulit di lingkungan kerja.
Lingkungan kerja yang kondusif adalah lingkungan di mana satu dengan yang lainnya saling bekerjasama untuk menyelesaikan sejumlah tugas. Selain itu ketika setiap orang saling bekerjasama dan menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan, maka siapapun yang bekerja di kantor tersebut akan bekerja dengan betah.
Beberapa tipe rekan kerja yang sulit antara lain adalah sebagai berikut:
- Rekan kerja yang suka menyalahkan orang lain
Tipe ini tidak penah mau disalahkan meskipun nyata-nyata semua orang mengakuinya telah berbuat salah. Bahkan untuk menghindari dirinya yang disalahkan, ia akan menyalahkan orang lain sebagai penyebab dari sebuah kesalahan.
Jika menghadapi rekan kerja seperti ini, lebih baik kita tidak menca…

Bila Anak di Posisi Bersalah

Saat anak di posisi bersalah usai melakukan sesuatu, hukuman bukanlah menjadi hal yang utama. Jika mereka bersalah, orang tua bisa membiasakan untuk memilih mengajak anak berkomunikasi, dari pada menghukumnya dengan fisik atau non fisik.
Misalnya, jika anak bertengkar, orang tua bisa bertanya ke mereka, kenapa mereka sampai bertengkar.
Biasanya, anak bisa melakukan sika defensive atau membela diri. Jika seperti itu, kita bisa mendiamkan mereka terlebih dahulu. Misalnya, dengan memposisikan mereka di area konsekuensi dan meminta mereka untuk tenang selama beberapa menit.
Ketika anak-anak mereka sudah melewati masa itu, barulah orang tua bisa mengajak mereka berkomunikasi. Pada saat cooling down, barulah orang tua bisa memberi penjelasan kepada anak-anak, apa yang semestinya dilakukan jika hal itu terjadi lagi.
Memang, yang namanya anak-anak biasanya ya nggak bisa langsung berubah. Bisa jadi kadang mereka masih melakukannya lagi. Tapi selanjutnya, frekuensinya bisa lebih berkurang kok.
Sem…