Menjaga Kesehatan dengan Olahraga Saat Puasa 

Post a Comment

Pernah nggak sih merasa badan tahu-tahu kayak lemas dan ngantukan saat puasa? Trus pas badan dipakai menggeliat, meregang, bahasa Jawanya mulet, eh, kok kayak jadi agak lumayan enakan.

Nah, itu mungkin tanda-tanda kalau kita kurang olahraga. Meski puasa, ternyata olahraga itu tetap jadi kebutuhan tubuh lho.

Apalagi buat yang biasanya sebelum sesudah puasa suka rajin olahraga. Trus pas puasa, eh, malah berhenti. Duh, pasti badannya protes banget tuh!

Nah, kalau ingin tetap olahraga selama bulan puasa, ada beberapa hal nih yang perlu diperhatikan. Cekidot terus baca tulisan ini ya...


Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan jika Olahragga di Waktu Puasa

Bagi banyak orang yang menjalani puasa, menjaga kesehatan dan tetap aktif selama bulan suci merupakan prioritas utama. Namun, berolahraga saat puasa memerlukan perencanaan dan perhatian khusus agar tetap sehat dan terhidrasi dengan baik. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat berolahraga di waktu puasa, serta jenis-jenis olahraga yang bisa dilakukan:

1. Waktu yang Tepat

Pilihlah waktu yang tepat untuk berolahraga. Misalnya, memilih waktu sebelum berbuka, atau pas setelah sahur. 

Soalnya di saat-saat ini, suhu tubuh dan kadar cairan dalam tubuh kita biasanya lebih baik dibandingkan saat siang hari.

Tahu sendiri kan. Tubuh kita kalau siang hari pas puasa itu rasanya lemas dan bawannya ngantukan.

2. Intensitas dan Durasi

Sesuaikan intensitas dan durasi olahraga dengan kondisi tubuh dan tingkat kebugaran kita.

Hindari melakukan olahraga yang terlalu berat atau berlebihan yang malah dapat menyebabkan kelelahan dan dehidrasi.

3. Hindari Olahraga Berat

Hindari olahraga yang sangat berat atau membutuhkan banyak tenaga,. Terutama, berolahraga di bawah terik matahari. Hal ini malah bisa meningkatkan risiko dehidrasi dan kelelahan pada tubuh kita.

4. Perhatikan Asupan Cairan

Pastikan untuk minum cukup air saat berbuka dan sahur untuk mengganti cairan yang hilang selama berolahraga. Jus buah atau minuman elektrolit juga bisa jadi pilihan yang baik untuk mengganti cairan dan elektrolit tubuh yang hilang.

5. Dengarkan alarm tubuh

Kalau tubuh sudah merasa lelah atau lemas saat berolahraga, kepala kok rasanya keliyengan, dah lah, itu waktunya tubuh kita sudah waktunya minta istirahat.

Jadi, beristirahatlah sejenak atau mending stop dulu.  Dengarkan tubuh sendiri dan hentikan olahraga jika merasa tidak nyaman.

6. Perhatikan Nutrisi

Pastikan untuk mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang saat berbuka dan sahur untuk mendukung pemulihan serta regenerasi otot setelah berolahraga.


Jenis Olahraga yang Disarankan Saat Berpuasa

Ada beberapa jenis olahraga yang cocok dilakukan saat kita sedang berpuasa, antara lain:

- Berjalan Kaki

Bisa dibilang olahraga ini cukup ringan tapi efektif lho untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan sirkulasi darah.

Bagusnya lagi kalau jalan kakinya pas pagi hari, di waktu peralihan matahari akan terbit. Trus, kakinya tanpa alas kaki, alias nyeker, alias goundring.

Cara jalan kaki seperti itu, meski dilakukan tidak jauh dan tidak lama, cukup mampu menyehatkan tubuh lho. 

Alasannya konon, sinar matahari terbit itu memiliki kekuatan untuk menyembuhkan. Sedangkan jalan kaki tanpa alas kaki dan langsung nenyentuh tanah mampu menetralisir elektromagnetik pada tubuh kita serta membuat syaraf-syaraf di telapak kaki jadi bekerja aktif.

- Bersepeda

Bersepeda di pagi atau sore hari bisa menjadi pilihan yang baik untuk menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan stamina.

Apalagi jika bersepedanya di pagi hari di lingkungan yang udaranya cukup segar. Cara ini apalagi pas banget ya kalau dilakukan saat weekend.

- Yoga atau Stretching

Olahraga ringan ini membantu menjaga fleksibilitas tubuh dan mengurangi stres.

Jika belum terbiasa, pilih yoga yang durasinya singkat dan gerakan dasar saja ya. Karena pernah nih saya nyoba yoga yang durasi setengah jam dan gerakannya juga yang udah biasa aja. Eh, abis itu badan malah lemas dan ngantuk karena terlalu relaks. Hahaha...

- Berlatih Kekuatan atau Strength Training

Meskipun lebih disarankan untuk dilakukan setelah berbuka, latihan kekuatan dapat membantu mempertahankan massa otot selama bulan puasa.

Kalau menurut saya, olahraga  satu ini lebih pas bagi mereka yang memang sudah terbiasa melakukannya ya.


Berolahraga saat puasa memang dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan jika dilakukan dengan bijaksana serta perencanaan yang tepat. 

Dengan memperhatikan waktu, intensitas, dan jenis olahraga yang dilakukan, kita bisa tetap menjaga kesehatan dan kebugaran selama bulan suci ramadan ini.


Related Posts

Post a Comment

Popular