Skip to main content

Popmama, Bekalnya Mama Millennial



Kejadiannya waktu itu saya sedang masa menyusui, masa rajin-rajinnya baca macam-macam artikel di internet seputar kegiatan menyusui dan juga kesehatan serta tumbuh kembang bayi.

Saya menjumpai sebuah artikel tentang macam-macam manfaat ASI. Ada sebuah artikel menarik yang saya temukan, kalau ASI ternyata bisa mengobati berbagai macam penyakit. Salah satunya, mengobati mata.

Awalnya sempat heran juga dan terpikir, kok saya baru tahu ya? Tapi karena media onlinenya waktu itu punya nama yang cukup terkenal, saya bagi artikel itu di Facebook.

Dalam hitungan menit, seorang teman lalu berkomentar kalau artikel tersebut adalah hoax. Kaget tentunya. Langsung saya hapus postingan tersebut yang untungnya belum sempat di-like atau dikomentari orang banyak.

Ya, jadi mama zaman sekarang aslinya memang banyak kemudahan. Kalau dulu, konsutasi ke dokter harus datang ke rumah sakit dulu. Sekarang, sudah banyak website dan aplikasi yang menawarkan konsultasi dokter gratis.

Dulu, dapat informasi seputar kesehatan kebanyakan dari pengetahuan orangtua turun temurun. Yang seringnya sih, banyak mitosnya. Sekarang, berbagai informasi bisa mudah didapatkan di internet. Yang kadang juga sih, banyak hoax-nya. Hahaha… lha kok tak sama tapi serupa ya?

Satu lagi, kalau mama zaman orde baru (hiahaha… nggak punya padanan kata lain nih untuk mama zaman tahun 80 sampai 90-an), biar banyak wawasan, bacaannya majalah wanita dan keluarga. Kalau mama zaman millennial, pakai smartphone dong. Tinggal buka internet, modal kuota, bisa eh kita main ke website-website parenting yang isinya lebih ciamik dari pada majalah cetak.

Salah satu media online itu adalah popmama.com. Media online yang punya tagline ‘Parenting Guide for Millennial Mama’ ini punya segudang artikel yang kategorinya pun lengkap.

Selain berbagai macam artikel, Popmama juga menyajikan berita yang sedang trend terjadi di masyarakat, dan terkait dengan tema keluarga. Bedanya, kalau menurut saya, berita di Popmama lebih membahas sisi humanisme yang ditulis dengan gaya feature atau soft news.

Misalnya tentang kejadian teror bom di Surabaya. Untuk berita tentang seorang anak bomber di kantor polisi, Popmama menyampaikan dalam bentuk listing seputar beberapa fakta tentang Ais, anak yang selamat dari aksi orangtuanya sendiri.

Yang asyik lagi menurut saya dari Popmama adalah adanya tiga tools untuk mengecek kalender usia kehamilan, masa subur, serta untuk mencari ide nama anak.

1. Kalender usia kehamilan.

Caranya simpel banget. Cuma memasukkan tanggal hari pertama masa haid yang terakhir, periode siklusnya, dan langsung deh ketahuan prediksi hari lahir si kecil nantinya.

2. Masa subur.

Data yang dimasukkan sama seperti kalender usia kehamilan. Nanti hasil yang keluar bisa sekitar tanggal apa saja di bulan apa saja masa subur kita, plus perkiraan lahir si kecil di tiap-tiap masa subur.

Entah kenapa kalau lihat tool yang ini, saya kok jadi terpikir: ini enak banget nih buat nentuin kira-kira nantinya saya pengen punya anak zodiak apa, atau yang lahirnya bulan apa. Hahaha…

3. Ide nama anak:

Orangtua zaman millennial kan kalau cari nama anak sukanya browsing di internet, tuh. Eh, saya pun dulu begitu lho. Dan di Popmama ada toolnya.

Caranya, kita klik jenis kelamin anak, mau tema yang apa (tokoh dunia, alam, nama Islami, dsb), klik mau dari asal atau negara mana, terus kita masukkan juga kata kunci.

Kalau saya sih sukanya cuma memasukkan data di kolom tema saja. Nanti kolom asal dan kata kunci saya kosongkan. Klik cari sekarang, terus ketemu deh.


Jadi kalau dirangkum, menurut saya sih, ini dia beberapa kelebihan Popmama.

- Kita bisa baca berita yang sedang tren dari dalam dan luar negeri, tapi dengan gaya berita yang nggak kayak media online kebanyakan. Berita-beritanya gaya soft news.

- Saya bisa dapat banyak informasi seputar dunia wanita, pengasuhan anak atau parenting yang dikumpulkan berdasarkan kategori usia. Mulai dari yang usianya bayi, anak-anak, sampai anak besar.

- Sudut pandang dan cara penyajian artikelnya dikemas dengan cara menarik. Pakai tampilan visual, video, list, dan humor. Saya sendiri memang paling suka kalau baca tulisan yang sifatnya listing serta ada visualnya. Jadi mata terasa nggak capek.

- Terus, jangan khawatir ketemu berita hoax di Popmama. Artikel-artikel yang ada di sana disertai saran dari para pakar yang kompeten di bidangnya. Terus karena Popmama ini di bawah kelompok IDN Media (saya tahunya pas lihat di bagian paling bawah website Popmama), maka berita-beritanya pun terpercaya.


Tuh, enak banget kan jadi mama millennial. Jadi kalau pas senggang atau sedang butuh informasi seputar dunia wanita dan parenting, Popmama asyik nih buat dibaca lewat smartphone.

Kalau menurut saya, Popmama ini bikin para mama millennial makin pintar saat pakai ponsel pintar. Wawasan bertambah, juga nggak bikin saya ketemu hoax lagi.




Comments

  1. sekarang mah emang banyak portal - portal yang bisa menambah wawasan mama millenial

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener Mbak, nguntungin kita banget ya yang jadi mama zaman sekarang.

      Delete
  2. Nah apresiasi deh buat moms baca-baca yang menginspirasi sekaligus bisa mengedukasi. Karena teknologi memang nggak bisa dibendung kan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak. Moga banyak para mama yang baca portal kayak Popmama buat nambah wawasan.

      Delete
  3. Iya juga ya... Jaman sekarang apa2 sudah tinggal search. Jauuh beda sama jaman saya saat jaman orba. Hahaha...
    Semoga semakin canggih teknologi semakin bijak manusia menyikapinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lho, beneran ni Teh Okti masuk kategori mama zaman orba? :D

      Delete
  4. wah, keren nih situsnya, selain menyediakan artikel juga ada tools yang berguna untuk mama milenial

    ReplyDelete
    Replies
    1. Serba gampil emang sekarang ini buat mama zaman sekarang.

      Delete
  5. Asyik juga popmama.com ini bisa kasih referensi nama anak juga ya Mba, nanti bisa saya jika dah punya anak hehehehe

    ReplyDelete
  6. Wah, useful banget ini. Karena menjadi seorang Mama mau tak mau dituntut untuk serba bisa dan luas wawasannya sebagai bekal mendidik dan memepersiapkan masa depan anak.. :)

    ReplyDelete
  7. Para mama digital pasti senang sudah ada platform seperti ini. Kemarin aku juga dapat informasi kalau platform ini sering mengadakan lomba menulis. Coba aja Mak Santi ikutan supaya bisa dapat hadiah juga*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih infonya... Tulisan ini juga dilombakan lho ;)

      Delete
  8. Lebih mudah cari informasi tentang wanita ya apalagi dengan datang khusus ke portal wanita.

    ReplyDelete
  9. Wah baru tahu soal popmama. Mama2 zaman now enak ya bahan bacaannya banyak, asal rajin aja mencari dan membaca hehe :D
    Ntr kepoin ah popmama ini TFS infonya :D

    ReplyDelete
  10. Nah..aku cari nama anak sejak awal nikah..hahahha..taunya dapat anak lama benget..

    Akhirnya dikasih nama beda...he2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah keren Mbak, dapat namanya sudah dipersiapkan dari lama ya.

      Delete
  11. Wah... rekomended banget ya ini. Berguna banget bagi ibu2 muda yang lagi hamil atau melahirkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buat yang punya anak juga lho. Bahkan sampai untuk anak usia ABG.

      Delete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok.
Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.Beras, sagu, dan jagung 2.Gula pasir 3.Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.Daging sapi, ayam, dan ikan 5.Minyak goreng dan margarine 6.Susu 7.Telur 8.Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.Garam berIodium dan berNatrium
Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia.
Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli.
Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya.
Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha.
Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga toko tersebut lebih murah dari barang-barang yang dijual di toko kita nantinya.
Tapi kalau sampai belum ada pesaingnya, namanya …

Melawan Neuropati untuk Segudang Aktivitas yang Terus Menanti

Dulu sewaktu sekolah, terkadang saya punya kebiasaan unik, meminta teman sebangku untuk memukuli telapak tangan saya.
Asli, kira-kira sejak SD kelas enam saya sudah punya kebiasaan seperti itu.
Jadi zaman tahun 80 sampai 90-an, yang namanya sekolah kan muridnya kebanyakan disuruh membaca atau menulis. Bahkan kalau sudah punya buku pun tetap disuruh mencatat ulang.
Sewaktu harus sering menulis itulah, kadang tangan saya terasa lemas. Rasanya seperti tidak ada energi untuk bisa menggerakkan tangan.
Selain telapak tangan yang terasa lemas, bagian lengan di dekat siku saya juga sering terasa seperti tertusuk-tusuk jarum. Kalau bahasa saya, rasanya cengkring-cengkring!
Itu masih urusan tangan. Lha kaki saya waktu itu juga sering terasa kram. Biasanya di daerah telapak tangan bagian samping atau di jari tengah dan jari manis kaki.
Waktu itu saya tidak pernah sampai mengira-ngira, saya itu sebetulnya kena apa, apa penyebabnya, dan harus melakukan apa agar keluhan-keluhan di tangan dan kaki saya s…

Nilai KKM, karena Tiap Anak Punya Kecerdasan yang Berbeda

Buat para orangtua, adakah yang sering kepikiran bagaimana caranya agar anaknya harus dapat nilai bagus? Adakah yang sampai pusing waktu tahu anaknya kok dapat nilai jelek?
Kalau ada yang punya pikiran kayak gitu, yuk, saya kenalin sama yang namanya nilai KKM.
Buat yang belum kenal sih. Tapi kalau sudah kenal juga nggak apa-apa kok kalau kenalan lagi *maksa
KKM apaan sih?
KKM itu singkatan dari Kriteria Ketuntasan Minimal. Nah, udah ada gambaran kan arah pembicaraan saya akan ke mana?
Tapi, sebelumnya saya ceritain pengalaman saya dulu ya waktu ngajar. Jadi kalau urusan nilai anak jelek, sebetulnya yang lieur juga gurunya lho. Malah seringnya, anaknya nyantai kayak di pantai, gurunya yang ngos-ngosan kayak naik gunung menanjak dan berjurang.
Pasalnya, tiap guru sudah membuat standar nilai KKM sejak awal semester. Terus dituntut untuk melaporkan hasil akademik anak didiknya yang standar terendahnya adalah nilai KKM. Dengan waktu yang seringnya pendek, nilai anak didiknya harus berstandar KK…

Asyiknya Mengenal Huruf Lewat Nama Makanan

Anak balita nggak boleh calistung? Boleh… Asal caranya yang asyik, dan anak nggak dipaksa untuk serius belajar.
Di luar negeri sana, kegiatan mengenal huruf, angka, sampai konsep baca tulis dan hitung untuk anak usia balita, caranya banyak yang menarik lho. Rata-rata, dilakukan dalam kondisi anak sedang bermain.
Nggak hanya lewat permainan, dengan menggunakan buku pun bisa. Apalagi buku anak zaman sekarang kan keren-keren tuh. Anak bisa menambah pengetahuan, dan aktivitas yang dilakukan dengan buku tersebut.
Misalnya buku karya Mbak Winarti terbitan Bhuana Ilmu Populer atau BIP ini. Bukunya berjudul ‘Mengenal Huruf Melalui Makanan A-Z’. Anak-anak bisa mengenal huruf A sampai Z lewat nama-nama makanan.

Yang asyik dari buku ini, anak-anak bisa mengenal huruf dari huruf depan tiap makanan. Di buku ini juga bikin saya jadi tahu lho makanan-makanan khas dari beberapa daerah.
Selain mengenal huruf, ada permainan juga nih yang bisa dilakukan anak-anak baik sendiri maupun dengan pendampingan orang…

Cara Menghilangkan Bulu Secara Sempurna Tanpa Harus ke Salon

Bagi kebanyakan orang, khususnya kaum perempuan, keberadaan bulu di tubuh kerap mengganggu penampilan. Untuk menghilangkannya, saat ini sudah cukup banyak ditawarkan berbagai metode tertentu. Salah satunya adalah metode waxing.
Tapi, metode tersebut terkadang tidak cocok untuk tipe kulit tertentu. Salah satunya untuk tipe kulit sensitif seperti kulit saya. Apalagi waxing tuh kan prosesnya sakit banget!
Karena itu untuk urusan menghilangkan bulu di tubuh, saya lalu lebih memilih Veet sebagai solusinya. Fyi buat yang belum tahu nih, Veet adalah krim penghilang bulu dengan inovasi terbaru. Dan kalau kita pakai produk ini, urusan menghilangkan bulu mah jadi lebih mudah.

Veet, Dibuat dengan Kandungan Terbaik
Salah satu kelebihan yang saya suka dari Veet adalah kandungannya. Buat yang kulitnya sensitif, tersedia varian yang mengandung aloe vera serta vitamin E.
Kedua kandungan bahan itu sendiri konon dipercaya bermanfaat banget untuk kulit. Selain mencegah iritasi, aloe vera dan vitamin E bisa…

Penyebab Malnutrisi Hingga Telat Tumbuh Kembang Itu Bernama TB

Di tulisan ini saya ingin cerita tentang masa-masa di saat Kayyisah belum ketahuan penyakit TBnya, juga saat beberapa bulan ia sudah diketahui terkena TB.
Sebetulnya sudah sejak sekitar umur 14 bulan, Kayyisah disarankan untuk menjalani terapi di rehab medis. Saat itu karena perkembangan motorik kasar Kayyisah terlihat lambat.
Di umur setahun, Kayyisah sulit tengkurap, tidak bisa duduk sendiri, apalagi untuk bisa berjalan. Tempurung lutut kakinya saja di usia itu masih belum keras.

Setelah mendapat surat rekomendasi ke rehab medis dari dokter anak, dokter fisioterapi yang saya temui sempat bingung. Pasalnya, suhu tubuh Kayyisah sumeng. Di masa-masa itu, suhu tubuh Kayyisah seringkali berada di angka 38 derajat celcius.
Hingga pada akhirnya, di usia 16 bulan, saya dan suami membulatkan tekad untuk benar-benar serius membawa Kayyisah rutin terapi di rehab medis. Kami memilih RS Muhammadiyah Lamongan sebagai tempat terapi.
Awalnya, Kayyisah dicek sejauh mana kemampuan motorik kasarnya. Saat …

Lopang, Surganya Buah Jamblang

Tahu buah jamblang, atau juwet, atau dhuwet, atau dhuwek?
Di beberapa daerah, buah ini memang punya julukan yang berbeda-beda. Saya sendiri malah menyebutnya dengan plum Jawa! Hahaha…
Nah, di daerah Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kita bisa menjumpai buah jamblang dengan aneka jenis.
Mulai dari jamblang yang ukurannya kecil tanpa biji, sampai yang berukuran sebesar bakso telur puyuh dengan daging buah yang tebal.
Atau, dari yang rasanya masam, hingga jamblang yang manis tanpa menyisakan rasa sepet di lidah.
Jamblang yang warnanya hitam pekat hingga berwarna ungu kemerahan pun ada di Lopang.



Di masa-masa akhir musim kemarau menjelang musim hujan, biasanya buah ini bermunculan.
Untuk tahun 2017 ini, sepertinya musim jamblang di Lopang jatuh di sekitar bulan Oktober hingga November. Karena di bulan September ini, pohon-pohon jamblang di Lopang mulai bermunculan bunganya.
Karena begitu kayanya jenis jamblang di Lopang, saya menyebut tempat satu ini sebagai surg…