Skip to main content

Ingin Belajar Memijat Bayi di Rumah? Ini Tata Caranya

Ingin Belajar Memijat Bayi di Rumah? Ini Tata Caranya


Salah satu kebiasaan baik yang dapat dilakukan para orang tua untuk membuat tubuh bayi menjadi lebih rileks, bahkan juga dapat meningkatkan kualitas tidur mereka diantaranya adalah dengan melakukan pemijatan secara rutin. Memijat menggunakan minyak telon bayi ini nyatanya memang memberikan beragam manfaat, itulah mengapa para orang tua bisa belajar sendiri bagaimana cara memijat bayi yang benar, sehingga tak perlu membawa mereka kepada seorang terapis, karena kebiasaan baik ini dapat dilakukan sendiri di rumah.

Guna mendapatkan hasil yang optimal maka bisa ditunjang dengan pemberian baby oil ataupun minyak telon bayi anti nyamuk sebelum dipijat. Berikut ini langkah mudahnya yang bisa diikuti, yaitu:

1. Kaki, pemijatan bisa dimulai dari bagian tungkai, setelah itu pemijatan bisa naik ke bagian paha secara naik turun. Pemijatan punggung kaki bisa dilakukan dengan gerakan yang memutar, jangan lupa juga bagian jari jemari si kecil yang hendaknya juga dipijat.

2. Lengan, setelah kaki maka jangan lupa dengan lengan bagian atas yang turun sampai ke pergelangan tangan, putar-putar lembut beberapa kali, akhiri dengan memijat bagian ibu jarinya.

3. Dada, pemijatan bagian dada ini tak kalah penting, bisa dilakukan pemijatan secara lembut ke arah luar, ulangi hal tersebut beberapa kali.

4. Punggung, pemijatan ini dapat dilakukan dalam kondisi si kecil tengkurap, pijat pada area tulang belakang, leher sampai dengan bokongnya. Jangan lupa untuk memijat area perut si kecil, namun pastikan ketika memijat area ini perut mereka sedang kosong atau tidak makan sebelumnya. Langkah ini ternyata juga efektif dapat mengobati perut bayi kembung, mengeluarkan gas yang ada di bagian dalamnya.

Pemijatan dapat dilakukan sebelum mereka mandi disertai dengan pemakaian Sleek Baby telon oil jika seandainya ingin hasil yang optimal. Karena memang kondisi kulit mereka yang sensitif, maka jangan sembarangan dalam memilih produk minyak untuk si kecil. Hanya gunakan produk yang sudah teruji secara klinis.


Comments

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Postingan Populer

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua. Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya. Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat. Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu. Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan? Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, me

Anak Lemas Setelah Sembuh dari Sakit, Ini Dia Cara Memulihkannya

  Melihat anak sudah sembuh dari sakit, rasanya pasti melegakan. Tapi, tentu kita masih merasa sedih saat melihat anak lemas setelah sembuh dari sakit . Rasanya ingin sekali membuat si kecil bisa kembali aktif. Biasanya anak yang habis sakit memang tidak bisa langsung terlihat segar bugar. Apalagi jika selama sakit, ia susah, tak nyaman, dan tidak bersemagat untuk makan. Ditambah lagi jika sakitnya adalah usai menjalani opname di rumah sakit. Anak yang lemas setelah sembuh dari sakit biasanya disebabkan juga karena sebelumnya ia mengalami sakit panas. Biasanya tubuh yang mengalami kenaikan suhu badan akan berefek pada lidahnya yang menjadi putih. Kondisi ini membuat lidah tidak begitu bisa merasakan rasa makanan, bahkan membuat lidah merasa pahit saat mencoba rasa makanan apapun. Nah, untuk mengembalikan kebugaran si kecil setelah sembuh dari sakit, kali ini saya ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi si kecil yang masih lemas setelah sembuh dari sakit. 1. Memb

Review Jujur Setelah Pakai Rangkaian Scarlett Whitening, Hasilnya Ternyata…

  Beberapa waktu yang lalu, seorang mantan teman kerja posting jualannya di status WhatsApp. Kali ini dia menawarkan produk Scarlett Whitening. Pikir saya, wah, akhirnya dapat juga nih mbaknya produk ini. Yang sempat saya tahu beberapa waktu sebelumnya, ia sempat woro-woro di status WA juga, kalau ia mencari produk ini di Lamongan. Saat ia akhirnya posting di status WA kalau ia kini jualan produk tersebut, saya lalu wapri. Memangnya apa beneran iya produknya ini bagus. Soalnya bagi saya sendiri, nama Scarlett Whitening memang sudah tidak asing lagi. Beberapa teman kerap mengulasnya di media sosialnya. “Iya, Bu. Produknya bagus. Apalagi wanginya. Saya suka banget karena wanginya kalem. Tahan lama lagi baunya,” komentar teman saya tersebut. Karena ikutan penasaran, akhirnya saya browsing juga di mana bisa beli Scarlett Whitening di tempat terpercaya. Uhm, bukannya nggak percaya ke teman sendiri sih. Tapi pas browsing, soalnya ada yang sempat cerita tentang Scarlett Whitening palsu. Jadin

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala. Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut. Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar. Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya. Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kal

Yuk Bantu Penyandang Disabilitas dan OYPMK dalam Mendapat Kesempatan Kerja

    “Jangan dekat-dekat, orang itu kena kusta! Nanti kamu ketularan, lho!” Kata-kata itu dulu sewaktu kecil sering terdengar dari orang dewasa di sekitar saya. Saat itu di tahun 90-an, penyakit kusta masih sering dijumpai ada di masyarakat. Tidak selangka seperti sekarang. Seiring waktu, kini kusta memang sudah bisa dibilang penyakit yang cukup jarang dijumpai di masyarakat. Makin jauh berkurangnya kasus penyakit kusta ini tidak diimbangi dengan pemahaman masyarakat bahwa mereka yang sudah sembuh dari kusta tidak akan menulari orang di sekitarnya. Bahkan, masih ada masyarakat yang menganggap kalau kusta adalah penyakit kutukan yang tidak bisa sembuh, lho! Padahal aslinya faktanya nggak seperti itu. Hingga akhirnya, ada fakta yang menyedihkan yang banyak terjadi di masyarakat. Para penyandang disabilitas dan orang yang pernah mengalami kusta atau OYPMK, sering mendapat perlakuan diskriminatif. Mulai dari menerima bullying atau perundungan, hingga bahkan tidak diterima kerja. A

Kembali ke Sekolah dengan PJJ dan PTM? Siap Dong!

    Gimana nih kabar para orang tua yang anaknya sudah setahun lebih sekolah di masa pandemi? Apakah masih baik-baik saja? Hihihi… Jawab di komentar saja ya. Kalau dari yang saya tahu, ada yang sekolah anaknya masih tetap menerapkan sistem PJJ. Alias Pembelajaran Jarak Jauh. Ada juga yang sekolahnya sudah menerapkan Pendidikan Tatap Muka atau PTM. Tentunya dengan protokol kesehatan atau prokes dan aturan yang sudah ditetapkan. Dalam sehari, anak masuk sekolah cuma beberapa jam. Lalu selebihnya anak kembali belajar dengan cara PJJ. Anak yang sekolah pun tidak penuh satu kelas jumlahnya. Karena adanya aturan prokes, jumlah anak yang masuk pun hanya sedikit dalam satu kelasnya. Namun meski sudah PTM, tetap saja, masih ada orang tua yang merasa begitu banyak hal tidak memuaskan dalam pendidikan anak-anaknya saat ini. Orang tua yang dimaksud itu, termasuk saya. Dan saya memang nggak sendiri. Hal tersebut kembali saya sadari saat mengikuti sebuah webinar zoom yang berjudul Re

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya? Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya. Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong. Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih… Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat. Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu? Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya den

Kisah Ki Bayapati dan Ikan Lele

Suatu ketika, Sunan Giri III teringat kerisnya yang tertinggal di rumah Mbok Rondo. Ia lalu memerintahkan salah satu orang terdekatnya yang bernama Ki Bayapati untuk mengambil keris tersebut. “Kemarin saat sedang melakukan perjalanan, aku singgah di rumah Mbok Rondo. Ia tinggal di Desa Barang. Tolong ambilkan kerisku yang tertinggal di sana, ya,” pesan Sunan Giri III pada Ki Bayapati. Sebetulnya, keris milik Sunan Giri III itu sudah disimpan Mbok Rondo dengan baik. Mbok Rondo terpikir akan mengembalikan keris itu suatu saat. Atau, Mbok Rondo menunggu Sunan Giri III yang datang mengambil kerisnya. Sementara itu di tempat lain, Ki Bayapati sedang menempuh perjalanan menuju rumah Mbok Rondo. Ia lalu menyusun rencana. “Aha, aku gunakan saja ilmu sirep. Nanti, orang-orang itu pasti tertidur. Jadi kan aku bisa mengambil keris itu dengan mudah,” gumam Ki Bayapati. Ilmu sirep adalah kemampuan seseorang yang bisa membuat orang lain tertidur pulas. Sesampainya di

Nilai KKM, karena Tiap Anak Punya Kecerdasan yang Berbeda

Buat para orangtua, adakah yang sering kepikiran bagaimana caranya agar anaknya harus dapat nilai bagus? Adakah yang sampai pusing waktu tahu anaknya kok dapat nilai jelek? Kalau ada yang punya pikiran kayak gitu, yuk, saya kenalin sama yang namanya nilai KKM. Buat yang belum kenal sih. Tapi kalau sudah kenal juga nggak apa-apa kok kalau kenalan lagi *maksa KKM apaan sih? KKM itu singkatan dari Kriteria Ketuntasan Minimal. Nah, udah ada gambaran kan arah pembicaraan saya akan ke mana? Tapi, sebelumnya saya ceritain pengalaman saya dulu ya waktu ngajar. Jadi kalau urusan nilai anak jelek, sebetulnya yang lieur juga gurunya lho. Malah seringnya, anaknya nyantai kayak di pantai, gurunya yang ngos-ngosan kayak naik gunung menanjak dan berjurang. Pasalnya, tiap guru sudah membuat standar nilai KKM sejak awal semester. Terus dituntut untuk melaporkan hasil akademik anak didiknya yang standar terendahnya adalah nilai KKM. Dengan waktu yang seringnya pendek, nilai

Tips Merawat Mukena

Pernah nggak pas salat tarawih berjamaah ternyata bersebalahan dengan orang yang bau mukenanya kurang enak? Hihihi, dijamin, kalau pernah ketemu yang kasusnya seperti ini, pasti selama salat rasanya kurang khusyuk ya? Eit, tapi bagaimana kalau ternyata setelah koreksi diri, kok malah kitanya yang jadi biang kerok ketidakkhusyukan orang lain pas salat? Nah lho, jangan sampai ya! Di saat bulan Ramadan, mukena memang jadi alat salat bagi wanita yang paling sering dipakai. Kalau biasanya mungkin dipakai salat lima kali sehari, saat bulan puasa, mukena bisa jadi dipakai lebih dari lima kali. Apalagi saat bulan Ramadan kali ini bertepatan dengan musim kemarau. Tak jarang, beberapa wanita mengenakan mukena dalam kondisi berkeringat. Bisa ditebak kan ya apa efeknya? Biar salat kita nyaman dan juga tidak mengganggu orang lain saat saat berjamaah yang dikarenakan bau mukena kita, ada beberapa tips nih yang bisa dicoba untuk merawat mukena. Terutama, mukena yang sedang kita