Skip to main content

Indomilk Susu Bubuk Modal Anak Millenial untuk Tinggi Tangguh Tanggap

Indomilk Susu Bubuk Anak Tinggi Tangguh Tanggap


Ada beberapa alasan mengapa Indomilk Susu Bubuk sangat penting untuk kebutuhan anak zaman millenial yang perlu Tinggi, Tangguh, Tanggap.

Ya, makin hari memang makin banyak tuntutan yang harus dipenuhi oleh anak-anak di zaman sekarang. Anak perlu memiliki kemampuan otak yang mumpuni. Hal ini juga harus didukung dengan kemampuan fisiknya dalam aktivitas sehari-hari.

Untuk urusan tinggi badan anak nyatanya tidak hanya sekedar berarti untuk memupuk kepercayaan dirinya terutama dalam lingkungan sosial lho ya. Memang sih, anak dengan tinggi badan yang sesuai standar ukuran usianya akan membuat ia tidak minder dalam pergaulan dengan teman-temannya.

Selain itu anak yang tinggi badannya sesuai standar usianya juga akan membuat ia bisa melakukan segala aktivitas keseharian dengan baik dan maksimal.

Tinggi badan anak yang sesuai usianya juga bisa berarti ia tidak mengalami stunting atau gagal tumbuh kembang. Dan perkara stunting ini erat kaitannya dengan kecerdasan anak.

Kalau mungkin ada yang penasaran dengan apa itu stunting, bisa baca tulisan saya yang berjudul Dialah Anakku, Anak Indonesia Sehat yang Pernah Terancam Mengalami Stunting dan Mewaspadai Stunting sebagai Bentuk Cinta Keluarga

Di tulisan-tulisan tersebut kita bisa tahu bahwa anak yang stunting ternyata berhubungan juga dengan kecerdasannya. Dan salah satu tanda dari stunting adalah tinggi tubuh yang tidak sesuai dengan standar usia anak saat itu.

Lalu, dengan segala tuntutan yang ada di zaman sekarang, seorang anak perlu memiliki ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.

Dalam setiap aktivitas, anak yang tangguh diharapkan mampu menyelesaikan berbagai tantangan yang ada.

Anak millenial juga harus memiliki kemampuan tanggap. Ini artinya dalam aktivitas sehari-hari, ia memiliki kecerdasan untuk tahu mana yang perlu dilakukan saat menghadapi berbagai situasi dan kondisi.


Pentingnya Memilih Susu Bubuk untuk Anak

Dengan tuntutan kemampuan anak seperti yang tadi saya bicarakan, akhirnya banyak orang tua yang berusaha memberikan apapun untuk memenuhi kebutuhan anak.

Kebutuhan nutrisi bagi anak kerap menjadi pertimbangan bagi orang tua. Apa yang dikonsumsi oleh anak diharapkan bisa memenuhi kebutuhan tubuhnya.

Selain makanan, salah satu yang kerap juga jadi bahan pertimbangan adalah Susu Bubuk untuk Anak. Di masa tumbuh kembang, peran susu diperlukan untuk terutama memenuhi kebutuhan protein hewani dan kalsium dalam tubuh anak.

Indomilk susu bubuk untuk usia 5 sampai 12


Manfaat susu bubuk juga diharapkan bisa memenuhi kebutuhan omega 3. Saat ini sudah banyak Susu Bubuk untuk Anak yang mengandung omega 3 yang penting untuk perkembangan kecerdasan anak.

Baca juga yuk tulisan saya yang berjudul Semua Anak Sebetulnya Cerdas

Hingga akhirnya, banyak orang tua yang berharap manfaat susu bubuk bisa memenuhi kebutuhan gizi anak sehingga anak bisa memiliki kemampuan Tinggi, Tangguh, Tanggap.


Indomilk Susu Bubuk untuk Anak Tinggi Tangguh dan Tanggap 

Nah, bagi para orang tua yang mencari manfaat susu bubuk untuk memenuhi kebutuhan anak, bisa menemukannya di IndomilIk Susu Bubuk.

Mungkin ada yang bertanya, Indomilk Susu Bubuk untuk Usia Berapa ya? Tapi sebelum itu, yuk kita bahas dulu kandungan dan manfaat di dalam susu ini.

Karena, Indomilk Susu Bubuk ini mengandung optinutri yaitu yang terdiri dari omega 3, sumber protein, dan kalsium tinggi.

Omega 3, seperti yang banyak orang tahu, sangat bagus bagi kecerdasan. Apalagi untuk anak. Omega 3 yang dalam Indomilk Susu Bubuk berasal dari minyak ikan laut dalam, juga bisa menolong perkembangan fisik anak dan menjaga kesehatan jantungnya. Anak pun menjadi tanggap menerima dan menyerap pelajaran di sekolah.

Sumber protein yang terkandung dalam IndomilIk Susu Bubuk juga bagus bagi tumbuh kembangnya. Sumber protein bisa membantu membangun dan memerbaiki jaringan tubuh. Anak jadi bisa memiliki ketangguhan dalam menghadapi kondisi yang bisa mengganggu kesehatannya. 

Sedangkan keberadaan kadar kalsium yang tinggi pada susu akan membentuk dan menjaga kepadatan tulang serta gigi. Tentunya, anak bisa tumbuh dengan tinggi sesuai dengan masa tumbuh kembangnya. 

Indomilk Susu Bubuk membuat anak tinggi tangguh tanggap


Tentunya, segala kebutuhan akan tumbuh kembang ini bisa menjawab pertanyaan Indomilk Susu Bubuk untuk Usia Berapa. Yap, susu ini sangat bagus jika dikonsumsi anak-anak usia 5 sampai 12. 

Asyiknya, Indomilk Susu Bubuk memiliki tiga varian rasa. Ada instant coklat omega 3, instant omega 3 bebas gula, dan full cream omega 3 bebas gula.

Sedangkan untuk kemasannya, Indomilk Susu Bubuk ini terdiri dari beberapa ukuran. Ada yang 400 gram, 800 gram, dan ukuran sachet. Untuk yang sachet rasa coklat isinya 37 gram, sedangkan yang plain 27 gram. 

Yang kemasan sachet ini pas banget dibawa ke mana-mana. Tinggal seduh dengan air hangat. Harganya pun terjangkau dan mudah mendapatkannya. Kemarin saat beli di toko dekat rumah, saya mendapatkan harga tiga ribu rupiah per sachet. 

Kemasan sachet Indomilk susu bubuk

Dengan segala keunggulan Indomilk Susu Bubuk, para orang tua pun bisa memenuhi kebutuhan nutrisi anak di era millenial untuk menjadi anak yang Tinggi, Tangguh, dan Tanggap.







Comments

  1. Salfa juga minum ini
    Suka yang cokelat
    Saya aja suka diminum dingin haha

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Postingan Populer

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua. Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya. Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat. Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu. Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan? Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, me

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya? Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya. Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong. Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih… Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat. Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu? Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya den

Menambah Wawasan Parenting dari Buku Dilan

Ceritanya karena lagi heboh-hebohnya Film Dilan nih. Saya yang sudah dari lama ngincer buku itu, lalu pengen beli tapi kok ya kapasitas dana nggak kayak dulu lagi, akhirnya cuma bisa ngowoh. Eh ndilalah, entah dari mana ceritanya, kok jadi tahu aplikasi perpustakaan nasional bernama iPusnas. Dan di sana koleksi Dilannya lengkap! Tiga buku ada semua. Cuma… antriannya sampai ratusan, Jeng! Demi rasa penasaran, ikutan ngantri deh. Lucunya, awal ngecek koleksi buku Dilan di iPusnas, saya langsung bisa pinjam buku yang ke tiga, Milea Suara dari Dilan. Pas kosong, padahal yang sudah antri banyak. Tapi kemudian saya anggurin. Dan akhirnya nggak kebaca deh. Aplikasi jagoan yang sudah bikin saya rajin baca buku lagi Beberapa hari kemudian, saat launching film Dilan beneran keluar, cek antrian lagi deh. Makin sering lagi ngeceknya di notifikasi. Endingnya, dalam seminggu, saya bisa lho mengalahkan para pesaing antrian buku ini, baca tiga-tiganya dalam waktu nonstop seki

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala. Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut. Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar. Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya. Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kal

Lopang, Surganya Buah Jamblang

Tahu buah jamblang, atau juwet, atau dhuwet, atau dhuwek? Di beberapa daerah, buah ini memang punya julukan yang berbeda-beda. Saya sendiri malah menyebutnya dengan plum Jawa! Hahaha… Nah, di daerah Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kita bisa menjumpai buah jamblang dengan aneka jenis. Mulai dari jamblang yang ukurannya kecil tanpa biji, sampai yang berukuran sebesar bakso telur puyuh dengan daging buah yang tebal. Atau, dari yang rasanya masam, hingga jamblang yang manis tanpa menyisakan rasa sepet di lidah. Jamblang yang warnanya hitam pekat hingga berwarna ungu kemerahan pun ada di Lopang. Di Lopang, kita bahkan bisa menjumpai jamblang mini berukuran seruas kepala jari kelingking, lho. Di masa-masa akhir musim kemarau menjelang musim hujan, biasanya buah ini bermunculan. Untuk tahun 2017 ini, sepertinya musim jamblang di Lopang jatuh di sekitar bulan Oktober hingga November. Karena di bulan September ini, pohon-poh

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok. Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.       Beras, sagu, dan jagung 2.       Gula pasir 3.       Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.       Daging sapi, ayam, dan ikan 5.       Minyak goreng dan margarine 6.       Susu 7.       Telur 8.       Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.       Garam berIodium dan berNatrium Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia. Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli. Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya. Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha. Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga tok

Melawan Neuropati untuk Segudang Aktivitas yang Terus Menanti

Dulu sewaktu sekolah, terkadang saya punya kebiasaan unik, meminta teman sebangku untuk memukuli telapak tangan saya. Asli, kira-kira sejak SD kelas enam saya sudah punya kebiasaan seperti itu. Jadi zaman tahun 80 sampai 90-an, yang namanya sekolah kan muridnya kebanyakan disuruh membaca atau menulis. Bahkan kalau sudah punya buku pun tetap disuruh mencatat ulang. Sewaktu harus sering menulis itulah, kadang tangan saya terasa lemas. Rasanya seperti tidak ada energi untuk bisa menggerakkan tangan. Selain telapak tangan yang terasa lemas, bagian lengan di dekat siku saya juga sering terasa seperti tertusuk-tusuk jarum. Kalau bahasa saya, rasanya cengkring-cengkring! Itu masih urusan tangan. Lha kaki saya waktu itu juga sering terasa kram. Biasanya di daerah telapak tangan bagian samping atau di jari tengah dan jari manis kaki. Waktu itu saya tidak pernah sampai mengira-ngira, saya itu sebetulnya kena apa, apa penyebabnya, dan harus melakukan apa agar keluha

Membimbing Anak Belajar

Kali ini saya ingin membahas tentang apa dan bagaimana tentang membimbing anak belajar yang perlu dilakukan oleh orangtua. Tulisan ini berdasarkan hasil wawancara dengan Imelda Yetti yang beberapa tahun lalu sempat saya wawancarai sewaktu saya menjadi reporter di Batam. Saat itu, ia adalah pengajar di Sekolah Charitas Batam. Sering orangtua mewajibkan anaknya untuk belajar tanpa ingin tahu mengapa ada anak yang sulit dalam proses belajarnya. Akibatnya meski anak dipaksa terus belajar, anak tak kunjung menjadi pintar dalam artian menyerap apa yang dipelajarinya sendiri. Padahal menurut Imelda, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi kemampuan anak dalam belajar. Faktor-faktor tersebut antara lain, waktu, dukungan, budaya, konteks, dan kebebasan memilih. Dikatakannya lebih lanjut, tiap anak memiliki waktu yang berbeda-beda untuk dirinya sehingga ia bisa mudah menyerap apa yang dipelajarinya. Anak pun membutuhkan dukungan dari lingkungan sekelilingnya dalam hal b

Resep Buka Puasa dengan Sambal Boran Khas Lamongan

Ada satu makanan khas dari daerah Lamongan yang jarang diketahui oleh kebanyakan orang luar Lamongan. Ya, jika kebanyakan orang tahunya kuliner Lamongan itu identik dengan Soto Ayam Lamongan, tapi sebenarnya, di Lamongan sendiri ada sebuah kuliner yang menjadi makanan keseharian masyarakat Lamongan. Namanya Nasi Boran. Disebut boran karena biasanya penjualnya menggunakan bakul besar yang bernama boran saat berjualan. Panganan yang satu ini kerap ditawarkan para penjualnya saat pagi hari sebagai sarapan, atau sore hingga malam hari. Biasanya penjual akan membungkus nasi boran dengan menggunakan daun pisang yang dilapisi kertas koran pada bagian luarnya. Sedangkan di bulan Ramadan, Nasi Boran tetap diminati banyak masyarakat Lamongan untuk sajian berbuka puasa, atau sahur. Jadi meski dini hari, ada juga kok penjual Nasi Boran yang berjualan. Malah biasanya laris diburu mereka yang ingin menikmatinya untuk menu sahur. Untuk satu kali sajian, Nasi Boran ini bisa terdir

Memilih Jajanan Sehat untuk Anak

Bagi kebanyakan orangtua, memilih jajanan untuk anak itu adalah hal yang penting. Sebisa mungkin tentunya harus sehat kan ya. Itulah yang kini jadi pegangan saya kalau urusan jajan buat Kayyisah. Padahal dulu sewaktu belum punya anak, saya suka komentar lho ke siapapun yang suka ngelarang-ngelarang anaknya buat jajan ini itu. “Ngapain sih banyak ngelarang ke anak makan ini itu. Entar anaknya jadi nggrangsang !” Nggrangsang itu istilah bahasa Jawa di tempat saya yang artinya rakus. Pas sudah punya anak, lha kok ternyata Kayyisah tipe anak yang mudah sensitif tenggorokannya. Plek ketiplek sama kayak abinya. Ke mana-mana, saya jadinya harus seperti satpam untuk urusan apapun yang akan masuk ke mulutnya. Sampai-sampai saya sering kasihan. Kadang, saya lihat dia begitu ingin makan ini itu, apalagi sewaktu kumpul dengan banyak orang. Tapi kondisinya mau tak mau membuat saya harus ketat untuk urusan yang satu ini. Sebetulnya pernah suami saya protes. Kenapa sih ngg