Skip to main content

Saat Para Orangtua Berkumpul untuk Mengenal Postpartum Blues dan ASI


Hari Minggu, tanggal 29 April 2018 lalu, saya sebagai blogger dapat kesempatan nih untuk ikutan seminar parenting yang diadakan Orami di Rumah Sakit Mitra Keluarga yang ada di Satelit Indah Surabaya. Temanya tentang Postpartum Blues dan A-Z ASI.

Pembicara untuk tema postpartum blues adalah Ibu Naftalia Kusmawardhani, S.Psi, M.Si. Bu Naftalia ini adalah seorang psikolog yang prakteknya di RS Mitra Keluarga Sidoarjo. Dari beberapa pembicaraan beliau selama mengisi acara, Bu Naftalia juga sesekali menyebut dirinya seorang dosen.

Sedangkan untuk materi A-Z ASI yang mengisi adalah dr Stephanie Dwi Astuti Sp.A. dr Stephanie ini adalah dokter anak yang prakteknya di RS Mitra Keluarga Surabaya.

Bisa dibilang, ini momen pertama saya sebagai blogger asal Lamongan, bisa ikutan kegiatan di Surabaya. Pasalnya selama jadi blogger apalagi empat tahun terakhir tinggal (lagi) di Lamongan, hidup saya melulu cuma di Lamongan.

Ndilalah suatu ketika, baca postingannya Mbak Yuniari Nukti di Facebooknya tentang keberadaan seminar parenting ini. Nggak pakai pikir panjang, langsung deh ikutan daftar. Apalagi temanya ada tentang postpartum blues. Sebagai mantan penderita yang nggak pengen kumat lagi, ngerasa saja kalau ini perlu banget saya ikuti.

Nah, tadi saya sudah bilang kan kalau ini momen pertama sebagai blogger asal Lamongan ikutan acara kumpul dengan blogger Surabaya? Jadinya pas daftar, Mbak Yuni sempat bingung. Dia tanya, memangnya saya tinggal di mana? Kok nggak pernah ikutan acara blogger di Surabaya? Hahaha…

Setelah tanya ini itu ke Mbak Ade Uny, yang saya kenal pas ikutan acara Mombassador SGM Eksplor beberapa waktu lalu, dan ternyata mbake ini tinggal di daerah dekat RS Mitra, akhirnya berangkatlah saya dari rumah pas habis Subuh.

Soalnya berdasarkan petunjuknya Mbak Uny, saya harus berangkat naik komuter yang jadwalnya kalau dari Lamongan itu jam enam pagi. Terus nanti turun di Stasiun Tandes, lalu sambung ke rumah sakit naik Grab aja.

Awalnya agak males disuruh naik komuter. Selama ini kalau ke mana-mana, saya lebih hobi naik bus dari pada kereta.

Tapi karena memang petunjuk mudahnya harus naik komuter, ya sudahlah diikuti saja. Itung-itung nambah pengalaman naik komuter yang ternyata agak beda cara beli tiketnya dibanding terakhir waktu ke Surabaya tahun 2010.

Gara-gara keawaman saya naik komuter, sampai sempat juga nyantol di blognya Mbak Muns Fahd. Jadi buat teman-teman yang pengen tahu gimana-gimananya naik komuter dari Lamongan ke Surabaya, bisa baca tulisan Mbak Muns Fahd di sini ya…


Seminar dengan Berbagai Produk Sponsor yang Keren

Waktu masuk ke acara, saya sempat dikasih goodie bag dulu sama panitianya. Pas saya cek isinya, eh ternyata kok lumayan banyak lho dikasih beberapa produk dari sponsor.

Sebetulnya keberadaan goodie bag ini sudah tertulis juga di pengumman seminar sih, tapi nyatanya ini di luar ekspektasi saya. Karena itu pas disuruh ngisi kuesioner tentang acara tersebut, saya memang ngisi poin tema sebagai motivasi saya buat ikutan acara ini. Bukan goodie bagnya yang isinya beberapa produk keren dari sponsor.

Di sebelum dan sesudah acara, kami para peserta sempat dikenalkan dengan beberapa produk yang jadi sponsor acara ini. Produk-produknya dekat banget dengan kebutuhan keseharian ibu dan anak. Saya cuplik sedikit-sedikit ya. Karena memang poin ini perlu juga saya bagi karena merasa ada manfaatnya juga sih.

1. Orami

Sebetulnya tahu tentang Orami ini antara lupa-ingat. Dulu banget, sempat sih saya daftar dan terkadang dapat pemberitahuan dari Orami via email. Tapi nggak nyadar aja.

Jadi Orami ini adalah tempat toko online yang menawarkan kebutuhan perlengkapan bayi, balita, anak, hingga kebutuhan ibu hamil dan menyusui yang isinya lengkap dan berkualitas.

Toko online yang dulunya bernama Bilna.com ini isinya nggak hanya sekedar jualan lho. Kalau buka di orami.co.id, kita bisa menemukan juga majalah, forum, juga vaksinasi ke rumah.

Kalau di forum diskusi, temanya macam-macam. Mulai dari kehamilan, bayi, balita, gaya hidup, serba-serbi helpers atau pengasuh, sampai sharing is caring. Yang Sharing is Caring ini bentuknya penggalangan dana bagi mereka yang membutuhkan.

Di Orami, kita juga bisa konsultasi dokter lho. Kalau konsultasi dokter spesialis kebidanan dan kandungan ada di hari Senn, psikolog anak di hari Selasa, konselor laktasi di hari Rabu, spesialis anak di hari Kamis, dan nutrisi di hari Jumat. Lengkap ya, kayak prakter dokter di rumah sakit saja.

Waktu dijelasin tentang Orami ini oleh Bu Ferina Yunisa, Community and Event Manager Orami, saya heran lho. Lha ya itu tadi, ini toko online, tapi kok ya kayak nggak jualan saja isinya. Ada konsultasi dokter segala euy!

2. Ultra Mimi

Pas sebelum masuk lalu lihat ada booth Susu Ultra Mimi, saya langsung seneng banget. Soalnya ini susu kemasan yang sering dikonsumsi Kayyisah sejak dia umur sekitar 16 bulan.

Sekilas info ya kenapa kok saya pernah kasih susu ini ke Kayyisah sejak umur segitu. Jadi waktu itu kan berat badan Kayyisah sering rendah. Orang-orang pada nyuruh ngasih susu tambahan. Sementara posisinya, Kayyisah juga masih full ASI sampai umur dua tahun.

Pas browsing, ternyata dari para ibu yang juga ngasih susu tambahan meski tetap full ASI, rata-rata pada ngasihnya Susu Ultra Mimi putih. Yang rasanya tawar itu.

Waktu saya cek, emang bener sih. Soalnya susu ini diproses UHT, dan hanya terdiri dari susu tanpa tambahan gula atau perasa lain. Pas saya minumin ke Kayyisah, kerasa banget pertambahan bobotnya.

Dulunya sebelum ada dari Menkes kalau susu selain ASI sebaiknya harus dikasih setelah usia dua tahun, susu Mimi ini nggak ada labelnya untuk usia 2-6 tahun. Tapi karena ikut mendukung program ibu menyusui selama dua tahun penuh, akhirnya Susu Mimi ikut melabeli dengan tanda usia itu.

Yang saya tahu sih, beberapa dokter anak memang menyarankan untuk memberikan tambahan susu setelah umur satu tahun ke bayi sebagai pemenuhan protein, terutama jika kondisi anaknya memang membutuhkan susu tambahan. Misalnya dokter Stephanie yang jadi pembicara di seminar ini.

Sedangkan dari Susu Mimi, sempat juga memaparkan data dari Nielsen kalau anak umur 1 tahun bisa diberikan susu UHT 34% dan anak usia dua tahun sebesar 42%.

Waktu pas acara, kami para peserta dikasih tahu beberapa pengetahuan nih seputar susu. Misalnya tentang susu UHT yang bisa disimpan di lemari pendingin selama 4-6 hari kalau kemasannya sudah dibuka, atau larangan mengonsumsi susu kemasan yang kemasannya menggembung.

3. Go-Life

Kalau sponsor yang satu ini bikin saya mupeng dan sedih selama mendengarkan pemaparan dari Bu Dinda, pihak dari Go-Life Jakarta. Soalnya, kenapa kok cuma ada di kota besar saja… *nangis sambil ketawa ngakak

Jadi selama ini kebanyakan orang kan tahunya aplikasi Go-Jek. Sekarang ada juga lho Go-Life yang berupa layanan dari tenaga profesional di bidang kebershan, kecantikan, otomotif, sampai terapis pijat.

Iya, jadi di Go-Life ini terdiri dari Go-Massage yang bikin kita bisa panggil tukang pijat ke rumah, Go-Clean untuk urusan beres-beres rumah, Go-Auto untuk layanan urusan otomotif ke rumah, dan Go-Glam untuk urusan perawatan kecantikan ke rumah.

Tuh kan, enak banget ya hidup di kota. Ada fasilitas seperti itu segala. Nggak perlu ke luar rumah kalau urusannya cuma mau pijet, nggak usah ke salon kalau urusannya kecantikan, nggak usah ke bengkel kalau urusannya otomotif, dan urusan bersih-bersih pun bisa panggil jasa Go-Clean ke rumah.

Terus pas acara kan ada yang tanya tuh, terjamin aman nggaknya. Pasalnya kita memanggil orang asing untuk ke rumah.

Nah, kata Bu Dindanya, dijamin aman. Karena tenaga yang bergabung di Go-Life ini selain profesional, juga dilihat track recordnya. Jadi aslinya, Go-Life ini sebetulnya untuk memberdayakan juga mereka yang bekerja di sektor informal.

4. Bambi

Untuk urusan anak bayi, ada juga produk Bambi yang jadi sponsornya. Bambi ini diproduksi oleh PT Fabindo Sejahtera dan sudah sejak puluhan tahun. Terus, produk-produknya menurut Bu Neni dari pihak Bambi. juga sudah bersertifikat halal.

Yang jadi unggulan dari produk Bambi ini ada bedak compact powder serta lotion antinyamuk. Compact powder ini bikin bayi aman karena bedak nggak masuk ke hidung, seperti biasanya bayi kalau dibedakin pakai bedak tabur. Tentunya, bisa buat anak cewek, cowok, juga orang dewasa. Malah kata Bu Neni, buat wanita yang sedang perawatan kulit dan kulitnya jadi sensitif, bisa banget pakai bedak ini.

Sedangkan kalau antinyamuknya, nanti saya review di tulisan tersendiri ya…

5. Heavenly Blush

Kalau produk Heavenly Blush ini waktu di acara kemarin banyak mempromosikan tentang yang yogurt Greek dan Yo!. Kalau Greek adalah produk terbaru yang bagus dikonsumsi saat sarapan, serta bisa memberi efek kenyang yang lama.

Sedangkan Heavenly Blush Yo! untuk anak usia 4-9 tahun. Yogurt buat anak ini dibuat dengan kandungan campuran sayur dan buah. Terus, yogurt ini tidak mengandung bahan pengawet, pewarna, maupun pemanis buatan sehingga aman buat anak.

Boothnya Heavenly Blush ini lho yang paling banyak diserbu para ibu untuk belanja. Ternyata banyak juga para ibu yang suka yogurt!


Bayi dan Bapak-bapak pun Ikut Seminar

Yang menarik dari seminar ini menurut saya adalah keberadaan anak balita yang hilir mudik ke sana-sini di ruang acara. Buat saya, asyik banget! Jadi meski anak-anak ini ada yang kelihatan sampai jalan-jalan di depan dekat pemateri, acaranya tetap kondusif.

Malah, ada lho ibu-ibu yang sampai ngajak dua anaknya. Yang satu masih digendong, yang satu lagi usia sekitar tiga tahunan. Gitu itu si ibunya ini masih bisa tetap asyik ikutan acara. Keren banget kan? Meski bawa anak, ibunya ini tetap hadir buat nambah wawasan.

Gara-gara itu, saya jadi nyesel nggak ngajak Kayyisah juga ke sana kemarin. Kalau saja dia ikut, pasti senang lah tu anak bisa main sama anak-anak lain.

Selain itu, ada juga beberapa bapak yang terutama menemani istrinya yang sedang hamil atau membantu menggendong bayinya sementara istrinya fokus menyimak seminar. Bapak-bapak ini tentunya dapat pujian dari pematerinya. Soalnya, seminar parenting ini memang perlu dan penting juga diketahui oleh para bapak.


Seminar Bertabur Doorprize

Yang asyik dari seminar yang dipandu Ibu Finta Putery ini adalah banyaknya doorprize yang diberikan ke para peserta. Mulai dari game, tanya jawab pihak sponsor, lomba instagram, sampai undian berhadiah.

Jadi kalau untuk undian berhadiah ini, kita diminta belanja dulu minimal 25 ribu ke booth sponsor, yang tiap kelipatan itu dapat satu nomor undian. Alhamdulillah, saya dapat hadiah juga lho pas undian berhadiah. Saya dapat satu set tempat makan dan botol minum anak merek NUK. Rezekinya Kayyisah banget nih yang sebentar lagi mau masuk sekolah PAUD.

Ndilalah dapat doorprize ini, pas warnanya pink, rezekinya anak wedhok yang mau sekolah PAUD

Eh, pas undian berhadiah ini ada lho seorang ibu yang hoki banget sampai dapat tiga kali undian! Bahkan yang undian utama dapat e-emas logam mulia, yang dapat juga ibu ini.


Oh iya, kalau yang dari tadi baca tulisan ini terus penasaran dan bertanya-tanya, lha mana info seputar ASI sama Postpartum Blues-nya? Next di tulisan berikutnya, ya. Soalnya panjang banget sih kalau dijadikan satu semuanya…

Tentang postpartum blues atau baby blues bisa dibaca di sini. sedangkan A-Z seputar ASI bisa dibaca di sini.




Comments

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok.
Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.Beras, sagu, dan jagung 2.Gula pasir 3.Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.Daging sapi, ayam, dan ikan 5.Minyak goreng dan margarine 6.Susu 7.Telur 8.Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.Garam berIodium dan berNatrium
Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia.
Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli.
Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya.
Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha.
Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga toko tersebut lebih murah dari barang-barang yang dijual di toko kita nantinya.
Tapi kalau sampai belum ada pesaingnya, namanya …

Melawan Neuropati untuk Segudang Aktivitas yang Terus Menanti

Dulu sewaktu sekolah, terkadang saya punya kebiasaan unik, meminta teman sebangku untuk memukuli telapak tangan saya.
Asli, kira-kira sejak SD kelas enam saya sudah punya kebiasaan seperti itu.
Jadi zaman tahun 80 sampai 90-an, yang namanya sekolah kan muridnya kebanyakan disuruh membaca atau menulis. Bahkan kalau sudah punya buku pun tetap disuruh mencatat ulang.
Sewaktu harus sering menulis itulah, kadang tangan saya terasa lemas. Rasanya seperti tidak ada energi untuk bisa menggerakkan tangan.
Selain telapak tangan yang terasa lemas, bagian lengan di dekat siku saya juga sering terasa seperti tertusuk-tusuk jarum. Kalau bahasa saya, rasanya cengkring-cengkring!
Itu masih urusan tangan. Lha kaki saya waktu itu juga sering terasa kram. Biasanya di daerah telapak tangan bagian samping atau di jari tengah dan jari manis kaki.
Waktu itu saya tidak pernah sampai mengira-ngira, saya itu sebetulnya kena apa, apa penyebabnya, dan harus melakukan apa agar keluhan-keluhan di tangan dan kaki saya s…

Ingin Punya Usaha Kuliner dengan Sasaran Generasi Milenial? Yuk Ikuti Tips Berikut

Pernah nggak terpikir, ingin punya usaha kuliner untuk generasi milenial. Yap, usaha di bidang kuliner sepertinya saat ini sedang menjadi tren. Hal ini pun tak rupanya juga dilirik oleh para artis.
Namun uniknya, beberapa waktu lalu saya sempat membaca berita di sebuah situs online tentang tutupnya beberapa usaha kuliner yang dimiliki para artis. Beberapa usaha kuliner artis pun yang kini masih hidup, tak sedikit juga yang sepi pengunjung.
Diam-diam saya lalu mengamati, sepertinya ada lho poin-poin yang jadi syarat kenapa sebuah usaha kuliner dengan sasaran generasi milenial bisa tetap bertahan lama. Penasaran? Yuk simak tipsnya berikut ini.
1. Menu yang Enak dan Unik
Yang namanya orang jual makanan, tentunya soal rasa adalah urusan nomor satu. Meski makanannya sedang tren, tampilannya bagus sekalipun, tapi kalau rasanya nggak enak, orang pun bisa kapok untuk membelinya lagi.
Nah, jika urusan rasa sudah oke, barulah kita pikirkan apa yang bisa membuat usaha kuliner itu tetap menang dari p…

Asyiknya Mengenal Huruf Lewat Nama Makanan

Anak balita nggak boleh calistung? Boleh… Asal caranya yang asyik, dan anak nggak dipaksa untuk serius belajar.
Di luar negeri sana, kegiatan mengenal huruf, angka, sampai konsep baca tulis dan hitung untuk anak usia balita, caranya banyak yang menarik lho. Rata-rata, dilakukan dalam kondisi anak sedang bermain.
Nggak hanya lewat permainan, dengan menggunakan buku pun bisa. Apalagi buku anak zaman sekarang kan keren-keren tuh. Anak bisa menambah pengetahuan, dan aktivitas yang dilakukan dengan buku tersebut.
Misalnya buku karya Mbak Winarti terbitan Bhuana Ilmu Populer atau BIP ini. Bukunya berjudul ‘Mengenal Huruf Melalui Makanan A-Z’. Anak-anak bisa mengenal huruf A sampai Z lewat nama-nama makanan.

Yang asyik dari buku ini, anak-anak bisa mengenal huruf dari huruf depan tiap makanan. Di buku ini juga bikin saya jadi tahu lho makanan-makanan khas dari beberapa daerah.
Selain mengenal huruf, ada permainan juga nih yang bisa dilakukan anak-anak baik sendiri maupun dengan pendampingan orang…

Resep Buka Puasa dengan Sambal Boran Khas Lamongan

Ada satu makanan khas dari daerah Lamongan yang jarang diketahui oleh kebanyakan orang luar Lamongan. Ya, jika kebanyakan orang tahunya kuliner Lamongan itu identik dengan Soto Ayam Lamongan, tapi sebenarnya, di Lamongan sendiri ada sebuah kuliner yang menjadi makanan keseharian masyarakat Lamongan.
Namanya Nasi Boran. Disebut boran karena biasanya penjualnya menggunakan bakul besar yang bernama boran saat berjualan.
Panganan yang satu ini kerap ditawarkan para penjualnya saat pagi hari sebagai sarapan, atau sore hingga malam hari. Biasanya penjual akan membungkus nasi boran dengan menggunakan daun pisang yang dilapisi kertas koran pada bagian luarnya.
Sedangkan di bulan Ramadan, Nasi Boran tetap diminati banyak masyarakat Lamongan untuk sajian berbuka puasa, atau sahur. Jadi meski dini hari, ada juga kok penjual Nasi Boran yang berjualan. Malah biasanya laris diburu mereka yang ingin menikmatinya untuk menu sahur.
Untuk satu kali sajian, Nasi Boran ini bisa terdiri satu porsi nasi, berik…

Tips Mengajukan Pinjaman Modal Usaha

Dalam sebuah usaha, keberadaan modal menjadi salah satu hal utama yang diperhitungkan. Namun apabila modal sendiri tidak memungkinkan, mengajukan pinjaman modal usaha bisa menjadi alternatif pilihan.
Kebutuhan akan modal usaha biasanya muncul pada saat kita akan memulai sebuah usaha, atau di saat usaha sudah berjalan dan kita membutuhkan tambahan modal untuk lebih mengembangkan usaha yang sudah ada.
Saat ini, begitu banyak lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman untuk modal usaha. Mulai dari bank, koperasi, atau ada juga lembaga keuangan online. Apalagi, banyak lembaga keuangan yang saat ini memprioritaskan pinjaman untuk usaha yang berskala kecil dan menengah.
Hal ini dikarenakan pemerintah sendiri juga mendukung keberadaan usaha kecil yang punya arti besar bagi perekonomian negara. Keberadaan usaha kecil dapat membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja baru hingga menyerap tenaga kerja di masyarakat.
Menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008, ada penjelasan perbedaan antar…

Tips Mendapatkan Dana Cepat yang Aman dan Terpercaya untuk Lebaran

Saat bulan ramadan tiba, biasanya selain urusan ibadah, ada juga yang jadi perhatian banyak orang. Apalagi kalau bukan urusan uang. Dan bagi yang keuangannya pas-pasan, tentunya begitu ingin tahu cara atau tips mendapatkan dana cepat yang aman dan terpercaya untuk lebaran.
Karena memang di saat ramadan dan juga momen lebaran, kebutuhan pengeluaran bisa jadi lebih meningkat. Terutama di saat lebaran, kebutuhan uang untuk pengeluaran akan sangat dibutuhkan terutama untuk urusan keluarga.
Agar bisa mendapatkan dana cepat yang aman dan terpercaya untuk persiapan lebaran, ini dia beberapa hal yang bisa kita lakukan:
- Berdagang
Bisa dibilang di saat bulan ramadan atau untuk persiapan lebaran, tingkat konsumsi tiap orang kebanyakan akan meningkat. Terutama untuk urusan makanan.
Karena itu, kita bisa melakukan usaha yang berhubungan dengan makanan atau minuman. Misalnya, menjual makanan atau minuman untuk takjil. Atau karena kebanyakan orang malas untuk keluar rumah di saat puasa, kita bisa menj…