Skip to main content

Jilbab Instan untuk Pipi Tembem, Tren Hijab Syari Masa Kini

jilbab instan untuk pipi tembem


Kalau ngomongin jilbab, kebanyakan dari kita pasti pengennya nyari yang praktis dan bisa mengatasi pipi chubby. Hayo… pasti suka kepikir juga kan cari tahu tentang jilbab instan untuk pipi tembem yang jadi tren hijab syari masa kini? Kalau iya, sama deh kita!

Saya sendiri terlahir dengan area pipi yang lebar. Sejak dari kurus dan sekarang saat sudah punya anak punya berat badan yang bertambah, tetap saja pipi saya terlihat membulat. Kalau ngaca sambil berjilbab suka kepikir, mau jilbab instan untuk pipi tembem, tapi seperti apa ya yang pas dan syari?

Untungnya garis tulang hidung saya tinggi. Pun bentuk wajah yang cenderung oval. Jadi tampilan wajah saat berjilbab nggak kelihatan datar banget dan agak sedikit terlihat tirus.

Urusan ingin tampil dengan wajah tirus saat berjilbab, dulu pas kuliah, saya pernah lihat seorang cewek menggunakan pasmina lilit. Waktu saya perhatikan, mbaknya ini kok cakep banget.

Saat itu masih sekitaran awal tahun 2000-an, saat awal munculnya tren banyak wanita berjilbab dan masih jarang orang pakai pasmina lilit. Biasanya wanita berhijab memilih menggunakan jilbab segi empat atau jilbab instan yang kadang ada talinya ke belakang.

Eh, waktu saya coba, kok hasilnya beda banget! Muka saya jadi kelihatan datar, lebar, dan bulat. Baru di kemudian hari saya pikir-pikir, apa bedanya saya dengan si embak itu? Kenapa dengan pasmina yang sama mbaknya kelihatan cantik tapi di saya jadi seperti kue apem?

Beberapa waktu kemudian barulah saya sadar. Ya iya lah, mbaknya keturunan Arab, sudah dari sononya berwajah tirus dan berhidung mancung. Kalau pakai pasmina lilit jatuhnya cakep. Lha saya, jadi seperti kue apem yang merekah sempurna!

Sejak itu, pasmina lilit pertama saya jadi jarang saya pakai. Kadang alih fungsi jadi syal karena waktu itu saya kuliah di Malang yang suhunya lumayan dingin. Saya pun kembali menggunakan jilbab segi empat nyekek leher, istilah untuk jiilbab segi empat yang sisa kainnya dililit rapat di leher.

Atau, pakai jilbab instan yang seingat saya, ada dua versi. Pakai tali ke belakang dan yang tidak. Saya sendiri sih lebih suka yang pakai tali ke belakang. Kalau pas ada angin, bagian belakang jilbab instan ini tidak tersingkap ke atas.

Dan masa itu, jilbab instan untuk pipi tembem sih sepertinya belum banyak dipikirkan para desainer hijab. Saya pun harus terima tampil menggunakan hijab instan yang membuat pipi saya tampil chubby menggemaskan.

Hijab Instan dari Dulu Hingga Kini


Kalau diingat-ingat, dari awal saya kenal dan pakai hijab tahun 1998 zaman dulu sekolah sampai sekarang, yang namanya hijab instan itu sepertinya kayak punya istilah metamorfosa mode.

1. Jilbab Minang

Zaman saya sekolah, saya mengenal istilah jilbab minang. Kurang tahu juga sih kenapa hijab instan ini kok disebut dengan embel-embel dari daerah Sumatera sana.

Jadi, ini adalah model hijab instan yang punya bagian bawah sama panjang dari depan hingga belakang. Lalu di dekat area telinga, ada talinya untuk diikat ke belakang.

Kalau dipakai apalagi saat tali diikat ke belakang, bagian bawah belakang jilbab instannya jadi terlihat lebih pendek. Lalu area wajah terbingkai bulat garis hijab. Waktu itu sih orang yang bikin desain jilbab ini nggak terpikir lah ya bikin model jilbab instan untuk pipi tembem.

Saya sendiri suka menyiasati area kening dengan ikat rambut berenda. Jadi, wajah nggak terlalu terlihat bulat banget.

Di kemudian hari saya menyiasati area pipi agar tidak terlalu terlihat chubby dengan memperkecil lebar lingkar jilbab di wajah. Jadilah jilbab instan untuk pipi tembem a la saya di masa itu.

2. Hijab Instan dengan Bordir dan Renda

Kalau hijab instan minang terlihat simpel, yang model ke dua ini sebetulnya nggak jauh beda untuk bentuk hijabnya. Saya kenal hijab instan model ini dari teman sekost-an zaman kuliah yang asalnya dari Jombang. Jadi di dekat rumah dia, ada pengerajin jilbab instan bordir yang lalu dijual teman saya ini ke teman-teman kuliahnya.

Yang menjadi pembeda adalah tidak adanya tali belakang dan hiasan bordir di tepi bawah, lingkar wajah, sampai di garis bawah dagu ke bawah.

Aksen bordir di lingkar wajah ini nih yang bikin hijab instan model ini bisa lumayan jadi jilbab instan untuk pipi tembem masa itu. Efeknya beneran bikin cakep yang pakai.

Cuma sayangnya karena hijab instan model ini nggak ada talinya, saya cukup sering kesusahan mengatasi bagian belakang jilbab jika terkena angin.

3. Hijab Instan Nyekek Leher

Mungkin karena banyak orang kewalahan sama area belakang hijab instan kali ya makanya ada model jilbab ini. Panjangnya kebanyakan kurang menutup dada, tidak seperti hijab instan model minang dan bordir.

Lalu di bagian belakangnya, biasanya banyak wanita yang menyematkan peniti dengan menarik kain hijab instan dari depan ke belakang leher. Inilah yang bikin banyak orang lalu mengistilahkannya dengan hijab instan nyekek leher.

Di kemudian hari, akhirnya para desainer hijab instan membuat jilbab dengan kerut di bagian belakang leher. Sementara itu di bagian depan, ada pet berlapis busa yang sampai ke pipi bawah dekat telinga. Area dagu pun ada yang didesain dengan kerut.

Bisa dibilang kalau menurut saya, saat munculnya hijab instan inilah yang jadi muasal munculnya berbagai desain jilbab instan untuk pipi tembem hingga sekarang.

4. Hijab Instan dengan Pet Anti Tembem

Model hijab instan inilah yang memang beberapa tahun terakhir ini jadi tren. Karena bentuk wajah wanita Indonesia yang cenderung lebar, mau pipinya chubby atau enggak, tetap saja kalau pakai jilbab jadinya terlihat tembem.

Jilbab instan untuk pipi tembem model ini macam-macam. Ada yang simpel, ada yang bentuknya seperti pasmina lilit sehingga pemakainya nggak perlu repot lagi muter kain pasmina ke sana sini agar terlihat modis dan cantik.

Dan yang penting tentunya jilbab instan untuk pipi tembem ini adalah bentuk pet yang antem, alias anti tembem.

Alasan Kenapa Mesti Pilih Hijab Instan Moderen


Bisa dibilang, bentuk hijab yang terakhir itulah yang disebut hijab instan moderen. Menurut saya ada beberapa alasannya sih yang membedakan hijab instan moderen dengan hijab instan tempo dulu seperti yang tadi sudah saya ceritakan.

1. Wajah terlihat cantik dengan pet antem.

Yap, kebanyakan hijab instan moderen memang didesain sebagai jilbab instan untuk pipi tembem dengan pet antem yang bikin wajah nggak kelihatan chubby atau terlihat datar-lebar.

2. Pakai hijab instan moderen cuma butuh waktu singkat.

Nggak perlu lagi pakai pasmina lilit sana sini, pakai kemiti sana sini yang bikin make up kita luntur duluan karena muka sudah berkeringat akibat kelamaan betulin jilbab aja. Pokoknya nggak pakai ribet deh pakai jilbab instan untuk pipi tembem model ini.

3. Mau gaya modis bin gaul, atau elegan, hayuk aja!

Karena memang, hijab instan moderen ini didesain untuk gaya apa saja. Jadi nggak ada lagi istilah pakai hijab instan tapi kelihatan kurang formal di acara resmi, atau sebaliknya.

4. Tampil syari itu mesti dan pasti.

Dan ini yang memang nggak kalah penting. Tampil syari. Ya iya dong, mau tampil cantik kayak gimana, tetap, kita mesti mengutamakan penampilan yang syari. Rata-rata, hijab instan moderen masa kini didesain selain sebagai jilbab instan untuk pipi tembem, juga memiliki panjang yang menutup dada, juga tidak terawang.

Nah, penasaran nggak sih hijab instan moderen yang seperti apayang lagi tren dan juga tentunya jadi jilbab instan untuk pipi tembem? Yuk lanjut baca terus yuk…

Hijab Hoodie Marbi, Hijab Instan Terbaru Masa Kini


Sejujurnya, saya itu juga bukan tipe orang yang memperhatikan mode hijab instan terbaru yang kekinian banget. Asal kok kalau dipakai cakep kelihatannya, ya sudah, bungkus…

Biasanya sih hijab instan terbaru itu akan kelihatan booming waktu saat lebaran. Kalau ada wanita kok rata-rata pada pakai jilbab model tertentu, nah itu tandanya yang sedang jadi tren.

Nah, tahun ini yang ndilalah pas momennya saat Ramadan, saya ketemu sama hijab instan terbaru yang tentunya jadi jilbab instan untuk pipi tembem. Nama mereknya adalah Marbi.

Marbi ini merek fashion baru asal Kota Gresik lho, daerah tetangga sebelah tempat saya tinggal di Lamongan. Kenal awalnya waktu saya main ke Pasar Ramadan yang saat itu diadakan di Wisma A Yani Gresik pada tanggal 18 sampai 26 Mei 2019.

Dan saat itu, saya ketemu juga sama owner dan penggagasnya yaitu Mbak Hilma Arbiatul Faiziah. “Jadi Marbi itu asalnya dari singkatan nama saya,” ujar Mbak Hilma.

Diakui Mbak Hilma, beliau ini memang sengaja membuat hijab hoodie Marbi sebagai model hijab instan terbaru dengan alasan-alasan tertentu. Alasan utamanya adalah menjadi jilbab instan untuk pipi tembem.

“Karena pipi saya chubby seperti ini,” akunya sambil tersenyum dan menempelkan kedua telapak tangannya di pipi.

Alasan lain, dia pengen banyak muslimah yang suka tampil trendi bisa tampil cantik. Meski dengan usia berapapun saat hijab hoodie Marbi.

Saat saya main ke stand Marbi saat itu, ternyata saya menjumpai berbagai produk Marbi lainnya. Ada kardigan, mukenah, baju dan hijab anak, serta nantinya ada kaftan juga ke depannya.

Saya beneran jatuh hati sama model hijabnya yang berbentuk jilbab instan untuk pipi tembem serta kain printing yang dipakai di beberapa produk Marbi. Katanya Mbak Hilma nih, model printingnya itu dicetak limited edition, sehingga nilainya jadi prestis, eksklusif, dan selalu up to date.

Lha ini saya banget nih! Jujur, saya tuh paling males pakai sesuatu yang kembaran sama orang lain. Apalagi kembaran sama kain taplak dan korden rumah orang lain, kan pengen nutup karung ke muka aja jadinya!

Terus katanya sih, produk Marbi ini pemasarannya akan merambah juga area Jakarta, Surabaya, Jogjakarta, Malang, Medan, Bandung, Palembang, Pontianak, Makassar, Denpasar, dan Aceh.

Marbi juga akan menjajaki pemasaran ke Sogo, Centro, Metro, dan sebagainya. Bahkan hingga ke luar negeri lho seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.

Kalau mau kepoin lebih banyak tentang Marbi mulai dari info lengkap sampai barangkali ada program diskon spesial, follow saja akun instagramnya di @marbi_project. Atau kalau mau pesan bisa juga kok lewat nomor WA: 0822 41000 200.

Yang jelas sih kalau menurut saya setelah habis main dari stannya Marbi, hijab hoodie Marbi ini bisa dibilang hijab instan terbaru yang pas buat mereka yang suka cari jilbab instan untuk pipi tembem.

Kelebihan Hijab Hoodie Marbie yang Bikin Jatuh Hati


Tadi kan saya sudah kasih kayak semacam spoiler nih tentang hijab hoodie Marbi. Nah sekarang, yuk kenalan lebih banyak lagi. Kali ini saya mau nunjukin beberapa kelebihan hijab hoodie Marbi yang nggak hanya jadi jilbab instan untuk pipi tembem.

1. Hijab Hoodie Marbi untuk Solusi Wajah Bulatdengan Pipi Tembem

Sudahlah wajah bentuknya bulat, pipinya tembem lagi. Trus apa kita nggak bisa tampil cantik kalau punya wajah seperti itu? Siapa bilang…

Pakai Marbi bisa lho. Karena hijab hoodie Marbi ini kan memang dicipta sebagai jilbab instan untuk pipi tembem. Jadi kalau pakai hijab instan terbaru ini, kita nggak lagi terlihat punya pipi penuh.

Selain keberadaan pet antem, desain bentuknya hijab hoodie Marbi ini juga unik. Kalau kita gelar, dia seperti ada bagian melengkung di bagian atas dan ujung bawah belakang.

Saat dipakai, bagian belakang ini jadinya memang kayak kelihatan berkantong. Tapi ternyata setelah saya pakai beraktivitas ke sana ke sini, justru desain inilah yang juga bikin hijab hoodie Marbi jatuhnya cakep saat kita pakai. Bisa menambah kesan wajah lebih tirus deh.

Terus lagi, hijab Hoodie Marbi  selain sebagai jilbab instan untuk pipi tembem, juga bikin kita nggak khawatir kalau bagian belakang hijab kita tertiup angin. Ya karena desain bagian belakangnya itu tadi yang seperti ada kantongnya.

2. Hijab Hoodie Marbi tidak Ribet Saat Dipakai

Cukup 10 detik sja lho pakai hijab hoodie Marbi dan kita sudah bisa tampil cantik, modis, elegan dengan cara yang tidak ribet. Lupakan deh pasmina lilit sana sini yang membutuhkan banyak kemiti, jarum pentul, atau bros.

Paling-paling sih ya, kita bisa menambahkan menggunakan inner seperti bandana atau ikat rajut, atau dalaman jilbab yang lainnya terutama untuk orang berdahi lebar kayak saya.

Tapi kalau tipe yang dahinya nggak lebar, pakai hijab Hoodie Marbi saja sudah cukup oke, kok sebagai jilbab instan untuk pipi tembem.

3. Tetap Syari dengan Hijab Hoodie Marbi

Pakai hijab syari tetap bisa terlihat cantik adalah kelebihan lain dari hijab hoodie Marbi. Karena jilbab ini didesain dengan panjang bagian depan yang menutup dada.

Apalagi seperti yang tadi sudah saya bilang. Bagian belakangnya tidak membuat kita khawatir kalau sampai jilbab tersingkap kena angin yang membuat rambut kita kelihatan.

Selain itu, bahan yang dipakai untuk hijab hoodie Marbi ini nggak nerawang waktu dipakai. Jadi meski kita nggak pakai daleman jilbab, nggak masalah.

4. Hijab Hoodie Marbi Bahannya Nyaman

Pakai jilbab lalu merasa kepanasan nggak nyaman, itu sih zaman dulu banget! Hijab hoodie Marbi ini dibuat dari bahan scuba glitter pasir. Kalau kita pakai berjam-jam lamanya, nggak akan terasa panas atau gerah.

5. Hijab Hoodie Marbi Bikin Cantik Segala Usia, Berbagai Suasana

“Keunggulan produk fashion Marbi didesain khusus untuk kaum hawa yang ingin tampil modis, antitembem, dan kualitas bahan yang terjamin,” begitu kata Mbak Hilma.

Nah, kaum hawa yang dimaksud ini menurutnya nggak terbatas untuk usia muda saja, lho. Berapapun usianya kalau ia suka tampil cantik dan modis, bisa cocok menggunakan hijab Hoodie Marbi.


Gimana, penasaran nggak sama hijab hoodie Marbi sebagai jilbab instan untuk pipi tembem? Yang jelas kalau menurut saya, hijab hoodie Marbi ini bisa jadi tren hijab syari masa kini yang patut untuk dipilih.

Comments

  1. Saya pilih jilbab Marbi dong..biar wajah saya kelihatan tirus..wkwkwk

    ReplyDelete
  2. Produk lokal gak kalah bagus juga ya. Bangga deh Indonesia punya produk hijab sekeren Marbi.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Ini Dia Cara Mudah Mengamankan Kenangan

Ada suatu bagian cerita dalam Harry Potter yang begitu saya inginkan. Tentang pensieve Albus Dumbledore.
Jadi, Dumbledore yang merupakan kepala sekolah di Hogwarts tempat Harry Potter sekolah itu punya alat bernama pensieve yang bentuknya seperti baskom. Dengan pensieve, kita bisa memasukkan kenangan masa lalu siapapun untuk dilihat lagi.
Keberadaan pensieve ini tentunya banyak keuntungannya. Kita bisa melihat lagi kenangan masa lalu dari pikiran seseorang. Bagusnya lagi, dari pada menuh-menuhin memori kepala, terus terlupakan, ya mending mumpung ingat kenapa nggak disimpan saja ingatannya dalam wadah tertentu dan bisa dilihat lagi di pensieve.

Gara-gara tahu ‘teknologi’ pensieve di cerita Harry Potter, saya jadi kepikir, andai ya ada teknologi seperti itu yang bisa saya pakai untuk mengamankan memori dalam kepala. Dari pada kita simpan sendiri terus pas waktunya harus diingat, eh kok malah lupa!
Hilangnya Kenangan Saat Hamil
Khayalan andai saya bisa punya pensieve seperti Dumbledore pun …

Lopang, Surganya Buah Jamblang

Tahu buah jamblang, atau juwet, atau dhuwet, atau dhuwek?
Di beberapa daerah, buah ini memang punya julukan yang berbeda-beda. Saya sendiri malah menyebutnya dengan plum Jawa! Hahaha…
Nah, di daerah Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kita bisa menjumpai buah jamblang dengan aneka jenis.
Mulai dari jamblang yang ukurannya kecil tanpa biji, sampai yang berukuran sebesar bakso telur puyuh dengan daging buah yang tebal.
Atau, dari yang rasanya masam, hingga jamblang yang manis tanpa menyisakan rasa sepet di lidah.
Jamblang yang warnanya hitam pekat hingga berwarna ungu kemerahan pun ada di Lopang.



Di masa-masa akhir musim kemarau menjelang musim hujan, biasanya buah ini bermunculan.
Untuk tahun 2017 ini, sepertinya musim jamblang di Lopang jatuh di sekitar bulan Oktober hingga November. Karena di bulan September ini, pohon-pohon jamblang di Lopang mulai bermunculan bunganya.
Karena begitu kayanya jenis jamblang di Lopang, saya menyebut tempat satu ini sebagai surg…

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok.
Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.Beras, sagu, dan jagung 2.Gula pasir 3.Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.Daging sapi, ayam, dan ikan 5.Minyak goreng dan margarine 6.Susu 7.Telur 8.Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.Garam berIodium dan berNatrium
Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia.
Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli.
Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya.
Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha.
Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga toko tersebut lebih murah dari barang-barang yang dijual di toko kita nantinya.
Tapi kalau sampai belum ada pesaingnya, namanya …

Resep Buka Puasa dengan Sambal Boran Khas Lamongan

Ada satu makanan khas dari daerah Lamongan yang jarang diketahui oleh kebanyakan orang luar Lamongan. Ya, jika kebanyakan orang tahunya kuliner Lamongan itu identik dengan Soto Ayam Lamongan, tapi sebenarnya, di Lamongan sendiri ada sebuah kuliner yang menjadi makanan keseharian masyarakat Lamongan.
Namanya Nasi Boran. Disebut boran karena biasanya penjualnya menggunakan bakul besar yang bernama boran saat berjualan.
Panganan yang satu ini kerap ditawarkan para penjualnya saat pagi hari sebagai sarapan, atau sore hingga malam hari. Biasanya penjual akan membungkus nasi boran dengan menggunakan daun pisang yang dilapisi kertas koran pada bagian luarnya.
Sedangkan di bulan Ramadan, Nasi Boran tetap diminati banyak masyarakat Lamongan untuk sajian berbuka puasa, atau sahur. Jadi meski dini hari, ada juga kok penjual Nasi Boran yang berjualan. Malah biasanya laris diburu mereka yang ingin menikmatinya untuk menu sahur.
Untuk satu kali sajian, Nasi Boran ini bisa terdiri satu porsi nasi, berik…

Dialah Anakku, Anak Indonesia Sehat yang Pernah Terancam Mengalami Stunting

“Berapa tingginya tadi?” tanya Bu Bidan Posyandu ke Bu RW yang sudah mengukur dan mencatat tinggi Kayyisah sebelumnya.
Angka 103 lalu keluar dari jawaban Bu RW. “Tinggi ya anaknya,” komentar Bu Bidan Posyandu.
Aku tersenyum kecil mendengarnya. Ada perasaan lega mendengar kata-kata itu. Karena di balik tinggi badan Kayyisah yang sekarang berusia dua tahun sembilan bulan, ada sebuah masa saat anakku itu pernah dikomentari hampir gagal tumbuh kembang oleh seorang dokter anak.
Dulu sewaktu Kayyisah usia dua tahun dua bulan, saat ia baru ketahuan menderita TB dua bulan sebelumnya, aku dan suami pergi mengantar Kayyisah untuk mengambil obat TB di dokter anak langganan.
Ternyata dokter yang sedang bertugas saat itu bukan dokter yang biasanya. Saat melihat Kayyisah dan setelah tahu berapa usia anakku, ia mengerutkan alis dari balik kaca matanya dan menatap Kayyisah seakan tidak percaya.
“Kecil banget anaknya! Ayo coba, tidurin lagi di atas kasur. Saya mau ukur lagi semuanya,” seru dokter tersebut …

Asyiknya Mengenal Huruf Lewat Nama Makanan

Anak balita nggak boleh calistung? Boleh… Asal caranya yang asyik, dan anak nggak dipaksa untuk serius belajar.
Di luar negeri sana, kegiatan mengenal huruf, angka, sampai konsep baca tulis dan hitung untuk anak usia balita, caranya banyak yang menarik lho. Rata-rata, dilakukan dalam kondisi anak sedang bermain.
Nggak hanya lewat permainan, dengan menggunakan buku pun bisa. Apalagi buku anak zaman sekarang kan keren-keren tuh. Anak bisa menambah pengetahuan, dan aktivitas yang dilakukan dengan buku tersebut.
Misalnya buku karya Mbak Winarti terbitan Bhuana Ilmu Populer atau BIP ini. Bukunya berjudul ‘Mengenal Huruf Melalui Makanan A-Z’. Anak-anak bisa mengenal huruf A sampai Z lewat nama-nama makanan.

Yang asyik dari buku ini, anak-anak bisa mengenal huruf dari huruf depan tiap makanan. Di buku ini juga bikin saya jadi tahu lho makanan-makanan khas dari beberapa daerah.
Selain mengenal huruf, ada permainan juga nih yang bisa dilakukan anak-anak baik sendiri maupun dengan pendampingan orang…

Berpetualang di Jakarta, Emang Kagak Ade Matinye!

Sebagai orang yang lahir di Jakarta lalu sempat melalui masa kecil di Bekasi, kota yang terbilang dekat banget dengan Jakarta, membuat saya agak familiar dengan beberapa tempat rekreasi yang ada di sana.
Saat kecil, ayah kerap mengajak keluarganya untuk jalan-jalan ke beberapa tempat di Jakarta baik itu mall atau beberapa tempat rekreasi yang ada.
Lantas beberapa tahun yang lalu, saya sempat mendapat kesempatan untuk berwisata di beberapa tempat di Jakarta. Tentu, rasanya seperti obat rindu! Tak jarang saya menahan haru saat melewati beberapa tempat karena teringat masa kecil dulu.
Sekarang kalau sedang melihat televisi, sering bibir saya terucap pernah ke sana sambil menceritakan berbagai pengalaman yang pernah saya lalui ke si kecil. Tentunya semua cerita saya itu membuat rasa penasaran gadis cilik saya yang kini berusia lima tahun.
“Itu di mana Umi? Jauh dari sini? Aku juga mau ke sana,” itu celoteh si kecil yang ujung-ujungnya akhirnya kerap merengek meminta diajak jalan-jalan ke Jaka…