Skip to main content

Berbagai Pertimbangan Saat Memilih Nama Blog



Buat saya, memilih nama blog itu lieurnya bisa berhari-hari. Setidaknya proses pertimbangan itu yang pernah saya alami, terutama sebelum memiliki blogimsusanti ini.

Kalau dirunut pengalaman pernah punya beberapa blog, hal-hal ini sih yang pernah saya alami dan lakukan sebelumnya menjatuhkan pilihan pada sebuah nama blog.

1. ikapunyaberita dot wordpress dot com

Blog ini saya buat saat bekerja jadi reporter. Isinya kebanyakan berupa berbagai artikel yang saya buat dan pernah dipublish di Tribun Batam tempat saja saya kerja dulu.

Kalau temanya gado-gado. Pokoknya segala artikel yang pernah saya buat untuk media mingguan Sabtu-Minggu deh, seputar anak muda, wanita, dan keluarga.

Jadi bisa ketebak lah ya intinya. Blog ini punyanya saya, ika, dengan segala berita yang pernah dibuat dan dipublish ulang di blog.

2. malyaalesha dot blogspot com

Beberapa tahu yang lalu, saya pernah mengalami disorientasi identitas alias labil. Pengen banget punya blog tapi nggak mau ketahuan identitasnya.

Belum lagi hasil kemakan diskusi di sebuah grup Fb yang ngebahas tentang Google Adsense. Katanya sih kalau kita punya GA, hati-hati aja dan jangan sampai terendus, siapa orang di balik penggarapan blog tersebut. Soalnya kalau ada orang nggak suka sama kita, gampang, tinggal gempur saja pakai klik di iklan GA-nya.

Jadi blog ini memang awalnya saya buat dengan tujuan ingin diarahkan ke Google Adsense. Meski endingnya, blog ini cuma bertahan beberapa bulan.

Nama Malya Alesha sendiri diambil dari sebuah nama Malya dari bahasa sansekerta, dan nama Alesha yang merupakan nama tengah anak saya.

3. mamakhebring dot com

Awalnya blog ini saya buat di blogspot dan lalu tak lama kemudian saya TLD-kan. Tujuan awalnya pas dibuat adalah untuk mewadahi tulisan-tulisan bertema parenting hasil peninggalan zaman jadi reporter.

Kata Mamak saya ambil dari sebutan ibu yang banyak dipakai orang Melayu. Sedangkan Hebring, artinya keren. Buat yang anak 90-an, mungkin ingat dengan tokoh sebuah film televisi bernama Bu Hebring.

4. imsusanti dot com

Di keluarga, orang lebih mengenal saya dengan sebutan Santi. Karena ingin membuat blog bertema personal, akhirnya saya buat nama imsusanti untuk blog tersebut. Nama itu berasal dari dua nama awal saya yang disingkat dengan membiarkan kata susanti menempel utuh di belakang.

Blog ini dan blog mamakhebring hanya bertahan setahun. Gara-garanya kesalahan dari awal yang bingung dengan istilah domain dan hosting. Niatnya beli domain saja, eh keliru ikut ngebeli hosting.

Walhasil pas waktunya perpanjangan, saya lieur lihat tagihan. Apalagi blogimsusanti ini sudah cukup banyak postingannya dan kuotanya kayak minta tambah terus.

5. blogimsusanti dot com

Patah hati melepas nama domain imsusanti, akhirnya saya membuat blog baru dengan menambahkan kata blog di depannya. Jadilah blogimsusanti dot com.

Sebelum jatuh ke nama itu, sempat terpikir bikin nama domain ini itu sih. Pokoknya maunya yang unik, lah. Tapi karena nggak kunjung ketemu, ya sudah, saya pakai cara menambahan kata blog di depan kata imsusanti.

Meski kesannya blog bertema pengalaman personal, tapi blog ini lebih banyak saya arahkan ke tema wanita dan keluarga. Sebetulnya pernah sih baca, katanya blog dengan niche tertentu, baiknya pakai nama domain yang setema dengan niche. Misalnya, blog tentang traveling berarti temanya yang ada kata-kata travel, jalan, rekreasi, dan sebagainya.

Tapi ya itu tadi. Karena kebanyakan pertimbangan ini itu kok malah bikin lieur, ya sudahlah, pakai nama personal saja.

Begitu sih cerita saya saat membuat pertimbangan ketika memilih nama untuk blog. Yang terkadang, prosesnya bisa mbulet tapi ya ujung-ujungnya pakai nama juga untuk digunakan di domain.

Kalau teman-teman, gimana cerita pertimbangan saat memilih dan membuat nama blognya?



Comments

  1. Kalau saya hanya 2kali mbak...soalnya semakin banyak pilihan nama kadang bikin saya bingung untuk memilih hahaha... jadi langsung to the point maka nama diri saja

    ReplyDelete
  2. Akhirnya menemukan nama yang pas yaa hehehe.. biasanya semakin mudah diucapkan semakin mudah diingat juga. happy blogging Mba :)

    ReplyDelete
  3. Karena anakku manggil aku bunda, dan manggil bapaknya dengan sebutan papi..jadilah nama blogku papibunda hahha biar gampang di inget..kadang anak manggilnya di singkat jadi "pibun" 😀

    ReplyDelete
  4. Wah, ada beberapa kisah penamaan blog yang akhirnya sampai ke blog personal yang saya kunjungi ini. Nggak mudah sih memang kakak untuk memilih nama blog yang asyik, gampang diingat, dan mencerminkan kita. Aku sendiri akhirnya menggabungkan namaku. Teteup yang terpenting sih konsistensi dalam menulis.

    ReplyDelete
  5. Hahaha bamyak ya mba pilihannya. Aku ya langsung aja namaku. Pun next pengen punya blog dengan nama Hajar Bleh haha

    ReplyDelete
  6. Saya dulu blm paham jd engga ngerti nama hrs gimana..ikut2an aja sama blogger yg lain hehe...tp itu bs jd branding ternyata...

    ReplyDelete
  7. Orang tua bilang nama adalah doa. Apapun namanya yg penting punya arti yang baik2 saja ya...

    ReplyDelete
  8. itu lah makanya aku gak bisa banyak-banyak ternak blog 😅 dari nentuin namanya aja udah lieur duluan.. mikirnya sampai berhari-hari, iya kalau langsung dapet naka yang cocok, seringnya sih yaudah susah dapet yang sreg hehehe

    ReplyDelete
  9. Wah banyak juga ya mba blognya, aku baru buat satu ini aja mba :)

    ReplyDelete
  10. Saya sih milih nama sendiri aja karena biar keren haha, engga deng maksudnya biar gampang diingat saja, begitu.

    ReplyDelete
  11. Aku berapa kali ganti nama,dari alay anak remaja, lalu sampai sekarang sudah branding diri sendiri baik untuk blog atau juga sebagai penulis buku.

    ReplyDelete
  12. banyak sekali blognya ya kak. kalau aku sih dasar pemilihannya yang mudah dibaca dan diingat aja. kalau bisa emang sesuai dengan passion dan hobi sih kak

    ReplyDelete
  13. Blog yang saya kelola sekarang cuma dua, dan fokus kedua itu aja. takut terbengkalai kalau banyak2, takut ga adil. dan saya tipenya juga sulit membagi waktu

    ReplyDelete
  14. Saya sendiri sebelum memilih nama blog sekarang, beberapa kali pernah ganti nama. Namun karena berbagai pertimbangan maka memilih nama yg sekarang.

    ReplyDelete
  15. Aiiihh sama-samaaaaa. Saya pernah punya blog curhatan gtu tapi yang gak ketahuan kalau itu saya, Jd keinget blog itu haha. Alay banget dan malu kuknya kalau mau baca lg hehe.
    Zaman now beda, kalau bisa dikenal oleh org krn brandingnya ya mbak :D

    ReplyDelete
  16. Wah, setuju mbak bahwa buat nama blog enggak semudah yang dikira. Kita pasti punya pertimbangan kenapa blog kita dinamakan demikian dan kenapa bukan demikian. Aku sendiri pertama kali buat blog valandstory-val(dot)blogspot(dot)com. Tapi pas ubah domain akhirnya ubah jadi valandstories(dot)com karena lebih enak dibaca dan merepresentasikan tentang aku dan cerita2 yg aku tulis dalam blog.

    ReplyDelete

  17. Banyak juga ya mba blognya . Si Mba nya rajin banget nulis pasti, tp unik juga branding namany

    ReplyDelete
  18. Perjalanan yang panjang untuk sevuah nama... Sekarang pasti dah pas dan gak akan berganti lagi kan?

    ReplyDelete
  19. Wah ternyata panjang juga cerita Mbak Ika / Santi bisa dapat nama domain untuk blognya. Bisa dibuat berapa season ini? :D

    Kalau Saya sih dulu sempat pakai nama RezaAditya[dot]com.
    Tapi nggak diperpanjang karena:

    1. Mikirnya PASTI kalah populer sama ARTIS.
    2. Nichenya hampir sama kayak website startUp Saya yang bergerak di layanan SEO.

    Akhirnya cari-cari nama buat blog baru, dan nggak sengaja dapat nama belajar terbang. Filosopinya sih supaya blog ini bisa terbang tinggi.

    Walau nyatanya jaaaraaang banget update. :v

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan membaca. Mohon maaf, komentar yang mengandung link hidup akan saya hapus ya...

Popular posts from this blog

TB Membuat Kayyisah Menjadi Anak tak Biasa

Hingga sekitar umur delapan bulan, Kayyisah menjadi anak yang menggemaskan. Grafik berat badan yang biasanya selalu di warna hijau muda bahkan kuning, di usia tujuh hingga delapan bulan, grafik berat badan Kayyisah bisa ada di warna hijau tua.
Kalau melihat fotonya saja tampak menggemaskan. Makannya sedang lahap-lahapnya.
Tapi beberapa minggu kemudian, semuanya berubah. Makin hari nafsu makannya makin susah. Sampai-sampai pernah lho selama berminggu-minggu, Kayyisah hanya mengandalkan ASI dan air kacang hijau. Makannya hanya satu atau dua sendok makan alpukat.
Pola makan seperti itu di usianya yang sekitar sembilan bulan hingga setahun, lho! Bayangkan saja, anak umur segitu makannya kayak begitu.
Beberapa keanehan lain yang saya temukan saat itu, dalam sehari Kayyisah kurang kuantitas buang air kecilnya. Kalau dipakaikan diaper setelah mandi pagi, saat dicopot sebelum mandi sore lho diapernya masih kering! Parah kan?
Waktu saya cerita ke abinya dan juga ibu, mereka pada bilang kalau bisa…

Pakai Serum Pemutih Badan yang Bikin Cepat Putih, Aman Nggak Ya?

Putih itu cantik. Ingat slogan yang ngehits itu kan? Makanya, banyak wanita mencari produk kecantikan yang bisa memutihkan kulit. Termasuk serum pemutih badan. Eh tapi kalau efeknya bikin cepat putih, sebetulnya aman nggak ya?
Yups, pertanyaan itu sepertinya jadi bahan pertimbangan lain deh selain apakah produk pemutih kulit itu ampuh atau tidak hasilnya.
Malah kadang jadinya kayak buah simalakama. Badan bisa cepat putih tapi efek sampingnya ada rasa panas terbakar dulu, kulit kemerahan, atau endingnya malah kulit jadi gosong.
Habis itu nangis deh karena nggak jadi putih…
Atau, iya sih, serum pemutih badan yang kita pakai itu aman. Tapi setelah sekian purnama dipakai, kok kulit nggak kunjung putih seperti model iklan yang kita lihat.
Dan akhirnya jadi terpikir, katanya labelnya pemutih badan ampuh. Tapi kok kulitku nggak kunjung putih kayak mbak yang itu?
Jadilah kitanya bingung. Sebetulnya perlu nggak sih pakai serum pemutih kulit? Lantas apa bedanya dengan jenis produk kecantikan lainny…

Mengganti Token Bank Mandiri yang Habis Baterai

Setelah sekitar delapan tahun, akhirnya token Bank Mandiri saya mati. Baterainya habis. Dan uniknya, saya nggak pernah terpikir kalau urusannya sampai harus ke bank segala.
Jadi waktu kenal yang namaya token, saya pikir kalau alat tersebut baterainya habis, ya tinggal ganti saja baterainya di tukang servis jam tangan. Eh ternyata setelah browsing, saya baru tahu jika kita nggak bisa asal ganti baterai token tersebut.
Awal tanda-tanda baterai token habis itu mulai terlihat saat ada seperti noda di bagian tepi bawah layar. Semula saya pikir, apa mungkin ada kotoran masuk kali ya? Tak berapa lama kemudian, ada lagi seperti titik noda yang muncul di bagian tepi atas layar.
Hingga suatu ketika saat saya ingin transfer dana ke rekening tabungan ibu, token itu mati. Meski saya tekan tombol secara asal, tetap saja token tersebut tidak bisa aktif. Dah lah fixed, saya yakin token ini sudah habis baterainya.
Kemudian saya browsing di internet berniat ingin mencari tahu, kalau baterai token ini habi…

Lopang, Surganya Buah Jamblang

Tahu buah jamblang, atau juwet, atau dhuwet, atau dhuwek?
Di beberapa daerah, buah ini memang punya julukan yang berbeda-beda. Saya sendiri malah menyebutnya dengan plum Jawa! Hahaha…
Nah, di daerah Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kita bisa menjumpai buah jamblang dengan aneka jenis.
Mulai dari jamblang yang ukurannya kecil tanpa biji, sampai yang berukuran sebesar bakso telur puyuh dengan daging buah yang tebal.
Atau, dari yang rasanya masam, hingga jamblang yang manis tanpa menyisakan rasa sepet di lidah.
Jamblang yang warnanya hitam pekat hingga berwarna ungu kemerahan pun ada di Lopang.



Di masa-masa akhir musim kemarau menjelang musim hujan, biasanya buah ini bermunculan.
Untuk tahun 2017 ini, sepertinya musim jamblang di Lopang jatuh di sekitar bulan Oktober hingga November. Karena di bulan September ini, pohon-pohon jamblang di Lopang mulai bermunculan bunganya.
Karena begitu kayanya jenis jamblang di Lopang, saya menyebut tempat satu ini sebagai surg…

Tujuh Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membuka Usaha Toko Sembako

Pada tahu kan toko sembako? Itu lho, toko yang isinya menjual sembilan bahan pokok.
Yang masuk kategori sembako itu antara lain: 1.Beras, sagu, dan jagung 2.Gula pasir 3.Sayur-sayuran dan buah-buahan 4.Daging sapi, ayam, dan ikan 5.Minyak goreng dan margarine 6.Susu 7.Telur 8.Gas ELPIJI (kalau dulu sih minyak tanah) 9.Garam berIodium dan berNatrium
Semua bahan itu jadi kebutuhan pokok sehari-hari manusia.
Nah, peluang usaha membuka toko sembako ini bisa menjadi bisnis rumahan ibu rumah tangga yang menguntungkan. Bagaimana tidak. Tiap hari bisa selalu saja ada orang yang datang membeli.
Tapi yang namanya bisnis menguntungkan, biasanya ya memang banyak pesaingnya.
Menurut beberapa info yang saya baca, kita perlu survey dulu. Barangkali, eh, ternyata ada toko sembako juga di dekat tempat yang mau kita dirikan usaha.
Kalau sampai ada, perlu dipantau juga. Jangan sampai harga toko tersebut lebih murah dari barang-barang yang dijual di toko kita nantinya.
Tapi kalau sampai belum ada pesaingnya, namanya …

Resep Buka Puasa dengan Sambal Boran Khas Lamongan

Ada satu makanan khas dari daerah Lamongan yang jarang diketahui oleh kebanyakan orang luar Lamongan. Ya, jika kebanyakan orang tahunya kuliner Lamongan itu identik dengan Soto Ayam Lamongan, tapi sebenarnya, di Lamongan sendiri ada sebuah kuliner yang menjadi makanan keseharian masyarakat Lamongan.
Namanya Nasi Boran. Disebut boran karena biasanya penjualnya menggunakan bakul besar yang bernama boran saat berjualan.
Panganan yang satu ini kerap ditawarkan para penjualnya saat pagi hari sebagai sarapan, atau sore hingga malam hari. Biasanya penjual akan membungkus nasi boran dengan menggunakan daun pisang yang dilapisi kertas koran pada bagian luarnya.
Sedangkan di bulan Ramadan, Nasi Boran tetap diminati banyak masyarakat Lamongan untuk sajian berbuka puasa, atau sahur. Jadi meski dini hari, ada juga kok penjual Nasi Boran yang berjualan. Malah biasanya laris diburu mereka yang ingin menikmatinya untuk menu sahur.
Untuk satu kali sajian, Nasi Boran ini bisa terdiri satu porsi nasi, berik…

Melawan Neuropati untuk Segudang Aktivitas yang Terus Menanti

Dulu sewaktu sekolah, terkadang saya punya kebiasaan unik, meminta teman sebangku untuk memukuli telapak tangan saya.
Asli, kira-kira sejak SD kelas enam saya sudah punya kebiasaan seperti itu.
Jadi zaman tahun 80 sampai 90-an, yang namanya sekolah kan muridnya kebanyakan disuruh membaca atau menulis. Bahkan kalau sudah punya buku pun tetap disuruh mencatat ulang.
Sewaktu harus sering menulis itulah, kadang tangan saya terasa lemas. Rasanya seperti tidak ada energi untuk bisa menggerakkan tangan.
Selain telapak tangan yang terasa lemas, bagian lengan di dekat siku saya juga sering terasa seperti tertusuk-tusuk jarum. Kalau bahasa saya, rasanya cengkring-cengkring!
Itu masih urusan tangan. Lha kaki saya waktu itu juga sering terasa kram. Biasanya di daerah telapak tangan bagian samping atau di jari tengah dan jari manis kaki.
Waktu itu saya tidak pernah sampai mengira-ngira, saya itu sebetulnya kena apa, apa penyebabnya, dan harus melakukan apa agar keluhan-keluhan di tangan dan kaki saya s…

Dialah Anakku, Anak Indonesia Sehat yang Pernah Terancam Mengalami Stunting

“Berapa tingginya tadi?” tanya Bu Bidan Posyandu ke Bu RW yang sudah mengukur dan mencatat tinggi Kayyisah sebelumnya.
Angka 103 lalu keluar dari jawaban Bu RW. “Tinggi ya anaknya,” komentar Bu Bidan Posyandu.
Aku tersenyum kecil mendengarnya. Ada perasaan lega mendengar kata-kata itu. Karena di balik tinggi badan Kayyisah yang sekarang berusia dua tahun sembilan bulan, ada sebuah masa saat anakku itu pernah dikomentari hampir gagal tumbuh kembang oleh seorang dokter anak.
Dulu sewaktu Kayyisah usia dua tahun dua bulan, saat ia baru ketahuan menderita TB dua bulan sebelumnya, aku dan suami pergi mengantar Kayyisah untuk mengambil obat TB di dokter anak langganan.
Ternyata dokter yang sedang bertugas saat itu bukan dokter yang biasanya. Saat melihat Kayyisah dan setelah tahu berapa usia anakku, ia mengerutkan alis dari balik kaca matanya dan menatap Kayyisah seakan tidak percaya.
“Kecil banget anaknya! Ayo coba, tidurin lagi di atas kasur. Saya mau ukur lagi semuanya,” seru dokter tersebut …

Membersihkan Luka Si Kecil Nggak Pakai Perih dengan Hansaplast Spray Antiseptik

Gimana caranya membersihkan luka si kecil nggak pakai perih? Ni kayaknya jadi pertanyaan banyak para ibu lah ya. Terutama yang punya anak dengan karakter aktif, suka banyak gerak.
Saya sendiri merasakannya. Kayyisah anak saya itu, masuk kategori anak yang jarang mau diam. Jadi biar katanya anak aktif itu tanda pintar, ya sudah lah ya, memang harus dibiarin sambil dipantau keaktifannya.
Cuma uniknya, Kayyisah ini kalau terluka, jarang banget mau langsung ngomong. Kecuali kalau sayanya sebagai ibunya langsung tahu. Akibatnya, lukanya yang telat ketahuan itu malah bikin proses penyembuhan nggak bisa cepat.
Belum lagi kalau sudah luka, masalah lainnya ya rasa sakit yang muncul. Iya sih, Kayyisah memang tipe anak yang kuat menahan sakit. Tapi tetap saja, kalau pas mandi, dianya baru mulai keluar reaksi kesakitannya. Akhirnya saat dirawat lukanya, jadi ada tantangan tersendiri deh!
Apalagi kalau kena obat yang malah bikin dia kesakitan. Mau nggak diobatin kok ya entar gimana sembuhnya. Diobat…

Nilai KKM, karena Tiap Anak Punya Kecerdasan yang Berbeda

Buat para orangtua, adakah yang sering kepikiran bagaimana caranya agar anaknya harus dapat nilai bagus? Adakah yang sampai pusing waktu tahu anaknya kok dapat nilai jelek?
Kalau ada yang punya pikiran kayak gitu, yuk, saya kenalin sama yang namanya nilai KKM.
Buat yang belum kenal sih. Tapi kalau sudah kenal juga nggak apa-apa kok kalau kenalan lagi *maksa
KKM apaan sih?
KKM itu singkatan dari Kriteria Ketuntasan Minimal. Nah, udah ada gambaran kan arah pembicaraan saya akan ke mana?
Tapi, sebelumnya saya ceritain pengalaman saya dulu ya waktu ngajar. Jadi kalau urusan nilai anak jelek, sebetulnya yang lieur juga gurunya lho. Malah seringnya, anaknya nyantai kayak di pantai, gurunya yang ngos-ngosan kayak naik gunung menanjak dan berjurang.
Pasalnya, tiap guru sudah membuat standar nilai KKM sejak awal semester. Terus dituntut untuk melaporkan hasil akademik anak didiknya yang standar terendahnya adalah nilai KKM. Dengan waktu yang seringnya pendek, nilai anak didiknya harus berstandar KK…